Perayaan Ekaristi: 29 Agustus 2021 (Hari Minggu Biasa XXII)



 

  
HARI MINGGU BIASA XXII 
Sabtu-Minggu, 28-29 Agustus 2021



RITUS PEMBUKA
        
LAGU PEMBUKA (PS 337) -berdiri-
Yesus, lihat umat-Mu yang mendamba Kau berfirman,
dan arahkan pada-Mu hati dan seluruh ind'ra,
hingga kami yang di dunia Kaudekatkan pada surga.

Tanpa cah'ya Roh Kudus kami dalam kegelapan;
biar oleh sabda-mu akal budi Kaucerahkan,
hingga Tuhan kuasai karya dan ucapan kami.

Sinar mahamulia, lahir dari Allah Bapa,
buka dan siapkanlah hati, mulut, pendengaran:
biar doa dan nyanyian berkenan pada-Mu, Tuhan! 
         
                        
TANDA SALIB DAN SALAM -berdiri-

I. Dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus
U. Amin
I. Semoga rahmat Tuhan kita Yesus Kristus, cinta kasih Allah dan persekutuan Roh Kudus bersamamu
U. Dan bersama rohmu
   
PENGANTAR  -berdiri-
        
SERUAN TOBAT (TUHAN KASIHANILAH KAMI PS 351) -berdiri-
I. Saudara-saudari, marilah mengakui dosa-dosa kita, supaya kita layak merayakan misteri suci ini.
         
I+U. Saya mengaku kepada Allah yang mahakuasa dan kepada Saudara sekalian, bahwa saya telah berdosa dengan pikiran dan perkataan, dengan perbuatan dan kelalaian. Saya berdosa, saya berdosa, saya sungguh berdosa. Oleh sebab itu saya mohon kepada Santa Perawan Maria, kepada para malaikat dan orang kudus, dan kepada Saudara sekalian, supaya mendoakan saya pada Allah Tuhan kita.

I. Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan mengantar kita ke hidup yang kekal
U. Amin.
       
MADAH KEMULIAAN (PS 352)  -berdiri- 

K. Kemuliaan kepada Allah di surga.
U. Dan damai di bumi kepada orang yang berkenan pada-Nya.
K. Kami memuji Dikau
U. Kami meluhurkan Dikau
K. Kami menyembah Dikau
U. Kami memuliakan Dikau
K. Kami bersyukur kepada-Mu, kar'na kemuliaan-Mu yang besar.
U. Ya Tuhan Allah, Raja surgawi, Allah Bapa yang mahakuasa
K. Ya Tuhan Yesus Kristus, Putra yang tunggal,
U. Ya Tuhan Allah, Anak domba Allah, Putra Bapa.
K. Engkau yang menghapus dosa dunia
U. Kasihanilah kami
K. Engkau yang menghapus dosa dunia
U. Kabulkanlah doa kami
K. Engkau yang duduk di sisi Bapa,
U. Kasihanilah kami.
K. Kar'na hanya Engkaulah Kudus.
U. Hanya Engkaulah Tuhan
K. Hanya Engkaulah mahatinggi, ya Yesus Kristus
U. Bersama dengan Roh Kudus dalam kemuliaan Allah Bapa. Amin.     
    
COLLECTA -berdiri-
I. Marilah kita berdoa:
(hening sejenak)
I  Allah yang mahakuasa, Engkaulah sumber dan segala yang baik. Bangkitkanlah dalam diri kami kasih akan Dikau dan tambahkanlah iman kami. Semoga Engkau memupuk benihbenih yang baik dalam diri kami dan memeliharanya sampai menghasilkan buah. Sebab Dialah Tuhan, yang hidup dan berkuasa, yang bersama dengan Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa.
U. Amin.

  
LITURGI SABDA
   
BACAAN I (Ul 4:1-2.6-8) 
   
   "Janganlah kamu menambahi apa yang kuperintahkan kepadamu; dengan demikian kamu berpegang pada perintah Tuhan."
             
