Perayaan Ekaristi: 29 Maret 2026 (Hari Minggu Palma - Perarakan dan Upacara Masuk Meriah)

 




HARI MINGGU PALMA
MINGGU SENGSARA


29 Maret 2026
 

MEMPERINGATI YESUS MASUK YERUSALEM

* CARA PERTAMA: Perarakan 
(Hanya ada 1 perarakan dalam 1 Misa Minggu ini di Paroki)
    
** CARA KEDUA: Upacara Masuk Meriah
Kalau perarakan di luar gereja tidak dapat dilaksanakan, peristiwa Yesus memasuki Kota Yerusalem dirayakan di dalam gereja dengan upacara masuk sebelum misa utama. Umat berkumpul di depan pintu gereja atau di dalam gereja sambil memegang daun palma. Imam, para pelayan, dan para wakil umat pergi ke tempat yang cocok di dalam gereja -- bukan di panti Imam -- yang daapt dilihat oleh sebagaian umat yang hadir.

Sementara Imam dan para pelayan pergi ke tempat tersebut, dilagukan Antifon 'Hosana bagi Putra Daud' atau nyanyian lain yang sesuai. Kemudian Imam memberkati daun palma dan membacakan bacaan Injil tentang Yesus memasuki Kota Yerusalem. Sesudah pembacaan Injil, Imam, para pelayan dan wakil umat bergerak di dalam gereja menuju panti Imam. Sementara itu, dilagukan responsorium 'Ketika Tuhan memasuki' atau nyanyian lain yang sesuai.

Setelah tiba di altar, Imam menghormati altar, lalu menuju tempat duduk. Dengan menghilangkan bagian-bagian ritus pembuka misa, termasuk, bila ada Kyrie, Imam langsung mengucapkan doa pembuka. Kemudian misa dilanjutkan seperti biasa.

*** CARA KETIGA: Upacara Masuk Sederhana
Dalam semua misa lain pada hari Minggu ini, apabila tidak dapat diadakan upacara masuk meriah, peristiwa Tuhan memasuki Kota Yerusalem diperingati dengan upacara masuk sederhana. Waktu Imam menuju ke altar dilagukan antifon pembuka dengan mazmurnya atau nyanyian lain yang sesuai. Setelah tiba di altar, Imam menghormati altar, lalu menuju tempat duduk. Sesudah membuat tanda salib, Imam memberi salam kepada umat. Kemudian misa dilanjutkan seperti biasa. Dalam misa-misa yang lain, apabila tidak dilagukan nyanyian pembuka, Imam - sesudah tiba di altar - menghormati altar, menyampaikan salam kepada umat, membacakan antifon pembuka, dan melanjutkan misa seperti biasa. 

 
*, ** NYANYIAN PEMBUKA (PS 491-494; Mat 21:9 - umat berdiri -) (khusus cara 1 dan 2)
*diganti PS 494 apabila nyanyian sesudah Kau, Kristus Raja Pemenang ditiadakan 
Ulangan: Hosanna Putra Daud, terpujilah yang datang dalam nama Tuhan, Raja Israel! Hosanna sembah sujud.  
Ayat.
1. Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik! * 
Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.
2. Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan *
telah menjadi batu penjuru. 
3. Hal itu terjadi dari pihak Tuhan, *
suatu perbuatan ajaib di mata kita.
4. Tuhan Allah, Dia menerangi kita. * 
Ikatkanlah kurban hari raya itu dengan tali' 
pada tanduk-tanduk mezbah.
5. Allahku Engkau, aku hendak bersyukur kepada-Mu, * 
Allahku, aku hendak meninggikan Dikau.  
    
Atau PS 448
1. Putri Sion, nyanyilah; soraklah, Yerusalem! Mari sambut Rajamu. Raja Damai; t'rimalah! Putri Sion, nyanyilah; soraklah Yerusalem!
2. Hosiana, Putra Daud, nama-Mu terpujilah! Dirikanlah takhta-Mu mahatinggi, mulia. Hosiana, Putra Daud, nama-Mu terpujilah!
3. Hosiana, Putra Daud, Salam, Raja mulia. Raja Damai abadi, Putra Allah yang kekal. Hosiana, Putra Daud, Salam, Raja mulia!                

  
*, **, *** TANDA SALIB DAN SALAM(umat berdiri)

I. Dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus
U. Amin
I. Semoga Rahmat Tuhan kita Yesus Kristus, cinta kasih Allah dan persekutuan Roh Kudus bersamamu
U. Dan bersama rohmu

*, **, *** PENGANTAR (umat duduk / berdiri)

I.  Saudara-saudari terkasih, sudah sejak awal masa Prapaskah kita menyiapkan diri dengan ulah tobat dan karya amal kasih. Pada hari ini kita semua berkumpul dan bersama seluruh Umat Allah mengawali misteri Paskah Tuhan kita, yakni sengsara, wafat dan kebangkitan-Nya. Untuk menggenapi misteri inilah Yesus memasuki Yerusalem, kota-Nya. Oleh karena itu, marilah dengan penuh iman dan bakti kita mengiringi Tuhan sambil mengenangkan peristiwa yang menyelamatkan itu. Dengan demikian kita memetik buah salib suci, yakni kebangkitan dan kehidupan.
   
*, **, *** DOA PEMBERKATAN DAUN PALMA (umat berdiri) 

Kemudian, sambil merentangkan tangan, Imam mengucapkan doa berikut: 

I. Marilah kita berdoa:
Allah yang Mahakuasa dan kekal, kuduskanlah (+) (daun palma ini dengan berkat-Mu. Semoga kami, yang mengiringi Raja Kristus dengan sukacita, diperkenankan memasuki Yerusalem abadi bersama Dia, yang hidup dan berkuasa, sepanjang segala masa.
U. Amin.

Lalu Imam memerciki daun palma dengan air suci tanpa mengucapkan apa-apa. Kemudian Diakon (bukan Prodiakon) atau, kalau tidak ada, Imam sendiri memaklumkan Injil yang mengisahkan Tuhan memasuki kota Yerusalem. Kitab Injil dapat didupai.
 

*, ** BACAAN INJIL  (Mat 21:1-11) -umat berdiri- 
(bacaan untuk Cara 1 dan 2, untuk cara 3 bacaan ini ditiadakan)

"Diberkatilah yang datang dalam nama Tuhan."
  
I. Tuhan bersamamu
U. Dan bersama rohmu
I. Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius:
I. Dalam perjalanan ke Yerusalem, ketika Yesus dan murid-muird-Nya telah dekat kota dan tiba di Betfage, yang terletak di bukit Zaitun, Yesus menyuruh dua orang murid-Nya mendahului-Nya dengan pesan, "Pergilah ke kampung yang di depanmu itu. Di situ kamu akan menemukan seekor keledai betina yang tertambat, dan anaknya ada di dekatnya. Lepaskanlah keledai itu dan bawalah keduanya kepada-Ku. Jikalau ada orang menegur kamu, katakan saja, 'Tuhan memerlukannya. Ia akan segera mengembalikannya.'" Hal itu terjadi supaya terpenuhilah firman yang disampaikan oleh nabi, 'Katakanlah kepada putri Sion: Lihat, Rajamu datang kepadamu! Ia lemah lembut dan menunggangi seekor keledai, seekor keledai beban yang muda.' Maka pergilah kedua murid itu, dan mereka buat seperti yang ditugaskan Yesus kepada mereka. Mereka membawa keledai betina itu bersama anaknya, lalu mengalasinya dengan pakaian mereka, dan Yesuspun naik keatasnya. Orang banyak yang sangat besar jumlahnya menghamparkan pakaiannya di jalan; ada pula yang memotong ranting-ranting dari pohon dan menyebarkannya di jalan. Dan semua orang yang berjalan di depan dan di belakang Yesus, berseru, "Hosana bagi Putra Daud! Diberkatilah Dia yang datang dalam nama Tuhan! Hosana di tempat yang mahatinggi!" Ketika Yesus masuk ke Yerusalem, gemparlah seluruh kota itu, dan orang berkata, "Siapakah orang ini!" Dan semua menjawab, "Inilah Nabi Yesus dari Nazaret di Galilea!"

 

*, ** HOMILI SINGKAT  

Untuk memulai perarakan, Imam atau Diakon atau pelayan awam menyampaikan ajakan dengan kata-kata ini atau yang senada.

P. Saudara-saudari yang terkasih, marilah kita mencontoh khalayak di Yerusalem yang mengelu-elukan Yesus. Marilah kita berarak dalam damai.

*, ** PERARAKAN (Cara 1 dan 2)

Seperti biasa perarakan mulai bergerak menuju gereja tempat misa akan dirayakan. Jika dipakai dupa, seorang pelayan dupa berjalan paling depan sambil mengayun-ayunkan pendupaan yang berasap; menyusul seorang pelayan pembawa salib yang (seturut kebiasaan setempat) dihias dengan daun palma, diapit oleh dua pelayan yang membawa lilin bernyala. Menyusul Diakon (Jika tidak ada diakon: pelayan awam lain) yang membawa Evangeliarium, Imam dan para pelayan lain, dan akhirnya seluruh umat, yang berarak sambil melambai-lambaikan daun palma. Sementara perarakan berlangsung dilagukan nyanyian-nyanyian yang sesuai untuk menghormati Raja Kristus. 
       

*, ** NYANYIAN PERARAKAN (PS 495) (cara 1 dan 2)
*** NYANYIAN SELAMA IMAM MEMERCIKI DAUN PALMA (khusus cara 3)
Ulangan: Kau, Kristus Raja pemenang, Kau Kristus Raja mulia. Ya Kristus, Kau Raja jaya s'lamanya.
1. Ber-so-rak-sorailah bagi Tuhan, hai se- lu - ruh bu - mi,
beribadahlah kepada Tuhan d e n g a n su - ka ci - ta!
2. Da-tang-lah ke hadapan-Nya dengan so- rak-so- rai!
Ketahuilah bahwa Tu-han-lah Al-lah.
3. Ma-suk-lah melalui pintu gerbangnya
dengan nya- nyi - an syu-kur,
bersyukurlah kepada-Nya, pu-ji-lah na-ma-Nya.
4. Ke-mu-liaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Ku-dus:
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang
segala a- bad. Amin.

* NYANYIAN PERARAKAN 1 (PS 492A, khusus cara 1)
Ulangan: Anak-anak Ibrani * membawa ranting-ranting zaitun; mereka menyambut Tuhan, seraya menyerukan: Hosanna sembah sujud.
Ayat.
1. Milik Tuhanlah bumi dan segala isinya, *
jagad dan semua yang diam didalamnya.
2. Sebab DIalah yang mendasarkan bumi di atas lautan, *
dan menegakkannya di atas sungai-sungai.
3. Angkatlah kepalamu, hai pintu-pintu gerbang, +
dan bukalah dirimu lebar-lebar, hai pintu-pintu abadi, *
supaya masuklah Raja Kemuliaan.
4. "Siapakah itu Raja Kemuliaan?" *
Tuhan yang jaya dan perkasa, Tuhan yang perkasa
dalam peperangan.
5. Angkatlah kepalamu, hai pintu-pintu gerbang, +
dan bukalah dirimu lebar-lebar, hai pintu-pintu abadi, *
supaya masuklah Raja Kemuliaan.
6. "Siapakah itu Raja Kemuliaan?" *
"Dialah Tuhan semesta alam, Dialah Raja Kemuliaan."
7. Kemuliaan kepada Bapa, *
dan Putra, dan Roh Kudus.
8. Seperti pada permulaan, sekarang, selalu *
dan sepanjang segala abad.
  
