Perayaan Ekaristi: 23 Oktober 2022 (Hari Minggu Biasa XXX)






 HARI MINGGU BIASA XXX
HARI MINGGU MISI 
Sabtu-Minggu, 22-23 Oktober 2022




RITUS PEMBUKA

(umat berdiri)

NYANYIAN PEMBUKA (PS 329)

1. Pujilah Tuhan, hai umat beriman, mari bernyanyi dan mengucap syukur.
 Persembahkanlah di altar yang luhur kurban pujian.
 
2.  Di ufuk langit surya sudah terbit, menghalau kabut dan gelap gulita.
 Dilambangkan-Nya Kristus Tuhan kita yang bangkit.
 
3.  Kristuslah jalan serta kebenaran; marilah kita mengikuti Dia,
 hingga akhirnya jadi satu warga di rumah Bapa.

           
TANDA SALIB DAN SALAM (umat berdiri)
I. Dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus
U. Amin
I. Tuhan bersamamu.
U. Dan bersama rohmu
   
PENGANTAR (umat berdiri)  

I. Kristus adalah sumber kekuatan dalam memberitakan Injil. Ia memperhatikan doa orang yang dengan sebulat hati berbakti kepada Allah, dalam perasaan ketidakpantasan dengan hanya mengandalkan belas kasih Allah sendiri. Kadang-kadang kita tergoda untuk memperlihatkan jasa-jasa kita di hadapan Allah. Dalam doa yang muncul justru hal-hal yang baik yang telah diperjuangkan. Namun bukan itu yang berkenan. Kalau kita bisa berbuat baik karena Tuhan lebih dulu telah berbaik kepada kita. Tak ada lain yang bisa dibuat kecuali hanya bersyukur atas kebaikan Allah itu. 

TOBAT  (umat berdiri)
I. Saudara-saudari, marilah mengakui dosa-dosa kita, supaya kita layak merayakan misteri suci ini.      
 
I+U. Saya mengaku kepada Allah yang mahakuasa dan kepada Saudara sekalian, bahwa saya telah berdosa dengan pikiran dan perkataan, dengan perbuatan dan kelalaian. Saya berdosa, saya berdosa, saya sungguh berdosa. Oleh sebab itu saya mohon kepada Santa Perawan Maria, kepada para malaikat dan orang kudus, dan kepada Saudara sekalian, supaya mendoakan saya pada Allah Tuhan kita.

I. Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan mengantar kita ke hidup yang kekal
U. Amin.

KYRIE (PS 342)  
 
MADAH KEMULIAAN (PS 343) -berdiri-
                             
    Glória in excélsis Deo   
(Kemuliaan kepada Allah di surga)
   et in terra pax homínibus bonae voluntátis.  
(dan damai di bumi kepada orang yang berkenan pada-Nya.)
    Laudámus te,
(Kami memuji Dikau,)
    benedícimus te,
(Kami meluhurkan Dikau,) 
    adorámus te,
(Kami menyembah Dikau,)
    glorificámus te,
(Kami memuliakan Dikau,)
    grátias ágimus tibi propter magnam glóriam tuam,
(Kami bersyukur kepada-Mu, kar'na kemuliaan-Mu yang besar.)
    Dómine Deus, Rex cæléstis,
(Ya Tuhan Allah, Raja surgawi) 
    Deus Pater omnípotens.
(Allah Bapa yang Mahakuasa)
    Dómine Fili Unigénite, Iesu Christe,
(Ya Tuhan Yesus Kristus, Putra yang Tunggal)
    Dómine Deus, Agnus Dei, Fílius Patris,
(Ya Tuhan Allah, Anak domba Allah, Putra Bapa,)
    qui tollis peccáta mundi, miserére nobis;
(Engkau yang menghapus dosa dunia, kasihanilah kami;)
    qui tollis peccáta mundi, súscipe deprecatiónem nostram.
(Engkau yang menghapus dosa dunia, kabulkanlah doa kami.)
    Qui sedes ad déxteram Patris, miserére nobis.
(Engkau yang duduk di sisi Bapa, kasihanilah kami.)
    Quóniam tu solus Sanctus, tu solus Dóminus, tu solus Altíssimus,
(Kar'na hanya Engkaulah kudus, hanya Engkaulah Tuhan, hanya Engkaulah Mahatinggi,)
    Iesu Christe, cum Sancto Spíritu: in glória Dei Patris. Amen.
(Ya Yesus Kristus, bersama dengan Roh Kudus dalam kemuliaan Allah Bapa. Amin.)      
          