L. Bacaan dari Kitab Ulangan:
                 
Di padang gurun seberang Sungai Yordan Musa berkata kepada bangsanya, “Hai orang Israel, dengarlah ketetapan dan peraturan yang kuajarkan kepadamu untuk dilakukan, supaya kamu hidup, dan memasuki serta menduduki negeri yang diberikan kepadamu oleh Tuhan, Allah nenek moyangmu. Janganlah kamu menambahi apa yang kuperintahkan kepadamu, dan janganlah kamu menguranginya; dengan demikian kamu berpegang pada perintah Tuhan, Allahmu, yang kusampaikan kepadamu. Lakukanlah itu dengan setia, sebab itulah yang akan menjadi kebijaksanaan dan akal budimu di mata bangsa-bangsa. Begitu mendengar segala ketetapan ini mereka akan berkata: Memang bangsa yang besar ini adalah umat yang bijaksana dan berakal budi! Sebab bangsa besar manakah yang mempunyai allah yang demikian dekat kepadanya seperti Tuhan, Allah kita, setiap kali kita berseru kepada-Nya? Dan bangsa besar manakah yang mempunyai ketetapan dan peraturan demikian adil seperti seluruh hukum yang kubentangkan kepadamu pada hari ini?
                  
L. Demikianlah Sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.
  
MAZMUR TANGGAPAN (PS 848; Mzm 15:2-3a.3cd-4ab.5)
Ulangan:

Ayat oleh Pemazmur :
1. Yaitu orang yang berlaku tidak bercela, yang melakukan apa yang adil dan yang mengatakan kebenaran dengan segenap hatinya; yang tidak menyebarkan fitnah dengan lidahnya.
2. Yang tidak berbuat jahat terhadap teman, dan tidak menimpakan cela kepada tetangganya; yang memandang hina orang yang tercela, tetapi menjunjung tinggi orang-orang yang bertakwa.
3. Yang tidak meminjamkan uang dengan makan riba, dan tidak menerima suap melawan orang yang tak bersalah. Siapa yang berlaku demikian tidak akan goyah selama-lamanya.
                                           
BACAAN II  (Yak 1:17-18.21b-22.27) -duduk-

  "Hendaklah kamu menjadi pelaku firman."
                     
L. Bacaan dari Surat Rasul Yakobus:
                                                                                        
Saudara-saudaraku yang terkasih, setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna, datangnya dari atas, diturunkan dari Bapa segala terang. Pada-Nya tidak ada perubahan atau bayangan pertukaran. Atas kehendak-Nya sendiri Ia telah menjadikan kita oleh firman kebenaran, supaya pada tingkat yang tertentu kita menjadi anak sulung di antara semua ciptaan-Nya. Terimalah dengan lemah lembut firman yang tertanam dalam hatimu, yang berkuasa menyelamatkan jiwamu. Hendaklah kamu menjadi pelaku firman, dan bukan hanya pendengar! Sebab jika tidak demikian, kamu menipu diri sendiri. Ibadah sejati dan tak bercela di hadapan Allah, Bapa kita, ialah mengunjungi yatim piatu dan janda-janda dalam kesusahan mereka, dan menjaga supaya dirinya sendiri tidak dicemari oleh dunia.
                              
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah
                 
BAIT PENGANTAR INJIL (PS 959) -berdiri-



BACAAN INJIL (Mrk 7:1-8,14-15,21-23) -berdiri-
     
    "Perintah Allah kamu abaikan untuk berpegang pada adat istiadat manusia."
                         
I. Tuhan bersamamu
U. Dan bersama rohmu
I. Inilah Injil Suci menurut Markus
U. Dimuliakanlah Tuhan.
I. Pada suatu hari serombongan orang Farisi dan beberapa ahli Taurat dari Yerusalem datang menemui Yesus. Mereka melihat beberapa murid Yesus makan dengan tangan najis, yaitu dengan tangan yang tidak dibasuh. Sebab orang-orang Farisi – seperti orang-orang Yahudi lainnya – tidak makan tanpa membasuh tangan lebih dulu, karena mereka berpegang pada adat istiadat nenek moyang. Dan kalau pulang dari pasar mereka juga tidak makan kalau tidak lebih dahulu membersihkan dirinya. Banyak warisan lain lagi yang mereka pegang, umpamanya hal mencuci cawan, kendi dan perkakas tembaga. Karena itu, orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat itu bertanya kepada Yesus, “Mengapa murid-murid-Mu tidak mematuhi adat istiadat nenek moyang kita? Mengapa mereka makan dengan tangan najis?” Jawab Yesus kepada mereka, “Benarlah nubuat Yesaya tentang kamu, hai orang-orang munafik! Sebab ada tertulis: Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari pada-Ku. Percuma mereka beribadah kepada-Ku, sebab ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia. Perintah Allah kamu abaikan untuk berpegang pada adat istiadat manusia.” Lalu Yesus memanggil orang banyak dan berkata kepada mereka, “Dengarkanlah Aku dan camkanlah ini! Apa pun dari luar, yang masuk ke dalam seseorang, tidak dapat menajiskan dia! Tetapi apa yang keluar dari seseorang, itulah yang menajiskan dia! Sebab dari dalam hati orang timbul segala pikiran jahat, pencabulan, pencurian, pembunuhan, perzinahan, keserakahan, kejahatan, kelicikan, hawa nafsu, iri hati, hujat, kesombongan, kebebalan. Semua hal-hal jahat ini timbul dari dalam dan menajiskan orang.”




