Perayaan Ekaristi: 15 Maret 2026 (Hari Minggu Prapaskah IV)

 





HARI MINGGU PRAPASKAH IV  
Sabtu-Minggu, 14-15 Maret 2026


RITUS PEMBUKA

PERARAKAN MASUK  (berdiri)
 

NYANYIAN PEMBUKA: O Yesus Kristus, Sang Terang (PS 544)

1. O Yesus Kristus, Sang Terang, dunia gelap sinarilah; tuntun yang susah dan lesu masuk ke kandang domba-Mu.
2. Domba yang hilang carilah, sembuhkan luka hati-Nya hingga pada-Nya Kau beri damai surgawi tak henti.
3. Yang tuli buatlah sembuh: 'kan mendengarkan sabda-Mu; yang bisu pun pulihkanlah: 'kan mengungkapkan imannya.
4. Maka bersatu-padulah sekarang dan selamanya kami memuji-Mu terus dalam terang-Mu yang kudus.

       
TANDA SALIB DAN SALAM (berdiri)
I. Dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus
U. Amin
I. Semoga Rahmat Tuhan kita Yesus Kristus, cinta kasih Allah dan persekutuan Roh Kudus bersamamu
U. Dan bersama rohmu


SERUAN TOBAT (PS 339)

I. Saudara-saudari, marilah mengakui dosa-dosa kita, supaya kita layak merayakan misteri suci ini.     

I. Tuhan Yesus Kristus, Engkau telah membuka mata si buta, sehingga ia dapat memandang Engkau sebagai Penyelamat dunia.
K. Kyrie, eléison.
U. Kyrie, eléison.
    
I. Engkau telah membutakan mata mereka yang tidak mau mengakui kelemahannya dan menutup diri terhadap yang benar dan luhur. 
K. Christe, eléison.
U. Christe, eléison.
     
I. Engkau telah membuka mata kami, sehingga kami dapat melihat dan mengakui dosa-dosa kami, serta memandang Engkau sebagai Penyelamat kami.
K. Kyrie, eléison.
U. Kyrie, eléison.
   
I. Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, - mengampuni dosa kita, - dan mengantar kita ke hidup yang kekal.
U. Amin.    

          
COLLECTA  (berdiri)
I. Marilah kita berdoa:
(hening sejenak)  
I. Ya Allah, dengan pengantaraan Sabda-Mu, Engkau telah memulihkan hubungan damai dengan umat manusia secara mengagumkan. Kami mohon, berilah agar umat Kristiani, dengan cinta bakti yang penuh semangat dan iman yang hidup, bergegas menyongsong hari-hari raya yang akan datang. Dengan pengantaraan Tuhan kami, Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa.
U. Amin. 

LITURGI SABDA







BACAAN I (1Sam 16:1b.6-7.10-13a) -duduk-
      
"Daud diurapi menjadi Raja Israel."
    
L. Bacaan dari Kitab Pertama Samuel:
   
 Setelah Raja Saul bertolak, berfirmanlah Tuhan kepada Samuel, "Isilah tabung tandukmu dengan minyak, dan pergilah. Aku mengutus engkau kepada Isai orang Betlehem itu, sebab di antara anak-anaknya telah Kupilih seorang raja bagi-Ku." Ketika anak-anak Isai itu masuk, dan ketika melihat Eliab, Samuel berpikir, "Sungguh, di hadapan Tuhan sekarang berdiri yang diurapi-Nya." Tetapi berfirmanlah Tuhan kepada Samuel, "Janganlah terpancang pada paras atau perawakan yang tinggi, sebab Aku telah menolaknya. Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi Tuhan melihat hati." Demikianlah Isai menyuruh ketujuh anaknya lewat di depan Samuel, tetapi Samuel berkata kepada Isai, "Semuanya ini tidak dipilih Tuhan." Lalu Samuel berkata kepada Isai, "Inikah semua anakmu?" Jawab Isai, "Masih tinggal yang bungsu, tetapi ia sedang menggembalakan kambing domba." Kata Samuel kepada Isai, "Suruhlah memanggil dia, sebab kita tidak akan duduk makan, sebelum ia datang ke mari." Kemudian disuruhnyalah menjemput dia. Kulitnya kemerah-merahan, matanya indah dan parasnya elok. Lalu Tuhan berfirman, "Bangkitlah, urapilah dia, sebab inilah dia." Samuel mengambil tabung tanduknya yang berisi minyak itu, dan mengurapi Daud di tengah-tengah saudara-saudaranya.
  
L. Demikianlah Sabda Tuhan.
U. Syukur kepada Allah.
        
MAZMUR TANGGAPAN (PS 849) -duduk-


Mazmur:
1. Tuhan adalah gembalaku, aku tidak kekurangan: 'ku dibaringkan-Nya di rumput yang hijau, di dekat air yang tenang. 'Ku dituntun-Nya di jalan yang lurus demi nama-Nya yang kudus.
2. Sekalipun aku harus berjalan berjalan di lembah yang kelam, aku tidak takut akan bahaya, sebab Engkau besertaku; sungguh tongkat penggembalaan-Mu, itulah yang menghibur aku.
3. Kau siapkan hidangan bagiku dihadapan lawanku, Kauurapi kepalaku dengan minyak, dan pialaku melimpah.
4. Kerelaan yang dari Tuhan dan kemurahan ilahi, mengiringi langkahku selalu, sepanjang umur hidupku, aku akan diam di rumah Tuhan, sekarang dan senantiasa.
                                 
BACAAN II (Ef 5:8-14) -duduk-
       
 "Bangkitlah dari antara orang mati, maka Kristus akan bercahaya atas kamu."
          
L. Bacaan dari Surat Rasul Paulus kepada umat di Efesus:
             
Saudara-saudara, memang dahulu kamu adalah kegelapan, tetapi sekarang kamu adalah terang di dalam Tuhan. Sebab itu hiduplah sebagai anak-anak terang. Karena terang hanya berbuahkan kebaikan, keadilan, dan kebenaran. Ujilah apa yang berkenan kepada Tuhan. Janganlah turut mengambil bagian dalam perbuatan kegelapan yang tidak berbuahkan apa-apa, tetapi sebaliknya, telanjangilah perbuatan-perbuatan itu. Sebab menyebut saja apa yang mereka buat di tempat-tempat tersembunyi sudah memalukan. Tetapi segala sesuatu yang sudah ditelanjangi oleh terang itu menjadi tampak, sebab semua yang nampak adalah terang. Itulah sebabnya dikatakan, "Bangunlah, hai kamu yang tidur, dan bangkitlah dari antara orang mati, maka Kristus akan bercahaya atas kamu.
     
L. Demikianlah Sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.    
  
BAIT PENGANTAR INJIL (PS 965) -berdiri-

Ayat. Akulah cahaya dunia; siapa yang mengikuti Aku akan hidup dalam cahaya abadi.
      
BACAAN INJIL (Yoh 9:1-41)
I. Tuhan bersamamu
U.  Dan bersama rohmu
I. Inilah Injil Suci menurut Yohanes
U. Dimuliakanlah Tuhan.
I.  Sekali peristiwa, ketika Yesus sedang berjalan lewat, Ia melihat seorang yang buta sejak lahirnya. Murid-murid-Nya bertanya kepada-Nya: "Rabi, siapakah yang berbuat dosa, orang ini sendiri atau orang tuanya, sehingga ia dilahirkan buta?" Jawab Yesus: "Bukan dia dan bukan juga orang tuanya, tetapi karena pekerjaan-pekerjaan Allah harus dinyatakan di dalam dia. Kita harus mengerjakan pekerjaan Dia yang mengutus Aku, selama masih siang; akan datang malam, di mana tidak ada seorangpun yang dapat bekerja. Selama Aku di dalam dunia, Akulah terang dunia." Setelah Ia mengatakan semuanya itu, Ia meludah ke tanah, dan mengaduk ludahnya itu dengan tanah, lalu mengoleskannya pada mata orang buta tadi dan berkata kepadanya: "Pergilah, basuhlah dirimu dalam kolam Siloam." Siloam artinya: "Yang diutus." Maka pergilah orang itu, ia membasuh dirinya lalu kembali dengan matanya sudah melek. Tetapi tetangga-tetangganya dan mereka, yang dahulu mengenalnya sebagai pengemis, berkata: "Bukankah dia ini, yang selalu mengemis?" Ada yang berkata: "Benar, dialah ini." Ada pula yang berkata: "Bukan, tetapi ia serupa dengan dia." Orang itu sendiri berkata: "Benar, akulah itu." Kata mereka kepadanya: "Bagaimana matamu menjadi melek?" Jawabnya: "Orang yang disebut Yesus itu mengaduk tanah, mengoleskannya pada mataku dan berkata kepadaku: Pergilah ke Siloam dan basuhlah dirimu. Lalu aku pergi dan setelah aku membasuh diriku, aku dapat melihat." Lalu mereka berkata kepadanya: "Di manakah Dia?" Jawabnya: "Aku tidak tahu." Lalu mereka membawa orang yang tadinya buta itu kepada orang-orang Farisi.
  
