“Hormatilah dan hargailah liturgi suci Gereja dan upacara-upacara perayaannya. Rayakanlah dengan setia. Tidakkah engkau melihat bahwa bagi kita manusia yang malang, bahkan apa yang paling mulia dan hebat pun harus kita tangkap melalui pancaindra?” — St. Josemaria Escriva

“Saya yakin bahwa tanggung jawab utama dari keruntuhan iman ini harus ditanggung oleh para imam. Kami tidak selalu mengajarkan doktrin di seminari-seminari dan universitas Katolik. Kami mengajarkan apa pun yang kami suka! Katekismus untuk anak-anak telah ditinggalkan. Pengakuan dosa diremehkan. Selain itu, tidak ada lagi imam di kamar pengakuan dosa! Karena itu sebagian dari kami bertanggung jawab atas keruntuhan ini. Khususnya pada tahun 1970-an dan 1980-an, setiap imam melakukan apa pun yang disukainya selama Misa. Tidak ada dua Misa yang sama: itulah yang membuat banyak umat Katolik enggan pergi ke gereja. Paus Benediktus XVI mengatakan bahwa krisis liturgi menyebabkan krisis Gereja. Lex orandi, lex credendi: cara kita berdoa menunjukkan iman kita. Jika tidak ada lagi iman, liturgi direduksi menjadi pertunjukan, pertunjukan cerita rakyat, dan umat beriman berpaling. Kami mungkin bersalah karena kelalaian. Desentralisasi liturgi selalu memiliki konsekuensi yang serius. Kami ingin memanusiakan Misa, membuatnya dapat dipahami, tetapi hal itu tetaplah menjadi misteri di luar pemahaman [manusia]. Ketika saya mempersembahkan Misa, ketika saya memberikan absolusi, saya memahami kata-kata yang saya ucapkan, tetapi daya akal budi tidak dapat memahami misteri yang dihasilkan oleh kata-kata ini. Jika kami tidak adil terhadap misteri agung ini, kami tidak bisa menuntun orang-orang ke hubungan yang benar dengan Allah. Bahkan hari ini kami masih memiliki praktik pastoral yang terlalu horizontal: bagaimana kamu mengharapkan orang untuk berpikir tentang Allah jika Gereja disibukkan secara eksklusif dengan masalah sosial?” — Robert Kardinal Sarah

Perayaan Ekaristi: 2 Juni 2019 (Hari Minggu Paskah VII)


HARI MINGGU PASKAH VII
Sabtu-Minggu, 1 - 2 Juni 2019

RITUS PEMBUKA

(umat berdiri)

LAGU PEMBUKA (PS 521)     

1. Gembira dan bernyanyilah menyambut Paskah yang cerah: telah selamat dunia
2. T'lah bangkit Yesus, Penebus, yang disalibkan bagimu. Agungkan nama-Nya terus!
3. Gapura maut hancurlah, dan bebaslah tawanannya dari kematian-Nya terus!
4. Segala puji dan syukur ya Putra Allah, bagi-Mu; Firdaus Kau buka bagiku!
5. Seluruh umat, nyanyilah! Tritunggal Kudus pujilah sekarang dan selamanya.
Ulangan: Alleluya, alleluya. Alleluya, alleluya! Terpuji Kristus s'lamanya! 
     
TANDA SALIB DAN SALAM (umat berdiri)
I. Dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus
U. Amin
I. Rahmat Tuhan kita Yesus Kristus, cinta kasih Allah dan persekutuan Roh Kudus bersamamu
U. Dan bersama rohmu
   
