Perayaan Ekaristi: 7 Juni 2013 Hari Raya Hati Yesus yang Mahakudus

  


HARI RAYA HATI YESUS YANG MAHAKUDUS - Tahun C

PERAYAAN EKARISTI JUMAT PERTAMA DALAM BULAN JUNI 2013


Jumat, 7 JUNI 2013
  

RITUS PEMBUKA

LAGU PEMBUKA  (PS 536) 
        
TANDA SALIB DAN SALAM
I. Dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus
U. Amin
I. Rahmat Tuhan kita Yesus Kristus, cinta kasih Allah dan persekutuan Roh Kudus bersamamu
U. Dan bersama rohmu

PENGANTAR 
 
SERUAN TOBAT

 
I. Hati Yesus, ungkapan cinta kasih ilahi kepada manusia.
K. Tuhan, kasihanilah kami.
U. Tuhan, kasihanilah kami.
I. Hati Yesus, puncak cinta kasih insani kepada Allah.
K. Kristus, kasihanilah kami
U. Kristus, kasihanilah kami
I. Hati Yesus, sumber kehidupan dan kesucian.
K. Tuhan, kasihanilah kami
U. Tuhan, kasihanilah kami. Tuhan, kasihanilah kami.
I. Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan mengantar kita ke hidup yang kekal.
U. Amin.
    
MADAH KEMULIAAN (PS 348) 

K. Kemuliaan kepada Allah di surga.
U. Dan damai di bumi kepada orang yang berkenan pada-Nya.
K. Kami memuji Dikau
U. Kami meluhurkan Dikau
K. Kami menyembah Dikau
U. Kami memuliakan Dikau
K. Kami bersyukur kepada-Mu, kar'na kemuliaan-Mu yang besar.
U. Ya Tuhan Allah, Raja surgawi, Allah Bapa yang mahakuasa
K. Ya Tuhan Yesus Kristus, Putra yang tunggal,
U. Ya Tuhan Allah, Anak domba Allah, Putra Bapa.
K. Engkau yang menghapus dosa dunia
U. Kasihanilah kami
K. Engkau yang menghapus dosa dunia
U. Kabulkanlah doa kami
K. Engkau yang duduk di sisi Bapa,
U. Kasihanilah kami.
K. Kar'na hanya Engkaulah Kudus.
U. Hanya Engkaulah Tuhan
K. Hanya Engkaulah mahatinggi, ya Yesus Kristus
U. Bersama dengan Roh Kudus dalam kemuliaan Allah Bapa. Amin.  
   
DOA PEMBUKA
I. Marilah kita berdoa:
(hening sejenak)
I  Ya Allah,dalam Hati Putra-Mu yang dilukai oleh dosa kami, Engkau berkenan menganugerahi kami harta cinta kasih yang tak terhingga. Bantulah kami menyatakan bukti yang tulus kepada-Nya dan memberikan pemulihan yang pantas bagi dosa kami. Dengan pengantaraan Yesus Kristus, Putra-Mu, Tuhan kami, yang bersama dengan Dikau dalam persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa, Allah, sepanjang segala masa.
U. Amin.

LITURGI SABDA

BACAAN I (Yeh 34:11-16)


"Aku sendiri akan menggembalakan domba-domba-Ku dan Aku akan membiarkan mereka berbaring tenang."
      
L. Bacaan dari Nubuat Yehezkiel:
   
Beginilah firman Tuhan, "Dengan sesungguhnya Aku sendiri akan memperhatikan domba-domba-Ku dan akan mencarinya. Seperti seorang gembala mencari dombanya pada waktu domba itu tercerai dari kawanan dombanya, begitulah Aku akan mencari domba-domba-Ku dan Aku akan menyelamatkan mereka dari segala tempat, ke mana mereka diserahkan pada hari berkabut dan hari kegelapan. Aku akan membawa mereka keluar dari tengah bangsa-bangsa dan mengumpulkan mereka dari negeri-negeri dan membawa mereka ke tanahnya; Aku akan menggembalakan mereka di atas gunung-gunung Israel , di alur-alur sungainya dan di semua tempat kediaman orang di tanah itu. Di padang rumput yang baik akan Kugembalakan mereka dan di atas gunung-gunung Israel yang tinggi di situlah tempat penggembalaannya; di sana di tempat penggembalaan yang baik mereka akan berbaring dan rumput yang subur menjadi makanannya di atas gunung-gunung Israel . Aku sendiri akan menggembalakan domba-domba-Ku dan Aku akan membiarkan mereka berbaring, demikianlah firman Tuhan Allah. Yang hilang akan Kucari, yang tersesat akan Kubawa pulang, yang luka akan Kubalut, yang sakit akan Kukuatkan, serta yang gemuk dan yang kuat akan Kulindungi; Aku akan menggembalakan mereka sebagaimana seharusnya.
L. Demikianlah Sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

MAZMUR TANGGAPAN (PS 849, Mzm 23:1-3a.3b-4.5.6; Ul: 1)
Refren: Tuhanlah gembalaku, tak'kan kekurangan aku.
Mazmur:
 
1. Tuhan adalah gembalaku, aku tidak kekurangan: 'ku dibaringkan-Nya di rumput yang hijau, di dekat air yang tenang. 'Ku dituntun-Nya di jalan yang lurus demi nama-Nya yang kudus.
2. Sekalipun aku harus berjalan, di lembah yang kelam, aku tidak takut akan bahaya, sebab Engkau besertaku; sungguh tongkat penggembalaan-Mu, itulah yang menghibur aku.
3. Kausiapkan hidangan bagiku dihadapan lawanku. Kauurapi kepalaku dengan minyak, dan pialaku melimpah.
4. Kerelaan yang dari Tuhan dan kemurahan ilahi mengiringi langkahku selalu sepanjang umur hidupku. Aku akan diam di rumah Tuhan sekarang dan senantiasa.
   
BACAAN II  (Rm 5:5b-11)

"Allah melimpahkan kasih-Nya atas kita."

L.  Bacaan dari Surat Rasul Paulus kepada umat di Roma:  

 Saudara-saudara terkasih, kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita. Karena waktu kita masih lemah, Kristus telah mati untuk kita orang-orang durhaka pada waktu yang ditentukan oleh Allah. Sebab tidak mudah seorang mau mati untuk orang yang benar--tetapi mungkin untuk orang yang baik ada orang yang berani mati--. Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa. Lebih-lebih, karena kita sekarang telah dibenarkan oleh darah-Nya, kita pasti akan diselamatkan dari murka Allah. Sebab jikalau kita, ketika masih seteru, diperdamaikan dengan Allah oleh kematian Anak-Nya, lebih-lebih kita, yang sekarang telah diperdamaikan, pasti akan diselamatkan oleh hidup-Nya! Dan bukan hanya itu saja! Kita malah bermegah dalam Allah oleh Yesus Kristus, Tuhan kita, sebab oleh Dia kita telah menerima pendamaian itu.

Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah
    
BAIT PENGANTAR INJIL (PS 961; Yoh 10:14)
Refren. Alleluya, alleluya, alleluya.
Ayat.
Akulah gembala yang baik, Sabda Tuhan. Aku mengenal domba-domba-Ku dan domba-domba-Ku mengenal Aku.
 
BACAAN INJIL (Luk 15:3-7)

"Bergembiralah bersama dengan daku, sebab dombaku yang hilang telah kutemukan."

