Perayaan Ekaristi: 18 Desember 2022 (Hari Minggu Adven IV)

 



 

  
HARI MINGGU ADVEN IV
Sabtu-Minggu, 17-18 Desember 2022



RITUS PEMBUKA
        
NYANYIAN PEMBUKA: O Datanglah, Imanuel (PS 443) -berdiri-
1. O datanglah, Imanuel, tebus umat-Mu Israel, yang dalam berkeluh kesah menantikan Penolongnya. Bersukalah, hai Israel., menyambut Sang Imanuel!
2. O Tuhan Allah, datanglah, Firman-Mu berkuasalah, seperti waktu Kauberi di atas puncak Sinai. Bersukalah, hai Israel, menyambut Sang Imanuel!
3. O datang, Tunas Isai, patahkan belenggku pedih; dan umat-Mu s'lamatkanlah, sengsaranya musnahkanlah. Bersukalah, hai Israel, menyambut Sang Imanuel!
4. O Kunci Daud, datanglah, gapura surga bukalah; tututplah jalan seteru, agar selamat umat-Mu. Bersukalah, hai Israel, menyambut Sang Imanuel!
5. O Surya Pagi, datanglah dan jiwa kami hiburlah; halakukanlah gelap seram, bayangan maut yang kejam. Bersukalah, hai Israel, menyambut Sang Imanuel!
      
      
TANDA SALIB DAN SALAM -berdiri-

I. Dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus
U. Amin
I. Semoga Rahmat Tuhan kita Yesus Kristus, cinta kasih Allah dan persekutuan Roh Kudus bersamamu
U. Dan bersama rohmu
 
PENGANTAR  -berdiri-
        
SERUAN TOBAT (Kyrie PS 339)
 
I. Saudara-saudari, marilah mengakui dosa-dosa kita, supaya kita layak merayakan misteri suci ini.
  
I.  Tuhan Yesus Kristus, Engkaulah Putra Bapa yang menjelma menjadi manusia.
K. Kyrie, eléison.
U. Kyrie, eléison.
 
I. Engkaulah Putra Bunda Maria, yang terkandung berkat kuasa Roh Kudus.
K. Christe, eléison.
U. Christe, eléison.  
   
I. Engkaulah tanda kehadiran Allah di tengah-tengah kami.
K. Kyrie, eléison.
U. Kyrie, eléison.
  
I. Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan mengantar kita ke hidup yang kekal.
U. Amin.
             
COLLECTA -berdiri- 
I. Marilah kita berdoa:
(hening sejenak)
I.  Ya Allah, kami mengetahui dari kabar Malaikat bahwa Yesus Kristus, Putra-Mu menjadi manusia. Maka kami mohon, curahkanlah rahmat-Mu ke dalam hati kami, supaya karena sengsara dan salib-Nya, kami diantar ke kebangkitan yang mulia. Dengan pengantaraan Tuhan kami, Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa. 
U. Amin.
  
LITURGI SABDA
   

BACAAN I (Yes 7:10-14) -duduk-

"Seorang perempuan muda akan mengandung."
    
L. Bacaan dari Kitab Yesaya:
       
Beginilah firman Tuhan Allah kepada Ahas bin Yotam bin Azia, Raja Yehuda, "Mintalah suatu pertanda dari Tuhan, Allahmu, entah itu sesuatu dari dunia orang mati yang paling bawah, entah sesuatu dari tempat tertinggi yang di atas." Tetapi, Ahas menjawab, "Aku tidak mau minta! Aku tidak mau mencobai Tuhan!" Lalu berkatalah Nabi Yesaya, "Baiklah! Dengarkan, hai keluarga Daud! Belum cukupkah kamu melelahkan orang sehingga kamu melelahkan Allahku juga? Sebab itu, Tuhan sendirilah yang akan memberikan kepadamu suatu pertanda: Sesungguhnya, seorang perempuan muda akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan menamai Dia, Immanuel."
 
L. Demikianlah Sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

MAZMUR TANGGAPAN (Mzm 24:1-2.3-4b.5-6; Ul: 1) -duduk-
Ulangan:  Tuhan akan datang. Dialah Raja kemuliaan!

