Perayaan Ekaristi: 9 Agustus 2026 (Hari Minggu Biasa XIX)

 




 


  
HARI MINGGU BIASA XIX
  
  Sabtu-Minggu, 8-9 Agustus 2026
  
 
 

RITUS PEMBUKA
        

NYANYIAN PEMBUKA (PS 331) -berdiri-
Ulangan: Ku hendak melangkah ke altar Allah penolong hidupku. 

Ayat: 
1. Belalah perkaraku, Tuhan, dan berikan keadilan-Mu.
2. Kau tempat hamba-Mu mengeluh, pengungsian yang aman teduh.
3. Jadilah penerang jalanku, memasuki tempat kudus-Mu.
4. Ku bermadah syukur bagi-Mu, Allah, sumber kesukaanku.
5. Jiwaku, janganlah tertekan, berharaplah kepada Allah. 
    
 TANDA SALIB DAN SALAM -berdiri-

I. Dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus
U. Amin
I. Semoga Rahmat Tuhan kita Yesus Kristus, cinta kasih Allah dan persekutuan Roh Kudus bersamamu
U. Dan bersama rohmu    
  
SERUAN TOBAT  (Tuhan kasihanilah kami Misa Kita V) -berdiri-

I. Saudara-saudari, marilah mengakui dosa-dosa kita, supaya kita layak merayakan misteri suci ini.
  
I. Kasihanilah kami, ya Tuhan.
U. Sebab kami orang berdosa.
I. Tunjukkanlah belas kasihan-Mu kepada kami.
U. Sebab kami orang berdosa.
I. Anugerahkanlah keselamatan kepada kami.
U. Sebab kami orang berdosa.
   
I. Semoga Allah yang Mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita, dan mengantar kita ke hidup yang kekal.
U. Amin.
  
MADAH KEMULIAAN (Misa Kita V)  -berdiri-
   
K. Kemuliaan kepada Allah di surga.
U. Dan damai di bumi kepada orang yang berkenan pada-Nya.
K. Kami memuji Dikau
U. Kami meluhurkan Dikau
K. Kami menyembah Dikau
U. Kami memuliakan Dikau
K. Kami bersyukur kepada-Mu, kar'na kemuliaan-Mu yang besar.
U. Ya Tuhan Allah, Raja surgawi, Allah Bapa yang mahakuasa
K. Ya Tuhan Yesus Kristus, Putra yang tunggal,
U. Ya Tuhan Allah, Anak domba Allah, Putra Bapa.
K. Engkau yang menghapus dosa dunia
U. Kasihanilah kami
K. Engkau yang menghapus dosa dunia
U. Kabulkanlah doa kami
K. Engkau yang duduk di sisi Bapa,
U. Kasihanilah kami.
K. Kar'na hanya Engkaulah Kudus.
U. Hanya Engkaulah Tuhan
K. Hanya Engkaulah mahatinggi, ya Yesus Kristus
U. Bersama dengan Roh Kudus dalam kemuliaan Allah Bapa. Amin.
      
COLLECTA -berdiri-
I. Marilah kita berdoa:
(hening sejenak)
I  Allah Bapa yang Mahasetia, dalam diri Putra-Mu, Engkau selalu hadir di tengah-tengah kami dan memberikan pertolongan yang kami butuhkan. Semoga, kami tidak pernah bimbang dalam mengimani Engkau dan perekenakanlah kami mengalami karya penyelamatan-Mu. Dengan pengantaraan Tuhan kami, Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa. Amin. 
U. Amin.

LITURGI SABDA

BACAAN I (1Raj 19:9a.11-13a) 
 
     "Berdirilah di atas gunung itu di hadapan Tuhan."             
     