Adapun hari waktu Yesus mengaduk tanah dan memelekkan mata orang itu, adalah hari Sabat. Karena itu orang-orang Farisipun bertanya kepadanya, bagaimana matanya menjadi melek. Jawabnya: "Ia mengoleskan adukan tanah pada mataku, lalu aku membasuh diriku, dan sekarang aku dapat melihat." Maka kata sebagian orang-orang Farisi itu: "Orang ini tidak datang dari Allah, sebab Ia tidak memelihara hari Sabat." Sebagian pula berkata: "Bagaimanakah seorang berdosa dapat membuat mujizat yang demikian?" Maka timbullah pertentangan di antara mereka. Lalu kata mereka pula kepada orang buta itu: "Dan engkau, apakah katamu tentang Dia, karena Ia telah memelekkan matamu?" Jawabnya: "Ia adalah seorang nabi." Tetapi orang-orang Yahudi itu tidak percaya, bahwa tadinya ia buta dan baru dapat melihat lagi, sampai mereka memanggil orang tuanya dan bertanya kepada mereka: "Inikah anakmu, yang kamu katakan bahwa ia lahir buta? Kalau begitu bagaimanakah ia sekarang dapat melihat?" Jawab orang tua itu: "Yang kami tahu ialah, bahwa dia ini anak kami dan bahwa ia lahir buta, tetapi bagaimana ia sekarang dapat melihat, kami tidak tahu, dan siapa yang memelekkan matanya, kami tidak tahu juga. Tanyakanlah kepadanya sendiri, ia sudah dewasa, ia dapat berkata-kata untuk dirinya sendiri." Orang tuanya berkata demikian, karena mereka takut kepada orang-orang Yahudi, sebab orang-orang Yahudi itu telah sepakat bahwa setiap orang yang mengaku Dia sebagai Mesias, akan dikucilkan. Itulah sebabnya maka orang tuanya berkata: "Ia telah dewasa, tanyakanlah kepadanya sendiri." Lalu mereka memanggil sekali lagi orang yang tadinya buta itu dan berkata kepadanya: "Katakanlah kebenaran di hadapan Allah; kami tahu bahwa orang itu orang berdosa." Jawabnya: "Apakah orang itu orang berdosa, aku tidak tahu; tetapi satu hal aku tahu, yaitu bahwa aku tadinya buta, dan sekarang dapat melihat." Kata mereka kepadanya: "Apakah yang diperbuat-Nya padamu? Bagaimana Ia memelekkan matamu?" Jawabnya: "Telah kukatakan kepadamu, dan kamu tidak mendengarkannya; mengapa kamu hendak mendengarkannya lagi? Barangkali kamu mau menjadi murid-Nya juga?" Sambil mengejek mereka berkata kepadanya: "Engkau murid orang itu tetapi kami murid-murid Musa. Kami tahu, bahwa Allah telah berfirman kepada Musa, tetapi tentang Dia itu kami tidak tahu dari mana Ia datang." Jawab orang itu kepada mereka: "Aneh juga bahwa kamu tidak tahu dari mana Ia datang, sedangkan Ia telah memelekkan mataku. Kita tahu, bahwa Allah tidak mendengarkan orang-orang berdosa, melainkan orang-orang yang saleh dan yang melakukan kehendak-Nya. Dari dahulu sampai sekarang tidak pernah terdengar, bahwa ada orang yang memelekkan mata orang yang lahir buta. Jikalau orang itu tidak datang dari Allah, Ia tidak dapat berbuat apa-apa." Jawab mereka: "Engkau ini lahir sama sekali dalam dosa dan engkau hendak mengajar kami?" Lalu mereka mengusir dia ke luar. Yesus mendengar bahwa ia telah diusir ke luar oleh mereka. Kemudian Ia bertemu dengan dia dan berkata: "Percayakah engkau kepada Anak Manusia?" Jawabnya: "Siapakah Dia, Tuhan? Supaya aku percaya kepada-Nya." Kata Yesus kepadanya: "Engkau bukan saja melihat Dia; tetapi Dia yang sedang berkata-kata dengan engkau, Dialah itu!" Katanya: "Aku percaya, Tuhan!" Lalu ia sujud menyembah-Nya. Kata Yesus: "Aku datang ke dalam dunia untuk menghakimi, supaya barangsiapa yang tidak melihat, dapat melihat, dan supaya barangsiapa yang dapat melihat, menjadi buta." Kata-kata itu didengar oleh beberapa orang Farisi yang berada di situ dan mereka berkata kepada-Nya: "Apakah itu berarti bahwa kami juga buta?" Jawab Yesus kepada mereka: "Sekiranya kamu buta, kamu tidak berdosa, tetapi karena kamu berkata: Kami melihat, maka tetaplah dosamu."
 
HOMILI (duduk)



SYAHADAT PARA RASUL -berdiri-   
(Umat berdiri, kata-kata yang dicetak miring diucapkan sambil membungkuk)
I+U. Aku percaya akan Allah, Bapa yang mahakuasa, pencipta langit dan bumi.
Dan akan Yesus Kristus, Putra-Nya yang tunggal, Tuhan kita.

Yang dikandung dari Roh Kudus, dilahirkan oleh perawan Maria.
Yang menderita sengsara, dalam pemerintahan Pontius Pilatus, disalibkan, wafat dan dimakamkan.
Yang turun ketempat penantian, pada hari ketiga bangkit dari antara orang mati.
Yang naik ke surga, duduk di sebelah kanan Allah Bapa yang mahakuasa.
Dari situ Ia akan datang mengadili orang hidup dan mati.
Aku percaya akan Roh Kudus, Gereja Katolik yang Kudus, Persekutuan para Kudus, pengampunan dosa, kebangkitan badan, kehidupan kekal. Amin

     
DOA UMAT (TPE Lagu 6) -berdiri-
 

I. Marilah berdoa dengan mantap kepada Allah, Bapa kita yang murah hati, yang begitu besar kasih-Nya kepada kita sehingga Ia telah mengaruniakan Putra-Nya, Yesus Kristus, kepada kita.

L. Bagi Gereja, persekutuan Kristus: Semoga Bapa mendorong Gereja-Nya agar selalu menjadi tanda kasih, harapan dan pengampunan Allah bagi semua orang. Marilah kita mohon:
U. Tuhan, dengarkanlah umat-Mu.

L. Bagi para pemimpin bangsa-bangsa, serta bagi semua tokoh politik dan ekonomi: Semoga Bapa membimbing para pemimpin bangsa-bangsa agar mereka memperjuangkan keadilan dan mengusahakan perdamaian untuk melayani kebahagiaan semua orang. Marilah kita mohon:
U. Tuhan, dengarkanlah umat-Mu.

L. Bagi orang yang terbuang dari kampung halaman mereka; para korban perang dan penindasan, para tawanan, para perantau, pengungsi dan mereka yang tidak mempunyai rumah: Semoga Bapa memberkati mereka semua untuk menemukan harapan dalam perhatian kami untuk keadilan, semoga mereka merasakan kehangatan kasih kami. Marilah kita mohon:
U. Tuhan, dengarkanlah umat-Mu.

L. Bagi kita semua yang berkumpul di sini serta bagi semua komunitas kristiani: Semoga kebaikan dan kasih Yesus hidup dan tampak di antara kami oleh karena Allah sendiri begitu baik bagi kami. Marilah kita mohon:
U. Tuhan, dengarkanlah umat-Mu. 
 
I. Tuhan, Allah kami, hari demi hari kami mengalami kasih-Mu yang tak terduga. Dengarkanlah doa kami dan buatlah kami pantas Kaukasihi, oleh Yesus Kristus, Tuhan kami.
U. Amin.

     
LITURGI EKARISTI


A. PERSIAPAN PERSEMBAHAN



NYANYIAN PERSIAPAN PERSEMBAHAN (PS 562)  -duduk-

Ulangan: Tuhan Yesus, kasihani aku, orang hina dan berdosa ini. 'Ku percaya; tolonglah diriku yang bebal dan tak percaya ini.
1. Aku buta, tak melihat Dikau. Anak Daud, kasihani aku. Syukur, Tuhan Kau pernah berkata, "Imanmu telah menyelamatkan dikau."
2. Aku tuli, tak menangkap Sabda. Yesus, Tuhan, kasihani aku. Syukur, Tuhan, Kau pernah berkata, "Imanmu telah menyelamatkan dikau."
3. Aku bisu, "Firman-Mu kubungkam. Kau, Sang Firman, kasihani aku. Syukur, Tuhan, Kau pernah berkata, "Imanmu telah menyelamatkan dikau."
4. Aku lumpuh, bekerja tak mampu. Kau, Sang Putra, kasihani aku. Syukur, Tuhan, Kau pernah berkata, "Imanmu telah menyelamatkan dikau."
5. Kar'na kusta, aku pun cemarlah. Yesus, Guru, kasihani aku. Syukur, Tuhan, Kau pernah berkata, "Imanmu telah menyelamatkan dikau."
6. Aku mati, terperangkap dosa. Kau Sang Hidup, kasihani aku. Syukur Tuhan, Kau pernah berkata, "Imanmu telah menyelamatkan dikau."