I. Tuhan bersamamu
U. Dan bersama rohmu
I. Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas
U. Dimuliakanlah Tuhan.
I.  Sekali peristiwa Yesus menyampaikan perumpamaan ini kepada orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat, "Siapakah di antara kamu yang mempunyai seratus ekor domba, lalu kehilangan seekor, tidak meninggalkan yang sembilan puluh sembilan ekor di padang gurun dan pergi mencari yang sesat itu sampai ia menemukannya? Dan kalau telah menemukannya, ia lalu meletakkannya di atas bahu dengan gembira, dan setibanya di rumah ia memanggil sahabat-sahabat dan tetangga-tetangganya serta berkata kepada mereka: Bersukacitalah bersama-sama dengan aku, sebab dombaku yang hilang telah kutemukan. Aku berkata kepadamu: Demikian juga akan ada sukacita di surga karena satu orang berdosa yang bertobat, lebih dari pada sukacita karena sembilan puluh sembilan orang benar yang tidak memerlukan pertobatan."

Berbahagialah orang yang mendengarkan sabda Tuhan dan tekun melaksanakannya
U. Sabda-Mu adalah jalan, kebenaran, dan hidup kami.

HOMILI

AKU PERCAYA

(Umat berdiri, kata-kata yang dicetak miring diucapkan sambil membungkuk)


I + U. Aku percaya akan satu Allah,
Bapa yang mahakuasa,
pencipta langit dan bumi,
dan segala sesuatu yang kelihatan dan tak kelihatan;
dan akan satu Tuhan Yesus Kristus, Putra Allah yang tunggal.
Ia lahir dari Bapa sebelum segala abad,
Allah dari Allah,
Terang dari Terang,
Allah benar dari Allah benar.
Ia dilahirkan, bukan dijadikan,
sehakikat dengan Bapa;
segala sesuatu dijadikan oleh-Nya.
Ia turun dari surga untuk kita manusia
dan untuk keselamatan kita.
Ia dikandung dari Roh Kudus,
Dilahirkan oleh Perawan Maria, dan menjadi manusia.

Ia pun disalibkan untuk kita, waktu Pontius Pilatus;
Ia menderita sampai wafat dan dimakamkan.
Pada hari ketiga Ia bangkit menurut Kitab Suci.
Ia naik ke surga, duduk di sisi Bapa.
Ia akan kembali dengan mulia,
mengadili orang yang hidup dan yang mati;
kerajaan-Nya takkan berakhir.
aku percaya akan Roh Kudus,
Ia Tuhan yang menghidupkan;
Ia berasal dari Bapa dan Putra,
yang serta Bapa dan Putra,
disembah dan dimuliakan;
Ia bersabda dengan perantaraan para nabi.
aku percaya akan Gereja
yang satu, kudus, katolik dan apostolik.
aku mengakui satu pembaptisan
akan penghapusan dosa.
aku menantikan kebangkitan orang mati
dan hidup di akhirat. Amin.

DOA UMAT


I. Marilah berdoa kepada Tuhan kita Yesus Kristus yang telah mengasihi kita dengan sepenuh hati. Marilah kita mengatakan kepada-Nya.

L. Tuhan Yesus Kristus, Engkau telah mendirikan Gereja untuk menghimpun semua orang yang percaya kepada-Mu dalam persekutuan cinta kasih. Semoga umat beriman saling mengasihi seperti Engkau mengasihi kami. Semoga kami juga percaya satu sama lain, saling mengampuni, dan saling memperhatikan. Kami mohon, ya Tuhan:
U. Jadikanlah hati kami seperti Hati-Mu.

L. Tuhan Yesus Kristus, Engkau telah mengutus para Rasul untuk mewartakan Injil. Semoga para pewarta Injil mengajarkan cinta kasih Hati-Mu kepada orang-orang yang letih lesu serta memikul beban berat. Kami mohon, ya Tuhan:
U. Jadikanlah hati kami seperti Hati-Mu.

L. Tuhan Yesus Kristus, Engkau telah mewartakan persahabatan dan kasih-Mu kepada mereka yang terlupakan dan tidak mempunyai sahabat. Semoga kami sebagai murid-murid-Mu membuka hati bagi saudara-saudara kami yang terlupakan dan terkucil dari masyarakat. Kami mohon, ya Tuhan:
U. Jadikanlah hati kami seperti Hati-Mu.

L. Tuhan Yesus Kristus, Engkau mengajak kami belajar pada-Mu, sebab Engkau lemah lembut dan murah hati. Semoga semua orang yang hatinya keras dan tertutup, sombong, serta membenci orang lain Kautarik kepada Hati-Mu. Kami mohon, ya Tuhan:
U. Jadikanlah hati kami seperti Hati-Mu.

L. Tuhan Yesus Kristus, Engkau telah dibesarkan dalam kemesraan keluarga suci di Nazaret. Semoga Engkau menjadi Raja keluarga-keluarga kami, sehingga kami pun berbagi bersama dalam suka dan duka, serta berupaya terus untuk saling membahagiakan. Kami mohon, ya Tuhan:
U. Jadikanlah hati kami seperti Hati-Mu.

I. Dengarkanlah doa kami, ya Tuhan. Berikanlah kepada kami hati yang baru, hati yang lemah-lembut, seperti hati-Mu yang kami hormati pada hari ini, sehingga kami terbuka bagi sesama dan saling mengasihi Engkau seperti Engkau mengasihi kami, kini dan selama-lamanya.
U. Amin.
                
LITURGI EKARISTI


A. PERSIAPAN PERSEMBAHAN


LAGU PERSIAPAN PERSEMBAHAN (PS 561)
 
DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN

I. Berdoalah, Saudara-saudari, supaya persembahanku dan persembahanmu berkenan pada Allah, Bapa yang mahakuasa.
U. Semoga persembahan ini diterima demi kemuliaan Tuhan dan keselamatan kita serta seluruh umat Allah yang kudus.
I.  Ya Allah, pandanglah cinta yang tak terperikan dari Hati Putra-Mu yang terkasih. Semoga persembahan yang kami unjukkan ini Engkau terima dan mendatangkan pengampunan atas dosa-dosa kami. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
U. Amin.

B. DOA SYUKUR AGUNG


PREFASI (Kasih Kristus yang tak terhingga)
I. Tuhan bersamamu
U. Dan bersama rohmu
I. Marilah mengarahkan hati kepada Tuhan
U. Sudah kami arahkan
I. Marilah bersyukur kepada Tuhan, Allah kita
U. Sudah layak dan sepantasnya.
I. Sungguh layak dan sepantasnya, bahwa kami selalu dan di mana pun bersyukur kepada-Mu, ya Tuhan, Bapa yang kudus, Allah yang Mahakuasa dan kekal: dengan pengantaraan Kristus Tuhan kami. Berkat kasih-Nya yang tak terhingga, Ia telah menyerahkan diri bagi kami ketika Ia ditinggikan di kayu salib. Ia mengalirkan darah dan air dari lambung-Nya yang ditikam; dari situlah memancar sakramen-sakramen Gereja agar semua orang, yang ditarik kepada Hati Juru Selamat yang terbuka itu, senantiasa minum dari sumber-sumber keselamatan dengan gembira. Dari sebab itu, bersama para kudus dan semua malaikat kami memuji Dikau dengan tak henti-hentinya bernyanyi: 
       
KUDUS (PS 390)
Kudus, kudus, kuduslah Tuhan. Allah segala kuasa. Surga dan bumi, penuh kemuliaan-Mu. Terpujilah Engkau di surga. Diberkatilah yang datang dalam nama Tuhan, dalam nama Tuhan. Terpujilah Engkau di surga.
         