HOMILI -duduk-  

SYAHADAT NIKEA-KONSTANTINOPEL -berdiri-  
(Umat berdiri, kata-kata yang dicetak miring diucapkan sambil membungkuk)
      
I + U. Aku percaya akan satu Allah,
Bapa yang mahakuasa,
pencipta langit dan bumi,
dan segala sesuatu yang kelihatan dan tak kelihatan;
dan akan satu Tuhan Yesus Kristus, Putra Allah yang tunggal.
Ia lahir dari Bapa sebelum segala abad,
Allah dari Allah,
Terang dari Terang,
Allah benar dari Allah benar.
Ia dilahirkan, bukan dijadikan,
sehakikat dengan Bapa;
segala sesuatu dijadikan oleh-Nya.
Ia turun dari surga untuk kita manusia
dan untuk keselamatan kita.
Ia dikandung dari Roh Kudus,
Dilahirkan oleh Perawan Maria, dan menjadi manusia.

Ia pun disalibkan untuk kita, waktu Pontius Pilatus;
Ia menderita sampai wafat dan dimakamkan.
Pada hari ketiga Ia bangkit menurut Kitab Suci.
Ia naik ke surga, duduk di sisi Bapa.
Ia akan kembali dengan mulia,
mengadili orang yang hidup dan yang mati;
kerajaan-Nya takkan berakhir.
aku percaya akan Roh Kudus,
Ia Tuhan yang menghidupkan;
Ia berasal dari Bapa dan Putra,
yang serta Bapa dan Putra,
disembah dan dimuliakan;
Ia bersabda dengan perantaraan para nabi.
aku percaya akan Gereja
yang satu, kudus, katolik dan apostolik.
aku mengakui satu pembaptisan
akan penghapusan dosa.
aku menantikan kebangkitan orang mati
dan hidup di akhirat. Amin.
      
DOA UMAT -berdiri-
   



I. Kristus mengajak kita untuk lebih setia kepada perintah Allah demi keselamatan kita. Marilah kita panjatkan doa kita kepada Allah Bapa dengan pengantaraan Yesus Kristus, Putra-Nya terkasih:

L. Bagi Bapa Suci, para Uskup dan para imam: Semoga Bapa mendampingi Bapa Suci, para Uskup, dan para Imam agar dalam membimbing umat lebih didorong oleh cinta kasih daripada oleh hukum secara harafiah. Marilah kita mohon...
U. Tuhan, dengarkanlah umat-Mu.
   
L. Bagi masyarakat kita: Semoga Bapa membimbing masyarakat kita agar selalu menjunjung tinggi kejujuran dan keadilan, berdasarkan cinta kasih. Marilah kita mohon....
U. Tuhan, dengarkanlah umat-Mu.
       
L. Bagi para pengungsi: Semoga Bapa melindungi mereka yang karena keadaan terpaksa mengungsi. Semoga para pengungsi dapat menemukan apa yang mereka perlukan, tangan-tangan yang mau menolong dan hati penuh cinta kasih. Semoga kami tidak menutup mata terhadap penderitaan sesama kami, melainkan dengan rela hati ikut memikul beban mereka. Marilah kita mohon:
U. Tuhan, dengarkanlah umat-Mu  
 
L. Bagi mereka yang merasa tersisih di sekitar kita: Semoga Bapa tinggal di dalam diri orang-orang yang merasa tersisih di antara kami, sehingga mereka kembali bersemangat untuk bersatu dan berkarya bersama kami dalam mewartakan sabda-Mu. Marilah kita mohon....
U. Tuhan, dengarkanlah umat-Mu.