* NYANYIAN PERARAKAN 2A (PS 493, khusus cara 1)
Ulangan:  Hormat puji dan sembah bagi-Mu, ya Kristus Penebus, yang diarak anak-anak dengan sorak: Hosanna! 
Ayat.
1. Kau Raja Israel, turunan mulia Daud, Kau Raja mulia, datang dalam nama Tuhan!
2. Laskar isi surga serta manusia fana, dan segenap makhluk bersorak memuji Dikau.
3. Rakyat menyambut-Mu dengan daun palma. Kami turut serta dengan doa dan nyanyian.
4. Hormat kepada-Mu yang kelak 'kkan menderita. Bagi-Mu, ya Raja, bergema madah pujian.
5. Sambut bakti kami seperti bakti mereka, Raja maharahim yang merelakan yang baik.
   
* NYANYIAN PERARAKAN 2B (PS 548, khusus cara 1)
Ulangan. Kristus jaya, Kristus mulia, Kristus Kristus Tuhan kita. 
1. Hai segala bangsa, bertepuk-tanganlah, elu-elukanlah Allah dengan sorak-sorai.
2. Sebab Tuhan Mahatinggi adalah dahsyat, Raja seluruh bumi.
3. Ia menaklukkan bangsa-bangsa ke bawah kuasa kita, Ia menundukkan suku-suku bangsa ke bawah telapak kaki kita.
4. Dia pilih bagi kita tanah pusaka kebanggaan Yakub.
7. Sebab Allah adalah Raja seluruh bumi, bermazmurlah dengan lagu yang palin indah.
6. Bermazmurlah bagi Allah, ya bermazmurlah! Kidungkanlah Mazmur.   

MISA
(Setelah masuk liturgi Sabda, semua nyanyian menggunakan nyanyian Sengsara PS 479-490)

*, **NYANYIAN (PEMBUKA ***) (PS 494)

1-5. Segala hormat, bakti, bagi-Mu, Penebus, dan anak pun bernyanyi: Hosanna Rajaku.
1. Kau Raja Bani Yakub, keturunan Daud, yang dalam nama Tuhan t'lah datang di dunia.
2. Himpunan malaikat di surga bermadah, seluruh alam raya berpadu menyembah.
3. Bersorak umat Allah menyambut datang-Mu, dan kami melambungkan pujian dan madah.
4. Di ambang Kau sengsara mereka bermadah, dan kini kami puji Kau yang dimuliakan.
5. Kau t'rima bakti umat, t'rimalah doaku. Kau Raja mahamurah, Kau sumber anugr'ah. 
 


COLLECTA (Cara 1, 2, 3, dst)
I. Marilah kita berdoa:
(hening sejenak)
I.  Allah yang Mahakuasa dan kekal, Engkau telah menyerahkan Juru Selamat kami yang telah menjadi manusia dan direndahkan sampai wafat di salib sebagai teladan kerendahan bagi umat manusia. Perkenankanlah, agar kami meneladani sengsara-Nya dan pantas untuk bangkit bersama Dia, yang bersama Dikau, dalam persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa, Allah, sepanjang segala masa.
U. Amin.

LITURGI SABDA
Nyanyian yang digunakan setelah Liturgi Sabda hingga akhir adalah nyanyian sengsara 
 
BACAAN I (Yes 50:4-7)

"Aku tidak memalingkan wajahku dari cercaan, dan aku yakin takkan dipermalukan."

L. Bacaan dari Kitab Yesaya:
         
Tuhan Allah menganugerahkan kepadaku lidah yang fasih, supaya aku tahu menghibur orang yang letih lesu. Setiap pagi Allah membuka telingaku, supaya aku mendengarkan sabda-Nya sebagai murid. Tuhan Allah membuka telingaku, dan aku tidak melawan pun tidak mundur. Punggungku kubiarkan dipukuli orang, daguku kuserahkan kepada yang mencabuti janggutku, dan aku tidak memalingkan wajahku dari cercaan dan ludahan. Tuhan Allah menolong aku, dan penghinaan itu takkan menggoncangkan daku. Hatiku tabah, sebab aku yakin, aku takkan dipermalukan.
L. Demikianlah Sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

MAZMUR TANGGAPAN (PS 819)

Ulangan: Allahku, ya Allahku, mengapa Kautinggalkan daku?
 
(Mzm 22:8-9.17-18a.19-20.23-24; Ul: 2a)
Mazmur: 
 1. Semua yang melihat aku mengolok-olok, mereka mencibirkan bibir dan menggelengkan kepala! Mereka bilang: “Ia pasrah kepada Allah! Biarlah Allah yang meluputkannya, biarlah Allah yang melepaskannya! Bukankah Allah berkenan kepadanya?” 
2. Sekawanan anjing mengerumuni aku; gerombolan penjahat mengepung aku, mereka menusuk tangan dan kakiku. Segala tulangku dapat kuhitung.   
3. Mereka membagi-bagikan pakaianku di antara mereka dan membuang undi atas jubahku. Tetap Engkau, Tuhan, janganlah jauh; ya kekuatanku, segeralah menolong aku!
4. Maka aku akan memahsyurkan nama-Mu kepada saudara-saudaraku dan memuji Engkau di tengah jemaat: Hai kamu yang takut akan Tuhan, pujilah Dia! Hai segenap anak cucu Yakub, muliakanlah Dia! Gentarlah terhadap Dia, hai segenap anak cucu Israel.
  
BACAAN II  (Flp 2:6-11)

"Yesus Kristus telah merendahkan diri, maka Allah sangat meninggikan Dia."

L.  Bacaan dari Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Filipi:
     
Saudara-saudara, walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia. Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib. Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama, supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi, dan segala lidah mengaku: "Yesus Kristus adalah Tuhan," bagi kemuliaan Allah, Bapa!

L. Demikianlah Sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah

BAIT PENGANTAR INJIL (- umat berdiri - PS 965)

Kristus taat untuk kita sampai wafat-Nya di salib. Dari sebab itulah Allah mengagungkan Yesus, dan menganugerahkan nama yang paling luhur kepada-Nya. 


Kisah Sengsara Tuhan dibacakan tanpa lilin dan pendupaan, tanpa salam dan tanda salib pada buku; kisah ini dibacakan oleh Diakon atau, kalau tidak ada, oleh Imam sendiri. Dapat juga Kisah Sengsara dibacakan oleh lektor, tetapi bila mungkin, Sabda Yesus dibawakan oleh Imam. Sebelum membawakan Kisah Sengsara, Diakon mohon berkat Imam seperti biasa sebelum Injil, tetapi pembaca awam tidak perlu. 
   
BACAAN INJIL (Mat 27:11-54)
N. Inilah Kisah Sengsara Tuhan kita Yesus Kristus menurut Matius:
N. Sesudah ditangkap dan dihadapkan ke Mahkamah Agung Yahudi, Yesus lalu dihadapkan kepada wali negeri, yakni Pilatus. Dan wali negeri bertanya kepada Yesus
     
R. Benarkah Engkau raja orang Yahudi?
 
N. Jawab Yesus:
  
Y. Engkau sendiri mengatakannya!
  
N. Tetapi atas tuduhan yang diajukan oleh imam-imam kepala dan kaum tua-tua terhadap diri-Nya, Yesus tidak memberi jawab apa pun. Maka kata Pilatus kepada-Nya:
 
R. Tidakkah Engkau dengar betapa banyak tuduhan saksi-saksi ini terhadap Engkau?
   
N. Tetapi Yesus tidak menjawab sepatah kata pun, sehingga walinegeri itu sangat heran. Telah menjadi kebiasaan bagi walinegeri untuk membebaskan seorang hukuman pada tiap hari raya sesuai dengan pilihan rakyat. Pada waktu itu ada dalam penjara seorang yang terkenal karena kejahatannya, namanya Barabas. Karena mereka sudah berkumpul di sana, Pilatus bertanya kepada mereka:

R. Siapa yang kamu kehendaki kubebaskan bagimu: Barabas? Ataukah Yesus, yang disebut Kristus?
  
N. Pilatus sebenarnya tahu bahwa mereka telah menyerahkan Yesus karena dengki. Ketika Pilatus sedang duduk di kursi pengadilan, isterinya mengirim pesan kepadanya:

R. Jangan engkau mencampuri perkara orang yang saleh ini, sebab dalam mimpi tadi malam aku sangat menderita karena Dia.
 
N. Tetapi karena hasutan imam-imam kepala dan kaum tua-tua. rakyat bertekad meminta supaya Barabaslah yang dibebaskan dan Yesus dihukum mati. Walinegeri menjawab dan bertanya lagi kepada mereka:
 
R. Siapa di antara kedua orang ini yang kamu kehendaki kubebaskan bagimu?
  
N. Kata mereka:

R. Barabas!
  
N.Kata Pilatus kepada mereka:

R. Kalau begitu, apa yang harus kubuat dengan Yesus yang disebut Kristus?"
    
N. Mereka semua berseru:

R. la harus disalibkan!
  
N. Kata Pilatus:

R. Tetapi kejahatan apa yang telah dilakukan-Nya?
  
N.Namun semakin keras mereka berteriak,

R. Ia harus disalibkan!
   
N. Pilatus melihat bahwa segala usahanya percuma, malah sudah mulai timbul kekacauan Maka la mengambil air dan membasuh tangannya di hadapan rakyat. seraya berkata: Aku tidak bersalah terhadap darah orang ini! Itu urusan kamu sendiri!
     
N. Dan seluruh rakyat itu menjawab:

R. Biarlah darah-Nya ditanggungkan atas kami dan atas anak-anak kami! Lalu Pilatus membebaskan Barabas bagi mereka. tetapi ia menyuruh supaya Yesus didera; lalu ia menyerahkan Dia untuk disalibkan. Para serdadu walinegeri membawa Yesus ke gedung pengadilan, lalu memanggil seluruh pasukan berkumpul di sekeliling Yesus. Mereka menanggalkan pakaian Yesus dan mengenakan sebuah mantel berwarna ungu pada-Nya. Mereka mengenyam sebuah mahkota duri dan menaruhnya di atas kepala Yesus. lalu memberi Dia sebatang buluh dl tangan kanan-Nya. Kemudian mereka berlutut di hadapan-Nya serta mengolok-olok Dia dengan berkata:

R. Salam. hai raja orang Yahudi!

N. Mereka meludahi Yesus, lalu mengambil buluh itu, dan dengan buluh itu memukul kepala-Nya. Sesudah mengolok-olok Dia, mereka menanggalkan mantol itu dari pada-Nya dan mengenakan kembali pada-Nya pakaian-Nya sendiri. Kemudian mereka membawa Yesus keluar untuk disalibkan.
       