       
COLLECTA
I. Marilah kita berdoa:
(hening sejenak)
I  Ya Allah, sayangilah hamba-hamba-Mu, dan lipatgandakanlah karunia rahmat-Mu dalam diri mereka. Semoga dengan iman, harapan dan kasih yang berkobar-kobar, mereka selalu tekun mematuhi perintah-perintah-Mu. Dengan pengantaraan Tuhan kami, Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa. Amin.  
U. Amin.
        
LITURGI SABDA

   





BACAAN I (Sir 35:15b-17.20-22a) -duduk-
     
"Doa orang miskin menembusi awan."
      
L. Bacaan dari Kitab Putra Sirakh:
          
 Tuhan adalah hakim yang tidak memihak, Ia tidak memihak dalam perkara orang miskin, tetapi doa orang yang terjepit didengarkan-Nya. Jeritan yatim piatu tidak Ia abaikan, demikian pula jeritan janda yang mencurahkan permohonannya. Tuhan berkenan kepada siapa saja yang dengan sebulat hati berbakti kepada-Nya, dan doanya naik sampai ke awan. Doa orang miskin menembusi awan, dan ia tidak akan terhibur sebelum mencapai tujuannya. Ia tidak berhenti sebelum Yang Mahatinggi memandangnya, sebelum Yang Mahatinggi memberikan hak kepada orang benar dan menjalankan pengadilan.
                
L. Demikianlah Sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

MAZMUR TANGGAPAN
(PS 816; Mzm 34:2-3.17-18.19.23, Ul: lh. 7a) -duduk-
Ulangan:


Ayat:
   Aku hendak memuji Tuhan setiap waktu,
   puji-pujian kepada-Nya selalu ada di dalam mulutku.
   Karena Tuhan jiwaku bermegah;
   biarlah orang-orang yang rendah hati mendengarnya dan bersukacita.

        Wajah Tuhan menentang orang-orang yang berbuat jahat
        untuk melenyapkan ingatan akan mereka dari muka bumi.
        Apabila orang benar itu berseru-seru Tuhan mendengarkan;
        dari segala kesesakannya mereka Ia lepaskan.

    Tuhan itu dekat kepada orang yang patah hati,
    Ia menyelamatkan orang-orang yang remuk jiwanya.
    Tuhan membebaskan jiwa hamba-hamba-Nya,
    dan semua yang berlindung pada-Nya tidak akan menanggung hukuman.    
            
BACAAN II  (2 Tim 4:6-8.16-18) -duduk-
 
"Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran."
 
L.  Bacaan dari Surat Kedua Rasul Paulus kepada Timotius: 
                                
Saudaraku terkasih, darahku sudah mulai dicurahkan sebagai persembahan, dan saat kematianku sudah dekat. Aku telah mengakhiri pertandingan dengan baik, aku telah mencapai garis akhir, dan aku telah memelihara iman. Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran yang akan dikaruniakan kepadaku  oleh Tuhan, Hakim yang adil, pada harinya; bukan hanya kepadaku, tetapi juga kepada semua orang yang merindukan kedatangan-Nya. Pada waktu pembelaanku yang pertama tidak ada seorang pun yang membantu aku; semuanya meninggalkan aku. Kiranya hal itu jangan ditanggungkan atas mereka. Tetapi Tuhan telah mendampingi aku dan menguatkan aku, supaya dengan perantaraanku Injil diberitakan dengan sepenuhnya, dan semua orang bukan Yahudi mendengarkannya. Dengan demikian aku lepas dari mulut singa. Tuhan akan melepaskan aku dari setiap usaha yang jahat. Dia akan menyelamatkan aku, sehingga aku masuk ke dalam Kerajaan-Nya di surga. Bagi-Nyalah kemuliaan selama-lamanya! Amin.
           
L. Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah
      
BAIT PENGANTAR INJIL (PS 958) -berdiri-

    
BACAAN INJIL (Luk 18:9-14) -berdiri-

"Pemungut cukai ini pulang ke rumah-Nya sebagai orang yang dibenarkan Allah, sedang orang Farisi itu tidak."
  
I. Tuhan bersamamu
U. Dan bersama rohmu
I. Inilah Injil Suci menurut Lukas
U. Dimuliakanlah Tuhan.
I. Sekali peristiwa Yesus mengatakan perumpamaan ini kepada beberapa orang yang menganggap dirinya benar dan memandang rendah semua orang lain, “Ada dua orang pergi ke Bait Allah untuk berdoa, yang satu adalah orang Farisi, dan yang lain pemungut cukai. Orang Farisi itu berdiri dan  berdoa dalam hatinya begini. Ya Allah, aku mengucap syukur kepada-Mu, karena aku tidak sama seperti semua orang lain; aku bukan perampok, bukan orang lalim, bukan pezinah, dan bukan juga seperti pemungut cukai ini! Aku berpuasa dua kali seminggu, aku memberikan sepersepuluh dari segala penghasilanku. Tetapi pemungut cukai itu berdiri jauh-jauh, bahkan ia tidak berani mene-ngadah ke langit, melainkan ia memukul diri dan berkata: Ya Allah, kasihanilah aku orang berdosa ini. Aku berkata kepadamu: Orang ini pulang ke rumahnya sebagai orang yang dibenarkan Allah, orang lain itu tidak. Sebab barangsiapa meninggikan diri akan direndahkan, dan barangsiapa merendahkan diri akan ditinggikan.”
      


HOMILI (duduk)


SYAHADAT NIKEA-KONSTANTINOPEL
(Umat berdiri, kata-kata yang dicetak miring diucapkan sambil membungkuk)

               

I + U. Aku percaya akan satu Allah,
Bapa yang mahakuasa,
pencipta langit dan bumi,
dan segala sesuatu yang kelihatan dan tak kelihatan;
dan akan satu Tuhan Yesus Kristus, Putra Allah yang tunggal.
Ia lahir dari Bapa sebelum segala abad,
Allah dari Allah,
Terang dari Terang,
Allah benar dari Allah benar.
Ia dilahirkan, bukan dijadikan,
sehakikat dengan Bapa;
segala sesuatu dijadikan oleh-Nya.
Ia turun dari surga untuk kita manusia
dan untuk keselamatan kita.
Ia dikandung dari Roh Kudus,
Dilahirkan oleh Perawan Maria, dan menjadi manusia.

Ia pun disalibkan untuk kita, waktu Pontius Pilatus;
Ia menderita sampai wafat dan dimakamkan.
Pada hari ketiga Ia bangkit menurut Kitab Suci.
Ia naik ke surga, duduk di sisi Bapa.
Ia akan kembali dengan mulia,
mengadili orang yang hidup dan yang mati;
kerajaan-Nya takkan berakhir.
aku percaya akan Roh Kudus,
Ia Tuhan yang menghidupkan;
Ia berasal dari Bapa dan Putra,
yang serta Bapa dan Putra,
disembah dan dimuliakan;
Ia bersabda dengan perantaraan para nabi.
aku percaya akan Gereja
yang satu, kudus, katolik dan apostolik.
aku mengakui satu pembaptisan
akan penghapusan dosa.
aku menantikan kebangkitan orang mati
dan hidup di akhirat. Amin.   
   
DOA UMAT  (umat berdiri)
I. Kita masing-masing saling membutuhkan. Masing-masing punya bakat yang harus digunakan untuk orang lain, Maka oleh Kristus kita dipersatukan dalam tubuh-Nya. Agar semua bersatu  kita berdoa:
    
L. Bagi Sri Paus, para uskup dan para imam: Semoga Bapa, membimbing para pemimpin Gereja yang merupakan pilihan cinta kasih-Nya agar menjadi tanda kehadiran-Nya di tengah umat manusia. Marilah kita mohon, ….
U. Dengarkanlah umat-Mu.

L. Bagi para pejabat pemerintahan: Semoga Bapa membimbing para pejabat pemerintahan, agar dalam kemajuan-kemajuan pembangunan yang dicapai jangan sampai lupa bersyukur kepada-Nya. Marilah kita mohon, …
U. Dengarkanlah umat-Mu.
  