DOA SYUKUR AGUNG III
     
I. Sungguh kuduslah Engkau, ya Bapa. Segala ciptaan patut memuji Engkau. Sebab, dengan pengantaraan Putra-Mu, Tuhan kami Yesus Kristus, dan dengan daya kekuatan Roh Kudus, Engkau menghidupkan dan menguduskan segala sesuatu. Tak henti-hentinya Engkau menghimpun umat-Mu sehingga dari terbitnya matahari sampai terbenamnya di seluruh bumi dipersembahkan kurban yang murni untuk memuliakan nama-Mu.

Maka kami mohon, ya Bapa, sudilah menguduskan persembahan ini dengan Roh-Mu agar bagi kami menjadi Tubuh dan (+) Darah Putra-Mu terkasih, Tuhan kami, Yesus Kristus, yang menghendaki kami merayakan misteri ini.

Sebab pada malam Ia dikhianati, Yesus mengambil roti. Ia mengucap syukur dan memuji Dikau, memecah-mecahkan roti itu, dan memberikannya kepada murid-murid-Nya seraya berkata:

TERIMALAH DAN MAKANLAH: INILAH TUBUHKU YANG DISERAHKAN BAGIMU.
(Ketika Imam memperlihatkan Hosti Suci dengan mengangkatnya, Umat memandangnya. Ketika Imam meletakkan Hosti Suci dan berlutut, Umat menundukkan kepala dengan hormat dan khidmat).

Demikian pula, sesudah perjamuan, Yesus mengambil piala. Sekali lagi Ia mengucap syukur dan memuji Dikau lalu memberikan piala itu kepada murid-murid-Nya seraya berkata:

TERIMALAH DAN MINUMLAH: INILAH PIALA DARAHKU, DARAH PERJANJIAN BARU DAN KEKAL, YANG DITUMPAHKAN BAGIMU DAN BAGI SEMUA ORANG DEMI PENGAMPUNAN DOSA. LAKUKANLAH INI UNTUK MENGENANGKAN DAKU

(Ketika Imam memperlihatkan Piala dengan mengangkatnya, Umat memandangnya. Ketika Imam meletakkan Piala dan berlutut, Umat menundukkan kepala dengan hormat dan khidmat).

AKLAMASI ANAMNESIS

I. Marilah mewartakan harapan iman kita
U. Kristus telah wafat, Kristus telah bangkit, Kristus akan kembali.

I. Bapa, kami mengenangkan sengsara Putra-Mu yang menyelamatkan, kebangkitan-Nya yang mengagumkan, dan kenaikan-Nya ke surga. Sambil mengharapkan kedatangan-Nya kembali dengan penuh syukur kami mempersembahkan kepada-Mu kurban yang hidup dan kudus ini. Kami mohon, pandanglah persembahan Gereja-Mu ini dan indahkanlah kurban yang telah mendamaikan kami dengan Dikau.

I. Kuatkanlah kami dengan Tubuh dan Darah-Nya, penuhilah kami dengan Roh Kudus-Nya, agar kami sehati dan sejiwa dalam Kristus. Semoga kami disempurnakan oleh-Nya menjadi suatu persembahan abadi bagi-Mu agar kami pantas mewarisi kebahagiaan surgawi bersama dengan pilihan-Mu, terutama bersama Santa Perawan Maria, Bunda Allah, para rasul-Mu yang kudus dan para martir-Mu yang jaya, dan bersama (Santo/a... serta) semua orang kudus yang selalu mendampingi dan menolong kami.

I. Ya Bapa, semoga berkat kurban yang mendamaikan ini, damai sejahtera dan keselamatan semakin dirasakan di seluruh dunia.

I. Kuatkanlah iman dan cinta kasih Gereja-Mu yang kini masih berziarah di bumi ini bersama hamba-Mu, Paus kami ...., Uskup kami...., serta semua uskup, para imam, diakon, serta semua pelayan umat, dan seluruh umat kesayangan-mu.

I. Dengarkanlah doa-doa umat-Mu yang Engkau perkenankan berhimpun di sini. Demi kerahiman dan kasih setia-Mu, ya Bapa, persatukanlah semua anak-Mu di manapun mereka berada.

I. Terimalah dengan rela ke dalam kerajaan-Mu: saudara-saudari kami dan semua orang yang berkenan pada-Mu, yang telah beralih dari dunia ini.

I. Kami berharap agar bersama mereka kami pun menikmati kemuliaan-Mu selama-lamanya dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami. Sebab melalui Dialah Engkau melimpahkan segala yang baik kepada dunia.

I. Dengan pengantaraan Kristus, bersama Dia dan dalam Dia, bagi-Mu, Allah Bapa yang mahakuasa, dalam persekutuan dengan Roh Kudus, segala hormat dan kemuliaan sepanjang segala masa.
U. Amin.
 
C. KOMUNI


BAPA KAMI (PS 404)


I. Atas petunjuk Penyelamat kita dan menurut ajaran ilahi, maka beranilah kita berdoa
I+U. Bapa kami yang ada di surga, dimuliakanlah nama-Mu, datanglah kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di atas bumi seperti di dalam surga. Berilah kami rezeki pada hari ini dan ampunilah kesalahan kami, seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami; dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan, tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

I. Ya Bapa, bebaskanlah kami dari segala kemalangan dan berilah kami damai-Mu. Kasihanilah dan bantulah kami, supaya selalu bersih dari noda dosa dan terhindar dari segala gangguan, sehingga kami dapat hidup dengan tenteram sambil mengharapkan kedatangan Penyelamat kami, Yesus Kristus.
U. Sebab Engkaulah Raja yang mulia dan berkuasa untuk selama-lamanya.

DOA DAMAI
I.  Demi cinta kasih Yesus telah mempersembahkan kurban pepulih kepada Bapa-Nya, sehingga kita diperdamaikan dengan Bapa di surga. Maka agar cinta kasih hati-Nya jangan sampai sia-sia tak mendapat tanggapan kita, marilah kita berdoa: Tuhan Yesus Kristus, jangan memperhitungkan dosa kami, tetapi perhatikanlah iman Gereja-Mu, dan restuilah kami supaya hidup bersatu dengan rukun sesuai dengan kehendak-Mu. Sebab Engkaulah pengantara kami kini dan sepanjang masa.
U. Amin. 

I. Damai Tuhan bersamamu
U. Dan bersama rohmu. 

ANAK DOMBA ALLAH (PS 411)
 
PERSIAPAN KOMUNI
Ajakan menyambut Komuni
I. Inilah Anak Domba Allah, yang menghapus dosa dunia. Berbahagialah kita yang diundang ke perjamuan-Nya
U. Ya Tuhan, saya tidak pantas, Engkau datang kepada saya, tetapi bersabdalah saja, maka saya akan sembuh.

KOMUNI  

LAGU KOMUNI 
(PS 560)

   
SAAT HENING


DOA SESUDAH KOMUNI
I. Marilah kita berdoa:
I. Ya Allah, semoga sakramen cinta kasih ini mengobarkan kasih suci dalam hati kami. Bantulah agar dalam kasih itu kami terus-menerus didekatkan kepada Kristus, Putra-Mu, dan mampu mengenali Dia dalam saudara-saudari kami. Dialah Tuhan kami, yang hidup dan berkuasa sepanjang segala masa.
U. Amin.

RITUS PENUTUP


PENGUMUMAN

BERKAT 
I. Tuhan bersamamu
U. Dan bersama rohmu
I. Semoga Saudara sekalian dilindungi, dibimbing dan diberkati oleh Allah yang mahakuasa: (+) Bapa dan Putra dan Roh Kudus.
U. Amin.