N. Ketika berjalan ke luar kota, mereka berjumpa dengan seorang dari Kirene. yang bernama Simon Orang itu mereka paksa untuk memikul salib Yesus. Maka sampailah mereka ke tempat yang bernama Golgota, artinya: Tempat Tengkorak. Lalu mereka memberi Yesus minum anggur bercampur empedu. Tetapi setelah mengecapnya. Yesus tidak mau meminumnya. Sesudah menyalibkan Yesus, para serdadu membagi-bagi pakaian Yesus dengan membuang undi. Lalu mereka duduk di situ menjaga Dia. Di atas kepala Yesus terpasang tulisan yang menyebut alasan mengapa la dihukum, yaitu: 'Inilah Yesus Raja Orang Yahudi'. Bersama dengan Dia disalibkan dua orang penyamun seorang di sebelah kanan dan seorang di sebelah kiri-Nya. Orang-orang yang lewat di situ, mengejek Yesus dan sambil menggelengkan kepala, mereka berkata:

R. Hai, Engkau yang mau merobohkan Bait Suci dan mau membangunnya kembali dalam tiga hari, selamatkanlah diri-Mu! Jika Engkau Putra Allah, turunlah dari salib!
  
N. Demikian juga imam-imam kepala bersama para ahli Taurat dan orang tua-tua mengolok-olok Yesus dan berkata:
  
R. Orang lain diselamatkan-Nya. tetapi diri-Nya sendiri tidak dapat la selamatkan Dia raja Israel? Baiklah Ia turun dari salib. Barulah kami akan percaya kepada-Nya! la menaruh harapan-Nya pada Allah, biarlah Allah menyelamatkan Dia jika Allah berkenan kepada-Nya! Karena la telah berkata, 'Aku adalah Putra Allah.”
   
N. Bahkan kedua penyamun yang disalihkan bersama dengan Yesus, menghinakan Dia juga.
Mulai dari jam dua belas kegelapan meliputi seluruh daerah. itu sampai jam tiga. Kira-kira jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring:
  
Y. Eli, Eli. lama sabakhtani!
  
N. Artinya, 'Allahku, ya Allahku, mengapa Engkau meninggalkan Dakul' Mendengar itu, beberapa orang yang berdiri di situ, berkata:

R. Ia memanggil Elia!
  
N. Dan segera seorang dari mereka datang mendekat. ia mengambil bunga karang,
mencelupkannya ke dalam anggur asam, lalu mencucukkannya pada sebatang buluh
dan memberi Yesus minum. Tetapi orang-orang lain berkata:

R. Jangan! Baiklah kita lihat apakah Elia datang menyelamatkan Dial
   
N. Yesus berseru lagi dengan suara nyaring, lalu menyerahkan nyawa-Nya.

Semua hening sejenak merenungkan wafat Tahan. -berlutut-


(umat berdiri) 
N. Dan lihat, tirai di Bait Suci terbelah dua dari atas sampai ke bawah. Dan terjadilah gempa bumi; bukit-bukit batu terbelah, kubur-kubur terbuka, dan banyak orang kudus yang telah meninggal, bangkit. Dan sesudah kebangkitan Yesus, mereka pun keluar dari kubur. lalu masuk ke kota suci. dan menampakkan diri kepada banyak orang. Ketika menyaksikan gempa bumi dan apa yang telah terjadi, kepala pasukan dan para prajurit yang menjaga Yesus, berkata:

R Sungguh. orang ini adalah Putra Allah!

N. Adapula di situ banyak wanita yang memandang dari jauh, yaitu wanita-wanita yang mengikuti Yesus dari Galilea untuk melayani Dia. Di antara mereka terdapatlah Maria Magdalena, Maria ibu Yakobus dan Yusuf dan ibu anak-anak Zebedeus. Menjelang malam datanglah seorang kaya, yang berasal dari Arimatea. yang bernama Yusuf; yang telah menjadi murid Yesus juga. Ia pergi menghadap Pilatus dan meminta jenazah Yesus. Maka Pilatus memberi perintah supaya jenazah Yesus diserahkan kepadanya. Lalu Yusuf menurunkan jenazah Yesus, mengapaninya dengan kain lenan yang putih bersih, lalu membaringkannya di dalam kuburnya sendiri yang baru saja dia gali dalam bukit batu. Sesudah menggulingkan sebuah batu besar ke pintu kubur itu, pulanglah ia. Tetapi Maria Magdalena dan Maria yang lain tinggal di situ, sambil duduk di depan kubur. Keesokan harinya, yaitu sesudah hari persiapan. datanglah imam-imam kepala bersama dengan orang-orang Farisi menghadap Pilatus. Kata mereka kepada Pilatus:

R. Tuan, kami ingat bahwa si penyesat itu, sewaktu ia masih hidup, berkata, 'Sesudah tiga hari Aku akan bangkit.” Karena itu, perintahkanlah untuk menjaga kubur itu sampai hari yang ketiga. Kalau tidak, murid-murid-Nya mungkin datang mencuri jenazah-Nya, lalu mengatakan kepada rakyat, 'Ia telah bangkit dari antara orang mati!' Penyesatan ini akan lebih buruk akibatnya daripada yang sebelumnya!
 
N. Kata Pilatus kepada mereka:

R. Ini penjaga-penjaga bagimu; pergilah dan jagalah kubur itu sebaik-baiknya!
  
N. Maka pergilah mereka, dan dengan bantuan penjaga-penjaga itu mereka memeteraikan kubur Yesus dan mengatur penjagaannya.
   
HOMILI SINGKAT 
   
HENING SEJENAK
 
SYAHADAT PARA RASUL
(Umat berdiri, kata-kata yang dicetak miring diucapkan sambil membungkuk)
 I+U.  Aku percaya akan Allah, Bapa yang mahakuasa, pencipta langit dan bumi.
Dan akan Yesus Kristus, Putra-Nya yang tunggal, Tuhan kita.
Yang dikandung dari Roh Kudus, dilahirkan oleh perawan Maria.
Yang menderita sengsara, dalam pemerintahan Pontius Pilatus, disalibkan, wafat dan dimakamkan.
Yang turun ketempat penantian, pada hari ketiga bangkit dari antara orang mati.
Yang naik ke surga, duduk di sebelah kanan Allah Bapa yang mahakuasa.
Dari situ Ia akan datang mengadili orang hidup dan mati.
Aku percaya akan Roh Kudus, Gereja Katolik yang kudus, persekutuan para kudus, pengampunan dosa, kebangkitan badan, kehidupan kekal. Amin
   
DOA UMAT (umat berdiri)

       
I. Bersama Yesus yang taat sampai wafat, tetapi dijunjung tinggi oleh Bapa-Nya, marilah kita menghadap Bapa dan berdoa:

L. Bagi Gereja yang menderita: Semoga Bapa menabahkan mereka yang menderita, dihina, difitnah karena imannya, agar mereka tetap berpengharapan bahwa sesudah cobaan akan datang pembebasan. Marilah kita mohon:
U. Tuhan, dengarkanlah umat-Mu.

L. Bagi para pemimpin masyarakat: Semoga Bapa mendampingi para pemimpin masyarakat kami, agar dengan tabah tetap memperjuangkan kesejahteraan umum dan tidak tergoda untuk mementingkan kepentingan diri sendiri. Marilah kita mohon.
U. Tuhan, dengarkanlah umat-Mu.
            
L. Bagi perdamaian dunia secara khusus di Timur Tengah: Semoga masyarakat dunia selalu berjuang untuk menciptakan perdamaian dan kerukunan sehingga setiap orang memiliki kekuatan dan keberanian untuk menentang perang, penindasan, ketidak-adilan, dan penghancuran. Marilah kita mohon, ….
U. Tuhan, dengarkanlah umat-Mu.
 
L. Bagi sanak-saudara yang menderita: Semoga Bapa memberkati dan mendampingi saudara-saudari kami yang sedang mengalami penderitaan agar dengan rela dan penuh iman mempersatukan penderitaannya dengan penderitaan Kristus demi keselamatan sesama. Marilah kita mohon:
U. Tuhan, dengarkanlah umat-Mu.

L. Bagi kita sendiri yang berkumpul di sekitar altar ini: Semoga Bapa Yang Mahamurah mencurahkan semangat Yesus Kristus Putra-Mu dalam diri kami, agar kami dapat saling membantu dalam memanggul salib kehidupan kami sehari-hari dalam mengikuti jejak Putra-Mu. Marilah kita mohon:
U. Tuhan, dengarkanlah umat-Mu.
           
I. Allah Bapa kami di surga, demi cinta kasih-Mu, Engkau menghendaki kami menjadi putra dan putri-Mu berkat jasa Yesus Kristus, Putra-Mu. Kami mohon terimalah dan kabulkanlah permohonan kami dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
U. Amin.
   
LITURGI EKARISTI


A. PERSIAPAN PERSEMBAHAN
  
NYANYIAN PERSIAPAN PERSEMBAHAN (PS 482) 
1. O Anakdomba Allah, tersembelih di salib, sabar setiap kala, walau ditimpa aib. Kau tanggung dosa dunia, sengsara seluruhnya. Ampuni kami o Yesus.
2. O Anakdomba Allah, tersembelih di salib, sabar setiap kala, walau ditimpa aib. Kau tanggung dosa dunia, sengsara seluruhnya. B'ri kami damai o Yesus.
4. Engkau pun direndahkan dengan mahkota duri. Dan wajah-Mu yang suci penuh berlumur darah. Cela dan dosa-dosa hendak Engkau hapuskan seturut amanat Bapa.
5. Di kayu salib hina Engkau serahkan nyawa sebagai kurban silih kepada Allah Bapa. Ya Yesus, aku sadar, betapa 'ku berdosa, ampuni hamba-Mu ini.  
   
    Umat berdiri ketika didupai 
  
DOA ATAS PERSEMBAHAN
I. Berdoalah, Saudara-saudari, supaya persembahanku dan persembahanmu berkenan pada Allah, Bapa yang mahakuasa.
U. Semoga persembahan ini diterima demi kemuliaan Tuhan dan keselamatan kita serta seluruh umat Allah yang kudus. (umat berdiri)
I.  Ya Allah, semoga oleh penderitaan Putra Tunggal-Mu pendamaian-Mu dengan kami semakin mendekat. Kami tidak mampu mencapainya dengan usaha kami sendiri, namun kami sudah merasakannya, berkat kurban yang penuh daya ini dan karena belas kasih-Mu. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
U. Amin.

B. DOA SYUKUR AGUNG


PREFASI  (Minggu Sengsara) -umat berdiri-
    
   
KUDUS (PS 385)  

    Sanctus, Sanctus, Sanctus,
    Dominus Deus Sabbaoth;
    Pleni sunt caeli et terra gloria Tua.
    Hosanna in excelsis.
    Benedictus qui venit in nomine Domini.
    Hosanna in excelsis
     

DOA SYUKUR AGUNG I REKONSILIASI
 (Prex eucharistia De reconciliatione I) -berlutut/berdiri-
         
AKLAMASI ANAMNESIS 
 
 

C. KOMUNI


BAPA KAMI (PS 404) -berdiri-
 

I. Atas petunjuk Penyelamat kita dan menurut ajaran ilahi, maka beranilah kita berdoa
I+U. Bapa kami yang ada di surga, dimuliakanlah nama-Mu, datanglah kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di atas bumi seperti di dalam surga. Berilah kami rezeki pada hari ini dan ampunilah kesalahan kami, seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami; dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan, tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.
  