Ayat Mazmur:
1. Miliklah Tuhanlah bumi dan segala isinya, jagad dan semua yang diam di dalamnya. Sebab Dialah yang mendasarkan bumi di atas lautan, dan menegakkannya di atas sungai-sungai. 
2. Siapakah yang boleh naik ke gunung Tuhan? Siapakah yang boleh berdiri di tempat-Nya yang kudus? Orang yang bersih tangannya dan muni hatinya, yang tidak menyerahkan diri kepada penipuan, dan tidak bersumpah palsu. 
3. Dialah yang akan menerima berkat dari Tuhan dan keadilan dari Allah, penyelamatnya. Itulah angkatan orang-orang yang mencari Tuhan, yang mencari wajah-Mu, ya Allah Yakub.           
 
BACAAN II  (Rm 1:1-7) -duduk-

"Yesus Kristus, keturunan Daud itu adalah Anak Allah."

L.  Bacaan dari Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Roma:
  
Dari Paulus, hamba Kristus Yesus, yang dipanggil menjadi rasul dan dikuduskan untuk memberitakan Injil Allah. Injil itu dahulu telah dijanjikan-Nya dengan perantaraan para dalam kitab-kitab suci. Pokok isinya ialah tentang Anak Allah, yang menurut daging dilahirkan dari keturunan Daud, dan menurut Roh kekudusan dinyatakan sebagai Anak Allah yang berkuasa oleh kebangkitan-Nya dari antara orang mati. Dia itulah Yesus Kristus Tuhan kita. Dengan perantaraan-Nya, kami menerima kasih karunia dan jabatan rasul untuk menuntun semua bangsa supaya mereka percaya dan taat kepada nama-Nya. Dan kamu yang telah dipan ggil menjadi milik Kristus, kamu pun termasuk di antara mereka. Kepada kamu semua yang tinggal di Roma, yang dikasihi Allah, yang dipanggil dan dijadikan orang-orang kudus: Semoga kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah, Bapa kita, dan dari Tuhan Yesus Kristus, menyertai kamu."
L. Demikianlah Sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah
 
BAIT PENGANTAR INJIL (PS 955; Mat 1:23) -berdiri-
Ulangan:

Ayat.  Anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki. Mereka akan menamai Dia Imanuel, yang berarti: Allah menyertai kita.

BACAAN INJIL (Mat 1:18-24) -berdiri-

"Yesus lahir dari Maria, tunangan Yesuf, anak Daud."

I. Tuhan bersamamu
U. Dan bersama rohmu
I. Inilah Injil Suci menurut Matius
U. Dimuliakanlah Tuhan.
I.  Kelahiran Yesus Kristus adalah sebagai berikut: Pada waktu itu Maria, ibu Yesus, bertunangan dengan Yusuf, ternyata Maria mengandung dari Roh Kudus sebelum mereka hidup sebagai suami istri. Karena Yusuf, suaminya, seorang yang tulus hati, dan tidak mau mencemarkan nama istrinya di muka umum, ia bermaksud menceraikannya dengan diam-diam. Tetapi, ketika Yusuf mempertimbangkan maksud itu, malaikat Tuhan tampak kepadanya dalam mimpi, dan berkata, "Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai istrimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus. Maria akan melahirkan anak laki-laki, dan engkau akan menamai Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka. Hal itu terjadi supaya genaplah firman Tuhan yang disampaikan oleh nabi: Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamai Dia Immanuel, yang berarti: Allah menyertai kita." Sesudah bangun dari tidurnya, Yusuf berbuat seperti yang diperintahkan malaikat Tuhan itu kepadanya. Ia mengambil Maria sebagai istrinya.
 
        
 
HOMILI -duduk-   
   
hening sejenak
          
SYAHADAT NIKEA-KONSTANTINOPEL  (bila dinyanyikan PS 374) -berdiri-   
(Umat berdiri, kata-kata yang dicetak miring diucapkan sambil membungkuk)

I + U. Aku percaya akan satu Allah,
Bapa yang mahakuasa,
pencipta langit dan bumi,
dan segala sesuatu yang kelihatan dan tak kelihatan;
dan akan satu Tuhan Yesus Kristus, Putra Allah yang tunggal.
Ia lahir dari Bapa sebelum segala abad,
Allah dari Allah,
Terang dari Terang,
Allah benar dari Allah benar.
Ia dilahirkan, bukan dijadikan,
sehakikat dengan Bapa;
segala sesuatu dijadikan oleh-Nya.
Ia turun dari surga untuk kita manusia
dan untuk keselamatan kita.
Ia dikandung dari Roh Kudus,
Dilahirkan oleh Perawan Maria, dan menjadi manusia.