PENGUTUSAN

I. Saudara sekalian, Perayaan Ekaristi sudah selesai. Alleluya, alleluya.
U. Syukur kepada Allah. Alleluya, alleluya.

I. Marilah pergi! Kita diutus.
U. Amin. 
     
PERARAKAN KELUAR 

***

Baca selengkapnya....

Perayaan Ekaristi 18 - 19 Mei 2013 Hari Raya Pentakosta

  


HARI RAYA PENTAKOSTA - Th. C

Saran Nyanyian: PS 565, 572, 573, 574, 567, 569(sbl Alleluya), 575, 576, 577, 828, 964

Sabtu-Minggu, 18-19 MEI 2013
  

RITUS PEMBUKA

LAGU PEMBUKA  
        
TANDA SALIB DAN SALAM
I. Dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus
U. Amin
I.  Rahmat Tuhan kita Yesus Kristus, cinta kasih Allah dan persekutuan Roh Kudus bersamamu
U. Dan bersama rohmu

PENGANTAR 
 
PERINGATAN PEMBAPTISAN  

I. Saudara-saudara, marilah kita menyatakan tobat kita pada awal perayaan ekaristi dengan mengenangkan peristiwa pembaptisan dengan menerima percikan air suci.

I. Allah yang Mahakuasa, dampingilah umat-Mu dan (+) kuduskanlah air ini yang kami gunakan untuk memperingati karya penciptaan-Mu yang agung dan karya penebusan-Mu yang lebih agung lagi.

I. Engkau telah menciptakan air untuk menyuburkan ladang dan untuk mneyegarkan serta membersihkan tubuh kami. Engkau telah menggunakan air untuk melaksanakan rencana keselamatan-Mu, sebab lewat air Laut Merah Engkau membebaskan Umat Terpilih dari perbudakan; dengan air Engkau menghapuskan dahaga mereka di padang gurun. Air telah dikuduskan oleh Kristus ketika Ia dibaptis di Sungai Yordan. Dan dengan air pula, Engkau membarui hidup kami yang rapuh, yaitu dengan air baptis yang melahirkan hidup baru. Oleh karena itu, kami mohon: Semoga air ini mengingatkan kami akan pembaptisan yang telah kami terima. Semoga kami bersatu hati dan bergembira bersama saudara-saudari kami, yang dibaptis di sekitar Hari Raya Paskah ini. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
U. Amin.

S. Aku melihat air mengalir* dari bait Allah di sebelah kanan alleluya;
dan semua yang didatangi diselamatkan, dan berkata, alleluya, alleluya. [selesai]

S. Pujilah Tuhan karena Ia baik
U. karena belas kasihan-Nya kekal.
S. Kemuliaan kepada Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus.
U. Seperti pada permulaan, sekarang selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

atau

Vidi aquam* egredientem de templo,
a latere dextro, alleluia:
et omnes, ad quos pervenit aqua ista,
salvi facti sunt, et dicent, alleluia, alleluia. [selesai]

S. Confitemini Domino quoniam bonus:
U. Quoniam in saeculum misericordia eius.

S. Gloria Patri, et Filio, et Spiritui Sancto:
U. Sicut erat in principio, et nunc, et semper,
et in saecula sæculorum. Amen.

(Diulang dari awal sampai "Selesai". Sesudah abslousi, langsung menyusul MADAH KEMULIAAN)

I. Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, - mengampuni dosa kita, - dan mengantar kita ke hidup yang kekal.
U. Amin

(umat tetap berdiri)  

MADAH KEMULIAAN (PS 354) 

K. Kemuliaan kepada Allah di surga,
U. dan damai di bumi, dan damai di bumi
kepada orang yang berkenan pada-Nya.
Kami memuji Dikau.
Kami meluhurkan Dikau.
Kami menyembah Dikau.
Kami memuliakan Dikau.
Kami bersyukur, kami bersyukur. Kami bersyukur pada-Mu.
Karena kemuliaan-Mu yang besar.
Kar'na kemuliaan-Mu yang besar.
Ya Tuhan Allah, raja surgawi, Allah Bapa yang mahakuasa.
Ya Tuhan Yesus Kristus, Putra yang tunggal.
Ya Tuhan Allah, Anak Domba Allah, Putra Bapa.
Engkau yang menghapus dosa dunia, kasihanilah kami.
Engkau yang menghapus dosa dunia, kabulkanlah doa kami.
Engkau yang duduk di sisi Bapa, kasihanilah kami.
Karena hanya Engkaulah kudus.
Hanya Engkaulah Tuhan.
Hanya Engkaulah mahatinggi,
ya Yesus Kristus,
bersama Roh Kudus, bersama Roh Kudus
dalam kemuliaan Allah Bapa.
Amin.
  
DOA PEMBUKA
I. Marilah kita berdoa:
(hening sejenak)
I   Ya Allah, dengan perayaan meriah hari ini Engkau menguduskan seluruh Gereja-Mu di setiap suku dan bangsa. Curahkanlah karunia-karunia Roh Kudus atas seluruh muka bumi, dan perbaruilah kini melalui hati kaum beriman, karya-karya agung yang telah Engkau kerjakan pada awal pemberitaan Inji. Dengan pengantaraan Yesus Kristus, Putra-Mu, Tuhan kami, yang bersama dengan Dikau dalam persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa, Allah, sepanjang segala masa.
U. Amin.

LITURGI SABDA

BACAAN I (Kis 2:1-11)


"Semua dipenuhi Roh Kudus dan mulai berbicara."
      L. Bacaan dari Kisah Para Rasul: 
   
Ketika tiba hari Pentakosta, semua orang yang percaya akan Yesus berkumpul di satu tempat. Tiba-tiba turunlah dari langit suatu bunyi seperti tiupan angin keras yang memenuhi seluruh rumah di mana mereka duduk. Lalu tampaklah kepada mereka lidah-lidah seperti nyala api bertebaran dan hinggap pada mereka masing-masing. Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus. Lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diilhamkan oleh Roh itu kepada mereka untuk dikatakan. Waktu itu di Yerusalem berkumpul orang-orang Yahudi yang saleh dari segala bangsa di bawah kolong langit. Ketika turun bunyi itu, berkerumunlah orang banyak. Mereka bingung karena masing-masing mendengar rasul-rasul itu berbicara dalam bahasa mereka. Mereka semua tercengang-cengang dan heran, lalu berkata, “Bukankah semua yang berbicara itu orang Galilea? Bagaimana mungkin kita masing-masing mendengar mereka berbicara dalam bahasa kita sendiri, yaitu bahasa yang kita pakai di negeri asal kita? Kita orang Partia, Media, Elam, kita penduduk Mesopotamia, Yudea dan Kapadokia, Pontus, dan Asia, Frigia dan Pamfilia, Mesir dan daerah-daerah Libia yang berdekatan dengan Kirene, pendatang-pendatang Roma, baik orang Yahudi maupun pe-nganut agama Yahudi, orang Kreta dan orang Arab; kita semua mendengar mereka berbicara dalam bahasa kita sendiri, tentang perbuatan-perbuatan besar yang dilakukan oleh Allah.
L. Demikianlah Sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

MAZMUR TANGGAPAN (PS 828; Mzm 104:1ab+24ac-30.31+34))
Refren: Utuslah Roh-Mu, ya Tuhan dan jadi baru seluruh muka bumi.
Mazmur:
  (ayat diucapkan)
1. Pujilah Tuhan, hai jiwaku! Tuhan, Allahku, Engkau sangat besar! Engkau yang berpakaian keagungan dan semarak!
2. Betapa banyak perbuatan-Mu, ya Tuhan, sekaliannya Kaujadikan dengan kebijaksanaan, bumi penuh dengan ciptaan-Mu.
3. Apabila Engkau menyembunyikan wajah-Mu, mereka terkejut; apabila Engkau mengambil roh mereka, mereka mati binasa dan kembali menjadi debu. 
4. Apabila Engkau mengirim roh-Mu, mereka tercipta, dan Engkau membaharui muka bumi.
5. Biarlah kemuliaan Tuhan tetap untuk selama-lamanya, biarlah Tuhan bersukacita karena perbuatan-perbuatan-Nya!
6. Biarlah renunganku manis kedengaran kepada-Nya! Aku hendak bersukacita karena Tuhan.
   