I.  Tuhan, kami mohon, bebaskanlah kami dari segala yang jahat, sudilah memberi damai pada hari-hari kami, supaya, kami yang telah dikuatkan oleh kelimpahan belaskasih-Mu, selalu bebas dari dosa, dan aman dari setiap gangguan: sambil menantikan harapan yang membahagiakan dan kedatangan Penyelamat kami, Yesus Kristus.
U. Sebab Engkaulah Raja yang mulia dan berkuasa untuk selama-lamanya.
 
DOA DAMAI (TPE 2020) -berdiri-
I. Tuhan Yesus Kristus, Engkau telah bersabda kepada para Rasul-Mu: Damai-Ku Kutinggalkan bagimu, damai-Ku Kuberikan kepadamu: janganlah memperhitungkan dosa kami, tetapi perhatikanlah iman Gereja-Mu, dan berilah damai dan kesatuan sesuai dengan kehendak-Mu, Engkau yang hidup dan meraja sepanjang segala masa.
U. Amin. 
   
I. Semoga damai Tuhan selalu bersamamu
U. Dan bersama rohmu. 
 
D/I. Berilah damai satu sama lain. 
     
ANAK DOMBA ALLAH (PS 406)
    Agnus Dei, qui tollis peccata mundi, miserere nobis.
    Agnus Dei, qui tollis peccata mundi, miserere nobis.
    Agnus Dei, qui tollis peccata mundi, dona nobis pacem.
   

PERSIAPAN KOMUNI (umat berlutut/berdiri)
Ajakan menyambut Komuni
I.  Lihatlah Anak Domba Allah, lihatlah Dia yang menghapus dosa dunia. Berbahagialah Saudara-Saudari yang diundang ke perjamuan Anak Domba.
U. Tuhan, saya tidak pantas, Engkau datang kepada saya, tetapi bersabdalah saja, maka saya akan sembuh.
     
KOMUNI 
  
NYANYIAN KOMUNI 1
  
       

NYANYIAN KOMUNI 2  (Mozart)
  
Ave verum corpus natum de Maria Virgine:
Vere passum immolatum in cruce pro homine. 
Cujus latus perforatum unda fluxit sanguine: 
Esto nobis praegustatum in mortis examine.

“Salam Tubuh sejati yang dilahirkan dari Perawan Maria,
yang sungguh-sungguh menderita dan berkorban di atas kayu salib bagi manusia,
dari sisi yang tertusuk mengalir keluar air dan darah
sehingga menjadi pratanda dari ujian kematian yang kita hadapi. Amin”.
     
SAAT HENING
   
DOA SESUDAH KOMUNI
I.    Marilah kita berdoa:
I.   Ya Allah, kami yang telah dipuaskan oleh anugerah suci ini bersujud memohon kepada-Mu: Semoga sebagaimana berkat kematian Putra-Mu Engkau membantu kami mengharapkan apa yang kami imani demikian pula berkat kebangkitan-Nya Engkau membantu kami mencapai apa yang kami tuju. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
U. Amin.

RITUS PENUTUP


PENGUMUMAN 
      
BERKAT-berdiri-
Imam membuka tangan

I. Tuhan bersamamu
U. Dan bersama rohmu.
  
Imam mengulurkan kedua belah tangan ke arah umat.
I. Saudara-saudari, menunduklah untuk menerima berkat.
I. Ya Bapa, sudilah memandang anak-anak-Mu yang berkumpul di sini. Sebab demi keselamatan mereka, Tuhan kami Yesus Kristus tidak ragu-ragu menyerahkan diri ke tangan kaum penjahat dan menderita siksaan salib. Dialah penyelamat kami kini dan sepanjang masa.
U. Amin.
  
I.  Dan semoga berkat Allah yang Mahakuasa, Bapa dan Putra dan Roh Kudus, turun atas Saudara dan menetap senantiasa.
U. Amin.

PENGUTUSAN
   
I. Saudara-saudara, pergilah, Misa sudah selesai. 
U. Syukur kepada Allah.   
  
PERARAKAN KELUAR (PS 488)
  
1. Kepala yang berdarah, tertunduk dan sedih penuh dengan sengsara dan luka yang pedih, meski mahkota duri, menghina harkat-Mu, Kau patut kukagumi: terima hormatku.
2. O wajah yang mulia, yang patut di sembah, dan layak menerima pujian dunia, sekarang diludahi dihina, dicerca disiksa, dilukai: yang salah siapakah?
3. Syukur sebulat hati kubr'ikan pada-Mu, ya Yesus yang t'lah mati demi selamatku. Hendaklah 'ku terhibur dengan tuntunan-Mu: pada-Mu 'ku berlindung di akhir hayatku.
4. Di saat aku mati, Kau tinggallah serta; di pintu maut nanti, ya Tuhan, datanglah! Di kala kecemasan menghimpit hatiku, berilah kekuatan berkat sengsara-Mu.

Perayaan Ekaristi: 29 Maret 2026 (Hari Minggu Palma - Upacara Masuk Sederhana)

 




HARI MINGGU PALMA
MINGGU SENGSARA 
 
UPACARA MASUK SEDERHANA 


29 Maret 2026
 

MEMPERINGATI YESUS MASUK YERUSALEM

Perarakan masuk disertai dengan pemercikan daun palma 
 
NYANYIAN PEMBUKA (PS 494; umat berdiri) 
1-5. Segala hormat, bakti, bagi-Mu, Penebus, dan anak pun bernyanyi: Hosanna Rajaku.
1. Kau Raja Bani Yakub, keturunan Daud, yang dalam nama Tuhan t'lah datang di dunia.
2. Himpunan malaikat di surga bermadah, seluruh alam raya berpadu menyembah.
3. Bersorak umat Allah menyambut datang-Mu, dan kami melambungkan pujian dan madah.
4. Di ambang Kau sengsara mereka bermadah, dan kini kami puji Kau yang dimuliakan.
5. Kau t'rima bakti umat, t'rimalah doaku. Kau Raja mahamurah, Kau sumber anugr'ah.  

       
TANDA SALIB DAN SALAM(umat berdiri)

I. Dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus
U. Amin
I. Semoga Rahmat Tuhan kita Yesus Kristus, cinta kasih Allah dan persekutuan Roh Kudus bersamamu
U. Dan bersama rohmu  

TANPA TUHAN KASIHANILAH KAMI DAN KEMULIAAN

COLLECTA 
I. Marilah kita berdoa:
(hening sejenak)
I.  Allah yang Mahakuasa dan kekal, Engkau telah menyerahkan Juru Selamat kami yang telah menjadi manusia dan direndahkan sampai wafat di salib sebagai teladan kerendahan bagi umat manusia. Perkenankanlah, agar kami meneladani sengsara-Nya dan pantas untuk bangkit bersama Dia, yang bersama Dikau, dalam persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa, Allah, sepanjang segala masa.
U. Amin.

LITURGI SABDA
Nyanyian yang digunakan setelah Liturgi Sabda hingga akhir adalah nyanyian sengsara 
 
BACAAN I (Yes 50:4-7)

"Aku tidak memalingkan wajahku dari cercaan, dan aku yakin takkan dipermalukan."

L. Bacaan dari Kitab Yesaya:
         
Tuhan Allah menganugerahkan kepadaku lidah yang fasih, supaya aku tahu menghibur orang yang letih lesu. Setiap pagi Allah membuka telingaku, supaya aku mendengarkan sabda-Nya sebagai murid. Tuhan Allah membuka telingaku, dan aku tidak melawan pun tidak mundur. Punggungku kubiarkan dipukuli orang, daguku kuserahkan kepada yang mencabuti janggutku, dan aku tidak memalingkan wajahku dari cercaan dan ludahan. Tuhan Allah menolong aku, dan penghinaan itu takkan menggoncangkan daku. Hatiku tabah, sebab aku yakin, aku takkan dipermalukan.
L. Demikianlah Sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

MAZMUR TANGGAPAN (PS 819) 
Ulangan: Allahku, ya Allahku, mengapa Kautinggalkan daku?
 Mazmur:
 1. Semua yang melihat aku mengolok-olok, mereka mencibirkan bibir dan menggelengkan kepala! Mereka bilang: “Ia pasrah kepada Allah! Biarlah Allah yang meluputkannya, biarlah Allah yang melepaskannya! Bukankah Allah berkenan kepadanya?” 
2. Sekawanan anjing mengerumuni aku; gerombolan penjahat mengepung aku, mereka menusuk tangan dan kakiku. Segala tulangku dapat kuhitung.   
3. Mereka membagi-bagikan pakaianku di antara mereka dan membuang undi atas jubahku. Tetap Engkau, Tuhan, janganlah jauh; ya kekuatanku, segeralah menolong aku!
4. Maka aku akan memahsyurkan nama-Mu kepada saudara-saudaraku dan memuji Engkau di tengah jemaat: Hai kamu yang takut akan Tuhan, pujilah Dia! Hai segenap anak cucu Yakub, muliakanlah Dia! Gentarlah terhadap Dia, hai segenap anak cucu Israel.
  
BACAAN II  (Flp 2:6-11)

"Yesus Kristus telah merendahkan diri, maka Allah sangat meninggikan Dia."

L.  Bacaan dari Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Filipi:
     
Saudara-saudara, walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia. Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib. Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama, supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi, dan segala lidah mengaku: "Yesus Kristus adalah Tuhan," bagi kemuliaan Allah, Bapa!

L. Demikianlah Sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah

BAIT PENGANTAR INJIL (- umat berdiri - PS 965)

Kristus taat untuk kita sampai wafat-Nya di salib. Dari sebab itulah Allah mengagungkan Yesus, dan menganugerahkan nama yang paling luhur kepada-Nya. 


Kisah Sengsara Tuhan dibacakan tanpa lilin dan pendupaan, tanpa salam dan tanda salib pada buku; kisah ini dibacakan oleh Diakon atau, kalau tidak ada, oleh Imam sendiri. Dapat juga Kisah Sengsara dibacakan oleh lektor, tetapi bila mungkin, Sabda Yesus dibawakan oleh Imam. Sebelum membawakan Kisah Sengsara, Diakon mohon berkat Imam seperti biasa sebelum Injil, tetapi pembaca awam tidak perlu. 
   