  
(umat berdiri ketika didupai)

 DOA ATAS PERSEMBAHAN  
I. Berdoalah, Saudara-saudari, supaya persembahanku dan persembahanmu berkenan pada Allah, Bapa yang mahakuasa. (berdiri)
U. Semoga persembahan ini diterima demi kemuliaan Tuhan dan keselamatan kita serta seluruh umat Allah yang kudus.
I.  Ya Allah, dengan gembira kami mengunjukkan persembahan yang membawa keselamatan kekal bagi kami. Kami mohon, semoga kami sanggup merayakan kurban ini dengan penuh iman dan mewujudkannya dengan pantas dalam hidup kami demi keselamatan dunia. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
U. Amin.

B. DOA SYUKUR AGUNG
 
        
PREFASI  (Orang Lahir Buta) -berdiri-    
  
KUDUS (PS 385)  (umat berdiri)
           

Sanctus, Sanctus, Sanctus,     
Dominus Deus Sabbaoth;     
Pleni sunt caeli et terra gloria Tua.     
Hosanna in excelsis.      
Benedictus qui venit in nomine Domini.     
Hosanna in excelsis
       
Kudus, kudus, kuduslah Tuhan Allah segala kuasa. Surga dan bumi, penuh kemuliaan-Mu. Terpujilah Engkau di surga. Diberkatilah yang datang dalam nama Tuhan, dalam nama Tuhan. Terpujilah Engkau di surga.
                           
       
DOA SYUKUR AGUNG REKONSILIASI II (Prex eucharistia De reconciliatione II) -berlutut/berdiri-
         
AKLAMASI ANAMNESIS 
 


   
C. KOMUNI


BAPA KAMI (PS 405) (umat berdiri)

I. Atas petunjuk Penyelamat kita dan menurut ajaran ilahi, maka beranilah kita berdoa
I+U. Bapa kami yang ada di surga, dimuliakanlah nama-Mu, datanglah kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di atas bumi seperti di dalam surga. Berilah kami rezeki pada hari ini dan ampunilah kesalahan kami, seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami; dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan, tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.
        
I.  Tuhan, kami mohon, bebaskanlah kami dari segala yang jahat, sudilah memberi damai pada hari-hari kami, supaya, kami yang telah dikuatkan oleh kelimpahan belaskasih-Mu, selalu bebas dari dosa, dan aman dari setiap gangguan: sambil menantikan harapan yang membahagiakan dan kedatangan Penyelamat kami, Yesus Kristus.
U. Sebab Engkaulah Raja yang mulia dan berkuasa untuk selama-lamanya.
     

DOA DAMAI (TPE 2020) -berdiri-
I. Tuhan Yesus Kristus, Engkau telah bersabda kepada para Rasul-Mu: Damai-Ku Kutinggalkan bagimu, damai-Ku Kuberikan kepadamu: janganlah memperhitungkan dosa kami, tetapi perhatikanlah iman Gereja-Mu, dan berilah damai dan kesatuan sesuai dengan kehendak-Mu, Engkau yang hidup dan meraja sepanjang segala masa.
U. Amin. 
   
I. Semoga damai Tuhan selalu bersamamu
U. Dan bersama rohmu. 
 
D/I. Berilah damai satu sama lain.

ANAK DOMBA ALLAH (PS 406) -berdiri-

    Agnus Dei, qui tollis peccata mundi, miserere nobis.
(Anak domba Allah yang menghapus dosa dunia, kasihanilah kami)
    Agnus Dei, qui tollis peccata mundi, miserere nobis.
 (Anak domba Allah yang menghapus dosa dunia, kasihanilah kami)
    Agnus Dei, qui tollis peccata mundi, dona nobis pacem.
(Anak domba Allah yang menghapus dosa dunia, berilah kami damai.)
  
PERSIAPAN KOMUNI (umat berlutut/berdiri)
Ajakan menyambut Komuni
I.  Lihatlah Anak Domba Allah, lihatlah Dia yang menghapus dosa dunia. Berbahagialah Saudara-Saudari yang diundang ke perjamuan Anak Domba.
U. Tuhan, saya tidak pantas, Engkau datang kepada saya, tetapi bersabdalah saja, maka saya akan sembuh.
   
KOMUNI  
 

NYANYIAN KOMUNI 1  (PS 605)
Ulangan. Attende Domine, et miserere, Quia peccavimus tibi.
(Dengarlah, ya Tuhan, dan kasihani, karena kami berdosa.)
1. Ya Yesus raja, Penebus dunia, kepada Engkau kami menengadah, dengar kiranya keluh kesah kami!
2. Juruselamat, Batu sendi kekal, pintu ke surga, jalan bahagia, sucikan kami dari noda dosa!
3. Kami memohon, Allah maharahim, sudi tiliklah susah jiwa kami, dan hapuskanlah segala salahnya.
4. Kami akui kejahatan kami, serta bertobat dengan sungguh hati. Bapa penyayang ampunilah kami.
             
                

NYANYIAN KOMUNI 2 (PS 424) -berlutut- 

1. Tuhan, Engkau mencipta karena cinta-Mu. Engkau mencipta daku untuk memuji-Mu. Gelisah hatiku selalu sebelum mengaso pada-Mu. Bilakah aku 'kan berjumpa dan memandang wajah-Mu.
2. Bagai seekor rusa rindu akan air, begitulah jiwaku rindu akan Dikau. Jiwaku haus akan Dikau, Dikau Allah hidup dan kekal. Bilakah aku 'kan berjumpa dan memandang wajah-Mu.
  
     
SAAT HENING
  
DOA SESUDAH KOMUNI  (berdiri)
I. Marilah kita berdoa:
I.  Ya Allah, Engkau menerangi setiap orang yang lahir di dunia. Kami mohon, terangilah hati kami dengan sinar rahmat-Mu agar kami mampu selalu memikirkan hal-hal yang pantas dan layak bagi keagungan-Mu serta mencintai Engkau dengan sungguh-sungguh. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami, yang hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. 
U. Amin. 
 
 
RITUS PENUTUP

PENGUMUMAN  (berdiri)

BERKAT MERIAH (berdiri)
  
I. Tuhan bersamamu
U. Dan bersama rohmu.
I. Allah, berbelaskasih kepada umat-Mu supaya, setelah dibebaskan dari segala yang jahat, mereka mengabdikan diri kepada-Mu dengan segenap hati, serta senantiasa berdiri teguh di bawah perlindungan-Mu. Dengan pengantaraan Kristus. Tuhan kami.
U. Amin. 

I. Semoga berkat Allah yang Mahakuasa, Bapa dan Putra (+) dan Roh Kudus turun atas Saudara dan menetap senantiasa
U. Amin.
  
PENGUTUSAN (berdiri)
I. Saudara-saudari, pergilah dalam damai sambil memuliakan Tuhan dengan hidupmu.
U. Syukur kepada Allah.
         
DOA KEPADA SANTO MIKAEL 
  
I+U.  Santo Mikael Malaikat agung, jagalah kami dalam pertempuran, jadilah pelindung kami melawan kejahatan dan tipu daya si jahat. Dengan rendah hati, kami memohon kepadamu, semoga Allah menghardik setan, dan engkau, Pangeran bala tentara surga, dengan kekuatan Allah, lemparkanlah ke dalam neraka, setan dan roh-roh jahat yang mengembara di dunia untuk menghancurkan jiwa-jiwa. Amin.       
 

PERARAKAN KELUAR  (PS 541)

1. Yesus, Kau kehidupanku, Kau penumpas mautku; 
 pada salib Kau dipaku sampai mati bagiku, 
 agar aku mendapati hidup baru yang abadi. 
 Syukur hati tak henti kepada-Mu kuberi.

2. Yesus, Kau telah memikul fitnah, siksa terbesar, 
 Kau ditambatkan dipukul, walau hidup-Mu benar, 
 agar aku tak binasa s'lamat dari rantai dosa. 
 Syukur hati tak henti kepada-Mu kuberi.