PENGANTAR (umat berdiri)
I. Setiap tahun, Gereja Katolik semesta merayakan Hari Komunikasi Sosial. Hari ini adalah hari komunikasi sedunia ke 53. Kita diingatkan oleh Tuhan agar mampu mengembalikan makna komunikasi yang sesungguhnya. Komunikasi bukan semata-mata masalah bicara. Lebih dari itu, komunikasi adalah saat di mana kita saling menguatkan, saling menyapa dan saling mengungkapkan kasih. Bacaan-bacaan hari ini, khususnya Injil menegaskan kehendak Tuhan untuk kita semua, yaitu supaya kita bersatu, hidup rukun dan damai. Kita diajak untuk menghayati dan mengembangkan komunikasi yang mempersatukan dan menciptakan kerukunan serta kedamaian. Tidak jarang juga alat-alat komunikasi tersebut justru memicu terjadinya konflik dan perpecahan yang merusak kesatuan. Penggunaan alat-alat komunikasi yang berlebihan dapat menjadikan orang terlalu asyik dengan alat komunikasinya, tanpa peduli dengan orang lain yang ada di sekitarnya. Juga bisa menyembunyikan relasi tidak sehat yang pada saatnya dapat merusak keutuhan keluarga atau komitmen hidup panggilan sebagai imam, bruder, suster. Oleh karena itu, baiklah pada Minggu komunikasi sosial sedunia ini, kita membangun komitmen untuk menggunakan alat-alat komunikasi secara bijaksana.
     
PERINGATAN PEMBAPTISAN   (umat berdiri)
I. Saudara-saudara, marilah kita menyatakan tobat kita pada awal perayaan ekaristi dengan mengenangkan peristiwa pembaptisan dengan menerima percikan air suci.
          
I. Allah yang Mahakuasa, dampingilah umat-Mu dan (+) kuduskanlah air ini yang kami gunakan untuk memperingati karya penciptaan-Mu yang agung dan karya penebusan-Mu yang lebih agung lagi.

I. Engkau telah menciptakan air untuk menyuburkan ladang dan untuk mneyegarkan serta membersihkan tubuh kami. Engkau telah menggunakan air untuk melaksanakan rencana keselamatan-Mu, sebab lewat air Laut Merah Engkau membebaskan Umat Terpilih dari perbudakan; dengan air Engkau menghapuskan dahaga mereka di padang gurun. Air telah dikuduskan oleh Kristus ketika Ia dibaptis di Sungai Yordan. Dan dengan air pula, Engkau membarui hidup kami yang rapuh, yaitu dengan air baptis yang melahirkan hidup baru. Oleh karena itu, kami mohon: Semoga air ini mengingatkan kami akan pembaptisan yang telah kami terima. Semoga kami bersatu hati dan bergembira bersama saudara-saudari kami, yang dibaptis di sekitar Hari Raya Paskah ini. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
U. Amin.

S. Aku melihat air mengalir* dari bait Allah di sebelah kanan alleluya;
dan semua yang didatangi diselamatkan, dan berkata, alleluya, alleluya. [selesai]

S. Pujilah Tuhan karena Ia baik
U. karena belas kasihan-Nya kekal.
S. Kemuliaan kepada Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus.
U. Seperti pada permulaan, sekarang selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

atau

Vidi aquam* egredientem de templo,
a latere dextro, alleluia:
et omnes, ad quos pervenit aqua ista,
salvi facti sunt, et dicent, alleluia, alleluia. [selesai]

S. Confitemini Domino quoniam bonus:
U. Quoniam in saeculum misericordia eius.

S. Gloria Patri, et Filio, et Spiritui Sancto:
U. Sicut erat in principio, et nunc, et semper,
et in saecula sæculorum. Amen.

(Diulang dari awal sampai "Selesai". Sesudah absolusi, langsung menyusul MADAH KEMULIAAN)

I. Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, - mengampuni dosa kita, - dan mengantar kita ke hidup yang kekal.
U. Amin

(umat tetap berdiri)  
  
MADAH KEMULIAAN (PS 354) 