BACAAN INJIL (Mat 27:11-54)
N. Inilah Kisah Sengsara Tuhan kita Yesus Kristus menurut Matius:
N. Sesudah ditangkap dan dihadapkan ke Mahkamah Agung Yahudi, Yesus lalu dihadapkan kepada wali negeri, yakni Pilatus. Dan wali negeri bertanya kepada Yesus
     
R. Benarkah Engkau raja orang Yahudi?
 
N. Jawab Yesus:
  
Y. Engkau sendiri mengatakannya!
  
N. Tetapi atas tuduhan yang diajukan oleh imam-imam kepala dan kaum tua-tua terhadap diri-Nya, Yesus tidak memberi jawab apa pun. Maka kata Pilatus kepada-Nya:
 
R. Tidakkah Engkau dengar betapa banyak tuduhan saksi-saksi ini terhadap Engkau?
   
N. Tetapi Yesus tidak menjawab sepatah kata pun, sehingga walinegeri itu sangat heran. Telah menjadi kebiasaan bagi walinegeri untuk membebaskan seorang hukuman pada tiap hari raya sesuai dengan pilihan rakyat. Pada waktu itu ada dalam penjara seorang yang terkenal karena kejahatannya, namanya Barabas. Karena mereka sudah berkumpul di sana, Pilatus bertanya kepada mereka:

R. Siapa yang kamu kehendaki kubebaskan bagimu: Barabas? Ataukah Yesus, yang disebut Kristus?
  
N. Pilatus sebenarnya tahu bahwa mereka telah menyerahkan Yesus karena dengki. Ketika Pilatus sedang duduk di kursi pengadilan, isterinya mengirim pesan kepadanya:

R. Jangan engkau mencampuri perkara orang yang saleh ini, sebab dalam mimpi tadi malam aku sangat menderita karena Dia.
 
N. Tetapi karena hasutan imam-imam kepala dan kaum tua-tua. rakyat bertekad meminta supaya Barabaslah yang dibebaskan dan Yesus dihukum mati. Walinegeri menjawab dan bertanya lagi kepada mereka:
 
R. Siapa di antara kedua orang ini yang kamu kehendaki kubebaskan bagimu?
  
N. Kata mereka:

R. Barabas!
  
N.Kata Pilatus kepada mereka:

R. Kalau begitu, apa yang harus kubuat dengan Yesus yang disebut Kristus?"
    
N. Mereka semua berseru:

R. la harus disalibkan!
  
N. Kata Pilatus:

R. Tetapi kejahatan apa yang telah dilakukan-Nya?
  
N.Namun semakin keras mereka berteriak,

R. Ia harus disalibkan!
   
N. Pilatus melihat bahwa segala usahanya percuma, malah sudah mulai timbul kekacauan Maka la mengambil air dan membasuh tangannya di hadapan rakyat. seraya berkata: Aku tidak bersalah terhadap darah orang ini! Itu urusan kamu sendiri!
     
N. Dan seluruh rakyat itu menjawab:

R. Biarlah darah-Nya ditanggungkan atas kami dan atas anak-anak kami! Lalu Pilatus membebaskan Barabas bagi mereka. tetapi ia menyuruh supaya Yesus didera; lalu ia menyerahkan Dia untuk disalibkan. Para serdadu walinegeri membawa Yesus ke gedung pengadilan, lalu memanggil seluruh pasukan berkumpul di sekeliling Yesus. Mereka menanggalkan pakaian Yesus dan mengenakan sebuah mantel berwarna ungu pada-Nya. Mereka mengenyam sebuah mahkota duri dan menaruhnya di atas kepala Yesus. lalu memberi Dia sebatang buluh dl tangan kanan-Nya. Kemudian mereka berlutut di hadapan-Nya serta mengolok-olok Dia dengan berkata:

R. Salam. hai raja orang Yahudi!

N. Mereka meludahi Yesus, lalu mengambil buluh itu, dan dengan buluh itu memukul kepala-Nya. Sesudah mengolok-olok Dia, mereka menanggalkan mantol itu dari pada-Nya dan mengenakan kembali pada-Nya pakaian-Nya sendiri. Kemudian mereka membawa Yesus keluar untuk disalibkan.
       
N. Ketika berjalan ke luar kota, mereka berjumpa dengan seorang dari Kirene. yang bernama Simon Orang itu mereka paksa untuk memikul salib Yesus. Maka sampailah mereka ke tempat yang bernama Golgota, artinya: Tempat Tengkorak. Lalu mereka memberi Yesus minum anggur bercampur empedu. Tetapi setelah mengecapnya. Yesus tidak mau meminumnya. Sesudah menyalibkan Yesus, para serdadu membagi-bagi pakaian Yesus dengan membuang undi. Lalu mereka duduk di situ menjaga Dia. Di atas kepala Yesus terpasang tulisan yang menyebut alasan mengapa la dihukum, yaitu: 'Inilah Yesus Raja Orang Yahudi'. Bersama dengan Dia disalibkan dua orang penyamun seorang di sebelah kanan dan seorang di sebelah kiri-Nya. Orang-orang yang lewat di situ, mengejek Yesus dan sambil menggelengkan kepala, mereka berkata:

R. Hai, Engkau yang mau merobohkan Bait Suci dan mau membangunnya kembali dalam tiga hari, selamatkanlah diri-Mu! Jika Engkau Putra Allah, turunlah dari salib!
  
N. Demikian juga imam-imam kepala bersama para ahli Taurat dan orang tua-tua mengolok-olok Yesus dan berkata:
  
R. Orang lain diselamatkan-Nya. tetapi diri-Nya sendiri tidak dapat la selamatkan Dia raja Israel? Baiklah Ia turun dari salib. Barulah kami akan percaya kepada-Nya! la menaruh harapan-Nya pada Allah, biarlah Allah menyelamatkan Dia jika Allah berkenan kepada-Nya! Karena la telah berkata, 'Aku adalah Putra Allah.”
   
N. Bahkan kedua penyamun yang disalihkan bersama dengan Yesus, menghinakan Dia juga.
Mulai dari jam dua belas kegelapan meliputi seluruh daerah. itu sampai jam tiga. Kira-kira jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring:
  
Y. Eli, Eli. lama sabakhtani!
  
N. Artinya, 'Allahku, ya Allahku, mengapa Engkau meninggalkan Dakul' Mendengar itu, beberapa orang yang berdiri di situ, berkata:

R. Ia memanggil Elia!
  
N. Dan segera seorang dari mereka datang mendekat. ia mengambil bunga karang,
mencelupkannya ke dalam anggur asam, lalu mencucukkannya pada sebatang buluh
dan memberi Yesus minum. Tetapi orang-orang lain berkata:

R. Jangan! Baiklah kita lihat apakah Elia datang menyelamatkan Dial
   
N. Yesus berseru lagi dengan suara nyaring, lalu menyerahkan nyawa-Nya.

Semua hening sejenak merenungkan wafat Tahan. -berlutut-


(umat berdiri) 
N. Dan lihat, tirai di Bait Suci terbelah dua dari atas sampai ke bawah. Dan terjadilah gempa bumi; bukit-bukit batu terbelah, kubur-kubur terbuka, dan banyak orang kudus yang telah meninggal, bangkit. Dan sesudah kebangkitan Yesus, mereka pun keluar dari kubur. lalu masuk ke kota suci. dan menampakkan diri kepada banyak orang. Ketika menyaksikan gempa bumi dan apa yang telah terjadi, kepala pasukan dan para prajurit yang menjaga Yesus, berkata:

R Sungguh. orang ini adalah Putra Allah!

N. Adapula di situ banyak wanita yang memandang dari jauh, yaitu wanita-wanita yang mengikuti Yesus dari Galilea untuk melayani Dia. Di antara mereka terdapatlah Maria Magdalena, Maria ibu Yakobus dan Yusuf dan ibu anak-anak Zebedeus. Menjelang malam datanglah seorang kaya, yang berasal dari Arimatea. yang bernama Yusuf; yang telah menjadi murid Yesus juga. Ia pergi menghadap Pilatus dan meminta jenazah Yesus. Maka Pilatus memberi perintah supaya jenazah Yesus diserahkan kepadanya. Lalu Yusuf menurunkan jenazah Yesus, mengapaninya dengan kain lenan yang putih bersih, lalu membaringkannya di dalam kuburnya sendiri yang baru saja dia gali dalam bukit batu. Sesudah menggulingkan sebuah batu besar ke pintu kubur itu, pulanglah ia. Tetapi Maria Magdalena dan Maria yang lain tinggal di situ, sambil duduk di depan kubur. Keesokan harinya, yaitu sesudah hari persiapan. datanglah imam-imam kepala bersama dengan orang-orang Farisi menghadap Pilatus. Kata mereka kepada Pilatus:

R. Tuan, kami ingat bahwa si penyesat itu, sewaktu ia masih hidup, berkata, 'Sesudah tiga hari Aku akan bangkit.” Karena itu, perintahkanlah untuk menjaga kubur itu sampai hari yang ketiga. Kalau tidak, murid-murid-Nya mungkin datang mencuri jenazah-Nya, lalu mengatakan kepada rakyat, 'Ia telah bangkit dari antara orang mati!' Penyesatan ini akan lebih buruk akibatnya daripada yang sebelumnya!
 
N. Kata Pilatus kepada mereka:

R. Ini penjaga-penjaga bagimu; pergilah dan jagalah kubur itu sebaik-baiknya!
  
N. Maka pergilah mereka, dan dengan bantuan penjaga-penjaga itu mereka memeteraikan kubur Yesus dan mengatur penjagaannya.
   
HOMILI SINGKAT 
   
HENING SEJENAK
 
SYAHADAT PARA RASUL
(Umat berdiri, kata-kata yang dicetak miring diucapkan sambil membungkuk)
 I+U.  Aku percaya akan Allah, Bapa yang mahakuasa, pencipta langit dan bumi.
Dan akan Yesus Kristus, Putra-Nya yang tunggal, Tuhan kita.
Yang dikandung dari Roh Kudus, dilahirkan oleh perawan Maria.
Yang menderita sengsara, dalam pemerintahan Pontius Pilatus, disalibkan, wafat dan dimakamkan.
Yang turun ketempat penantian, pada hari ketiga bangkit dari antara orang mati.
Yang naik ke surga, duduk di sebelah kanan Allah Bapa yang mahakuasa.
Dari situ Ia akan datang mengadili orang hidup dan mati.
Aku percaya akan Roh Kudus, Gereja Katolik yang kudus, persekutuan para kudus, pengampunan dosa, kebangkitan badan, kehidupan kekal. Amin
   
DOA UMAT (umat berdiri)

       
I. Bersama Yesus yang taat sampai wafat, tetapi dijunjung tinggi oleh Bapa-Nya, marilah kita menghadap Bapa dan berdoa:

L. Bagi Gereja yang menderita: Semoga Bapa menabahkan mereka yang menderita, dihina, difitnah karena imannya, agar mereka tetap berpengharapan bahwa sesudah cobaan akan datang pembebasan. Marilah kita mohon:
U. Tuhan, dengarkanlah umat-Mu.

L. Bagi para pemimpin masyarakat: Semoga Bapa mendampingi para pemimpin masyarakat kami, agar dengan tabah tetap memperjuangkan kesejahteraan umum dan tidak tergoda untuk mementingkan kepentingan diri sendiri. Marilah kita mohon.
U. Tuhan, dengarkanlah umat-Mu.
            
L. Bagi perdamaian dunia secara khusus di Timur Tengah: Semoga masyarakat dunia selalu berjuang untuk menciptakan perdamaian dan kerukunan sehingga setiap orang memiliki kekuatan dan keberanian untuk menentang perang, penindasan, ketidak-adilan, dan penghancuran. Marilah kita mohon, ….
U. Tuhan, dengarkanlah umat-Mu.
 
L. Bagi sanak-saudara yang menderita: Semoga Bapa memberkati dan mendampingi saudara-saudari kami yang sedang mengalami penderitaan agar dengan rela dan penuh iman mempersatukan penderitaannya dengan penderitaan Kristus demi keselamatan sesama. Marilah kita mohon:
U. Tuhan, dengarkanlah umat-Mu.

L. Bagi kita sendiri yang berkumpul di sekitar altar ini: Semoga Bapa Yang Mahamurah mencurahkan semangat Yesus Kristus Putra-Mu dalam diri kami, agar kami dapat saling membantu dalam memanggul salib kehidupan kami sehari-hari dalam mengikuti jejak Putra-Mu. Marilah kita mohon:
U. Tuhan, dengarkanlah umat-Mu.
           