L. Bacaan dari Kitab Pertama Raja-Raja:
                     
Sekali peristiwa, ketika Elia sampai di Gunung Horeb, masuklah ia ke dalam sebuah gua dan bermalam di situ. Maka berfirmanlah Tuhan kepadanya, "Hai Elia, keluarlah dan berdirilah di atas gunung itu di hadapan Tuhan!" Lalu Tuhan lewat. Angin besar dan kuat membelah gunung-gunung dan memecahkan bukit-bukit batu mendahului Tuhan. Namun, Tuhan tidak berada dalam angin itu. Sesudah angin itu datanglah gempa. Namun, dalam gempa Tuhan pun tidak ada. Sesudah gempa menyusullah api. Namun, Tuhan juga tidak berada dalam api itu. Api itu disusul bunyi angin sepoi-sepoi basa. Mendengar itu, segeralah Elia menyelubungi wajahnya dengan jubah, lalu keluar dan berdiri di depan pintu gua itu.
                
L. Demikianlah Sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.
  
MAZMUR TANGGAPAN  (Mzm 85:9ab-10.11-12.13-14; Ul: 9a)
Ulangan:  Perlihatkanlah kepada kami kasih setia-Mu, ya Tuhan
Ayat oleh Pemazmur :
1. Aku ingin mendengar apa yang hendak difirmankan Tuhan. Bukankah Ia hendak berbicara tentang damai? Sungguh, keselamatan dari Tuhan dekat pada orang-orang bertakwa, dan kemuliaan-Nya diam di negeri kita.
2. Kasih dan kesetiaan akan bertemu, keadilan dan damai sejahtera akan berpelukan. Kesetiaan akan tumbuh dari bumi, dan keadilah akan merunduk dari langit.
3. Tuhan sendiri akan memberikan kesejahteraan, dan negeri kita akan memberikan hasil. Keadilan akan berjalan di hadapan-Nya, dan damai akan menyusul di belakang-Nya.
                                             
BACAAN II  Rom 9:1-5) -duduk-
    
"Aku rela terkutuk demi saudara-saudaraku."
      
L. Bacaan dari Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Roma:
                                                                                              
Saudara-saudara, demi Kristus aku mengatakan kebenaran, aku tidak berdusta. Suara hatiku turut bersaksi dalam Roh Kudus, bahwa aku sangat berdukacita dan selalu bersedih hati. Bahkan aku rela terkutuk dan terpisah dari Kristus demi saudara-saudaraku, kaum sebangsaku menurut daging. Sebab mereka itu adalah orang Israel. Mereka telah diangkat menjadi anak Allah, telah menerima kemuliaan dan perjanjian-perjanjian, hukum Taurat, ibadat dan janji-janji. Mereka itu keturunan bapa-bapa leluhur, yang menurunkan Mesias sebagai manusia, yang mengatasi segala sesuatu. Dialah Allah yang harus dipuji selama-lamanya. Amin.
                              
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah
                 
BAIT PENGANTAR INJIL (PS 962; Mzm 130:5) -berdiri-
Ulangan: Alleluya, alleluya, alleluya. Alleluya, alleluya, alleluya.
Ayat.  
Aku menanti-nantikan Tuhan, jiwaku menanti-nanti, dan aku mengharapkan firman-Nya.
 
BACAAN INJIL (Mat 14:22-33) -berdiri- 
     
"Tuhan, suruhlah aku datang kepada-Mu dengan berjalan di atas air!"        
                  