3. Tinggi hatiku t'lah pupus oleh kelembutan-Mu; 
 oleh mati-Mu Kau hapus rasa pahit matiku. 
 Oleh nista yang Kau tanggung 'ku yang hina jadi agung. 
 Syukur hati tak henti kepada-Mu kuberi.

4. T'rima kasih, Juru s'lamat, atas pengurbanan-Mu: 
 atas sakit-Mu yang sangat, atas pahit mati-Mu.
 Atas luka, atas bilur, atas salib yang Kau pikul.
 Syukur hati tak henti kepada-Mu kuberi.           
***

 

Perayaan Ekaristi: 08 Maret 2026 (Hari Minggu Prapaskah III)

 



HARI MINGGU PRAPASKAH III
Sabtu-Minggu, 07-08 Maret 2026


RITUS PEMBUKA

PERARAKAN MASUK  (berdiri)
 

NYANYIAN PEMBUKA: Masuklah Rumah Allah (PS 585)

Ulangan: Masuklah rumah Allah, angkatlah pujian dan syukur bagi-Nya.
1. Berhalamu tinggalkanlah semangat yang baru t'rimalah; Kuambil hatimu yang keras, Kuberi hati yang lembut.
2. Kucurahkan Roh Kudus-Ku ke dalam batinmu yang beku; dan akan lestari hidupmu, berpegang pada hukum-Ku.
3. Engkau tentu menikmati janji-Ku yang sudah Kuberi; kau akan menjadi umat-Ku, Aku pun jadi Allahmu.
       
TANDA SALIB DAN SALAM (berdiri)
I. Dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus
U. Amin
I. Semoga Rahmat Tuhan kita Yesus Kristus, cinta kasih Allah dan persekutuan Roh Kudus bersamamu
U. Dan bersama rohmu


SERUAN TOBAT (PS 339)

I. Saudara-saudari, marilah mengakui dosa-dosa kita, supaya kita layak merayakan misteri suci ini.     

I. Tuhan Yesus Kristus, umat di bawah pimpinan musa yang menggerutu telah diberi air sebagai sarana keselamatan mereka.
K. Kyrie, eléison.
U. Kyrie, eléison.
I. Engkau telah menjanjikan air kehidupan kepada wanita Samaria, asal ia mau bertobat.
K. Christe, eléison.
U. Christe, eléison.
I. Engkau akan memberi air pembaptisan yang mendatangkan rahmat ilahi kepada siapa pun yang mau menerimanya.
K. Kyrie, eléison.
U. Kyrie, eléison.      
I. Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, - mengampuni dosa kita, - dan mengantar kita ke hidup yang kekal.
U. Amin.   

I. Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan mengantar kita ke hidup yang kekal.
U. Amin.
          
COLLECTA  (berdiri)
I. Marilah kita berdoa:
(hening sejenak)  
I Ya Allah yang Maharahim dan sumber segala kebaikan, Engkau telah menyatakan bahwa dosa dapat diampuni dengan puasa, doa dan amal kasih. Sudilah memandang kami, ciptaan-Mu yang rapuh. Semoga belas kasih-Mu senantiasa mengangkat kami kembali ketika kami tertunduk karena menyadari kesalahan kami. Dengan pengantaraan Tuhan kami, Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa.
U. Amin. 

LITURGI SABDA





BACAAN I (Kel 17:1-17) -duduk- 
          
"Berikanlah air kepada kami, supaya kami dapat minum."
                  
L. Bacaan dari Kitab Keluaran:
                                                            
Sekali peristiwa, setelah bangsa Israel melewati padang gurun Sin, dan berkemah di Rifidim, kehausanlah mereka di sana. Maka bersungut-sungutlah bangsa itu kepada Musa dan berkata, "Mengapa pula engkau memimpin kami keluar dari Mesir untuk membunuh kami, anak-anak dan ternak kami dengan kehausan?" Lalu berseru-serulah Musa kepada Tuhan, katanya, "Apakah yang akan kulakukan kepada bangsa ini? Sebentar lagi mereka akan melempari aku dengan batu!" Maka berfirmanlah Tuhan kepada Musa, "Berjalanlah di depan bangsa itu, dan bawalah serta beberapa orang dari antara tua-tua Israel; bawalah juga tongkatmu yang kaupakai memukul Sungai Nil, dan pergilah. Maka Aku akan berdiri di sana di depanmu di atas gunung batu di Horeb; pukulilah gunung batu itu, dari dalamnya akan keluar air, sehingga bangsa itu dapat minum. Demikianlah diperbuat Musa di depan tua-tua Israel. Maka dinamailah tempat itu Masa dan Meriba, oleh karena orang Israel telah bertengkar, dan oleh karena mereka telah mencobai Tuhan dengan mengatakan, "Adakah Tuhan di tengah-tengah kita?".
   
L. Demikianlah Sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.
        
MAZMUR TANGGAPAN (Mzm 95:1-2.6-7.8-9; PS 854)
Ulangan: Pada hari ini kalau kamu mendengar suara Tuhan, janganlah bertegar hati. 
atau



Mazmur:
1. Marilah kita bernyanyi-nyanyi bagi Tuhan bersorak-sorai bagi Gunung Batu keselamatan kita. Biarlah kita menghadap wajah-Nya dengan lagu syukur, bersorak-sorailah bagi-Nya dengan nyanyian mazmur.
2. Masuklah, mari kita sujud menyembah, berlutut di hadapan Tuhan yang menjadikan kita. Sebab Dialah Allah kita; kita ini umat gembalaan-Nya serta kawanan domba-Nya.
3. Pada hari ini, kalau kamu mendengar suara-Nya, janganlah bertegar hati seperti di Meriba, seperti waktu berada di Masa di padang gurun, ketika nenek moyangmu mencobai dan menguji Aku, padahal mereka melihat perbuatan-Ku.
                              
BACAAN II  (Rm 5:1-2.5-8) -duduk- 
   
          "Kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita."
                   
L. Bacaan dari Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Roma:
                                                                            
Saudara-saudara, kita yang dibenarkan karena iman, kita hidup dalam damai sejahtera dengan Allah oleh karena Tuhan kita, Yesus Kristus. Oleh Dia kita juga beroleh jalan masuk oleh iman kepada kasih karunia ini. Di dalam kasih karunia ini kita berdiri dan kita bermegah dalam pengharapan akan menerima kemuliaan Allah. Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita. Karena waktu kita masih lemah, Kristus telah mati untuk kita orang-orang durhaka pada waktu yang ditentukan oleh Allah. Sebab tidak mudah seorang mau mati untuk orang yang benar--tetapi mungkin untuk orang yang baik ada orang yang berani mati--. Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa.
                            
L. Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah
        
BAIT PENGANTAR INJIL (PS 965) -berdiri-

    

BACAAN INJIL (Yoh 4:5-42) -berdiri-
        
"Mata air yang memancarkan sampai ke hidup yang kekal."
                    