Ia pun disalibkan untuk kita, waktu Pontius Pilatus;
Ia menderita sampai wafat dan dimakamkan.
Pada hari ketiga Ia bangkit menurut Kitab Suci.
Ia naik ke surga, duduk di sisi Bapa.
Ia akan kembali dengan mulia,
mengadili orang yang hidup dan yang mati;
kerajaan-Nya takkan berakhir.
aku percaya akan Roh Kudus,
Ia Tuhan yang menghidupkan;
Ia berasal dari Bapa dan Putra,
yang serta Bapa dan Putra,
disembah dan dimuliakan;
Ia bersabda dengan perantaraan para nabi.
aku percaya akan Gereja
yang satu, kudus, katolik dan apostolik.
aku mengakui satu pembaptisan
akan penghapusan dosa.
aku menantikan kebangkitan orang mati
dan hidup di akhirat. Amin.
               
   
DOA UMAT -berdiri-
    

I.  Cinta kasih Allah demikian besarnya, sehingga Putra-Nya diutus menjadi manusia. Maka marilah kita berdoa dengan mantap kepada Allah Bapa maha penyayang:

L. Bagi Gereja Allah yang kudus: Semoga Allah Bapa memperbarui dan memperteguh Gereja-Nya berkat perayaan penjelmaan Putra-Nya. Marilah kita mohon:
U. Tuhan, dengarkanlah umat-Mu.

L.  Bagi masyarakat kita: Semoga Allah Bapa memancarkan cahaya-Nya agar masyarakat kita mengakui misteri cinta kasih kebapaan-Nya. Marilah kita mohon, …
U. Tuhan, dengarkanlah umat-Mu.

L. Bagi kaum muda: Semoga Allah Bapa memperkenankan kaum muda masa kini menyelami arti kedatangan Putra-nya di tengah umat manusia dan membangun hidup di atas-Nya. Marilah kita mohon, …
U. Tuhan, dengarkanlah umat-Mu.

L. Bagi kita semua disini: Semoga Bapa memberkati kita agar kegembiraan Natal kali ini dapat kita sebarluaskan sehingga tidak terbatas pada kita ataupun keluarga kita saja yang menikmati, tetapi mereka yang kecil, lemah, tertindas dan difabel. Marilah kita mohon, …
U. Tuhan, dengarkanlah umat-Mu.

I.  Allah Bapa kami yang Mahapengasih, kami bersyukur atas cinta kasih-Mu yang tampak dalam diri Yesus Kristus. Perkenankanlah perayaan Natal yang akan datang ini memperbarui dan mengobarkan cinta kasih kami, hingga kami semakin mirip dengan Yesus, Putra-Mu dan Tuhan kami.
U. Amin.
LITURGI EKARISTI


A. PERSIAPAN PERSEMBAHAN
            
NYANYIAN PERSIAPAN PERSEMBAHAN (PS 450) -duduk-
1. Maria, kau penuh berkat, terpilih oleh Allahmu mendapat tugas yang berat: menjadi ibu Penebus.
2. Kau melebihi kaummu perihal tugas dan rahmat: engkau mengikuti putramu di jalan salib yang berat.
3. Sekarang kau teladanku di dalam ketaatanmu bersama Gereja putramu kepada Tuhan Allahmu.
4. Doakan umat putramu di dalam perjalanannya semoga imannya teguh menuju kerajaan-Nya.        

      
umat berdiri ketika didupai
DOA ATAS PERSEMBAHAN

I. Berdoalah, Saudara-saudari, supaya persembahanku dan persembahanmu berkenan pada Allah, Bapa yang mahakuasa. -berdiri-
U. Semoga persembahan ini diterima demi kemuliaan Tuhan dan keselamatan kita serta seluruh umat Allah yang kudus.  
I.  Ya Tuhan, Roh-Mu telah memenuhi rahim Perawan Maria dengan kuasa. Semoga Roh-Mu itu menguduskan persembahan yang kami letakkan di atas altar ini. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
U. Amin.
   