S. Kemuliaan kepada Allah di surga (organ)
U. Dan damai di bumi, dan damai di bumi kepada orang yang berkenan pada-Nya.
K. Kami memuji Dikau.
U. Kami meluhurkan Dikau.
K. Kami menyembah Dikau.
U. Kami memuliakan Dikau (organ)
K. Kami bersyukur, kami bersyukur. Kami bersyukur pada-Mu.
U. Karena kemuliaan-Mu, yang besar (organ)
K. Kar'na kemuliaan-Mu yang besar.
U. Ya Tuhan Allah, Raja surgawi, Allah Bapa yang mahakuasa.
K. Ya Tuhan Yesus Kristus, Putra yang tunggal.
U. Ya Tuhan Allah, Anak domba Allah Putra Bapa.
K. Engkau yang menghapus dosa dunia, U. Kasihanilah kami.
K. Engkau yang menghapus dosa dunia, U. Kabulkanlah doa kami
K. Engkau yang duduk di sisi Bapa, U. kasihanilah kami. (organ)
K. Karena hanya Engkaulah Kudus.
U. Hanya Engkaulah Tuhan.
K. Hanya Engkaulah mahatinggi, ya Yesus Kristus, (organ)
U. Bersama Roh Kudus, bersama Roh Kudus dalam kemuliaan Allah Bapa, dalam kemuliaan Allah Bapa. A - min.    
   
DOA PEMBUKA
I. Marilah kita berdoa:
(hening sejenak)
I. Ya Allah, kami percaya bahwa Juru Selamat manusia telah bersatu dengan Dikau dalam kemuliaan. Dengan rendah hati kami mohon semoga kami boleh merasakan bahwa Ia senantiasa menyertai kami sampai akhir zaman seperti dijanjikan-Nya. Sebab Dialah Tuhan kami, yang bersama dengan Dikau dalam persatuan Roh Kudus hidup dan berkuasa, Allah, sepanjang segala masa.
U. Amin.

LITURGI SABDA

BACAAN I (Kis 7:55-60) -duduk-

"Aku melihat Anak Manusia berdiri di sebelah kanan Allah."

L. Bacaan dari Kisah Para Rasul: 
   
Di hadapan Mahkamah Agama Yahudi Stefanus, yang penuh dengan Roh Kudus, menatap ke langit, lalu melihat kemuliaan Allah dan Yesus berdiri di sebelah kanan Allah. Lalu katanya: "Sungguh, aku melihat langit terbuka dan Anak Manusia berdiri di sebelah kanan Allah." Maka berteriak-teriaklah mereka dan sambil menutup telinga serentak menyerbu dia. Mereka menyeret dia ke luar kota, lalu melemparinya. Dan saksi-saksi meletakkan jubah mereka di depan kaki seorang muda yang bernama Saulus. Sedang mereka melemparinya Stefanus berdoa, katanya: "Ya Tuhan Yesus, terimalah rohku." Sambil berlutut ia berseru dengan suara nyaring: "Tuhan, janganlah tanggungkan dosa ini kepada mereka!" Dan dengan perkataan itu meninggallah ia.
L. Demikianlah Sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

MAZMUR TANGGAPAN (Mzm 97:1.2b.6.7c.9; PS 836)
 

Mazmur:
1. Tuhan adalah Raja! Biarlah bumi bersorak-sorai, biarlah banyak pulau bersukacita! Keadilan dan hukum adalah tumpuan takhta-Nya!
2. Langit memberitakan keadilan-Nya dan segala bangsa melihat kemuliaan-Nya. Segala dewata sujud menyembah Allah.
3. Sebab Engkaulah ya Tuhan, Yang Mahatinggi di atas seluruh bumi. Engkau sangat dimuliakan di atas segala dewata.
   
BACAAN II  (Why 7:9.14b-17) -duduk-

"Datanglah Tuhan Yesus!"