I. Tuhan bersamamu
U. Dan bersama rohmu
I. Inilah Injil Suci menurut Yohanes:
U. Dimuliakanlah Tuhan.
I. Sekali peristiwa sampailah Yesus ke sebuah kota di Samaria, yang bernama Sikhar dekat tanah yang diberikan Yakub dahulu kepada anaknya, Yusuf. Di situ terdapat sumur Yakub. Yesus sangat letih oleh perjalanan, karena itu Ia duduk di pinggir sumur itu. Hari kira-kira pukul dua belas. Maka datanglah seorang perempuan Samaria hendak menimba air. Kata Yesus kepadanya: "Berilah Aku minum." Sebab murid-murid-Nya telah pergi ke kota membeli makanan. Maka kata perempuan Samaria itu kepada-Nya: "Masakan Engkau, seorang Yahudi, minta minum kepadaku, seorang Samaria?" (Sebab orang Yahudi tidak bergaul dengan orang Samaria.) Jawab Yesus kepadanya: "Jikalau engkau tahu tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu: Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup." Kata perempuan itu kepada-Nya: "Tuhan, Engkau tidak punya timba dan sumur ini amat dalam; dari manakah Engkau memperoleh air hidup itu? Adakah Engkau lebih besar dari pada bapa kami Yakub, yang memberikan sumur ini kepada kami dan yang telah minum sendiri dari dalamnya, ia serta anak-anaknya dan ternaknya?" Jawab Yesus kepadanya: "Barangsiapa minum air ini, ia akan haus lagi, tetapi barangsiapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya. Sebaliknya air yang akan Kuberikan kepadanya, akan menjadi mata air di dalam dirinya, yang terus-menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal." Kata perempuan itu kepada-Nya: "Tuhan, berikanlah aku air itu, supaya aku tidak haus dan tidak usah datang lagi ke sini untuk menimba air." Kata Yesus kepadanya: "Pergilah, panggillah suamimu dan datang ke sini." Kata perempuan itu: "Aku tidak mempunyai suami." Kata Yesus kepadanya: "Tepat katamu, bahwa engkau tidak mempunyai suami, sebab engkau sudah mempunyai lima suami dan yang ada sekarang padamu, bukanlah suamimu. Dalam hal ini engkau berkata benar." Kata perempuan itu kepada-Nya: "Tuhan, nyata sekarang padaku, bahwa Engkau seorang nabi. Nenek moyang kami menyembah di atas gunung ini, tetapi kamu katakan, bahwa Yerusalemlah tempat orang menyembah." Kata Yesus kepadanya: "Percayalah kepada-Ku, hai perempuan, saatnya akan tiba, bahwa kamu akan menyembah Bapa bukan di gunung ini dan bukan juga di Yerusalem. Kamu menyembah apa yang tidak kamu kenal, kami menyembah apa yang kami kenal, sebab keselamatan datang dari bangsa Yahudi. Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian. Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran." Jawab perempuan itu kepada-Nya: "Aku tahu, bahwa Mesias akan datang, yang disebut juga Kristus; apabila Ia datang, Ia akan memberitakan segala sesuatu kepada kami." Kata Yesus kepadanya: "Akulah Dia, yang sedang berkata-kata dengan engkau." Pada waktu itu datanglah murid-murid-Nya dan mereka heran, bahwa Ia sedang bercakap-cakap dengan seorang perempuan. Tetapi tidak seorangpun yang berkata: "Apa yang Engkau kehendaki? Atau: Apa yang Engkau percakapkan dengan dia?" Maka perempuan itu meninggalkan tempayannya di situ lalu pergi ke kota dan berkata kepada orang-orang yang di situ: "Mari, lihat! Di sana ada seorang yang mengatakan kepadaku segala sesuatu yang telah kuperbuat. Mungkinkah Dia Kristus itu?" Maka merekapun pergi ke luar kota lalu datang kepada Yesus. Sementara itu murid-murid-Nya mengajak Dia, katanya: "Rabi, makanlah." Akan tetapi Ia berkata kepada mereka: "Pada-Ku ada makanan yang tidak kamu kenal." Maka murid-murid itu berkata seorang kepada yang lain: "Adakah orang yang telah membawa sesuatu kepada-Nya untuk dimakan?" Kata Yesus kepada mereka: "Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaan-Nya. Bukankah kamu mengatakan: Empat bulan lagi tibalah musim menuai? Tetapi Aku berkata kepadamu: Lihatlah sekelilingmu dan pandanglah ladang-ladang yang sudah menguning dan matang untuk dituai. Sekarang juga penuai telah menerima upahnya dan ia mengumpulkan buah untuk hidup yang kekal, sehingga penabur dan penuai sama-sama bersukacita. Sebab dalam hal ini benarlah peribahasa: Yang seorang menabur dan yang lain menuai. Aku mengutus kamu untuk menuai apa yang tidak kamu usahakan; orang-orang lain berusaha dan kamu datang memetik hasil usaha mereka." Dan banyak orang Samaria dari kota itu telah menjadi percaya kepada-Nya karena perkataan perempuan itu, yang bersaksi: "Ia mengatakan kepadaku segala sesuatu yang telah kuperbuat." Ketika orang-orang Samaria itu sampai kepada Yesus, mereka meminta kepada-Nya, supaya Ia tinggal pada mereka; dan Iapun tinggal di situ dua hari lamanya. Dan lebih banyak lagi orang yang menjadi percaya karena perkataan-Nya, dan mereka berkata kepada perempuan itu: "Kami percaya, tetapi bukan lagi karena apa yang kaukatakan, sebab kami sendiri telah mendengar Dia dan kami tahu, bahwa Dialah benar-benar Juruselamat dunia."
 
HOMILI (duduk)



SYAHADAT PARA RASUL (MB 225) -berdiri-   
(Umat berdiri, kata-kata yang dicetak miring diucapkan sambil membungkuk)
I+U. Aku percaya akan Allah, Bapa yang mahakuasa, pencipta langit dan bumi.
Dan akan Yesus Kristus, Putra-Nya yang tunggal, Tuhan kita.

Yang dikandung dari Roh Kudus, dilahirkan oleh perawan Maria.
Yang menderita sengsara, dalam pemerintahan Pontius Pilatus, disalibkan, wafat dan dimakamkan.
Yang turun ketempat penantian, pada hari ketiga bangkit dari antara orang mati.
Yang naik ke surga, duduk di sebelah kanan Allah Bapa yang mahakuasa.
Dari situ Ia akan datang mengadili orang hidup dan mati.
Aku percaya akan Roh Kudus, Gereja Katolik yang Kudus, Persekutuan para Kudus, pengampunan dosa, kebangkitan badan, kehidupan kekal. Amin

     
DOA UMAT (TPE Lagu 6) -berdiri-
 

I. Marilah kita dalam roh dan kebenaran berdoa kepada Allah Bapa kita, sumber segala kehidupan:
      
L.  Bagi Paus, para Uskup dan para Imam: Semoga Allah Bapa Mahakudus, berkenan mendampingi dan meneguhkan para pejabat Gereja sehingga hidup mereka menjadi teladan bagi umat dalam menghayati perintah-perintah Allah serta menjadi bukti bahwa cinta kasih kepada Allah dan sesama adalah perintah yang tertinggi. Marilah kita mohon, ….
U. Tuhan, dengarkanlah umat-Mu.
      
L. Bagi negara-negara yang sedang berkembang: Semoga Allah Bapa Yang Mahabaik membimbing negara-negara yang sedang berkembang agar menemukan jalan menuju keadilan dan kedamaian serta merasa didukung oleh persaudaraan antar bangsa. Marilah kita mohon:
U. Tuhan, dengarkanlah umat-Mu.
  
L. Bagi para bapak dan para ibu: Semoga Allah Bapa Mahapengasih berkenan mendampingi para bapak dan para ibu dalam mendidik anak-anak sehingga mereka selalu berjuang untuk mendekatkan anak-anaknya pada Kristus dengan sabar, tekun dan penuh perhatian.. Marilah kita mohon:
U. Tuhan, dengarkanlah umat-Mu.
          
L. Bagi diri kita: Semoga Bapa memberkati kita semua sehingga selalu menghayati kehadiran Kristus di dalam diri kita masing-masing dan di tengah-tengah umat.  Marilah kita mohon:
U. Tuhan, dengarkanlah umat-Mu.
   
I. Allah Bapa kami, Engkau telah mengutus Putra-Mu untuk menunjukkan jalan hidup sejati. Ajarilah kami mengikuti teladan-Nya dengan tulus dan rendah hati. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
U. Amin. 
     
LITURGI EKARISTI


A. PERSIAPAN PERSEMBAHAN



NYANYIAN PERSIAPAN PERSEMBAHAN (PS 603)  -duduk-
Ulangan: Curahkan rahmat dalam hatiku, ciptakan hati dan semangat baru.
Ayat.
1. Engkau Kusucikan dan Kubersihkan dari cinta diri, engkau Kuhidupkan dan Kukobarkan cinta di hati.
2. Hatimu yang kaku, keras dan beku. Kuambil darimu, ambillah dari-Ku semangat baru    dalam karya-Mu.

  
(umat berdiri ketika didupai)

 DOA ATAS PERSEMBAHAN  
I. Berdoalah, Saudara-saudari, supaya persembahanku dan persembahanmu berkenan pada Allah, Bapa yang mahakuasa. (berdiri)
U. Semoga persembahan ini diterima demi kemuliaan Tuhan dan keselamatan kita serta seluruh umat Allah yang kudus.
I.  Ya Allah, semoga dengan kurban ini Engkau berkenan membantu kami agar kami bersedia mengampuni saudara-saudari kami sebagaimana kami sendiri mengharapkan pengampunan atas kesalahan-kesalahan kami. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
U. Amin.

B. DOA SYUKUR AGUNG
 
        
PREFASI  (Perempuan Samaria) -berdiri- 
 
KUDUS (PS 385)  (umat berdiri)
           

Sanctus, Sanctus, Sanctus,     
Dominus Deus Sabbaoth;     
Pleni sunt caeli et terra gloria Tua.     
Hosanna in excelsis.      
Benedictus qui venit in nomine Domini.     
Hosanna in excelsis
       
Kudus, kudus, kuduslah Tuhan Allah segala kuasa. Surga dan bumi, penuh kemuliaan-Mu. Terpujilah Engkau di surga. Diberkatilah yang datang dalam nama Tuhan, dalam nama Tuhan. Terpujilah Engkau di surga.
                           
       
DOA SYUKUR AGUNG VI (Prex eucharistia De reconciliatione II) -berlutut/berdiri-
         
AKLAMASI ANAMNESIS 
 
 
   
C. KOMUNI


BAPA KAMI (PS 405) (umat berdiri)

I. Atas petunjuk Penyelamat kita dan menurut ajaran ilahi, maka beranilah kita berdoa
I+U. Bapa kami yang ada di surga, dimuliakanlah nama-Mu, datanglah kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di atas bumi seperti di dalam surga. Berilah kami rezeki pada hari ini dan ampunilah kesalahan kami, seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami; dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan, tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.
        