I. Allah Bapa kami di surga, demi cinta kasih-Mu, Engkau menghendaki kami menjadi putra dan putri-Mu berkat jasa Yesus Kristus, Putra-Mu. Kami mohon terimalah dan kabulkanlah permohonan kami dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
U. Amin.
   
LITURGI EKARISTI


A. PERSIAPAN PERSEMBAHAN
  
NYANYIAN PERSIAPAN PERSEMBAHAN (PS 482) 
1. O Anakdomba Allah, tersembelih di salib, sabar setiap kala, walau ditimpa aib. Kau tanggung dosa dunia, sengsara seluruhnya. Ampuni kami o Yesus.
2. O Anakdomba Allah, tersembelih di salib, sabar setiap kala, walau ditimpa aib. Kau tanggung dosa dunia, sengsara seluruhnya. B'ri kami damai o Yesus.
4. Engkau pun direndahkan dengan mahkota duri. Dan wajah-Mu yang suci penuh berlumur darah. Cela dan dosa-dosa hendak Engkau hapuskan seturut amanat Bapa.
5. Di kayu salib hina Engkau serahkan nyawa sebagai kurban silih kepada Allah Bapa. Ya Yesus, aku sadar, betapa 'ku berdosa, ampuni hamba-Mu ini.  
   
    Umat berdiri ketika didupai 
  
DOA ATAS PERSEMBAHAN
I. Berdoalah, Saudara-saudari, supaya persembahanku dan persembahanmu berkenan pada Allah, Bapa yang mahakuasa.
U. Semoga persembahan ini diterima demi kemuliaan Tuhan dan keselamatan kita serta seluruh umat Allah yang kudus. (umat berdiri)
I.  Ya Allah, semoga oleh penderitaan Putra Tunggal-Mu pendamaian-Mu dengan kami semakin mendekat. Kami tidak mampu mencapainya dengan usaha kami sendiri, namun kami sudah merasakannya, berkat kurban yang penuh daya ini dan karena belas kasih-Mu. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
U. Amin.

B. DOA SYUKUR AGUNG


PREFASI  (Minggu Sengsara) -umat berdiri-
    
   
KUDUS (PS 385)  

    Sanctus, Sanctus, Sanctus,
    Dominus Deus Sabbaoth;
    Pleni sunt caeli et terra gloria Tua.
    Hosanna in excelsis.
    Benedictus qui venit in nomine Domini.
    Hosanna in excelsis
     

DOA SYUKUR AGUNG REKONSILIASI I
 (Prex eucharistia De reconciliatione I) -berlutut/berdiri-
         
AKLAMASI ANAMNESIS 
 
 

C. KOMUNI


BAPA KAMI (PS 404) -berdiri-
 

I. Atas petunjuk Penyelamat kita dan menurut ajaran ilahi, maka beranilah kita berdoa
I+U. Bapa kami yang ada di surga, dimuliakanlah nama-Mu, datanglah kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di atas bumi seperti di dalam surga. Berilah kami rezeki pada hari ini dan ampunilah kesalahan kami, seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami; dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan, tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.
  
I.  Tuhan, kami mohon, bebaskanlah kami dari segala yang jahat, sudilah memberi damai pada hari-hari kami, supaya, kami yang telah dikuatkan oleh kelimpahan belaskasih-Mu, selalu bebas dari dosa, dan aman dari setiap gangguan: sambil menantikan harapan yang membahagiakan dan kedatangan Penyelamat kami, Yesus Kristus.
U. Sebab Engkaulah Raja yang mulia dan berkuasa untuk selama-lamanya.
 
DOA DAMAI (TPE 2020) -berdiri-
I. Tuhan Yesus Kristus, Engkau telah bersabda kepada para Rasul-Mu: Damai-Ku Kutinggalkan bagimu, damai-Ku Kuberikan kepadamu: janganlah memperhitungkan dosa kami, tetapi perhatikanlah iman Gereja-Mu, dan berilah damai dan kesatuan sesuai dengan kehendak-Mu, Engkau yang hidup dan meraja sepanjang segala masa.
U. Amin. 
   
I. Semoga damai Tuhan selalu bersamamu
U. Dan bersama rohmu. 
 
D/I. Berilah damai satu sama lain. 
     
ANAK DOMBA ALLAH (PS 406)
    Agnus Dei, qui tollis peccata mundi, miserere nobis.
    Agnus Dei, qui tollis peccata mundi, miserere nobis.
    Agnus Dei, qui tollis peccata mundi, dona nobis pacem.
   

PERSIAPAN KOMUNI (umat berlutut/berdiri)
Ajakan menyambut Komuni
I.  Lihatlah Anak Domba Allah, lihatlah Dia yang menghapus dosa dunia. Berbahagialah Saudara-Saudari yang diundang ke perjamuan Anak Domba.
U. Tuhan, saya tidak pantas, Engkau datang kepada saya, tetapi bersabdalah saja, maka saya akan sembuh.
     
KOMUNI 
  
NYANYIAN KOMUNI 1 (MB 294)

1. Tuhan semayam di hatiku santapan jiwaku, dan menjadi air hidupku penawar dahagaku.  Walau bahaya menimpa, Tuhan melindungi. Tanpa was-was ku berjalan menempuh hidupku, tanpa was-was kuberjalan menempuh hidupku.
2. Tuhan meraja di angan-ku harapan citaku, dan berjanji menemaniku menyegarkan hasratku. Walau derita 'kan tiba, Tuhan mendampingi. Segala cemas ' kan musnah, ku aman abadi, segala cemas 'kan musnah, ku aman abadi. 
         
       

NYANYIAN KOMUNI 2  (Mozart)
  
Ave verum corpus natum de Maria Virgine:
Vere passum immolatum in cruce pro homine. 
Cujus latus perforatum unda fluxit sanguine: 
Esto nobis praegustatum in mortis examine.

“Salam Tubuh sejati yang dilahirkan dari Perawan Maria,
yang sungguh-sungguh menderita dan berkorban di atas kayu salib bagi manusia,
dari sisi yang tertusuk mengalir keluar air dan darah
sehingga menjadi pratanda dari ujian kematian yang kita hadapi. Amin”.
     
SAAT HENING
   
DOA SESUDAH KOMUNI
I.    Marilah kita berdoa:
I.   Ya Allah, kami yang telah dipuaskan oleh anugerah suci ini bersujud memohon kepada-Mu: Semoga sebagaimana berkat kematian Putra-Mu Engkau membantu kami mengharapkan apa yang kami imani demikian pula berkat kebangkitan-Nya Engkau membantu kami mencapai apa yang kami tuju. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
U. Amin.

RITUS PENUTUP


PENGUMUMAN 
      
BERKAT-berdiri-
Imam membuka tangan

I. Tuhan bersamamu
U. Dan bersama rohmu.
  
Imam mengulurkan kedua belah tangan ke arah umat.
I. Saudara-saudari, menunduklah untuk menerima berkat.
I. Ya Bapa, sudilah memandang anak-anak-Mu yang berkumpul di sini. Sebab demi keselamatan mereka, Tuhan kami Yesus Kristus tidak ragu-ragu menyerahkan diri ke tangan kaum penjahat dan menderita siksaan salib. Dialah penyelamat kami kini dan sepanjang masa.
U. Amin.
  
I.  Dan semoga berkat Allah yang Mahakuasa, Bapa dan Putra dan Roh Kudus, turun atas Saudara dan menetap senantiasa.
U. Amin.

PENGUTUSAN
   
I. Saudara-saudara, pergilah, Misa sudah selesai. 
U. Syukur kepada Allah.   
  
PERARAKAN KELUAR (PS 488)
  
1. Kepala yang berdarah, tertunduk dan sedih penuh dengan sengsara dan luka yang pedih, meski mahkota duri, menghina harkat-Mu, Kau patut kukagumi: terima hormatku.
2. O wajah yang mulia, yang patut di sembah, dan layak menerima pujian dunia, sekarang diludahi dihina, dicerca disiksa, dilukai: yang salah siapakah?
3. Syukur sebulat hati kubr'ikan pada-Mu, ya Yesus yang t'lah mati demi selamatku. Hendaklah 'ku terhibur dengan tuntunan-Mu: pada-Mu 'ku berlindung di akhir hayatku.
4. Di saat aku mati, Kau tinggallah serta; di pintu maut nanti, ya Tuhan, datanglah! Di kala kecemasan menghimpit hatiku, berilah kekuatan berkat sengsara-Mu.

Perayaan Ekaristi: 22 Maret 2026 (Hari Minggu Prapaskah V)

 


 

HARI MINGGU PRAPASKAH V  
Sabtu-Minggu, 21-22 Maret 2026


RITUS PEMBUKA

PERARAKAN MASUK  (berdiri)
 

NYANYIAN PEMBUKA: Kami hendak menghadap (PS 596)
1. Kami hendak menghadap takhta kerahiman, tempat orang berdosa beroleh kasihan. Walau kami durhaka melawan cinta-Mu, namun kami percaya belas kasihan-Mu.
2. Waktu yang Kauberikan tak kami gunakan, sabda dan teladan-Mu tak kami hiraukan. Telah kami lalaikan tugas kewajiban, mengabaikan bantuan yang Kausediakan.
3. Walau niat membara menghidupkan cinta, namun pada akhirnya padam tak berdaya. Maka kuatkan hati terangilah budi, bimbing kami kembali ke jalan-Mu lagi.

       
TANDA SALIB DAN SALAM (berdiri)
I. Dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus
U. Amin
I. Semoga Rahmat Tuhan kita Yesus Kristus, cinta kasih Allah dan persekutuan Roh Kudus bersamamu
U. Dan bersama rohmu


SERUAN TOBAT (PS 339)

I. Saudara-saudari, marilah mengakui dosa-dosa kita, supaya kita layak merayakan misteri suci ini.     

I.  Tuhan Yesus Kristus, Engkau telah memanggil kami untuk hidup bahagia dan kekal bersama Bapa di surga.
K. Kyrie, eléison.
U. Kyrie, eléison.
 
I.  Engkau telah membangkitkan Lazarus sebagai lambang kemenangan-Mu atas maut, dan tanda pengharapan akan hidup kekal bagi kami.
K. Christe, eléison.
U. Christe, eléison.
     
I. Engkau telah mengalahkan maut dan kini hidup di sisi Bapa.
K. Kyrie, eléison.
U. Kyrie, eléison.
   
I. Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, - mengampuni dosa kita, - dan mengantar kita ke hidup yang kekal.
U. Amin.    

          
COLLECTA  (berdiri)
I. Marilah kita berdoa:
(hening sejenak)  
I. Tuhan dan Allah kami, Putra-Mu telah menyerahkan diri-Nya sampai wafat karena kasih-Nya kepada kami. Kami mohon, semoga berkat bantuan-Mu, kami hidup dan bertindak penuh semangat dalam kasih yang sama. Dengan pengantaraan Tuhan kami, Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa.
U. Amin. 

LITURGI SABDA
 


BACAAN I (Yeh 37:12-14) -duduk-
      
"Aku akan memberikan Roh-Ku kepadamu sehingga kami hidup."
    