L.  Bacaan dari Kitab Wahyu:

Aku Yohanes, mendengar suara yang berkata kepadaku, "Sesungguhnya Aku datang segera dan Aku membawa upah untuk membalas setiap orang menurut perbuatannya. Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Pertama dan Yang Terkemudian, Yang Awal dan Yang Akhir." Berbahagialah mereka yang membasuh jubahnya. Mereka akan memperoleh hak atas pohon-pohon kehidupan dan masuk melalui pintu-pintu gerbang ke dalam kota yang turun dari surga, dari Allah. Aku mendengar pula suara yang berkata, "Aku, Yesus, telah mengutus malaikat-Ku untuk memberi kesaksian tentang semuanya ini kepadamu bagi jemaat-jemaat. Aku adalah tunas, yaitu keturunan Daud, bintang timur yang gilang-gemilang." Roh dan pengantin perempuan itu berkata: "Marilah!" Dan barangsiapa yang mendengarnya, hendaklah ia berkata: "Marilah!" Dan barangsiapa yang haus, hendaklah ia datang, dan barangsiapa yang mau, hendaklah ia mengambil air kehidupan dengan cuma-cuma! Ia yang memberi kesaksian tentang semuanya ini, berfirman: "Ya, Aku datang segera!" Amin, datanglah, Tuhan Yesus!L. Demikianlah Sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah

BAIT PENGANTAR INJIL (PS 956) -berdiri- 


BACAAN INJIL (Yoh 17:20-26) -berdiri-

"Supaya mereka sempurna menjadi satu"

I. Tuhan bersamamu
U. Dan bersama rohmu
I. Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes
U. Dimuliakanlah Tuhan.
I.  Dalam perjamuan terakhir Yesus menengadah ke langit dan berdoa bagi para pengikut-Nya, "Bapa yang kudus, bukan untuk mereka ini saja Aku berdoa, tetapi juga untuk orang-orang, yang percaya kepada-Ku oleh pemberitaan mereka; supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita, supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku. Dan Aku telah memberikan kepada mereka kemuliaan, yang Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu, sama seperti Kita adalah satu: Aku di dalam mereka dan Engkau di dalam Aku supaya mereka sempurna menjadi satu, agar dunia tahu, bahwa Engkau yang telah mengutus Aku dan bahwa Engkau mengasihi mereka, sama seperti Engkau mengasihi Aku. Ya Bapa, Aku mau supaya, di manapun Aku berada, mereka juga berada bersama-sama dengan Aku, mereka yang telah Engkau berikan kepada-Ku, agar mereka memandang kemuliaan-Ku yang telah Engkau berikan kepada-Ku, sebab Engkau telah mengasihi Aku sebelum dunia dijadikan. Ya Bapa yang adil, memang dunia tidak mengenal Engkau, tetapi Aku mengenal Engkau, dan mereka ini tahu, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku; dan Aku telah memberitahukan nama-Mu kepada mereka dan Aku akan memberitahukannya, supaya kasih yang Engkau berikan kepada-Ku ada di dalam mereka dan Aku di dalam mereka." 


HOMILI (duduk)


SYAHADAT PARA RASUL 
(Umat berdiri, kata-kata yang dicetak miring diucapkan sambil membungkuk)
            

I+U. Aku percaya akan Allah, Bapa yang mahakuasa,
pencipta langit dan bumi.
Dan akan Yesus Kristus, Putra-Nya yang tunggal, Tuhan kita.
Yang dikandung dari Roh Kudus, dilahirkan oleh perawan Maria.

Yang menderita sengsara, dalam pemerintahan Pontius Pilatus,
disalibkan, wafat dan dimakamkan.
Yang turun ketempat penantian,
pada hari ketiga bangkit dari antara orang mati.
Yang naik ke surga,
duduk di sebelah kanan Allah Bapa yang mahakuasa.
Dari situ Ia akan datang mengadili orang hidup dan mati.
Aku percaya akan Roh Kudus,
Gereja Katolik yang kudus, persekutuan para kudus,
pengampunan dosa, kebangkitan badan, kehidupan kekal. Amin. 
     
DOA UMAT  (umat berdiri)
      
I.   Yesus telah berjanji bahwa Bapa akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang meminta kepada-nya. Maka, marilah kita berdoa dengan penuh kepercayaan kepada Allah, Bapa kita.