BACAAN II  (Rm 8:8-17)

"Semua orang yang dipimpin oleh Roh Allah adalah anak Allah."

L.  Bacaan dari Surat Rasul Paulus kepada jemaat di Roma:

 Saudara-saudara, mereka yang hidup dalam daging tidak mungkin berkenan kepada Allah. Tetapi kamu tidak hidup dalam daging, melainkan dalam Roh, kalau Roh Allah memang tinggal di dalam dirimu. Tetapi  jika orang tidak memiliki Roh Kristus, maka ia bukanlah milik Kristus. Tetapi jika Kristus ada di dalam dirimu, maka tubuhmu memang mati karena dosa, tetapi rohmu hidup karena kebenaran. Dan jika Roh Allah, yang telah membangkitkan Yesus dari antara orang mati, diam dalam dirimu, maka Ia yang telah membangkitkan Kristus Yesus dari antara orang mati akan menghidupkan juga tubuhmu yang fana oleh Roh-Nya yang diam dalam dirimu. Jadi, Saudara-saudara, kita ini orang berhutang, tetapi bukan kepada daging sehingga harus hidup menurut daging. Sebab jika kamu hidup menurut daging, kamu akan mati. Tetapi jika oleh Roh kamu mematikan perbuatan-perbuatan tubuhmu, maka kamu akan hidup. Semua orang yang dipimpin Roh Allah adalah anak Allah. Sebab kamu menerima bukan roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, melainkan Roh yang menjadikan kamu anak Allah. Oleh Roh itu kita berseru, “Abba, ya Bapa!” Roh itu memberi kesaksian bersama-sama roh kita, bahwa kita ini anak Allah. Dan kalau kita ini anak, berarti juga ahliwaris, yakni ahliwaris Allah, sama seperti Kristus. Artinya kita berhak menerima janji-janji Allah seperti Kristus; dan jika kita menderita bersama dengan Kristus, kita juga akan dipermuliakan bersama dengan Dia.

Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah

MADAH PENTAKOSTA
(PS 569)
1. Ya Roh Kudus, datanglah, dari surga, sinarkan pancaran cahaya-Mu.
2. Suluh hati, datanglah, Bapa kaum yang lemah, pemberi anugerah.
3. Kau penghibur ulungku, Kau sahabat jiwaku, penyejukku yang lembut.
4. Kausegarkan yang lelah, Kau tenangkan yang resah; Kau melipur yang sendu.
5. O Cahaya yang cerah, datang dan penuhilah hati kaum beriman.
6. Tanpa kekuasaan-Mu, hampa daya umat-Mu; hanya noda adanya.
7. Yang cemar bersihkanlah, yang kersang siramilah, yang terluka pulihkanlah.
8. Yang keras lunakkanlah, yang beku cairkanlah, yang sesat arahkanlah.
9. Limpahilah umat-Mu yang percaya pada-Mu: sapta karunia-Mu.
10. Dan curahkan anugrah: ahir hidup bahagia sukacita tak henti.

BAIT PENGANTAR INJIL (PS 964)
Refren. Alleluya
Ayat. Datanglah, hai Roh Kudus, penuhilah hati kaum beriman dan nyalakanlah api cinta-Mu di dalam hati mereka.
 
BACAAN INJIL (Yoh 14:15-16.23b-26)

"Roh Kudus akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu."

I. Tuhan bersamamu
U. Dan bersama rohmu
I. Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes
U. Dimuliakanlah Tuhan.
I.    Pada perjamuan malam terakhir Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku. Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya. Jika seorang mengasihi Aku Bapa-Ku akan mengasihi Dia, dan Kami akan datang kepadanya, dan diam bersama-sama dengan dia. Barangsiapa tidak mengasihi Aku, ia tidak menuruti firman-Ku; dan firman yang kamu dengar itu bukanlah dari pada-Ku, melainkan dari Bapa yang mengutus Aku. Semuanya ini Kukatakan kepadamu selagi Aku berada bersama-sama dengan kamu; tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.”
I: Demikianlah Injil Tuhan
U: Terpujilah Kristus.

HOMILI

AKU PERCAYA

DOA UMAT


I.     Ya Bapa di surga, bersama dengan Putra-Mu Engkau telah mengutus Roh Kudus kepada seluruh Gereja. Maka pada hari ini kami bersyukur kepada-Mu dan berdoa:

L.    Bagi Umat Allah: Semoga Bapa menghibur dan menggembirakan hati umat-Nya dengan Roh Kudus, Sang Penghibur. Utuslah Roh-Mu, ya Tuhan.....
U.    Dan jadi baru seluruh muka bumi.

L.    Bagi para pemimpin bangsa-bangsa: Semoga Bapa mendorong para pemimpin bangsa-bangsa, agar mengusahakan dan membina damai sejahtera serta kerukunan. Utuslah Roh-Mu, ya Tuhan.....
U.   Dan jadi baru seluruh muka bumi.

L.  Bagi mereka yang lemah: Semoga Bapa menguatkan mereka yang lemah, mencairkan hati yang beku, dan membarui mereka berkat kedatangan Roh-Nya. Utuslah Roh-Mu, ya Tuhan.....
U.   Dan jadi baru seluruh muka bumi.

L.    Bagi kita sendiri: Semoga Bapa mencurahkan lagi kepada kami semangat yang telah kami terima dalam pembaptisan dan krisma, dan semoga kami semakin mendalami serta menghayati iman kami. Utuslah Roh-Mu, ya Tuhan.....
U.    Dan jadi baru seluruh muka bumi.

…. (hening) …….. 

I.   Allah Bapa yang mahakudus, berkat Roh Kudus yang ada dalam diri kami, kami berseru kepada-Mu, “Ya Bapa.” Maka kabulkanlah permohonan kami dan utuslah Roh Kudus-Mu untuk menjiwai kami demi Kristus, Tuhan dan pengantara kami.
U.   Amin.

 
LITURGI EKARISTI


A. PERSIAPAN PERSEMBAHAN


LAGU PERSIAPAN PERSEMBAHAN 
 
DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN

I. Berdoalah, Saudara-saudari, supaya persembahanku dan persembahanmu berkenan pada Allah, Bapa yang mahakuasa.
U. Semoga persembahan ini diterima demi kemuliaan Tuhan dan keselamatan kita serta seluruh umat Allah yang kudus.
I.  Ya Allah, utuslah Roh Kudus yang dijanjikan oleh Putra-Mu. Semoga Roh itu mengungkapkan sepenuhnya rahasia kurban ini kepada kami dan berkenan membuka seluruh kebenaran bagi kami. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
U. Amin.