L. Bagi kita semua di sini: Semoga Allah Bapa membimbing kita agar hidup kita sesuai dengan Sabda yang kita dengar dari pada-Nya. Marilah kita mohon.
U. Tuhan, dengarkanlah umat-Mu.        
   
I. Allah Bapa yang mahabaik, Engkau selalu menepati janji-Mu. Kebaikan-Mu jauh lebih agung daripada yang kami perkirakan. Berilah kami kekuatan agar hidup kami semakin mirip dengan teladan Tuhan kami, Yesus Kristus.
U. Amin. 

         
LITURGI EKARISTI


A. PERSIAPAN PERSEMBAHAN



DOA IMAM ATAS ROTI 
I. Terpujilah Engkau, Tuhan, Allah semesta alam, sebab dari kemurahan-Mu kami menerima roti, yang kami persembahkan kepada-Mu, hasil bumi dan usaha manusia, yang bagi kami akan menjadi roti kehidupan.
U. Terpujilah Allah selama-lamanya. 
 
DOA IMAM ATAS ANGGUR  
I. Terpujilah Engkau, Tuhan, Allah semesta alam, sebab dari kemurahan-Mu kami menerima anggur, yang kami persembahkan kepada-Mu, hasil pokok anggur dan usaha manusia, yang bagi kami akan menjadi minuman rohani.
U. Terpujilah Allah selama-lamanya.  
 
DOA ATAS PERSEMBAHAN -berdiri-

I. Berdoalah, Saudara-saudari, supaya persembahanku dan persembahanmu berkenan pada Allah, Bapa yang mahakuasa.
U. Semoga persembahan ini diterima demi kemuliaan Tuhan dan keselamatan kita serta seluruh umat Allah yang kudus.
I. Ya Allah, kuduskanlah persembahan ini. Semoga karya penyelamatan yang terlaksana dalam sakramen ini, digenapi dalam hidup kami berkat kuasa-Mu. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
U. Amin.
 
B. DOA SYUKUR AGUNG

  
PREFASI (DSA IV)  -berdiri-

I. Tuhan bersamamu
U. Dan bersama rohmu
I. Marilah mengarahkan hati kepada Tuhan
U. Sudah kami arahkan
I. Marilah bersyukur kepada Tuhan, Allah kita
U. Sudah layak dan sepantasnya.
I. Sungguh pantaslah bersyukur kepada-Mu, sungguh benarlah memuliakan Dikau, Bapa yang kudus, sebab Engkaulah Allah satu-satunya yang hidup dan benar; sebelum segala abad dan untuk selamanya Engkau tetap ada, dengan mendiami cahaya yang tak terhampiri; Engkau satu-satunya yang baik dan sumber kehidupan, telah menjadikan segala yang ada, sehingga Engkau berkenan melimpahi ciptaan-Mu dengan berkat, dan menggembirakan semua orang dengan kemuliaan cahaya-Mu. Sebab itu, di hadirat-Mu berdirilah rombongan malaikat yang tak terbilang jumlahnya, yang siang-malam melayani Engkau dan sambil memandang kemuliaan wajah-Mu, tak henti-hentinya memuliakan Dikau. Bersama mereka, kami dan juga semua ciptaan di bawah langit, memuliakan nama-Mu dengan bersorak-sorai, sambil berseru:
              
KUDUS (dinyanyikan, PS 392)
Kudus, kudus, kuduslah Tuhan, Allah segala kuasa. Surga dan bumi, penuh kemuliaan-Mu. Terpujilah Engkau di surga. Diberkatilah yang datang dalam nama Tuhan, dalam nama Tuhan. Terpujilah Engkau di surga.
          