B. DOA SYUKUR AGUNG
                  
            
PREFASI  (Prefasi Adven III) -berdiri-  
   
KUDUS (PS 385)
  

Sanctus, Sanctus, Sanctus, 
Dominus Deus Sabbaoth; 
Pleni sunt caeli et terra gloria Tua. 
Hosanna in excelsis.  
Benedictus qui venit in nomine Domini. 
Hosanna in excelsis

(Kudus, kudus, kuduslah Tuhan Allah segala kuasa. Surga dan bumi penuh kemuliaan-Mu. Terpujilah Engkau di surga. Diberkatilah yang datang dalam nama Tuhan. Terpujilah Engkau di surga.) 
    
DOA SYUKUR AGUNG III (umat berlutut/berdiri)
          
         
AKLAMASI ANAMNESIS 
 


AKHIR DOA SYUKUR AGUNG:
 
I. Dengan pengantaraan Dia, bersama Dia dan dalam Dia, bagi-Mu, Allah Bapa yang mahakuasa, dalam persekutuan dengan Roh Kudus, segala hormat dan kemuliaan sepanjang segala masa.
 
Umat:
(Pola lagu: Misa de angelis)
    
C. KOMUNI


BAPA KAMI (PS 405) (umat berdiri)

I. Atas petunjuk Penyelamat kita dan menurut ajaran ilahi, maka beranilah kita berdoa
I+U. Bapa kami yang ada di surga, dimuliakanlah nama-Mu, datanglah kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di atas bumi seperti di dalam surga. Berilah kami rezeki pada hari ini dan ampunilah kesalahan kami, seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami; dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan, tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.
        
I.  Tuhan, kami mohon, bebaskanlah kami dari segala yang jahat, sudilah memberi damai pada hari-hari kami, supaya, kami yang telah dikuatkan oleh kelimpahan belaskasih-Mu, selalu bebas dari dosa, dan aman dari setiap gangguan: sambil menantikan harapan yang membahagiakan dan kedatangan Penyelamat kami, Yesus Kristus.
U. Sebab Engkaulah Raja yang mulia dan berkuasa untuk selama-lamanya.
     

DOA DAMAI (TPE 2020) -berdiri-
I. Tuhan Yesus Kristus, Engkau telah bersabda kepada para Rasul-Mu: Damai-Ku Kutinggalkan bagimu, damai-Ku Kuberikan kepadamu: janganlah memperhitungkan dosa kami, tetapi perhatikanlah iman Gereja-Mu, dan berilah damai dan kesatuan sesuai dengan kehendak-Mu, Engkau yang hidup dan meraja sepanjang segala masa.
U. Amin. 
   
I. Semoga damai Tuhan selalu bersamamu
U. Dan bersama rohmu. 
 
D/I. Berilah damai satu sama lain. *selama pandemi

ANAK DOMBA ALLAH (PS 406) -berdiri-

    Agnus Dei, qui tollis peccata mundi, miserere nobis.
(Anak domba Allah yang menghapus dosa dunia, kasihanilah kami)
    Agnus Dei, qui tollis peccata mundi, miserere nobis.
 (Anak domba Allah yang menghapus dosa dunia, kasihanilah kami)
    Agnus Dei, qui tollis peccata mundi, dona nobis pacem.
(Anak domba Allah yang menghapus dosa dunia, berilah kami damai.)
  
PERSIAPAN KOMUNI (umat berlutut/berdiri)
Ajakan menyambut Komuni
I.  Lihatlah Anak Domba Allah, lihatlah Dia yang menghapus dosa dunia. Berbahagialah Saudara-Saudari yang diundang ke perjamuan Anak Domba.
U. Tuhan, saya tidak pantas, Engkau datang kepada saya, tetapi bersabdalah saja, maka saya akan sembuh.
   
    
KOMUNI                                  
           
NYANYIAN KOMUNI (PS 438) -berlutut-
Ulangan: Hai langit, turunkan embun, hujankanlah yang adil.