B. DOA SYUKUR AGUNG


PREFASI (MISTERI PENTAKOSTA)
I. Tuhan bersamamu
U. Dan bersama rohmu
I. Marilah mengarahkan hati kepada Tuhan
U. Sudah kami arahkan
I. Marilah bersyukur kepada Tuhan, Allah kita
U. Sudah layak dan sepantasnya.
I. Sungguh layak dan sepantasnya, bahwa kami selalu dan di mana pun bersyukur kepada-Mu, Tuhan, Bapa yang kudus, Allah yang Mahakuasa dan kekal: Sebab, Engkau menyempurnakan misteri Paskah ketika Engkau, pada hari ini, menganugerahkan Roh Kudus kepada mereka yang Engkau jadikan anak-anak angkat-Mu karena persekutuan dengan Putra Tunggal-Mu. Roh yang sama, pada awal kelahiran Gereja, menganugerahkan pengetahuan akan Allah kepada semua bangsa dan mempersatukan berbagai bahasa dalam pengakuan iman yang satu. Dari sebab itu, dilimpahi kegembiraan Paskah, bersukacitalah seluruh bumi. Segenap Kekuatan Surga serta Bala Malaikat menyanyikan madah kemuliaan bagi-Mu dengan tak henti-hentinya bernyanyi: 
       
KUDUS (PS 393)
K. Kudus, kudus,
U. Kuduslah Tuhan
K. Allah segala kuasa. Surga dan bumi, surga dan bumi penuh kemuliaan-Mu. Surga dan bumi, surga dan bumi penuh kemuliaan-Mu.
U. Terpujilah Engkau di surga.
K. Diberkatilah yang datang dalam nama Tuhan, dalam nama Tuhan.
U. Terpujilah Engkau di surga.
         
DOA SYUKUR AGUNG I

I. Ya Bapa yang mahamurah, dengan rendah hati kami mohon demi Yesus Kristus, Putra-Mu, Tuhan kami: Sudilah menerima dan memberkati (+) pemberian ini, persembahan ini, kurban kudus yang tak bernoda ini. Kami mempersembahkan kepada-Mu pertama-tama untuk Gereja-Mu yang kudus dan katolik. Semoga Engkau memberikan kepadanya damai, perlindungan, persatuan, dan bimbingan di seluruh dunia bersama hamba-Mu Paus kami... dan Uskup kami ... serta semua orang yang menjaga dan menumbuhkan iman katolik, sebagaimana kami terima dari para rasul.

I. Ingatlah, ya Tuhan, akan hamba-hamba-Mu... yang meminta doa kami; dan semua orang yang berhimpun di sini, yang iman dan baktinya Engkau kenal dan Engkau maklumi; bagi mereka, kurban ini kami persembahkan kepada-Mu. Ingatlah juga akan mereka yang mempersembahkan kepada-Mu kurban pujian ini bagi dirinya sendiri dan bagi kaum kerabatnya untuk penebusan jiwa mereka, untuk keselamatan dan kesejahteraan yang mereka harapkan dari-Mu, ya Allah yang benar, hidup dan kekal.

Communicantes Minggu Pentakosta

Dalam persatuan dengan seluruh Gereja, kami merayakan hari Pentakosta yang amat suci ini, saat Roh Kudus menampakkan diri dalam rupa lidah api kepada para rasul; juga kami mengenang dan menghormati: terutama Santa Maria, tetap perawan mulia, Bunda Yesus Kristus, Tuhan dan Allah kami.

Santo Yusuf, suaminya, serta para rasul dan para martir-Mu yang bahagia, Petrus dan Paulus, Andreas (Yakobus dan Yohanes, Tomas, Yakobus dan Filipus, Bartolomeus dan Matius, Simon dan Tadeus: Linus, Kletus, Klemens dan Sikstus, Kornelius dan Siprianus, Laurensius dan Krisogonus, Yohanes dan Paulus, Kosmas dan Damianus) dan semua orang kudus-Mu. Atas jasa dan doa mereka, lindungilah dan tolonglah kamid alam segala hal. Demi Kristus, Tuhan kami.
U.Amin.

I. Ya Allah, kami mohon, sudilah memberkati dan menerima persembahan kami ini sebagai persembahan yang sempurna, yang benar, dan yang berkenan pada-Mu, agar bagi kami menjadi Tubuh dan Darah Putra-Mu terkasih, Tuhan kami, Yesus Kristus.

Putra Altar membunyikan lonceng/gong.

I. Pada hari sebelum menderita Ia mengambil roti dengan tangan-Nya yang kudus dan mulia, dan sambil menengadah kepada-Mu, Allah Bapa-Nya yang mahakuasa, Ia mengucap syukur dan memuji Dikau, memecah-mecahkan roti itu, dan memberikannya kepada murid-murid-Nya seraya berkata:

Terimalah dan makanlah: 
Inilah Tubuh-Ku yang diserahkan bagimu.

Ketika Imam memperlihatkan Piala dengan mengangkat-Nya. Umat memandang-Nya. Ketika Iman meletakkan Piala dan berlutut. Umat menundukkkan kepada dengan hormat dan khidmat.
 
Demikian pula, sesudah perjamuan, Ia mengambil piala yang luhur dengan tangan-Nya yang kudus dan mulia. Sekali lagi Ia mengucap syukur dan memuji Dikau lalu memberikan piala itu kepada murid-murid-Nya seraya berkata:
Terimalah dan minumlah: Inilah piala Darah-Ku, darah perjanjian baru dan kekal, yang ditumpahkan bagimu dan bagi semua orang demi pengampunan dosa. Lakukanlah ini untuk mengenangkan Daku.
Ketika Imam memperlihatkan Piala dengan mengangkat-Nya. Umat memandang-Nya. Ketika Iman meletakkan Piala dan berlutut. Umat menundukkkan kepada dengan hormat dan khidmat.



ANAMNESIS

I: Agunglah misteri iman kita
U: Tuhan Engkau telah wafat. Tuhan, sekarang 'Kau hidup Engkau Sang Juru Selamat: Datanglah, ya Yesus Tuhan.
atau 
I. Sungguh agung misteri iman kita
U. Tuhan, penebus dunia, dengan salib dan kebangkitan-Mu, Engkau membebaskan manusia. Selamatkanlah kami umat-Mu.

I. Oleh karena itu, ya Bapa, kami, hamba-Mu, dan juga umat-Mu yang kudus mengenangkan Kristus, Putra-Mu, Tuhan kami: penderitaan-Nya yang menyelamatkan, kebangkitan-Nya dari alam maut, dan juga kenaikan-Nya yang mulia ke surga. 
Dari anugerah-anugerah yang telah Engkau berikan kepada kami, ya Allah, yang mahamulia, kami mempersembahkan kepada-Mu, kurban yang murni, kurban yang suci, kurban yang tak bernoda, roti suci kehidupan abadi dan piala keselamatan kekal.

Sudilah memandang persembahan ini dengan hati yang rela dan wajah berseri; dan sudilah menerimanya seperti Engkau berkenan menerima persembahan hamba-Mu Habel dan kurban leluhur kami Abraham dan seperti Engkau berkenan menerima kurban suci dan tak bernoda yang dipersembahkan kepada-Mu oleh Melkisedek, Imam Agung-Mu.

I. Kami mohon kepada-Mu, ya Allah yang mahakuasa: utuslah malaikat-Mu yang kudus mengantar persembahan ini ke altar-Mu yang luhur, ke hadapan keagungan ilahi-Mu, agar kami semua yang mengambil bagian dalam perjamuan ini, dengan menyambut Tubuh dan Darah Putra-Mu, dipenuhi dengan segala berkat dan rahmat surgawi. Demi Kristus, Tuhan kami.
U.Amin.
  
I. Ingatlah juga, ya Tuhan, akan hamba-hamba-Mu..... dan ..... yang telah mendahului kami dengan meterai iman dan beristirahat dalam damai. 
I. Kami mohon kepada-Mu, ya Tuhan, perkenankanlah mereka dan semua orang yang telah beristirahat dalam Kristus mendapatkan kebahagiaan, terang dan damai. Demi Kristus, Tuhan kami. 
U. Amin. 