L.   Bagi Bapa Paus dan para Uskup: Semoga Bapa dan para Uskup Kauanugerahi Roh Kebijaksanaan dan kekuatan. Semoga mereka tersentuh oleh Roh sehingga memimpin umat beriman dengan penuh semangat untuk membebaskan, membina dan membarui.  Marilah kita mohon,...
U. Tuhan, dengarkanlah umat-Mu.

L. Bagi para pemimpin dunia: Semoga para pemimpin dunia Kauanugerahi Roh nasihat dan kekuatan. Semoga mereka diterangi oleh Roh sehingga memakai kekuasaan dan pengaruh mereka demi kesejahteraan manusia. Marilah kita mohon,.....
U. Tuhan, dengarkanlah umat-Mu.

L.  Bagi para pegiat komunikasi sosial: Semoga para pegiat komunikasi sosial dapat menjadi corong pewartaan kabar yang menyejukkan dan membangkitkan harapan baru bagi setiap orang untuk membangun relasi sosial yang berkeadilan dan bermartabat. Marilah kita mohon,.....
U. Tuhan, dengarkanlah umat-Mu.

L. Bagi saudara-saudari kita yang sedang mengalami kesulitan dalam hidup: Semoga saudara-saudari kami yang dalam kesulitan Kauanugerahi Roh penghiburan dan harapan. Semoga berkat hiburan Roh mereka berani meneruskan perjalanan hidupnya walaupun dirundung kesusahan dan ketidakpastian. Marilah kita mohon,.....
U. Tuhan, dengarkanlah umat-Mu.

L. Bagi perdamaian di wilayah-wilayah yang sedang bertikai: Semoga api perdamaian semakin bernyala di tengah-tengah wilayah yang saat ini masih bertikai. Marilah kita mohon,....
U. Tuhan, dengarkanlah umat-Mu.

L. Bagi kita semua di sini: Semoga Kaucurahkan anugerah-anugerah Roh Kudus atas kami semua. Semoga Roh Kudus tinggal dalam diri kami sehingga kami ikut membangun Gereja dan masyarakat menurut bakat-bakat yang telah Kauberikan kepada kami masing-masing. Marilah kita mohon,......
U. Tuhan, dengarkanlah umat-Mu. 
 
I.  Ya Allah, curahkanlah anugerah-anugerah Roh Kudus atas seluruh umat yang percaya kepada-Mu. Bantulah kami dengan kasih-Mu agar mendapat bagian dalam kebahagiaan yang tak pernah akan musnah sepanjang masa. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
U. Amin.
    
    
LITURGI EKARISTI


A. PERSIAPAN PERSEMBAHAN
  
 
LAGU PERSIAPAN PERSEMBAHAN (PS 617) (umat duduk)
 
Ulangan: Jadilah mereka satu bagaikan Engkau dan Aku, ya Bapa; s'moga satu dalam Kita, agar dunia mengimani-Ku. 
ayat: 
1. Bapa yang kudus, jagalah mereka hidup di dalam nama-Mu, nama yang t'lah Kauberikan supaya dikasihi mereka. 
2. Di saat Aku bersama mereka, kabar suka-Mu kusebar supaya sukacita-Ku secara penuh mereka kenyam.
3. S'moga mereka mengimani Dikau, mengenal firman kasih-Mu, supaya kuat dan teguh di dunia yang tak henti membenci. 
4. Bapa, buatlah mereka bersaksi bagi sabda-Mu yang benar, itulah tugas bagi-Ku dan tugas mereka di dunia.
5. Bapa yang kudus, berkati semua yang mengimani sabda-Mu agar bersatu tak henti sebagai Engkau dan Aku esa.    
   
(umat berdiri ketika didupai)
DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN
I. Berdoalah, Saudara-saudari, supaya persembahanku dan persembahanmu berkenan pada Allah, Bapa yang mahakuasa. (umat berdiri)
U. Semoga persembahan ini diterima demi kemuliaan Tuhan dan keselamatan kita serta seluruh umat Allah yang kudus.
I. Terimalah ya Allah, doa-doa umat beriman bersama persembahan kurban ini. Semoga berkat misteri suci yang kami rayakan ini kami Engkau perkenankan memasuki kemuliaan surgawi. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
U. Amin.