DOA SYUKUR AGUNG IV (umat berlutut/berdiri)
        
I. Kami memuji Engkau, Bapa yang kudus, sebab agunglah Engkau dan segala karya-Mu Engkau laksanakan dengan penuh kebijaksanaan serta cinta kasih. Engkau menciptakan manusia menurut citra-Mu dan mempercayakan kepadanya tugas pemeliharaan alam semesta, supaya ia menguasai segala ciptaan dan berbakti kepada-Mu, satu-satunya Pencipta. Meskipun manusia kehilangan persahabatan dengan Dikau karena tidak setia, Engkau tidak membiarkan dia merana di bawah kuasa maut. Dengan penuh belas kasih, Engkau menolong semua orang untuk mencari dan menemukan Engkau kembali. Begitu pula, berulangkali Engkau menawarkan perjanjian bagi mereka dan melalui para nabi, Engkau mengajar mereka tentang pengharapan akan keselamatan.
   
I. Bapa yang kudus, demikian besar kasih-Mu terhadap dunia sehingga ketika sudah genap waktunya, Engkau mengutus Putra-Mu yang tunggal menjadi Juru Selamat kami.  Dia menjadi manusia dari Roh Kudus, dilahirkan oleh Perawan Maria, dan hidup sama seperti kami dalam segala hal, kecuali dalam hal dosa;
   
I. Dia mewartakan keselamatan bagi orang miskin, penebusan bagi para tawanan, dan penghiburan bagi yang bersedih hati. Bahkan, untuk menggenapi rencana penyelamatan-Mu, Dia menyerahkan diri-Nya sendiri kepada kematian; namun, dengan bangkit dari kematian, Dia menghancurkan kematian dan membangun kembali kehidupan. Supaya kami tidak lagi hidup bagi diri sendiri, melainkan bagi Dia yang telah wafat dan bangkit bagi kami, Dia mengutus Roh Kudus dari-Mu, Bapa, sebagai anugerah pertama bagi kaum beriman, sehingga dengan melaksanakan karya-Nya di dunia, Dia menyempurnakan seluruh pengudusan.
  
I. Maka kami mohon, Tuhan, semoga Roh Kudus yang sama berkenan menguduskan persembahan ini agar menjadi Tubuh dan (+) Darah Tuhan kami, Yesus Kristus, untuk perayaan misteri agung ini yang Dia wariskan sendiri kepada kami sebagai perjanjian abadi.
    
Putra Altar membunyikan lonceng/gong
I. Oleh karena itu, Bapa yang kudus, ketika telah tiba saatnya, Engkau memuliakan Dia, sebagaimana Dia senantiasa mengasihi murid-murid-Nya yang ada di dunia, demikian pula Dia mengasihi mereka sampai sehabis-habisnya: dan ketika bersantap bersama mereka Dia mengambil roti, mengucap berkat, memecah-mecahkan lalu memberikannya kepada murid-murid-Nya, seraya berkata:

  
Terimalah dan makanlah, kamu semua: Inilah Tubuh-Ku yang diserahkan bagimu  
  
(Ketika Imam memperlihatkan Hosti Suci dengan mengangkatnya, Umat memandangnya. Ketika Imam meletakkan Hosti Suci dan berlutut, Umat menundukkan kepala dengan hormat dan khidmat).
 
     
Demikian pula, sambil piala yang berisi anggur, Dia mengucap syukur, dan memberikannya kepada murid-murid-Nya, seraya berkata:
 
Terimalah dan minumlah, kamu semua: Inilah piala Darah-Ku, Darah perjanjian baru dan kekal, yang ditumpahkan bagimu dan bagi semua orang demi pengampunan dosa. Lakukanlah ini sebagai kenangan akan Daku.


(Ketika Imam memperlihatkan Piala dengan mengangkatnya, Umat memandangnya. Ketika Imam meletakkan Piala dan berlutut, Umat menundukkan kepala dengan hormat dan khidmat). 
    
 
AKLAMASI ANAMNESIS
 


    
I. Maka, Tuhan, sambil merayakan penebusan kami, kami mengenangkan kematian Kristus dan turun-Nya ke tempat penantian. Kami mengakui kebangkitan-Nya dan kenaikan-Nya ke sisi kanan-Mu. Sambil mengharapkan kedatangan-Nya dalam kemuliaan, kami mempersembahkan kepada-Mu Tubuh dan Darah-Nya, kurban yang berkenan pada-Mu dan membawa keselamatan bagi seluruh dunia. Pandanglah, Korban ini, Tuhan, yang telah Engkau sediakan sendiri bagi Gereja-Mu, dan perkenankanlah dengan rela agar semua yang ikut ambil bagian dari satu roti dan satu piala, dihimpun oleh Roh Kudus menjadi satu tubuh, supaya disempurnakan dalam Kristus sebagai kurban hidup untuk pujian kemuliaan-Mu.
 