 Ayat.
1. Janganlah murka, ya Tuhan, jangan lagi Kau ingat dosa kami. Lihatlah kota kudus menjadi lengang Sion menjadi sunyi Yerusalem ditinggalkan orang, bait-Mu yang suci dan mulia, tempat nenek moyang kami memuji Dikau.
2. Berdosalah kami, dan diliputi kecemaran, gugurlah kami. Bagai daun kering kami tak berharga, kejahatan kami bagai angin menghapus hamba-Mu. Engkau memalingkan wajah-Mu dari kami dan mencampakkan kami di bawah belenggu dosa kami.
3. Pandanglah, Tuhan, derita umat-Mu, datangkanlah utusan-Mu. Utuslah Anak-domba Raja dunia, dari batas gurun sampai gunung Sion, supaya meretas rantai rakyat yang tertawan. 
4. Bersukalah, bersukalah, hai umat-Ku, hampir datang keselamatan-Mu. Mengapa bersedihlah hatimu? Mengapa susah? Aku datang, janganlah takut sebab Aku Tuhan Allahmu, Raja Israel dan Penyelamatmu.   
      
NYANYIAN KOMUNI 2 (PS 625) 
                         
Alma redemptoris mater
quae pervia caeli porta manes
et stella maris, succurre cadenti,
surgere qui curat populo.
tu quae genuisti natura mirante,
tuum sanctum genitorum.
Virgo prius ac posterius,
Gabrielis ab ore sumens illud “ave,”
peccatorum miserere.
     
Salam, Bunda Sang Penebus,
pintu surga yang tetap terbuka,
bintang samud'ra, tolonglah manusia yang jatuh dan berhasrat bangun.
Dengan mengagumkan engkau melahirkan Sang Penciptamu yang kudus.
 Kauterima salam Gabriel,
dikau tetap perawan untuk selama-lamanya,
doakan orang berdosa.      
        
           
SAAT HENING -duduk-
  
DOA SESUDAH KOMUNI -berdiri-
I. Marilah kita berdoa:
I.  Ya Tuhan, berkat santapan surgawi yang telah kami terima ini, kuatkanlah kami untuk selalu mengarahkan harapan kami pada kedatangan Putra-Mu yang semakin mendekat. Semoga, kami mampu mempersiapkan kedatangan Putra-Mu dalam diri kami sendiri, keluarga, dan komunitas kami. Sebab Dialah Tuhan, Pengantara kami, kini dan sepanjang masa.
U. Amin. 


 
RITUS PENUTUP

  
BERKAT MERIAH (berdiri)
  
I. Tuhan bersamamu
U. Dan bersama rohmu.
I. Semoga Allah meneguhkan iman Saudara dalam mempersiapkan diri menyambut kedatangan Putra-Nya.
U. Amin.
I. Semoga Allah memenuhi hati Saudara dengan harapan yang kokoh dan kegembiraan sejati.
U. Amin.
I. Semoga Allah mendorong Saudara supaya selalu mengamalkan cinta bakti yang suci.
U. Amin.  

I. Semoga berkat Allah yang Mahakuasa, Bapa dan Putra (+) dan Roh Kudus turun atas Saudara dan menetap senantiasa
U. Amin.
  
PENGUTUSAN (berdiri)
I. Saudara-saudari, pergilah, Misa sudah selesai. 
U. Syukur kepada Allah.         

DOA KEPADA SANTO MIKAEL 
  
I+U.  Santo Mikael Malaikat agung, jagalah kami dalam pertempuran, jadilah pelindung kami melawan kejahatan dan tipu daya si jahat. Dengan rendah hati, kami memohon kepadamu, semoga Allah menghardik setan, dan engkau, Pangeran bala tentara surga, dengan kekuatan Allah, lemparkanlah ke dalam neraka, setan dan roh-roh jahat yang mengembara di dunia untuk menghancurkan jiwa-jiwa. Amin.      
 
PERARAKAN KELUAR (PS 446)
   
1. Jurus'lamat, datanglah, Allah dan Manusia, biar dunia terkelu kar'na kelahiran-Mu.
2. Roh dan Firman yang kudus, menghadirkan wujud-Mu: Allah mahamulia dalam rupa yang rendah!
3. Anak dara bunda-Mu: Kau manusia penuh, kediaman Roh Kudus, dosa kami Kautebus.
4. Surya pagi yang permai, Kau bagaikan mempelai tampil dari kemah-Mu; jalan jaya Kautempuh!