I. Tuhan bersamamu
U. Dan bersama rohmu
I. Inilah Injil Suci menurut Matius
U. Dimuliakanlah Tuhan.
I. Sesudah mengenyangkan orang banyak dengan roti, Yesus segera menyuruh murid-murid-Nya naik perahu dan mendahului-Nya ke seberang, sementara itu Ia menyuruh orang banyak pulang. Setelah orang banyak itu disuruh-Nya pulang, Yesus mendaki bukit untuk berdoa seorang diri. Menjelang malam Ia sendirian di situ. Perahu para murid sudah beberapa mil jauhnya dari pantai, dan diombang-ambingkan gelombang, karena angin sakal. Kira-kira pukul tiga pagi datanglah Yesus berjalan di atas air kepada mereka. Melihat Dia berjalan di atas air, para murid terkejut dan berseru, “Itu hantu!” Lalu mereka berteriak-teriak ketakutan. Tetapi Yesus segera menyapa mereka, kata-Nya, “Tenanglah! Inilah Aku, jangan takut!” Lalu Petrus berkata, “Tuhan jika benar Tuhan sendiri, suruhlah aku datang kepada-Mu dengan berjalan di atas air.” Kata Yesus, “Datanglah!” Lalu Petrus turun dari perahu dan berjalan di atas air mendekati Yesus. Tetapi ketika dirasakannya tiupan angin, Petrus menjadi takut dan mulai tenggelam, lalu berteriak, “Tuhan, tolonglah aku!” Segera Yesus mengulurkan tangan-Nya, memegang Petrus dan berkata, “Hai orang yang kurang percaya, mengapa engkau bimbang?” Keduanya lalu naik ke perahu dan angin pun reda. Orang-orang yang ada di perahu menyembah Dia, katanya, “Sesungguhnya, Engkau Putra Allah!”

 
HOMILI -duduk-   
   
hening sejenak
 
SYAHADAT NIKEA-KONSTANTINOPEL -berdiri-  
(Umat berdiri, kata-kata yang dicetak miring diucapkan sambil membungkuk)
      
I + U. Aku percaya akan satu Allah,
Bapa yang mahakuasa,
pencipta langit dan bumi,
dan segala sesuatu yang kelihatan dan tak kelihatan;
dan akan satu Tuhan Yesus Kristus, Putra Allah yang tunggal.
Ia lahir dari Bapa sebelum segala abad,
Allah dari Allah,
Terang dari Terang,
Allah benar dari Allah benar.
Ia dilahirkan, bukan dijadikan,
sehakikat dengan Bapa;
segala sesuatu dijadikan oleh-Nya.
Ia turun dari surga untuk kita manusia
dan untuk keselamatan kita.
Ia dikandung dari Roh Kudus,
Dilahirkan oleh Perawan Maria, dan menjadi manusia.

Ia pun disalibkan untuk kita, waktu Pontius Pilatus;
Ia menderita sampai wafat dan dimakamkan.
Pada hari ketiga Ia bangkit menurut Kitab Suci.
Ia naik ke surga, duduk di sisi Bapa.
Ia akan kembali dengan mulia,
mengadili orang yang hidup dan yang mati;
kerajaan-Nya takkan berakhir.
aku percaya akan Roh Kudus,
Ia Tuhan yang menghidupkan;
Ia berasal dari Bapa dan Putra,
yang serta Bapa dan Putra,
disembah dan dimuliakan;
Ia bersabda dengan perantaraan para nabi.
aku percaya akan Gereja
yang satu, kudus, katolik dan apostolik.
aku mengakui satu pembaptisan
akan penghapusan dosa.
aku menantikan kebangkitan orang mati
dan hidup di akhirat. Amin.
      
DOA UMAT -berdiri-

I. Tuhan Yesus Kristus bersabda agar kita tidak takut karena Ia beserta kita. Marilah kita panjatkan doa-doa kita kepada Bapa agar kita selalu di dalam kasih-Nya, yang memampukan kita untuk selalu berani dalam mewartakan Kabar Gembira-Nya bagi segala makhluk.
 
L. Bagi Bapa Suci dan para Uskup:
Semoga Allah Bapa Yang Mahakasih menerangi dan membimbing Bapa Suci dan para Uskup, agar mereka tidak mengenal ketakutan atau kebimbangan dalam mewartakan kabar sukacita dan keselamatan Kristus. Marilah kita mohon …
U. Tuhan, dengarkanlah umat-Mu.
   
L. Bagi semua orang yang takut menghadapi masa depan: Semoga Allah Bapa Yang Maha Pengasih meneguhkan hati umat dalam menghadapi kemajuan ilmu pengetahuan dan teknik sehingga mereka mampu melihatnya sebagai karya penyelenggaraan-Mu demi masa depan yang indah bagi manusia dan dunia. Marilah kita mohon …
U. Tuhan, dengarkanlah umat-Mu.