I. Oleh karena itu, Tuhan, sekarang ingatlah akan semua orang yang demi mereka, kami membawa persembahan ini kepada-Mu: pertama-tama hamba-Mu, Paus kami,......., Uskup kami,....., para uskup di seluruh dunia, semua rohaniwan, mereka yang berhimpun di sini, yang mengambil bagian di dalam persembahan ini dan seluruh umat-Mu, serta semua orang yang mencari Engkau dengan hati yang tulus.
 
I. Ingatlah juga mereka yang telah berpulang dalam damai Kristus, dan semua orang yang telah meninggal. Hanya Engkaulah yang mengenal iman mereka. Bagi kami semua anak-anak-Mu, Bapa yang murah hati, perkenankanlah kami mewarisi kebahagiaan surgawi, bersama Santa Perawan Maria, Bunda Allah, Santo Yosef, mempelainya, bersama para rasul dan semua orang kudus-Mu di dalam kerajaan-Mu. Di sanalah, bersama segenap ciptaan-Mu, yang bebas dari kuasa dosa dan maut, kami memuliakan Dikau dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami. Melalui Dia, Engkau melimpahkan segala kebaikan kepada dunia.
 
I. Dengan pengantaraan Dia, bersama Dia dan dalam Dia, bagi-Mu, Allah Bapa yang mahakuasa, dalam persekutuan dengan Roh Kudus, segala hormat dan kemuliaan sepanjang segala masa.

                  
C. KOMUNI

  
BAPA KAMI (PS 404) -berdiri-

 
I. Atas petunjuk Penyelamat kita dan menurut ajaran ilahi, maka beranilah kita berdoa
I+U. Bapa kami yang ada di surga, dimuliakanlah nama-Mu, datanglah kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di atas bumi seperti di dalam surga. Berilah kami rezeki pada hari ini dan ampunilah kesalahan kami, seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami; dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan, tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.
  
I.  Tuhan, kami mohon, bebaskanlah kami dari segala yang jahat, sudilah memberi damai pada hari-hari kami, supaya, kami yang telah dikuatkan oleh kelimpahan belaskasih-Mu, selalu bebas dari dosa, dan aman dari setiap gangguan: sambil menantikan harapan yang membahagiakan dan kedatangan Penyelamat kami, Yesus Kristus.
U. Sebab Engkaulah Raja yang mulia dan berkuasa untuk selama-lamanya.
     
DOA DAMAI (TPE 2020) -berdiri-
I. Tuhan Yesus Kristus, Engkau telah bersabda kepada para Rasul-Mu: Damai-Ku Kutinggalkan bagimu, damai-Ku Kuberikan kepadamu: janganlah memperhitungkan dosa kami, tetapi perhatikanlah iman Gereja-Mu, dan berilah damai dan kesatuan sesuai dengan kehendak-Mu, Engkau yang hidup dan meraja sepanjang segala masa.
U. Amin. 
   
I. Semoga damai Tuhan selalu bersamamu
U. Dan bersama rohmu. 
 
D/I. Berilah damai satu sama lain. *selama pandemi

ANAK DOMBA ALLAH (PS 413) -berdiri-
  
PERSIAPAN KOMUNI (umat berlutut/berdiri)
Ajakan menyambut Komuni
I.  Lihatlah Anak Domba Allah, lihatlah Dia yang menghapus dosa dunia. Berbahagialah Saudara-Saudari yang diundang ke perjamuan Anak Domba.
U. Ya Tuhan, saya tidak pantas, Engkau datang kepada saya, tetapi bersabdalah saja, maka saya akan sembuh.
   
KOMUNI  
                   

LAGU KOMUNI  (PS 435)
Hatiku gembira, Tuhan, Engkau datang padaku. 
Hatiku gembira, Tuhan, Engkau datang padaku. 

Hadirlah dekatku, Tuhan, jangan tinggalkan daku. 