L. Bacaan dari Nubuat Yehezkiel: 
     
Beginilah firman Tuhan Allah, “Sungguh, Aku akan membuka kubur-kuburmu dan membangkitkan kamu dari dalamnya, hai umat-Ku. Dan Aku akan membawa kamu ke tanah Israel. Dan kamu akan mengetahui bahwa Akulah Tuhan pada saat Aku membuka kubur-kuburmu dan membangkitkan kamu dari dalamnya. Aku akan memberikan Roh-Ku ke dalam dirimu, sehingga kamu hidup kembali, dan Aku akan menempatkan kamu di tanahmu. Dan kamu akan mengetahui bahwa Aku, Tuhan, yang me-ngatakannya dan membuatnya.”
    
L. Demikianlah Sabda Tuhan.
U. Syukur kepada Allah.
        
MAZMUR TANGGAPAN (PS 814; Mzm 130:1-2.3-4.5-6b.7b-8; Ul:lh.7) -duduk-


Mazmur:
1. Dari jurang yang dalam aku berseru kepada-Mu, ya Tuhan! Tuhan, dengarkanlah suaraku! Biarlah telinga-Mu menaruh perhatian, Kepada suara permohonanku.
2. Jika Engkau mengingat-ingat kesalahan, ya Tuhan, Siapakah yang dapat tahan? Tetapi pada-Mu ada pengampunan, Maka orang-orang bertakwa kepada-Mu.
3. Aku menanti-nantikan Tuhan, jiwaku menanti-nanti, dan aku mengharapkan firman-Nya. Jiwaku mengharapkan Tuhan, lebih daripada pengawal mengharapkan pagi.
4. Sebab pada Tuhan ada kasih setia, dan Ia banyak kali mengadakan pembebasan. Dialah yang akan membebaskan Israel, dari segala kesalahannya.
                              
BACAAN II (Rm 8:8-11) -duduk-
         
  "Roh Allah yang membangkitan Yesus dari antara orang mati diam di dalam dirimu."
             
L. Bacaan dari Surat Rasul Paulus kepada umat di Roma:
               
 Saudara-saudara, mereka yang hidup dalam daging, tidak mungkin berkenan pada Allah. Tetapi kamu tidak hidup di dalam daging, melainkan dalam Roh, kalau Roh Allah memang tingal di dalam dirimu. Tetapi jika orang tidak memiliki Roh Kristus, maka ia bukanlah milik Kristus. Tetapi jika Kristus ada dalam dirimu, maka tubuhmu memang mati kerena dosa, tetapi rohmu hidup karena kebenaran. Dan jika Roh Allah, yang telah membangkitkan Kristus Yesus dari antara orang mati, diam dalam dirimu, maka Ia yang telah membangkitkan Kristus Yesus dari antara orang mati, akan menghidupkan juga tubuhmu yang fana oleh Roh-Nya yang diam dalam dirimu. 
    
L. Demikianlah Sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.   
    
BAIT PENGANTAR INJIL (PS 965) -berdiri-

    

BACAAN INJIL (Yoh 11:1-45) -berdiri-
        
   "Akulah kebangkitan dan hidup."
                    
I. Tuhan bersamamu
U. Dan bersama rohmu
I. Inilah Injil Suci menurut Yohanes:
U. Dimuliakanlah Tuhan.
I. Ada seorang yang sedang sakit, namanya Lazarus. Ia tinggal di Betania, kampung Maria dan adiknya Marta. Maria adalah perempuan yang pernah meminyaki kaki Tuhan dengan minyak mur dan menyekanya dengan rambutnya. Dan Lazarus yang sakit itu adalah saudaranya. Kedua perempuan itu mengirim kabar kepada Yesus, “Tuhan, dia yang Engkau, kasihi sakit.” Mendengar kabar itu Yesus berkata, “Penyakit itu tidak akan membawa kematian, tetapi akan menyatakan kemuliaan Allah, sebab oleh penyakit itu Anak Allah akan dimuliakan.” Yesus memang mengasihi Marta dan kakaknya serta Lazarus. Namun, setelah didengar-Nya bahwa Lazarus sakit, Ia sengaja tinggal dua hari lagi di tempat di mana Ia berada; tetapi sesudah itu Ia berkata kepada murid-murid-Nya, “Mari kita kembali lagi ke Yudea.” Murid-murid itu berkata kepada-Nya, “Rabi, baru-baru ini orang-orang Yahudi mencobai melempari Engkau, masihkah Engkau mau kembali ke sana?” Jawab Yesus, Bukankah ada dua belas jam dalam satu hari? Siapa yang berjalan pada siang hari, kakinya tidak terantuk, karena ia melihat terang dunia ini. Tetapi jikalau seorang berjalan pada malam hari, kakinya terantuk, karena terang tidak ada di dalam dirinya.” Demikianlah perkataan-Nya dan sesudah itu Yesus berkata kepada mereka, “Lazarus, saudara kita, telah tertidur, tetapi Aku pergi ke sana untuk membangunkan dia dari tidurnya.” Maka kata murid-murid itu kepada-Nya, “Tuhan, jikalau ia tertidur, ia akan sembuh.” Tetapi maksud Yesus adalah tertidur dalam arti mati, sedangkan sangka mereka Yesus berkata tentang tertidur dalam arti biasa. Karena itu Yesus berkata dengan terus terang, “Lazarus sudah mati. Tetapi syukurlah Aku tidak hadir pada waktu itu, sebab demikian lebih baik bagimu, supaya kamu dapat belajar percaya. Marilah sekarang kita pergi kepadanya!” Lalu Tomas yang disebut Didimus, berkata kepada teman-temannya, yaitu murid-murid yang lain, “Marilah kita pergi juga untuk mati bersama-sama dengan Dia.” Ketika Yesus tiba di Betania, didapati-Nya Lazarus telah empat hari terbaring di dalam kubur. Betania itu tidak jauh dari Yerusalem, kira-kira dua mil jauhnya. Di situ banyak orang Yahudi telah datang untuk menghibur Marta dan Maria berhubung dengan kematian saudaranya. Ketika Marta mendengar bahwa Yesus datang, ia pergi mendapatkan-Nya. Tetapi Maria tinggal di rumah. Maka kata Marta kepada Yesus, “Tuhan, sekiranya Engkau ada di sini, saudaraku pasti tidak mati. Tetapi sekarang pun aku tahu, bahwa Allah akan memberikan kepada-Mu segala sesuatu yang Engkau minta kepada-Nya.” Kata Yesus kepada Marta, “Saudaramu akan bangkit.” Kata Marta kepada-Nya, “Aku tahu bahwa ia akan bangkit pada waktu orang-orang bangkit pada akhir zaman.” Jawab Yesus, “Akulah kebangkitan dan hidup. Barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun sudah mati; dan setiap orang yang hidup serta percaya kepada-Ku, tidak akan mati selama-lamanya. Percayakah engkau akan hal ini?” Jawab Marta, “Ya Tuhan, aku percaya bahwa Engkaulah Mesias, Anak Allah, Dia yang akan datang ke dalam dunia.” Sesudah berkata demikian, Marta pergi memanggil saudaranya Maria, dan berbisik kepadanya, “Guru ada di sana, dan Ia memanggil Engkau.” Mendengar itu, Maria segera bangkit, lalu pergi mendapatkan Yesus. Tetapi waktu itu Yesus belum sampai ke dalam kampung. Ia masih berada di tempat Marta menjumpai-Nya. Ketika orang-orang Yahudi yang bersama-sama Maria tiba di rumah untuk menghiburnya melihat Maria tiba-tiba bangkit dan pergi ke luar, mereka mengikutinya, karena mereka menyangka bahwa ia pergi ke kubur untuk meratap di situ. Setibanya Maria di tempat Yesus berada dan melihat Dia, tersungkurlah Maria di depan kaki Yesus dan berkata kepada-Nya, “Tuhan, sekiranya Engkau ada disini, saudaraku pasti tidak mati.” Ketika Yesus melihat Maria menangis, dan juga orang-orang Yahudi yang datang bersama-sama Dia, maka masygullah hati-Nya. Ia sangat terharu dan berkata, “Di manakah dia kamu baringkan?” Jawab mereka, “Tuhan, marilah dan lihatlah!” Maka menangislah Yesus. Kata orang-orang Yahudi, “Lihatlah, betapa besar kasih-Nya kepadanya!” Tetapi beberapa orang di antaranya berkata, “Ia memelekkan mata orang buta, tidak mampukah Ia bertindak sehingga orang ini tidak mati?” Makin masygullah hati Yesus, lalu Ia pergi ke kubur itu, Kubur itu adalah sebuah gua yang ditutup dengan batu. Kata Yesus, “Angkatlah batu itu!” Marta, saudara orang yang meninggal itu, berkata kepada Yesus, “Tuhan, ia sudah berbau, sebab sudah empat hari ia mati.” Jawab Yesus, “Bukankah sudah Kukatakan kepadamu: Jikalah engkau percaya, engkau akan melihat kemuliaan Allah?” Maka mereka mengangkat batu itu. Lalu Yesus menengadah ke atas dan berkata, “Bapa, Aku mengucap syukur kepada-Mu, karena Engkau mendengarkan Aku. Aku tahu bahwa Engkau selalu mendengarkan Aku. Tetapi oleh karena orang banyak yang berdiri mengelilingi Aku ini, Aku me-ngatakannya, supaya mereka percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku.” Sesudah berkata demikian, berserulah Ia dengan suara keras, “Lazarus, marilah ke luar!” Orang yang telah mati itu datang ke luar, kaki dan tangannya masih terikat dengan kain kafan, dan mukanya tertutup dengan kain peluh. Kata Yesus kepada mereka, “Bukalah kain-kain itu, dan biarkan ia pergi.” Banyak di antara orang-orang Yahudi yang datang melawat Maria dan menyaksikan sendiri apa yang telah dibuat Yesus, percaya kepada-Nya. 
 
HOMILI (duduk)



SYAHADAT PARA RASUL -berdiri-   
(Umat berdiri, kata-kata yang dicetak miring diucapkan sambil membungkuk)
I+U. Aku percaya akan Allah, Bapa yang mahakuasa, pencipta langit dan bumi.
Dan akan Yesus Kristus, Putra-Nya yang tunggal, Tuhan kita.

Yang dikandung dari Roh Kudus, dilahirkan oleh perawan Maria.
Yang menderita sengsara, dalam pemerintahan Pontius Pilatus, disalibkan, wafat dan dimakamkan.
Yang turun ketempat penantian, pada hari ketiga bangkit dari antara orang mati.
Yang naik ke surga, duduk di sebelah kanan Allah Bapa yang mahakuasa.
Dari situ Ia akan datang mengadili orang hidup dan mati.
Aku percaya akan Roh Kudus, Gereja Katolik yang Kudus, Persekutuan para Kudus, pengampunan dosa, kebangkitan badan, kehidupan kekal. Amin

     
DOA UMAT -berdiri- 
I.  Yesus bersabda, "Akulah kebangkitan dan kehidupan. Yang percaya kepada-Ku akan hidup, sekalipun sudah mati." Maka kita berdoa dengan pengantaraan-Nya kepada Bapa.
      