L.Bagi mereka yang berkecimpung dalam ilmu pengetahuan: Semoga para ilmuwan selalu dibimbing oleh Roh kebijaksanaan agar dapat melanjutkan karya mereka demi kesejahteraan semakin banyak orang. Marilah kita mohon …
U. Tuhan, dengarkanlah umat-Mu.

L. Bagi kita sendiri: Semoga kami semakin mantap dan bergembira setiap kali mendengar suara Tuhan, “Jangan takut, Akulah ini!” Marilah kita mohon …
U. Tuhan, dengarkanlah umat-Mu.
      
I.  Allah Bapa Yang Mahabaik, kami berkumpul di sini demi Putra-Mu. Demi nama-Nya pula kami berdoa kepada-Mu. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
U. Amin. 
     
LITURGI EKARISTI


A. PERSIAPAN PERSEMBAHAN
     
 NYANYIAN PERSIAPAN PERSEMBAHAN (PS 380)
Sajian roti anggur, ya Bapa, t'rimalah, jadikan Tubuh Kristus dan Darah suci-Nya, yang taat sampai mati demi manusia; derita, dosa kami dihapus oleh-Nya.
Pandanglah kami, Bapa, dengan penuh belas, jadikan persembahan bersama Sang Putra. Sucikan hati kami di dalam Darah-Nya; sesudah purna bakti, di surga t'rimalah.  
 
DOA ATAS PERSEMBAHAN
-berdiri-

I. Berdoalah, Saudara-saudari, supaya persembahanku dan persembahanmu berkenan pada Allah, Bapa yang mahakuasa.
U. Semoga persembahan ini diterima demi kemuliaan Tuhan dan keselamatan kita serta seluruh umat Allah yang kudus.  
I. Allah Bapa yang Mahabaik, Engkau telah mengundang kami untuk ikut serta dalam perjamuan ini. Kami mohon, terimalah roti dan anggur serta persembahan diri kami ini. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
U. Amin.
 
B. DOA SYUKUR AGUNG

  
PREFASI  (Ekaristi I)      -berdiri-
I. Tuhan bersamamu
U. Dan bersama rohmu
I. Marilah mengarahkan hati kepada Tuhan
U. Sudah kami arahkan
I. Marilah bersyukur kepada Tuhan, Allah kita
U. Sudah layak dan sepantasnya.
I. 
             
KUDUS (Misa Kita V)
   
Kudus, kudus, kuduslah Tuhan, Allah segala kuasa. Surga dan bumi, penuh kemuliaan-Mu. Terpujilah Engkau di surga. Diberkatilah yang datang dalam nama Tuhan. Terpujilah Engkau di surga.
                     
DOA SYUKUR AGUNG III  -berlutut/berdiri-  
     
       
AKLAMASI ANAMNESIS    
 
 
C. KOMUNI

  
BAPA KAMI (PS 402) -berdiri-

I. Praeceptis salutaribus moniti, et divina institutione formati, audemus dicere
I+U. Pater noster, qui es in caelis: sanctificetur nomen tuum; adveniat regnum tuum; fiat voluntas tua, sicut in caelo et in terra.  Panem nostrum cotidianum da nobis hodie; et dimitte nobis debita nostra, sicut et nos dimittimus debitoribus nostris; et ne nos inducas in tentationem; sed libera nos a malo.
I.  Tuhan, kami mohon, bebaskanlah kami dari segala yang jahat, sudilah memberi damai pada hari-hari kami, supaya, kami yang telah dikuatkan oleh kelimpahan belaskasih-Mu, selalu bebas dari dosa, dan aman dari setiap gangguan: sambil menantikan harapan yang membahagiakan dan kedatangan Penyelamat kami, Yesus Kristus.
U. Quia tuum est regnum, et potestas, et gloria in saecula.
     