I.  Tuhan, kami mohon, bebaskanlah kami dari segala yang jahat, sudilah memberi damai pada hari-hari kami, supaya, kami yang telah dikuatkan oleh kelimpahan belaskasih-Mu, selalu bebas dari dosa, dan aman dari setiap gangguan: sambil menantikan harapan yang membahagiakan dan kedatangan Penyelamat kami, Yesus Kristus.
U. Sebab Engkaulah Raja yang mulia dan berkuasa untuk selama-lamanya.
     

DOA DAMAI (TPE 2020) -berdiri-
I. Tuhan Yesus Kristus, Engkau telah bersabda kepada para Rasul-Mu: Damai-Ku Kutinggalkan bagimu, damai-Ku Kuberikan kepadamu: janganlah memperhitungkan dosa kami, tetapi perhatikanlah iman Gereja-Mu, dan berilah damai dan kesatuan sesuai dengan kehendak-Mu, Engkau yang hidup dan meraja sepanjang segala masa.
U. Amin. 
   
I. Semoga damai Tuhan selalu bersamamu
U. Dan bersama rohmu. 
 
D/I. Berilah damai satu sama lain.

ANAK DOMBA ALLAH (PS 406) -berdiri-

    Agnus Dei, qui tollis peccata mundi, miserere nobis.
(Anak domba Allah yang menghapus dosa dunia, kasihanilah kami)
    Agnus Dei, qui tollis peccata mundi, miserere nobis.
 (Anak domba Allah yang menghapus dosa dunia, kasihanilah kami)
    Agnus Dei, qui tollis peccata mundi, dona nobis pacem.
(Anak domba Allah yang menghapus dosa dunia, berilah kami damai.)
  
PERSIAPAN KOMUNI (umat berlutut/berdiri)
Ajakan menyambut Komuni
I.  Lihatlah Anak Domba Allah, lihatlah Dia yang menghapus dosa dunia. Berbahagialah Saudara-Saudari yang diundang ke perjamuan Anak Domba.
U. Tuhan, saya tidak pantas, Engkau datang kepada saya, tetapi bersabdalah saja, maka saya akan sembuh.
   
KOMUNI  
 
NYANYIAN KOMUNI 1 (PS 864, Buku Mazmur Tanggapan halaman 60)
Refren.  Tuhan, Dikaulah sumber air hidup.

Ayat. oleh solis:
1. Sungguh, Allah keselamatanku; aku percaya dengan tidak gemetar; sebab Tuhan Allah itu kekuatan dan mazmurku, Ia telah menjadi keselamatanku. Maka kamu akan menimba dengan kegirangan, dari mata air keselamatan.
2. Pada waktu itu kamu akan berkata, "Bersyukurlah kepada Tuhan, panggillah nama-Nya, beritahukan karya-Nya di antara bangsa-bangsa, masyhurkanlah bahwa nama-Nya tinggi luhur!"
3. Bermazmurlah bagi Tuhan, sebab mulia karya-Nya; baiklah hal ini diketahui di seluruh bumi! Berserulah dan bersorak-sorailah, hai penduduk Sion, sebab yang mahakudus, Allah Israel, agung di tengah-tengahmu!
             

NYANYIAN KOMUNI 2 (PS 486) dipilih berdasarkan Antifon Komuni Minggu Prapaskah III (A)   -berlutut- 
1. Ya Tuhan, Engkau sumber air hayat. Yang minum air yang Engkau berikan tak 'kan haus lagi terus s'lamanya, Kaupuaskan hatinya sampai kekal.
2. Ya Tuhan, Engkaulah Terang di dunia, siapa yang ikut Engkau tak sesat. Kau datang supaya yang buta celik, tak lagi melangkah di jalan gelap.
  
Ulangan: Engkau Jurus'lamat, ya Yesus Tuhan, kepada-Mu saja 'ku taat penuh.  
  
     
SAAT HENING
  
DOA SESUDAH KOMUNI  (berdiri)
I. Marilah kita berdoa:
I.  Ya Allah, kami telah dipuaskan dengan roti surgawi dan menerima jaminan hidup abadi, meskipun kami masih berada di dunia ini. Dengan bersujud kami mohon kepada-Mu agar sakramen yang kami terima mendapat kepenuhannya dalam kesaksian hidup kami. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kam, yang hidup dan berkuasa sepanjang segala masa.
U. Amin.
 
 
RITUS PENUTUP

PENGUMUMAN  (berdiri)

BERKAT MERIAH (berdiri)
  
I. Tuhan bersamamu
U. Dan bersama rohmu.
I. Allah, berbelaskasih kepada umat-Mu supaya, setelah dibebaskan dari segala yang jahat, mereka mengabdikan diri kepada-Mu dengan segenap hati, serta senantiasa berdiri teguh di bawah perlindungan-Mu. Dengan pengantaraan Kristus. Tuhan kami.
U. Amin. 

I. Semoga berkat Allah yang Mahakuasa, Bapa dan Putra (+) dan Roh Kudus turun atas Saudara dan menetap senantiasa
U. Amin.
  
PENGUTUSAN (berdiri)
I. Saudara-saudari, pergilah dalam damai sambil memuliakan Tuhan dengan hidupmu.
U. Syukur kepada Allah.
         
DOA KEPADA SANTO MIKAEL 
  
I+U.  Santo Mikael Malaikat agung, jagalah kami dalam pertempuran, jadilah pelindung kami melawan kejahatan dan tipu daya si jahat. Dengan rendah hati, kami memohon kepadamu, semoga Allah menghardik setan, dan engkau, Pangeran bala tentara surga, dengan kekuatan Allah, lemparkanlah ke dalam neraka, setan dan roh-roh jahat yang mengembara di dunia untuk menghancurkan jiwa-jiwa. Amin.       
 

PERARAKAN KELUAR  (PS 653) -berdiri- 
Tuntun aku Tuhan Allah, lewat gurun dunia
Kau perkasa dan setia, bimbing aku yg lemah
Roti surga roti surga, puaskanlah jiwaku
Puaskanlah jiwaku.

Buka sumber Air Hidup, penyembuhan jiwaku
Dan berjalanlah di muka, dalam tiang awan-Mu
Juru-slamat, juru-slamat, Kau perisai hidupku
Kau perisai hidupku.  

***

Perayaan Ekaristi: 01 Maret 2026 (Hari Minggu Prapaskah II)

 



  





HARI MINGGU PRAPASKAH II
Sabtu-Minggu, 28 Februari - 1 Maret 2026


RITUS PEMBUKA

PERARAKAN MASUK  (berdiri)
 

NYANYIAN PEMBUKA: Dikau, Tuhan, jadilah impianku (PS 652)
1. Dikau, Tuhan, jadilah impianku, hanya Engkau pangkal bahagiaku. Siang dan malam kupikirkan Engkau; bila Kau hadir, terang hidupku.
2. Jadilah Dikau hikmat kataku, aku serta-Mu, Engkau sertaku. Dikaulah Bapa, dan 'ku anak-Mu, aku dan Dikau bersatu penuh.
3. Jadilah Kau tameng dan pedangku, jadilah Dikau andalah teguh. Dikaulah sumber segala kuasa, hantarlah aku ke surga mulia.
4. Tak kuhiraukan pujian semu, Kaulah pusaka yang tak'kan lekang. Sang Raja kalbuku hanya Engkau, harta surgawi yang aku pegang.
5. O Rajaku, bila aku menang, t'rima di surga, o Surya Terang. Bila kelak s'luruh alam lenyap, sudilah Dikau kupandang tetap. 

  
       
TANDA SALIB DAN SALAM (berdiri)
I. Dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus
U. Amin
I. Semoga Rahmat Tuhan kita Yesus Kristus, cinta kasih Allah dan persekutuan Roh Kudus bersamamu
U. Dan bersama rohmu


SERUAN TOBAT (PS 339)

I. Saudara-saudari, marilah mengakui dosa-dosa kita, supaya kita layak merayakan misteri suci ini.     

I. Tuhan Yesus Kristus, Engkaulah Putra kesayangan Bapa, yang membarui perjanjian Allah dengan manusia.
K.  Kyrie, eléison
U.  Kyrie, eléison
I. Engkau telah menampakkan kemuliaan-Mu di gunung dan berbicara dengan Musa dan Elia dalam rangka pembaharuan perjanjian Allah dengan manusia.
K. Christe, eléison
U. Christe, eléison
I. Engkaulah penyelamat kami yang mau mengubah tubuh kami menjadi serupa dengan tubuh-Mu yang mulia.
K.  Kyrie, eléison
U.  Kyrie, eléison

I. Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan mengantar kita ke hidup yang kekal.
U. Amin.
          