I. Perkenankanlah juga kami, hamba-hamba-Mu yang berdosa ini, yang berharap atas kerahiman-Mu yang melimpah, mengambil bagian dalam persekutuan dengan para rasul dan para martir-Mu yang kudus: dengan Yohanes Pembaptis, Stefanus, Matias dan Barnabas, (Ignasius dan Aleksander, Marselinus dan Petrus, Felisitas dan Perpertua, Agata, dan Lusia, Agnes, Sesilia, dan Anastasia) dan semua orang kudus-Mu: perkenankanlah kami menikmati kebahagiaan bersama mereka, bukan karena jasa-jasa kami, melainkan kelimpahan pengampunan-Mu. Demi Kristus, Tuhan kami.

I. Dengan pengantaraan Dia, Engkau senantiasa menciptakan menguduskan, menghidupkan, memberkati, dan menganugerahkan segala yang baik kepada kami.

I. Dengan pengantaraan Kristus, bersama Dia dan dalam Dia, bagi-Mu, Allah Bapa yang mahakuasa, - dalam persekutuan Roh Kudus, segala hormat dan kemulaan sepanjang segala masa.
U.Amin.

C. KOMUNI


BAPA KAMI (PS 401)


I. Atas petunjuk Penyelamat kita dan menurut ajaran ilahi, maka beranilah kita berdoa
I+U. Bapa kami yang ada di surga, dimuliakanlah nama-Mu, datanglah kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di atas bumi seperti di dalam surga. Berilah kami rezeki pada hari ini dan ampunilah kesalahan kami, seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami; dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan, tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

I. Ya Bapa, bebaskanlah kami dari segala kemalangan dan berilah kami damai-Mu. Kasihanilah dan bantulah kami, supaya selalu bersih dari noda dosa dan terhindar dari segala gangguan, sehingga kami dapat hidup dengan tenteram sambil mengharapkan kedatangan Penyelamat kami, Yesus Kristus.
U. Sebab Engkaulah Raja yang mulia dan berkuasa untuk selama-lamanya.

DOA DAMAI
I.  Tuhan Yesus Kristus bersabda kepada para rasul, "Damai Kutinggalkan bagimu, damai-Ku Kuberikan kepadamu." Jangan memperhitungkan dosa kami, tetapi perhatikanlah iman Gereja-Mu, dan restuilah kami supaya hidup bersatu dengan rukun sesuai dengan kehendak-Mu. Sebab Engkaulah yang hidup dan berkuasa kini dan sepanjang masa.
U. Amin. 

I. Damai Tuhan bersamamu
U. Dan bersama rohmu. 

ANAK DOMBA ALLAH (PS 414)
 
PERSIAPAN KOMUNI
Ajakan menyambut Komuni
I. Inilah Anak Domba Allah, yang menghapus dosa dunia. Berbahagialah kita yang diundang ke perjamuan-Nya
U. Ya Tuhan, saya tidak pantas, Engkau datang kepada saya, tetapi bersabdalah saja, maka saya akan sembuh.

KOMUNI  

LAGU KOMUNI
(PS 828)

Refren: Utuslah Roh-Mu, ya Tuhan dan jadi baru seluruh muka bumi.
Ayat.

1. Allahku, nama-Mu hendak kupuji, Engkau amat agung, berdandan sinar kebesaran
2. Ya Tuhan, berselubungkan cahaya, Bagai jubah raja, langit Kaupasang bagai kemah.
3. Firman-Mu disampaikan oleh angin. Api yang berkobar tunduk pada-Mu bagai hamba.

SAAT HENING


DOA SESUDAH KOMUNI
I. Marilah kita berdoa:
I.  Ya Allah, Engkau telah melimpahkan karunia surgawi kepada Gereja-Mu. Jagalah rahmat yang telah Engkau berikan, agar anugerah Roh Kudus selalu tumbuh subur dan santapan rohani ini menguatkan kami untuk hidup kekal. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
U. Amin.

RITUS PENUTUP


PENGUMUMAN

BERKAT MERIAH
I. Tuhan bersamamu
U. Dan bersama rohmu
I.  Saudara sekalian, Allah, pangkal cahaya sejati, telah menerangi hati para murid dengan mencurahkan Roh Penghibur. Semoga Ia menggembirakan hati Saudara dengan berkat-Nya dan melimpahi Saudara dengan karunia Roh Kudus.
U. Amin.
I.  Semoga api Roh Kudus, yang membakar hati para murid Yesus menyucikan hati Saudara dan menghalau segala kecenderungan yang jahat.
U. Amin.
I.  Semoga Roh Kudus, yang mempersatukan aneka bahasa dalam pengakuan iman yang sama, membuat Saudara bertekun dalam iman dan karenanya kelak menikmati kebahagiaan yang Saudara harapkan.
U. Amin.
I. Semoga Saudara sekalian dilindungi, dibimbing dan diberkati oleh Allah yang mahakuasa: (+) Bapa dan Putra dan Roh Kudus.
U. Amin.

PENGUTUSAN

I. Saudara sekalian, Perayaan Ekaristi sudah selesai. Alleluya, alleluya.
U. Syukur kepada Allah. Alleluya, alleluya.

I. Marilah pergi! Kita diutus.
U. Amin. 
     
PERARAKAN KELUAR 

***

Baca selengkapnya....

Warta Paroki 11 - 12 Mei 2013

- WARTA PAROKI ST ANTONIUS PURBAYAN - SURAKARTA    
    


ADORASI PADA HARI RAYA TUBUH DAN DARAH KRISTUS

Sesuai dengan edaran dari Takhta Suci tertanggal 23 Februari 2013, pada Perayaan TUBUH dan DARAH KRISTUS pada tahun ini, di setiap paroki diminta diadakan Adorasi sekurang-kurangnya selama 1 jam, yang dilaksanakan pada hari Sabtu, 1 Juni 2013 dimulai pukul 23.00 WIB. Berkenaan dengan itu, segenap umat yang rindu berkajang dalam keheningan doa, diundang untuk bersama-sama mengadakan Adorasi di Gereja St Antonius Purbayan, Solo pada Sabtu, 1 Juni 2013 pukul 23.00 - 24.00.

NOVENA SANTO ANTONIUS

Novena Santo Antonius, pertemuan kelima, Kamis 16 Mei 2013 pukul 18.00 dengan tema Melayani dalam komunitas, lingkungan dan wilayah. Saudara/i diundang untuk mengikuti.

BULETIN GENTA

Telah terbit buletin Genta edisi bulan Mei 2013, dapat diperoleh di depan gedung paroki sesudah misa Sabtu sore/Minggu atau di toko buku paroki dengan mengganti ongkos cetak Rp 5.000,-.

PANGRUKTILAYA

Tim kerja Pangruktilaya Paroki mengundang para petugas pangruktilaya wilayah untuk hadir pada sarasehan yang akan dilaksanakan besok pada hari Rabu, 15 Juni 2013 pukul 19.00-21.00 bertempat di Aula atas gedung paroki. Dimohon tiap wilayah mengirimkan (3) tiga orang perwakilan pengurus pangruktilaya yang ada. Pengumuman ini sekaligus sebagai undangan.
   
PERAYAAN EKARISTI PENERIMAAN KOMUNI PERTAMA

Akan diadakan Perayaan Ekaristi penerimaan Komuni pertama besok hari Minggu, 2 Juni 2013 pukul 10.00-11.30 bertempat di gereja. Para petugas, peserta dan orang tua hendaknya sudah siap 30 menit sebelum Perayaan Ekaristi dimulai. Sumbangan dari orang tua untuk pelaksanaan perayaan agung ini hendaknya sudah diserahkan kepada panitia paling lambat tanggal 20 Mei 2013.