DOA DAMAI (TPE 2020) -berdiri-
I. Tuhan Yesus Kristus, Engkau telah bersabda kepada para Rasul-Mu: Damai-Ku Kutinggalkan bagimu, damai-Ku Kuberikan kepadamu: janganlah memperhitungkan dosa kami, tetapi perhatikanlah iman Gereja-Mu, dan berilah damai dan kesatuan sesuai dengan kehendak-Mu, Engkau yang hidup dan meraja sepanjang segala masa.
U. Amin. 
   
I. Semoga damai Tuhan selalu bersamamu
U. Dan bersama rohmu. 
 
D/I. Berilah damai satu sama lain.

ANAK DOMBA ALLAH (Misa Kita V) -berlutut/berdiri- 
 
ECCE AGNUS DEI -berlutut/berdiri-
Ajakan menyambut Komuni
I.  Lihatlah Anak Domba Allah, lihatlah Dia yang menghapus dosa dunia. Berbahagialah Saudara-Saudari yang diundang ke perjamuan Anak Domba.
U. Tuhan, saya tidak pantas, Engkau datang kepada saya, tetapi bersabdalah saja, maka saya akan sembuh.

    
KOMUNI  
                                  

NYANYIAN KOMUNI 1  (PS 595) -berlutut-

Yang mau dibimbing oleh Tuhan dan yang berharap tak henti
akan mendapat pertolongan, bahkan di saat terpedih.
Tuhanlah dasar imannya, bukanlah pasir alasnya.

Tetaplah kau di jalan Tuhan, setia dalam tugasmu
dengan berkat yang tak berkurang dibarui-Nya hidupmu.
Yang kepada-Nya berserah tak ditinggalkan oleh-Nya.
       
NYANYIAN KOMUNI 2 (PS 647)
1. Tuhan, Engkaulah gunung batuku, aku berdoa; jikalau Dikau tidak mendengar, aku binasa; janganlah tega hamba-Mu lenyap. (Ulangan)
2. Dengar keluhan dan seruanku, jangan membisu. Kepada-Mu, kuangkat tanganku. Lihat, Allahku, janganlah Kautegakan diriku. (Ulangan)
3. Terhadap orang fasik dan sesat, bebaskan aku. Terhadap orang jahat hidupnya, lindungi aku; tunjukkan keadilan padaku. (Ulangan)
4. Percaya aku akan kuasa-Mu, s'lamatkan aku; belaskasih-Mu aku harapkan, tolonglah aku; luruskan dan kuatkan hidupku. (Ulangan)
5. Seruanku telah Engkau dengar, agunglah Dikau; Engkau naungan dan perisaiku, amanlah aku. Kepada-Mu percaya hatiku. (Ulangan)
6. Bersukaria kini hatiku, kar'na Kau bantu. Kau tuntun aku pada jalan-Mu dalam rahmat-Mu. Dengan nyanyian aku bersyukur. (Ulangan)  
                      
SAAT HENING
 
DOA SESUDAH KOMUNI -berdiri-
I. Marilah kita berdoa
I.  Ya Allah, kami bersyukur atas sakramen Ekaristi yang telah kami terima ini. Semoga, sakramen-Mu ini meneguhkan iman kami akan kehadiran-Mu yang selalu menyertai kami dalam peziarahan hidup ini menuju ke rumah-Mu yang abadi.  Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
U. Amin. 
 

 
RITUS PENUTUP

    

BERKAT   -berdiri-
I. Tuhan bersamamu
U. Dan bersama rohmu
I.  Semoga Allah yang Mahakuasa memberkati Saudara sekalian, Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus
U. Amin.
     
PENGUTUSAN
   
I. Saudara-saudari, pergilah dalam damai sambil memuliakan Tuhan dengan hidupmu.
U. Syukur kepada Allah.  
        
PERARAKAN KELUAR (PS 688)
Refren: Ya Yesus, hamba sedia jadi karyawan setia,
membaharui dunia, menuju bahagia.
1. Sabda Kristus pada kita: ladang-Ku menanti anda. Padinya kuning melambai, di mana para penuai?
2. Betapa luas ladang-Ku! dunia bingung dan ragu. Dengar jeritannya pilu, maukah anda membantu?