B. DOA SYUKUR AGUNG
      
 
PREFASI  (Prefasi Kenaikan Tuhan II) -berdiri-
I. Tuhan bersamamu
U. Dan bersama rohmu
I. Marilah mengarahkan hati kepada Tuhan
U. Sudah kami arahkan
I. Marilah bersyukur kepada Tuhan, Allah kita
U. Sudah layak dan sepantasnya.
I.  Sungguh layak dan sepantasnya, ya Bapa yang kudus, Allah yang kekal dan kuasa bahwa di mana pun juga kami senantiasa bersyukur kepada-Mu dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami. Sesudah bangkit dari alam maut, Ia menampakkan diri kepada semua murid-murid-Nya. Di depan mata mereka Ia diangkat ke surga untuk mencurahkan kepada kami daya kehidupan-Nya yang ilahi. Dari sebab itu, di seluruh muka bumi umat-Mu bersukaria merayakan kegembiraan Paskah bersama segenap penghuni surga dan para malaikat yang bermadah memuliakan keagungan-Mu sambil tak henti-hentinya bernyanyi:
       
KUDUS (PS 393)  (umat berdiri)
     
Kudus, kudus, kuduslah Tuhan. Allah segala kuasa. Surga dan bumi, penuh kemuliaan-Mu. Terpujilah Engkau di surga. Diberkatilah yang datang dalam nama Tuhan. Terpujilah Engkau di surga.
                 
DOA SYUKUR AGUNG VII -umat berlutut/berdiri-


I. Sungguh kuduslah Engkau dan pantas dimuliakan, ya Allah, Penyayang umat manusia, sebab Engkau senantiasa mendampingi kami dalam perjalanan hidup ini. Sungguh terberkatilah Putra-Mu yang hadir di tengah kami karena oleh kasih-Nya kami dihimpun, dan seperti dahulu bagi para murid-Nya, demikian pula kini bagi kami Ia menjelaskan isi Kitab Suci dan memecah-mecah roti.

I. Maka, kami mohon kepada-Mu, ya Bapa yang mahamurah, sudilah mengutus Roh Kudus-Mu agar Ia menguduskan persembahan roti dan anggur ini supaya menjadi bagi kami Tubuh dan † Darah Tuhan kami, Yesus Kristus.

I. Pada hari sebelum menderita sengsara, dalam perjamuan malam terakhir, Ia mengambil roti dan memuji Dikau, memecah-mecahkan roti itu, dan memberikannya kepada murid-murid-Nya seraya berkata:
  
Terimalah dan makanlah:  Inilah Tubuh-Ku yang diserahkan bagimu.
  
(Ketika Imam memperlihatkan Hosti Suci dengan mengangkatnya, Umat memandangnya. Ketika Imam meletakkan Hosti Suci dan berlutut, Umat menundukkan kepala dengan hormat dan khidmat).

I. Demikian pula, sesudah perjamuan. Ia me-ngambil piala, mengucap syukur kepada-Mu, lalu memberikan piala itu kepada murid-murid-Nya seraya berkata:
                   
Terimalah dan minumlah: Inilah piala Darah-Ku, darah perjanjian baru dan kekal, yang ditumpahkan bagimu dan bagi banyak orang demi pengampunan dosa. Lakukanlah ini untuk mengenangkan Daku.
      
(Ketika Imam memperlihatkan Piala dengan mengangkatnya, Umat memandangnya. Ketika Imam meletakkan Piala dan berlutut, Umat menundukkan kepala dengan hormat dan khidmat).
        
AKLAMASI ANAMNESIS

I. Dari sebab itu, ya Bapa yang kudus, kami mengenangkan Yesus Kristus. Putra-Mu, Penyelamat kami. Melalui penderitaan dan kematian pada kayu salib, Ia telah Engkau antar menuju kemuliaan kebangkitan dan Engkau beri tempat di sisi kanan-Mu. Sambil mengenangkan Dia, kami mewartakan karya cinta kasih-Mu sampai Ia datang kembali dan kepada-Mu kami mempersembahkan roti kehidupan dan piala syukur.