COLLECTA  (berdiri)
I. Marilah kita berdoa:
(hening sejenak)  
I. Ya Allah, Engkau menghendaki agar kami mendengarkan Putra-Mu yang terkasih. Semoga Engkau berkenan menggerakkan hati kami dengan Sabda-Mu dan memurnikan mata batin kami agar dapat memandang kemuliaan-Mu dengan sukacita.  Dengan pengantaraan Tuhan kami, Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa.
U. Amin. 

LITURGI SABDA




BACAAN I (Kej 12:1-4a) -duduk-
        
 "Panggilan Abraham, bapa Umat Allah."
  
L. Bacaan dari Kitab Kejadian:

Di negeri Haran Tuhan berfirman kepada Abram, "Tinggallah negerimu, sanak saudaramu dan rumah bapamu ini, dan pergilah ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu. Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta namamu termasyhur; dan engkau akan menjadi berkat. Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau, dan akan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau. Dan segala kaum di muka bumi akan menerima berkat karena engkau." Maka berangkatlah Abram sesuai dengan sabda Tuhan.

L. Demikianlah sabda Tuhan.
U. Syukur kepada Allah.
 
MAZMUR TANGGAPAN (Mzm 33:4-5.18-19.20.22; Ul: 3a; PS 812)
Ulangan: 
Mazmur
1. Firman itu benar, segala sesuatu dikerjakan-Nya dengan kesetiaan. Ia senang pada keadilan dan hukum; bumi penuh dengan kasih setia-Nya.
2. Sungguh, mata Tuhan tertuju kepada mereka yang bertaakwa kepada mereka yang berharap akan kasih setia-Nya. Ia hendak melepaskan jiwa mereka dari maut dan memelihara hidup mereka pada masa kelaparan.
3. Jiwa kita menanti-nantikan Tuhan, Dialah penolong dan perisai kita, kasih setia-Mu ya Tuhan, kiranya menyertai kami, seperti kami berharap kepada-Mu.
                                                 
BACAAN II (2Tim 1:8b-10) -duduk-
   
"Allah memanggil kita dan mendatangkan hidup."
    
L. Bacaan dari Surat Kedua Rasul Paulus kepada Timotius: 
         
Saudara terkasih, berkat kekuatan Allah, ikutlah menderita bagi Injil Kristus! Dialah yang menyelamatkan kita dan memanggil kita dengan kudus, bukan berdasarkan perbuatan kita, melainkan berdasarkan maksud dan kasih karunia-Nya sendiri. Semua ini telah dikaruniakan kepada kita dalam Kristus Yesus sebelum permulaan zaman, dan semua itu sekarang dinyatakan oleh kedatangan Juruselamat kita Yesus Kristus. Dengan Injil-Nya, Kristus telah mematahkan kuasa maut dan mendatangkan hidup yang tidak dapat binasa.
   
L. Demikianlah Sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.
                 
BAIT PENGANTAR INJIL (PS 965) -berdiri-


BACAAN INJIL (Mat 17:1-9) -berdiri-
"Wajah-Nya bercahaya seperti matahari."
  
I. Tuhan bersamamu
U.  Dan bersama rohmu
I. Inilah Injil Suci menurut Matius
U. Dimuliakanlah Tuhan.
I. Sekali peristiwa Yesus membawa Petrus, Yakobus, dan Yohanes saudaranya, dan bersama-sama mereka Ia naik ke sebuah gunung yang tinggi. Di situ mereka sendirian saja. Lalu Yesus berubah rupa di depan mata mereka: Wajah-Nya bercahaya seperti matahari, dan pakaian-Nya menjadi putih bersinar seperti terang. Maka tampak kepada mereka, Musa dan Elia sedang berbicara dengan Yesus. Kata Petrus kepada Yesus, "Tuhan, betapa bahagianya kami berada di tempat ini. Jika Engkau mau biarlah kudirikan di sini tiga kemah, satu untuk Engkau, satu untuk Musa, dan satu untuk Elia." Sementara Petrus berkata begitu, tiba-tiba turunlah awan yang terang menaungi mereka, dan dari dalam awan itu terdengarlah suara yang berkata, "Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan, dengarkanlah Dia!" Mendengar itu tersungkurlah murid-murid Yesus dan mereka sangat ketakutan. Lalu Yesus datang kepada mereka. Ia menyentuh mereka sambil berkata, "Berdirilah, jangan takut!" Dan ketika mengangkat kepala, mereka tidak melihat seorang pun kecuali Yesus seorang diri. Pada waktu mereka turun dari gunung, Yesus berpesan kepada mereka, "Jangan kamu ceritakan penglihatan itu kepada seorang pun sebelum Anak Manusia dibangkitkan dari antara orang mati."
 
HOMILI (duduk)



SYAHADAT PARA RASUL (MB 225)-berdiri-   
(Umat berdiri, kata-kata yang dicetak miring diucapkan sambil membungkuk)
I+U. Aku percaya akan Allah, Bapa yang mahakuasa, pencipta langit dan bumi.
Dan akan Yesus Kristus, Putra-Nya yang tunggal, Tuhan kita.

Yang dikandung dari Roh Kudus, dilahirkan oleh perawan Maria.
Yang menderita sengsara, dalam pemerintahan Pontius Pilatus, disalibkan, wafat dan dimakamkan.
Yang turun ketempat penantian, pada hari ketiga bangkit dari antara orang mati.
Yang naik ke surga, duduk di sebelah kanan Allah Bapa yang mahakuasa.
Dari situ Ia akan datang mengadili orang hidup dan mati.
Aku percaya akan Roh Kudus, Gereja Katolik yang Kudus, Persekutuan para Kudus, pengampunan dosa, kebangkitan badan, kehidupan kekal. Amin

     
DOA UMAT (TPE Lagu 6) -berdiri-
 
I.  Bagi kita pun menyenangkan juga berada di tempat ini. Maka marilah kita berdoa kepada Bapa. Sebab kasih setia-Nya akan turun-menurun:
  
L. Bagi Gereja Allah: Semoga Allah Bapa, melimpahkan berkat kepada umat-Nya agar dapat membantu membahagiakan serta mendamaiakan segala bangsa di dunia. Marilah kita mohon:
U. Dengarkanlah umat-Mu.
  
L.  Bagi perdamaian dunia: Semoga masyarakat dunia selalu berjuang untuk menciptakan perdamaian dan kerukunan sehingga setiap orang memiliki kekuatan dan keberanian untuk menentang perang, penindasan, ketidak-adilan, dan penghancuran. Marilah kita mohon, ….
U. Dengarkanlah umat-Mu.
       
L. Bagi masyarakat kita: Semoga Allah Bapa, menerangi masyarakat kita agar dapat menemukan dan mengusahakan segala sesuatu yang dibutuhkannya. Marilah kita mohon:
U. Dengarkanlah umat-Mu.

L. Bagi semua orang yang menderita karena Injil: Semoga Allah Bapa mendampingi para penderita karena Injil agar tetap mantap dan optimis dalam iman, bahwa sesudah cobaan akan datanglah pembebasan. Marilah kita mohon:
U. Dengarkanlah umat-Mu.
 
L. Bagi kita orang-orang berdosa: Semoga Allah Bapa, membimbing kita agar selalu dapat menempuh jalan-Nya yang benar. Marilah kita mohon:
U. Dengarkanlah umat-Mu. 
 
I.  Allah Bapa kami, dengarkanlah kami dan berikanlah kepada mereka yang mengandalkan kebaikan hati-Mu, selalu kekuatan kekuatan belas kasih-Mu dalam dan karena Kristus, Tuhan, Pengantara kami.
U. Amin.
     
     
LITURGI EKARISTI


A. PERSIAPAN PERSEMBAHAN



NYANYIAN PERSIAPAN PERSEMBAHAN (PS 544)  -duduk-
1. O Yesus Kristus, Sang Terang, dunia gelap sinarilah; tuntun yang susah dan lesu masuk ke kandang domba-Mu.
2. Domba yang hilang carilah, sembuhkan luka hati-Nya hingga pada-Nya Kau beri damai surgawi tak henti.
3. Yang tuli buatlah sembuh: 'kan mendengarkan sabda-Mu; yang bisu pun pulihkanlah: 'kan mengungkapkan imannya.
4. Maka bersatu-padulah sekarang dan selamanya kami memuji-Mu terus dalam terang-Mu yang kudus.
  