L. Bagi semua yang tidak mendapat perhatian dalam masyarakat: Semoga Bapa menerangi kita agar selalu dapat menghargai sifat-sifat dan amal baik mereka yang tidak mendapat perhatian masyarakat umum. Marilah kita mohon,………
U. Dengarkanlah umat-Mu.
 
L. Bagi kita di sekitar altar ini: Semoga Bapa, menyadarkan kita agar berani mengakui kelemahan-kelemahan kita serta menjauhkan diri dari kemunafikan dan kesombongan. Marilah kita mohon,……………
U. Dengarkanlah umat-Mu.
           
I.  Allah Bapa yang maharahim, dengan rendah hati kami akui, dan kami sesali dosa kesalahan kami. Tetapi justru karena kelemahan ini kami ingin saling membantu dalam kasih sayang demi perkembangan tubuh Kristus, Putra-Mu dan demi kemuliaan nama-Mu sepanjang masa.
U. Amin.
    
LITURGI EKARISTI


A. PERSIAPAN PERSEMBAHAN
   
 
NYANYIAN PERSIAPAN PERSEMBAHAN (PS 652, 1-3) (umat duduk) 


1. Dikau, Tuhan, jadilah impianku, hanya Engkau pangkal bahagiaku.
 Siang dan malam kupikirkan Engkau; bila Kau hadir, terang hidupku.
 
2. Jadilah Dikau hikmat kataku, aku serta-Mu, Engkau sertaku.
 Dikaulah Bapa, dan 'ku anak-Mu, aku dan Dikau bersatu penuh.
 
3. Jadilah Kau tameng dan pedangku, jadilah Dikau andalah teguh.
 Dikaulah sumber segala kuasa, hantarlah aku ke surga mulia.

 
      
(umat berdiri ketika didupai)

DOA ATAS PERSEMBAHAN
I. Berdoalah, Saudara-saudari, supaya persembahanku dan persembahanmu berkenan pada Allah, Bapa yang mahakuasa. (umat berdiri)
U. Semoga persembahan ini diterima demi kemuliaan Tuhan dan keselamatan kita serta seluruh umat Allah yang kudus.
I.  Ya Allah, terimalah persembahan kami ini dan semoga Engkau berkenan menunjukkan belas kasih-Mu kepada kami yang berdosa ini. Perkenankanlah kami mengalami buah karya penebusan Putra-Mu yang kami kenangkan ini. Sebab Dialah Tuhan, Pengantara kami.
U. Amin.

B. DOA SYUKUR AGUNG
       
      
PREFASI   (Prefasi VI Minggu Biasa - Jaminan Paskah Abadi)   -berdiri-      
  
KUDUS (PS 387)          

 

 
DOA SYUKUR AGUNG III (umat berlutut/berdiri) 
 
 
AKLAMASI ANAMNESIS  
  
AKHIR DOA SYUKUR AGUNG:
 
I. Dengan pengantaraan Dia, bersama Dia dan dalam Dia, bagi-Mu, Allah Bapa yang mahakuasa, dalam persekutuan dengan Roh Kudus, segala hormat dan kemuliaan sepanjang segala masa.
 
Umat:
(Pola lagu: Misa de angelis)
 


   
C. KOMUNI


BAPA KAMI (PS 402) (umat berdiri)

I. Praeceptis salutaribus moniti, et divina institutione formati, audemus dicere
  I. Libera nos, quaesumus, Domine, ab omnibus malis, da propitius pacem in diebus nostris, ut, ope misericordiae tuae adiuti, et a peccato simus semper liberi et ab omni perturbatione securi: exspectantes beatam spem et adventum Salvatoris nostri Iesu Christi
U. 



 DOA DAMAI (TPE 2020) -berdiri-
I. Tuhan Yesus Kristus, Engkau telah bersabda kepada para Rasul-Mu: Damai-Ku Kutinggalkan bagimu, damai-Ku Kuberikan kepadamu: janganlah memperhitungkan dosa kami, tetapi perhatikanlah iman Gereja-Mu, dan berilah damai dan kesatuan sesuai dengan kehendak-Mu, Engkau yang hidup dan meraja sepanjang segala masa.
U. Amin. 
   