I. Ya Bapa, sudilah menerima persembahan Gereja-Mu ini; di dalamnya kami menghadirkan kurban Paskah Kristus yang telah diserahkan kepada kami. Semoga berkat kekuatan Roh cinta kasih-Mu, kini dan selamanya, kami dicatat sebagai anggota Putra-Mu karena kami telah mengambil bagian dalam Tubuh dan Darah-Nya.

I. Ya Tuhan, perbaruilah Gereja-Mu dengan terang Injil. Teguhkanlah ikatan persatuan antara kaum beriman dan para gembala umat-Mu, bersama Paus kami ....., bersama Uskup kami ... dan seluruh jajaran para Uskup agar di dunia yang terkoyak oleh perselisihan umat-Mu menjadi tanda kenabian yang memancarkan persatuan dan kerukunan.

I. Ingatlah akan saudara-saudari kami ... yang kini beristirahat dalam damai Kristus. Ingatlah pula akan semua orang yang sudah meninggal; hanya Engkaulah yang mengenal iman mereka. Perkenankanlah mereka menikmati cahaya wajah-Mu, dan pada waktu kebangkitan, anugerahilah mereka kepenuhan hidup.

I. Izinkanlah kami pula mencapai kediaman abadi setelah mengakhiri ziarah kami di dunia ini. Di sana kami akan hidup abadi bersama Engkau, bersama Santa Perawan Maria, Bunda Allah, Santo Yusuf suaminya, para rasul dan para martir, [bersama Santo Petrus dan Santo Paulus] dan dalam kesatuan dengan semua orang kudus, kami akan memuji dan mengagungkan Dikau demi Yesus Kristus, Putra-Mu.
   
I. Dengan pengantaraan Kristus, bersama Dia dan dalam Dia, bagi-Mu, Allah Bapa yang mahakuasa, dalam persekutuan dengan Roh Kudus, segala hormat dan kemuliaan sepanjang segala masa.
U. Amin.

              
(Apabila akhir Doa Syukur Agung ini dinyanyikan Imam, maka "Amin" dinyanyikan umat, lihat TPE hlm 57)
         

C. KOMUNI


BAPA KAMI (PS 404) (umat berdiri)

I. Atas petunjuk Penyelamat kita dan menurut ajaran ilahi, maka beranilah kita berdoa
I+U. Bapa kami yang ada di surga, dimuliakanlah nama-Mu, datanglah kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di atas bumi seperti di dalam surga. Berilah kami rezeki pada hari ini dan ampunilah kesalahan kami, seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami; dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan, tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.
        
I. Ya Bapa, bebaskanlah kami dari segala yang jahat dan berilah kami damai-Mu. Kasihanilah dan bantulah kami supaya selalu bersih dari noda dosa dan terhindar dari segala gangguan sehingga kami dapat hidup dengan tenteram, sambil mengharapkan kedatangan Penyelamat kami, Yesus Kristus.
U. Sebab Engkaulah Raja yang mulia dan berkuasa untuk selama-lamanya.
    
DOA DAMAI (umat berdiri)
I. Tuhan Yesus Kristus, Engkau bersabda kepada para rasul, "Damai Kutinggalkan bagimu, damai-Ku Kuberikan kepadamu." Jangan memperhitungkan dosa kami, tetapi perhatikanlah iman Gereja-Mu, dan restuilah kami supaya hidup bersatu dengan rukun sesuai dengan kehendak-Mu. Sebab Engkaulah pengantara kami kini dan sepanjang masa.
U. Amin. 