L.  Bagi para pemimpin Gereja dan negara: Semoga Bapa mendampingi para pemimpin Gereja dan negara agar bersedia melayani rakyat dan umat-Mu dengan penuh rasa tanggungjawab. Marilah kita mohon, ….
U. Tuhan, dengarkanlah umat-Mu.
      
L. Bagi mereka yang diserahi tugas membimbing kaum muda: Semoga Bapa menerangi para pembimbing kaum muda dengan sinar terang rahmat-Mu agar mereka semakin mampu untuk membimbing kaum muda dalam memahami penderitaan, wafat dan kebangkitan Kristus. Marilah kita mohon:
U. Tuhan, dengarkanlah umat-Mu.
 
L. Bagi para penderita: Semoga Bapa mendampingi para penderita dengan rahmat-Mu sehingga mereka dapat mempersatukan penderitaan mereka dengan penderitaan Kristus demi keselamatan sesama. Marilah kita mohon:
U. Tuhan, dengarkanlah umat-Mu.
          
L. Bagi diri kita di sekitar altar: Semoga Bapa memberkati kami agar Perayaan Ekaristi ini semakin mendorong kami untuk berani berbagi hidup demi kebahagiaan sesama dalam hidup kami sehari-hari. Marilah kita mohon:
U. Tuhan, dengarkanlah umat-Mu.
   
I.  Allah Bapa kami, kami sering merasa asing terhadap penderitaan dan kematian. Ajarilah kami menerimanya bukan sebagai sesuatu yang tak dapat dielakkan, melainkan sebagai jalan yang harus dilalui agar hidup kami semakin mirip dengan hidup Yesus Kristus, Putra-Mu. Dialah Tuhan, Pengantara kami.
U. Amin. 

     
LITURGI EKARISTI


A. PERSIAPAN PERSEMBAHAN


 
NYANYIAN PERSIAPAN PERSEMBAHAN (PS 483) 
1. O Yesus, Putra Bapa, mulia sejak semula, setaraf Yang Esa. Kau mengosongkan Diri, mengambil rupa abadi: Engkau setaraf manusia.
2. Sebagai manusia, Kau merendahkan Diri tiada batasnya. Kau rela menderita, Kau taat sampai mati di kayu salib yang keji.
3. Kau ditinggikan Allah, dikurniai nama yang tiada taranya. Seluruh alam raya berlutut mengakui, "Tuhanlah Yesus Almasih."
4. Buatlah kami, Tuhan, sepikir dan sehati di dalam kasih-Mu, jadikan kami abdi setia sampai mati mengikut contoh hidup-Mu.


  
(umat berdiri ketika didupai)

 DOA ATAS PERSEMBAHAN  
I. Berdoalah, Saudara-saudari, supaya persembahanku dan persembahanmu berkenan pada Allah, Bapa yang mahakuasa. (berdiri)
U. Semoga persembahan ini diterima demi kemuliaan Tuhan dan keselamatan kita serta seluruh umat Allah yang kudus.
I.  Allah Yang Mahakuasa, kabulkanlah doa-doa kami, hamba-hamba-Mu, yang telah Engkau terangi dengan ajaran iman Kristiani. Murnikanlah pula kami dengan daya kurban ini. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
U. Amin.

B. DOA SYUKUR AGUNG
 
        
PREFASI  (Tentang Lazarus) -berdiri- 
 
I. Tuhan bersamamu
U. Dan bersama rohmu.
I. Marilah mengarahkan hati kepada Tuhan
U. Sudah kami arahkan.
I. Marilah bersyukur kepada Tuhan Allah kita.
U. Sudah layak dan sepantasnya.
I. Sungguh pantas dan benar, layak dan menyelamatkan, bahwa kami selalu dan di mana pun bersyukur kepada-Mu, Tuhan, Bapa yang kudus, Allah yang Mahakuasa dan kekal dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami. 
Sebab, sebagai manusia sejati, Ia meratapi Lazarus sahabat-Nya, dan sebagai Allah yang kekal, Ia membangkitkan dia dari kubur. Tergerak oleh belaskasih kepada bangsa manusia, Ia mengantar kami kepada kehidupan baru, lewat perayaan misteri kudus.
Melalui Dia, laskar para Malaikat menyembah keagungan-Mu sambil menikmati sukacita abadi di hadapan-mu. Kami mohon, perkenankanlah kami pun memadukan suara dan dengan penuh sukacita bernyanyi:
  
KUDUS (PS 385)  (umat berdiri)
           

Sanctus, Sanctus, Sanctus,     
Dominus Deus Sabbaoth;     
Pleni sunt caeli et terra gloria Tua.     
Hosanna in excelsis.      
Benedictus qui venit in nomine Domini.     
Hosanna in excelsis
       
Kudus, kudus, kuduslah Tuhan Allah segala kuasa. Surga dan bumi, penuh kemuliaan-Mu. Terpujilah Engkau di surga. Diberkatilah yang datang dalam nama Tuhan, dalam nama Tuhan. Terpujilah Engkau di surga.
                           
       
DOA SYUKUR AGUNG V (Prex eucharistia De reconciliatione I) -berlutut/berdiri-
         
AKLAMASI ANAMNESIS 
 


   
C. KOMUNI


BAPA KAMI (PS 404) (umat berdiri)

I. Atas petunjuk Penyelamat kita dan menurut ajaran ilahi, maka beranilah kita berdoa
I+U. Bapa kami yang ada di surga, dimuliakanlah nama-Mu, datanglah kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di atas bumi seperti di dalam surga. Berilah kami rezeki pada hari ini dan ampunilah kesalahan kami, seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami; dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan, tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.
        
I.  Tuhan, kami mohon, bebaskanlah kami dari segala yang jahat, sudilah memberi damai pada hari-hari kami, supaya, kami yang telah dikuatkan oleh kelimpahan belaskasih-Mu, selalu bebas dari dosa, dan aman dari setiap gangguan: sambil menantikan harapan yang membahagiakan dan kedatangan Penyelamat kami, Yesus Kristus.
U. Sebab Engkaulah Raja yang mulia dan berkuasa untuk selama-lamanya.
     

DOA DAMAI (TPE 2020) -berdiri-
I. Tuhan Yesus Kristus, Engkau telah bersabda kepada para Rasul-Mu: Damai-Ku Kutinggalkan bagimu, damai-Ku Kuberikan kepadamu: janganlah memperhitungkan dosa kami, tetapi perhatikanlah iman Gereja-Mu, dan berilah damai dan kesatuan sesuai dengan kehendak-Mu, Engkau yang hidup dan meraja sepanjang segala masa.
U. Amin. 
   
I. Semoga damai Tuhan selalu bersamamu
U. Dan bersama rohmu. 
 
D/I. Berilah damai satu sama lain.

ANAK DOMBA ALLAH (PS 406) -berdiri-

    Agnus Dei, qui tollis peccata mundi, miserere nobis.
(Anak domba Allah yang menghapus dosa dunia, kasihanilah kami)
    Agnus Dei, qui tollis peccata mundi, miserere nobis.
 (Anak domba Allah yang menghapus dosa dunia, kasihanilah kami)
    Agnus Dei, qui tollis peccata mundi, dona nobis pacem.
(Anak domba Allah yang menghapus dosa dunia, berilah kami damai.)
  
PERSIAPAN KOMUNI (umat berlutut/berdiri)
Ajakan menyambut Komuni
I.  Lihatlah Anak Domba Allah, lihatlah Dia yang menghapus dosa dunia. Berbahagialah Saudara-Saudari yang diundang ke perjamuan Anak Domba.
U. Tuhan, saya tidak pantas, Engkau datang kepada saya, tetapi bersabdalah saja, maka saya akan sembuh.
   
KOMUNI   

NYANYIAN KOMUNI 1  (PS 604)   -berlutut-
Ulangan:   Ya Bapa, aku telah berdosa terhadap Dikau.
1. Aku akan bangkit dan kembali kepada bapaku, dan berkata kepadanya.

2. Bapa melihat putranya datang, ia lari menyambutnya, lalu merangkul dan mencium dia; kata anak itu kepadanya:
3. Bapa berkata, "Ambillah pakaian yang terbaik dan kenakanlah kepadanya; sembelihlah anak lembu tambun; hendaklah kita makan dan bersukacita." 
4. "Sebab anakku ini telah mati tetapi hidup kembali, telah hilang dan didapat kembali."
               

NYANYIAN KOMUNI 2 (PS 713)  -berlutut- 
Ulangan: Akulah kebangkitan dan hidup. Yang percaya pada-Ku, akan hidup, dan tak akan mati selamanya. 
Ayat. 
1. Berbahagialah yang mendiami rumah Tuhan, yang mengaso di gunung-Nya yang suci.
3. Berbahagialah yang mencintai Tuhan, penyelamatnya, yang menaruh harapan melulu pada-Nya.
5. Berbahagialah yang meninggal dalam Tuhan, yang dosanya telah diampuni.
6. Berbahagialah yang dibangkitkan oleh Tuhan, yang diberi makan dari pohon kehidupan.      
     
SAAT HENING
  
DOA SESUDAH KOMUNI  (berdiri)
I. Marilah kita berdoa:
I.  Ya Allah, yang Mahakuasa, kami telah menyambut Tubuh dan Darah Putra-Mu. Maka kami mohon, semoga kami senantiasa diterima sebagai anggota Tubuh Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa sepanjang segala masa.
U. Amin. 
 
 
RITUS PENUTUP

PENGUMUMAN  (berdiri)

BERKAT MERIAH (berdiri)
  
I. Tuhan bersamamu
U. Dan bersama rohmu.
I. Allah, berbelaskasih kepada umat-Mu supaya, setelah dibebaskan dari segala yang jahat, mereka mengabdikan diri kepada-Mu dengan segenap hati, serta senantiasa berdiri teguh di bawah perlindungan-Mu. Dengan pengantaraan Kristus. Tuhan kami.
U. Amin. 

I. Semoga berkat Allah yang Mahakuasa, Bapa dan Putra (+) dan Roh Kudus turun atas Saudara dan menetap senantiasa
U. Amin.
  
PENGUTUSAN (berdiri)
I. Saudara-saudari, pergilah dalam damai sambil memuliakan Tuhan dengan hidupmu.
U. Syukur kepada Allah.
         
DOA KEPADA SANTO MIKAEL 
  
I+U.  Santo Mikael Malaikat agung, jagalah kami dalam pertempuran, jadilah pelindung kami melawan kejahatan dan tipu daya si jahat. Dengan rendah hati, kami memohon kepadamu, semoga Allah menghardik setan, dan engkau, Pangeran bala tentara surga, dengan kekuatan Allah, lemparkanlah ke dalam neraka, setan dan roh-roh jahat yang mengembara di dunia untuk menghancurkan jiwa-jiwa. Amin.       
  
PERARAKAN KELUAR  (PS 600)
1. O Rahmat yang mengagumkan, penolong hidupku: 'Ku t'lah sesat, di dapatkan, 'ku buta pun sembuh.
2. Rahmat membuatku takwa, membuatku lega. Besar nian rahmat Tuhan di awal imanku.
3. Lembah kelam penuh jerat, membelenggu jiwa. Karunia-Mu membebaskan, mengantarku pulang.
4. Kudapat janji yang teguh, kuharap sabda-Nya. Dan Tuhanlah perisaiku tetap selamanya.
***