Hadirlah dekatku, Tuhan, jangan tinggalkan daku.

Jadikanlah kami, Tuhan, putra-Mu yang setia. 
Jadikanlah kami, Tuhan, putra-Mu yang setia. 
      
SAAT HENING
      
DOA SESUDAH KOMUNI -berdiri-
I. Marilah kita berdoa:
I. Ya Allah, kami telah engkau segarkan dengan roti perjamuan surgawi. Kami mohon agar santapan cinta kasih ini meneguhkan hati kami dan mendorong kami untuk melayani Dikau dalam diri saudara-saudari kami. Sebab Dialah Tuhan, yang hidup dan berkuasa, yang bersama dengan Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa.
U. Amin. 
 
RITUS PENUTUP


PENGUMUMAN -duduk-
  
DOA MEMOHON PERLINDUNGAN DARI WABAH VIRUS CORONA
   

I+U. Terpujilah Engkau Bapa Surgawi, Pencipta Alam Semesta Yang Mahakuasa. Engkau menunjuk kami sebagai penguasa atas semua makhluk hidup dan memberikan kami kuasa kepemilikan atas mereka. Namun dalam banyak hal kami mengecewakan-Mu dan karenanya, kami memohon ampun dari-Mu.

Dalam saat-saat yang mengkhawatirkan ini dengan wabah virus Corona yang mengancam kesehatan dan keberadaan semua orang, kami dengan rendah hati dan penuh keyakinan memohon perlindungan, penyembuhan, dan pemulihan dari-Mu terutama bagi mereka yang telah terkena wabah ini.
 
Bapa, jagalah keselamatan para petugas kesehatan, mereka yang menghibur orang sakit, semua personel imigrasi dan semua yang dengan berani bertugas mengamankan negara kita dan dunia dari ancaman virus ini.

Jadilah kehendak-Mu, ya Bapa, ikatlah wabah ini dan singirkanlah penderitaan ini dari kami. Roh Kudus, ubahlah ketakutan kami menjadi kekuatan, ketangguhan dan ketabahan serta bantulah kami menghasilkan buah-buah iman, harapan, amal dan kasih.

Darah Yesus yang mulia, kuduskanlah dunia dari wabah ini.
Hati Kudus Yesus, kasihanilah kami.
Bunda Penolong Abadi, awasi kami dan jadilah perantara kami.
Santo Benediktus dan Santo Rafael, doakanlah kami.
Semua malaikat pelindungan kami terangi dan jagalah kami.
 
Demi nama Yesus yang Mahakudus, kami berdoa. Amin

  
BERKAT -berdiri-

I. Tuhan bersamamu
U. Dan bersama rohmu

I.  Semoga Allah yang Mahakuasa memberkati Saudara sekalian, Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus
U. Amin.

PENGUTUSAN
   
I. Saudara-saudara, pergilah, Misa sudah selesai. 
U. Syukur kepada Allah.   
     
DOA KEPADA SANTO MIKAEL 
  
I+U.  Santo Mikael Malaikat agung, jagalah kami dalam pertempuran, jadilah pelindung kami melawan kejahatan dan tipu daya si jahat. Dengan rendah hati, kami memohon kepadamu, semoga Allah menghardik setan, dan engkau, Pangeran bala tentara surga, dengan kekuatan Allah, lemparkanlah ke dalam neraka, setan dan roh-roh jahat yang mengembara di dunia untuk menghancurkan jiwa-jiwa. Amin.      
  
PERARAKAN KELUAR (PS 668)
    
1. Tuhan Allah, nama-Mu kami puji dan masyhurkan; isi dunia sujud di hadapan-Mu, ya Tuhan! Bala surga menyembah Dikau, Pencipta semesta!
2. Kerubim dan serafim, memuliakan Yang Trisuci, para rasul dan nabi, martir yang berjubah putih, Gereja yang kudus, esa, kepada-Mu menyembah.
3. Bapa agung dan kudus, mahamurah dan rahmani, Putra Tunggal, Penebus, Roh, Penghibur yang sejati, langit, bumi-Mu penuh kemuliaan nama-Mu.
4. Kristus, Raja mulia, Putra Bapa, yang abadi, Kautebus manusia oleh kurban-Mu di salib. Kuasa maut menyerah, surga pun terbukalah!