(umat berdiri ketika didupai)

 DOA ATAS PERSEMBAHAN  
I. Berdoalah, Saudara-saudari, supaya persembahanku dan persembahanmu berkenan pada Allah, Bapa yang mahakuasa. (berdiri)
U. Semoga persembahan ini diterima demi kemuliaan Tuhan dan keselamatan kita serta seluruh umat Allah yang kudus.
I.  Ya Allah, kami mohon, semoga persembahan ini membersihkan hati kami dari cacat rela dan menguduskan jiwa raga umat-Mu untuk merayakan pesta kebangkitan Putra-Mu. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
U. Amin.

B. DOA SYUKUR AGUNG
 
        
PREFASI  (Transfigurasi Tuhan) -berdiri- 
 
I. Tuhan bersamamu
U. Dan bersama rohmu.
I. Marilah mengarahkan hati kepada Tuhan
U. Sudah kami arahkan.
I. Marilah bersyukur kepada Tuhan Allah kita.
U. Sudah layak dan sepantasnya.
I. Sungguh layak dan sepantasnya, bahwa kami selalu dan di mana pun, bersyukur kepada-Mu, Tuhan, Bapa yang kudus, Allah yang Mahakuasa dan kekal: dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami. Setelah menubuatkan kematian-Nya sendiri di hadapan murid-murid-Nya, Ia menampakkan kemuliaan-Nya kepada mereka di gunung yang kudus. Dengan menghadirkan Hukum dan Nabi sebagai saksi, Ia menegaskan kepada mereka, bahwa hanya melalui sengsara, Ia akan sampai kepada kemuliaan kebangkitan. Dari sebab itu, bersama dengan Kekuatan-Kekuatan surga, kami senantiasa memuliakan Engkau di bumi dan tak henti-hentinya meluhurkan Dikau dengan bernyanyi:   
  
KUDUS (PS 385)  (umat berdiri)
           

Sanctus, Sanctus, Sanctus,     
Dominus Deus Sabbaoth;     
Pleni sunt caeli et terra gloria Tua.     
Hosanna in excelsis.      
Benedictus qui venit in nomine Domini.     
Hosanna in excelsis
       
Kudus, kudus, kuduslah Tuhan Allah segala kuasa. Surga dan bumi, penuh kemuliaan-Mu. Terpujilah Engkau di surga. Diberkatilah yang datang dalam nama Tuhan, dalam nama Tuhan. Terpujilah Engkau di surga.
                           
       
DOA SYUKUR AGUNG V (Prex eucharistia De reconciliatione I) -berlutut/berdiri-
         
AKLAMASI ANAMNESIS 
 
 
   
C. KOMUNI


BAPA KAMI (PS 405) (umat berdiri)

I. Atas petunjuk Penyelamat kita dan menurut ajaran ilahi, maka beranilah kita berdoa
I+U. Bapa kami yang ada di surga, dimuliakanlah nama-Mu, datanglah kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di atas bumi seperti di dalam surga. Berilah kami rezeki pada hari ini dan ampunilah kesalahan kami, seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami; dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan, tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.
        
I.  Tuhan, kami mohon, bebaskanlah kami dari segala yang jahat, sudilah memberi damai pada hari-hari kami, supaya, kami yang telah dikuatkan oleh kelimpahan belaskasih-Mu, selalu bebas dari dosa, dan aman dari setiap gangguan: sambil menantikan harapan yang membahagiakan dan kedatangan Penyelamat kami, Yesus Kristus.
U. Sebab Engkaulah Raja yang mulia dan berkuasa untuk selama-lamanya.
     

DOA DAMAI (TPE 2020) -berdiri-
I. Tuhan Yesus Kristus, Engkau telah bersabda kepada para Rasul-Mu: Damai-Ku Kutinggalkan bagimu, damai-Ku Kuberikan kepadamu: janganlah memperhitungkan dosa kami, tetapi perhatikanlah iman Gereja-Mu, dan berilah damai dan kesatuan sesuai dengan kehendak-Mu, Engkau yang hidup dan meraja sepanjang segala masa.
U. Amin. 
   
I. Semoga damai Tuhan selalu bersamamu
U. Dan bersama rohmu. 
 
D/I. Berilah damai satu sama lain.

ANAK DOMBA ALLAH (PS 406) -berdiri-

    Agnus Dei, qui tollis peccata mundi, miserere nobis.
(Anak domba Allah yang menghapus dosa dunia, kasihanilah kami)
    Agnus Dei, qui tollis peccata mundi, miserere nobis.
 (Anak domba Allah yang menghapus dosa dunia, kasihanilah kami)
    Agnus Dei, qui tollis peccata mundi, dona nobis pacem.
(Anak domba Allah yang menghapus dosa dunia, berilah kami damai.)
  
PERSIAPAN KOMUNI (umat berlutut/berdiri)
Ajakan menyambut Komuni
I.  Lihatlah Anak Domba Allah, lihatlah Dia yang menghapus dosa dunia. Berbahagialah Saudara-Saudari yang diundang ke perjamuan Anak Domba.
U. Tuhan, saya tidak pantas, Engkau datang kepada saya, tetapi bersabdalah saja, maka saya akan sembuh.
   
KOMUNI  


NYANYIAN KOMUNI 1  (PS 605)   -berlutut-
Ulangan:   Dengarlah, ya Tuhan, dan kasihani, karena kami orang berdosa.
1. Ya Yesus raja, Penebus dunia, kepada Engkau kami menengadah, dengar kiranya keluh kesah kami!
2. Juruselamat, Batu sendi kekal, pintu ke surga, jalan bahagia, sucikan kami dari noda dosa!  
NYANYIAN KOMUNI 2 (PS 425)
Ulangan:   Laksana rusa rindu akan air, jiwaku rindu pada-Mu Tuhan.
1. Laksana rusa rindu akan air, jiwaku rindu pada-Mu Tuhan.'Ku haus akan Allah sumber hidup, bilakah aku 'kan memandang-Mu.
2. Mengapa jiwaku sedih dan susah, cemas gelisah tiada henti? Berharaplah kepada Allah hidup, wajah-Nya sumber kebahagiaan.
3. Dan siang malam jiwaku meratap, mengalir air mata tak henti. Sepanjang hari kudengar cercaan, "Di manakah Tuhan penolonngmu?"
4. Di kala gundah aku pun teringat ketika aku masuk kemah-Mu dengan bernyanyi dan bersorak-sorai mengucap syukur bagi-Mu Tuhan.
           
   
SAAT HENING
  
DOA SESUDAH KOMUNI  (berdiri)
I. Marilah kita berdoa:
I.  Ya Allah, kami telah menyambut misteri yang mulia ini. Maka kami bersyukur kepada-Mu, sebab meskipun masih berada di dunia, kami telah Engkau ikut sertakan dalam kebahagiaan surgawi. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami, yang hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. 
U. Amin.  
 
RITUS PENUTUP

PENGUMUMAN  (berdiri)

BERKAT MERIAH (berdiri)
  
I. Tuhan bersamamu
U. Dan bersama rohmu.
I. Allah, berbelaskasih kepada umat-Mu supaya, setelah dibebaskan dari segala yang jahat, mereka mengabdikan diri kepada-Mu dengan segenap hati, serta senantiasa berdiri teguh di bawah perlindungan-Mu. Dengan pengantaraan Kristus. Tuhan kami.
U. Amin. 

I. Semoga berkat Allah yang Mahakuasa, Bapa dan Putra (+) dan Roh Kudus turun atas Saudara dan menetap senantiasa
U. Amin.
  
PENGUTUSAN (berdiri)
I. Saudara-saudari, pergilah dalam damai sambil memuliakan Tuhan dengan hidupmu.
U. Syukur kepada Allah.
         
DOA KEPADA SANTO MIKAEL 
  
I+U.  Santo Mikael Malaikat agung, jagalah kami dalam pertempuran, jadilah pelindung kami melawan kejahatan dan tipu daya si jahat. Dengan rendah hati, kami memohon kepadamu, semoga Allah menghardik setan, dan engkau, Pangeran bala tentara surga, dengan kekuatan Allah, lemparkanlah ke dalam neraka, setan dan roh-roh jahat yang mengembara di dunia untuk menghancurkan jiwa-jiwa. Amin.       
 

PERARAKAN KELUAR  (PS 483) -berdiri-
1. O Yesus, Putra Bapa, mulia sejak semula, setaraf Yang Esa. Kau mengosongkan Diri, mengambil rupa abadi: Engkau setaraf manusia.
2. Sebagai manusia, Kau merendahkan Diri tiada batasnya. Kau rela menderita, Kau taat sampai mati di kayu salib yang keji.
3. Kau ditinggikan Allah, dikurniai nama yang tiada taranya. Seluruh alam raya berlutut mengakui, "Tuhanlah Yesus Almasih." 
4. Buatlah kami, Tuhan, sepikir dan sehati di dalam kasih-Mu, jadikan kami abdi setia sampai mati mengikut contoh hidup-Mu.

  
***