I. Damai Tuhan bersamamu
U. Dan bersama rohmu. 

ANAK DOMBA ALLAH (PS 414) (umat berdiri)
          
PERSIAPAN KOMUNI (umat berlutut/berdiri)
Ajakan menyambut Komuni
I. Inilah Anak Domba Allah, yang menghapus dosa dunia. Berbahagialah kita yang diundang ke perjamuan-Nya
U. Ya Tuhan, saya tidak pantas, Engkau datang kepada saya, tetapi bersabdalah saja, maka saya akan sembuh.

KOMUNI 
                           
LAGU KOMUNI 1  (PS 517) 
1. Inilah hari bahagia, Tuhanlah Sang Penciptanya. Gembira s'luruh dunia; mengagumkan karya-Nya.
2. Lenyap derita dunia dan hilang maut yang kejam. T'lah bangkit Yesus, Tuhanmu, membawa hidup bagimu.
3. Lambungkan puji bagi-Nya: nyanyian baru yang megah. Bersukalah, hai dunia, sebab ajaib karya-Nya.  
  
LAGU KOMUNI 2 (G. AICHINGER (1564-1628)
Regina coeli laetare, Alleluia.Quia quem meruisti portare, Alleluia.
Resurrexit sicut dixit, Alleluia. Ora pro nobis Deum. Alleluia.
 
Ratu Surga, bersukacitalah, alleluya.  
Sebab Ia yang sudi kau tanggung, alleluya. 
Telah bangkit, seperti disabdakan-Nya, alleluya.  
Doakan kami pada Allah, alleluya.
          
SAAT HENING -umat duduk- 
  
DOA SESUDAH KOMUNI (umat berdiri)
I. Marilah kita berdoa:
I. Allah, Penyelamat kami, kabulkanlah doa-doa kami. Semoga berkat perayaan misteri yang amat suci ini, kami sungguh percaya bahwa kemuliaan yang diperoleh Kristus, Sang Kepala, akan dinikmati juga oleh Tubuh-Nya, yakni seluruh Gereja. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami, yang hidup dan berkuasa sepanjang segala masa.
U. Amin.
RITUS PENUTUP


BERKAT MERIAH (umat berdiri)
I. Tuhan bersamamu
U. Dan bersama rohmu
I. Semoga berkat perayaan Paskah hari ini Allah yang mahakuasa memberkati Saudara dan melindungi Saudara dari segala bahaya dosa.
U. Amin.
I. Semoga Allah, yang memulihkan hidup Saudara lewat kebangkitan Putra Tunggal-Nya, memenuhi hati Saudara dengan karunia-karunia abadi.
U. Amin.
I. Semoga sesudah memperingati hari-hari sengsara Tuhan dan merayakan pesta Paskah dengan gembira, Saudara diantar Tuhan memasuki pesta sukacita abadi.
U. Amin.
I. Dan semoga Saudara sekalian dilindungi, dibimbing dan diberkati oleh Allah yang mahakuasa: (+) Bapa dan Putra dan Roh Kudus.
U. Amin.
 
PENGUTUSAN (umat berdiri)
 
I. Saudara sekalian, Perayaan Ekaristi sudah selesai. Alleluya, alleluya
U. Syukur kepada Allah, Alleluya, alleluya.
I. Marilah pergi, kita diutus.
U. Amin. 

         
PERARAKAN KELUAR (PS 532) (umat berdiri)
              
Yesus terangkat ke surga, naik ke takhta Bapa-Nya. Para malaikat menyembah sambil berlagu nan merdu: "Hosanna, hosanna. Agunglah nama-Nya. Sembahlah Sang Raja Penakluk nan jaya. Marilah bersujud dan tunduk pada-Nya. Pujilah Sang Kristus, pujilah nama-Nya"

Yesus mengucap janji-Nya: "Kamu tak'kan Kutinggalkan. Jangan sedih, hai umat-Ku, akan datang Roh Penghibur, "Hosanna, hosanna........ Agunglah nama-Nya. Sembahlah Sang Raja Penakluk nan jaya. Marilah bersujud dan tunduk pada-Nya. Pujilah Sang Kristus, pujilah nama-Nya."

***