I. Semoga damai Tuhan selalu bersamamu
U. Dan bersama rohmu. 
 
  

ANAK DOMBA ALLAH (PS 408) -berdiri-

  

PERSIAPAN KOMUNI (umat berlutut/berdiri)
Ajakan menyambut Komuni
I.  Lihatlah Anak Domba Allah, lihatlah Dia yang menghapus dosa dunia. Berbahagialah Saudara-Saudari yang diundang ke perjamuan Anak Domba.
U. Tuhan, saya tidak pantas, Engkau datang kepada saya, tetapi bersabdalah saja, maka saya akan sembuh.


KOMUNI 
  
NYANYIAN KOMUNI 1 
(PS 434) -berlutut-
    Santapan peziarah, makanan malaikat, o Roti surgawi, kenyangkanlah yang lapar, puaskan pula jiwa yang rindu 'kan Engkau, yang rindu 'kan Engkau.
   O Kasih yang berlimpah, mengalir dari hati Sang Juruselamat. Segarkanlah hamba-Mu yang haus akan Dikau dan kami puaslah, dan kami puaslah.
   Wajah-Mu yang tersamar di dalam rupa roti 'kan kami hormati. Izinkan kami pandang wajah-Mu tak terhalang di surga mulia, di surga mulia. 

     
NYANYIAN KOMUNI 2 (Mozart) -berlutut-
Ave verum corpus natum de Maria Virgine:
Vere passum immolatum in cruce pro homine.
Cujus latus perforatum unda fluxit sanguine:
Esto nobis praegustatum in mortis examine.  
  
Salam Tubuh sejati yang dilahirkan dari Perawan Maria,
yang sungguh-sungguh menderita dan berkorban di atas kayu salib bagi manusia,
dari sisi yang tertusuk mengalir keluar air dan darah
sehingga menjadi pratanda dari ujian kematian yang kita hadapi. Amin”.
             
SAAT HENING -umat duduk- 
  
DOA SESUDAH KOMUNI (umat berdiri)
I. Marilah kita berdoa:
I. Ya Allah, kami bersyukur atas kehadiran Putra-Mu yang menyediakan mahkota keselamatan bagi kami. Semoga kami bertekun untuk saling bekerja sama mewujudkan karya keselamatan-Mu terutama bagi sesama kami yang lemah, miskin, dan menderita. Sebab Dialah Tuhan, Pengantara kami.
U. Amin.
  
RITUS PENUTUP

  

BERKAT -berdiri-

I. Tuhan bersamamu
U. Dan bersama rohmu

I.  Semoga Allah yang Mahakuasa memberkati Saudara sekalian, Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus
U. Amin.

PENGUTUSAN
   
I. Saudara-saudara, pergilah, Misa sudah selesai. 
U. Syukur kepada Allah.   
        
DOA KEPADA SANTO MIKAEL 
  
I+U.  Santo Mikael Malaikat agung, jagalah kami dalam pertempuran, jadilah pelindung kami melawan kejahatan dan tipu daya si jahat. Dengan rendah hati, kami memohon kepadamu, semoga Allah menghardik setan, dan engkau, Pangeran bala tentara surga, dengan kekuatan Allah, lemparkanlah ke dalam neraka, setan dan roh-roh jahat yang mengembara di dunia untuk menghancurkan jiwa-jiwa. Amin.      
 
  
ANTIFON MARIA (PS 623)
 
      

PERARAKAN KELUAR (PS 676) (umat berdiri)

1. Hai umat, pujilah Tuhan, alleluya! Pujilah nama Tuhan, alleluya! masyhurkan nama Tuhan, alleluya, alleluya!
2. Sejak fajar sampai petang, alleluya, kini dan s'lamanya, alleluya, terpujilah nama Tuhan, alleluya, alleluya!

5. Si miskin diangkat-Nya, alleluya, serta didudukkan-Nya, alleluya, setara dengan bangsawannya, alleluya, alleluya! 
6. Si mandul dibuat-Nya bahagia, alleluya, dengan karunia besar, alleluya, anak-anak di rumahnya, alleluya, alleluya!

***