REKOLEKSI GURU KATOLIK SMA

Akan diadakan rekoleksi Guru Katolik SMA besok pada hari Minggu, 12 Mei 2013 pukul 07.30-13.30 bertempat di SMA Regina Pacis (Ursulin) dengan tema: Semakin beriman dalam bekerja dengan penuh sukacita. Narasumber oleh: Rm. Paul Suparno, SJ. Kontribusi Rp 25.000. Pendaftaran di SMA Regina Pacis, paling lambat tanggal 6 Mei 2013.

BAPTISAN BAYI BULAN JUNI 2013


Baptisan bayi bulan Juni 2013 akan dilaksanakan pada hari Minggu, 9 Juni 2013 pukul 10.00 bertempat di gereja. Baptisan anak-anak usia maksimum 6 tahun. Orang tua dan wali baptis wajib untuk mengikuti pembekalan pada hari Jumat, 7 Juni 2013 pukul 18.00 bertempat di gereja. Pada waktu pembekalan dimohon tidak mengajak anak-anak. 
        
JADWAL PETUGAS KOOR, ORGANIS, dan LEKTOR
  
  

Sabtu, 11 Mei 2013
16.30  Albertus, Oeke; Meli, Veni
18.00  SD Keprabon I, SD Keprabon I; Runanik, Wiwik
Minggu, 12 Mei 2013
05.30 Bangunharjo, Lingsih; Anik, Aryani
07.00  SD Keprabon 2, SD Keprabon 2; Yuni, Tio
08.30 Guru Kanisius, Guru Kanisius; Nining, Tegar
16.30  Kebalen, Kebalen; Novi, Dea
18.00  SMEA Kanisius, SMEA Kanisius; Anna, Sanza

Kolekte Kedua: Yayasan Kanisius Surakarta
Tata Altar: Sangkrah
Tata Tertib dan Parkir: Ngrayapan dan Kanisius

   
Sabtu, 18 Mei 2013
16.30  Kepatihan, Elly; Agnes, Anna
18.00  Ketelan, Ketelan; Sanza, Ajeng
Minggu, 19 Mei 2013
05.30  Sudiroprajan, Beto; Denma, Wiwik
07.00  Purwodiningratan, Wawan; Novi, Claudia
08.30  Gabungan SMPN, - ; Nana, Vero
16.30  Altruistic, -; Surya, Meli
18.00  Kampung Sewu, Ika; Yuni, Levi
  
Kolekte Kedua: Tenaga Pelayan Gereja KAS
Tata Altar:  Kampung Baru
Parkir: OMK Ziarah 
Tata Tertib: Kronelan

PENGUMUMAN PERKAWINAN 
A. Pengumuman Pertama
1. Cyrillus Ekana Herma Putra dari Kulonprogo dengan Margareta Berlian Prima Lestari dari Ngrayapan.
2. Fransiskus Antonius Billnatan Michael S dari Kepatihan dengan Isabella Beta Maharani dari Solo Baru.
3. Antonius Gregorius Surya Windura dari Gandekan dengan Zefanya Astrid Pratiwi dari Gondang, Purwosari.
4. Antonius Edy Siswoyo dari Widorokandang dengan Veronica Vina Novitasari Wibow dari Solo Baru.
 

B. Pengumuman Kedua
1.  Yohanes Heru Prasetyo Nugroho dari Waringinrejo dengan Natalia Santi Titik Lestari dari Kampung Sewu. 
2. Ignatius Hari Purnomo dengan Stefani Yunia Suryandari, keduanya dari Purwodiningratan.

C. Pengumuman Ketiga
1.  Abraham Irvan Dwija AW dari Ketelan dengan Hertaty dari Semarang.
   

Barangsiapa yang mengetahui adanya halangan pernikahan di atas wajib memberitahu Pastor Paroki. Pendaftaran 3 bulan sebelum hari perkawinan. 

JADWAL KURSUS PERSIAPAN PERKAWINAN
Bertempat di Gedung Paroki St. Antonius Purbayan
- Bulan Juni 2013:
tanggal 22 - 23 Juni 2013 dan 29 - 30 Juni 2013 (pengumuman ini sekaligus ralat pada informasi yang tercantum pada warta paroki edisi sebelumnya)
Biaya Pendaftaran Rp. 150.000,- / pasang dan terbatas hanya 30 pasang.


- Bulan Oktober 2013


BACAAN LITURGI 

Senin, 13 Mei 2013: Kis. 19:1-8; Mzm. 68:2-3,4-5ac,6-7ab; Yoh. 16:29-33

Selasa, 14 Mei 2013: Pesta St. Matias
Kis. 1:15-17,20-26; Mzm. 113:1-2,3-4,5-6,7-8; Yoh. 15:9-17

Rabu, 15 Mei 2013: Kis. 20:28-38; Mzm. 68:29-30,33-35a,35b-36c; Yoh. 17:11b-19

Kamis, 16 Mei 2013: Kis. 22:30; 23:6-11; Mzm. 16:1-2a,5,7-8,9-10,11; Yoh. 17:20-26

Jumat, 17 Mei 2013: Kis. 25:13-21; Mzm. 103:1-2,11-12,19-20ab; Yoh. 21:15-19

Sabtu, 18 Mei 2013: Kis. 28:16-20,30-31; Mzm. 11:4,5,7; Yoh. 21:20-25

Minggu, 19 Mei 2013: HARI RAYA PENTAKOSTA
Kis. 2:1-11; Mzm. 104:1ab,24ac,29bc-30,31,34; 1Kor. 12:3b-7,12-13 atau Rm. 8:8-17; Yoh. 14:15-16,23b-26


  
BAGI UMAT ALLAH GEREJA ST. ANTONIUS PURBAYAN:
- wajib menonaktifkan handphone selama perayaan Ekaristi,
- wajib menjaga kebersihan di dalam gedung dan di halaman gereja, serta di lingkungan sekitar gereja. Tisu atau apapun yang digunakan mohon dibuang pada tempat sampah.
- wajib mengembalikan lagi kursi plastik, teks misa, TPE, dan bantalan berlutut yang sudah selesai dipakai ke tempat semula.
- tas tidak ditinggal di tempat duduk sewaktu menerima komuni
- helm dikunci dan diletakkan di bawah jok sepeda motor.
 

Baca selengkapnya....

HOMILI: Hari Minggu Paskah VII ( Kis 7:55-60; Mzm 97:1.2b.6.7c.9; Why 22:12-14.16-17.20; Yoh 17:20-26 )

Orang suci yang telah hidup mulia dan berbahagia selamanya di sorga bersama Allah senantiasa mendoakan kita semua, umat Allah, yang masih hidup dan berjuang di dunia ini. Memang mereka yang telah hidup mulia dan berbahagia kembali ke sorga bersama dengan Allah akan lebih mudah dan banyak berdoa daripada kita yang masih hidup di dunia ini, yang kemungkinan besar jarang atau malas berdoa. Yesus yang telah naik ke sorga juga mendoakan kita semua yang beriman kepada-Nya, agar dimana pun dan kapan pun kita senantiasa bersatu dengan-Nya serta dengan saudara-saudari kita yang masih hidup di dunia ini. Yesus yang telah naik ke sorga kita imani masih hidup dan berkarya di dunia ini melalui Roh-Nya, sehingga kehadiran dan karya-Nya tak terbatas oleh ruang dan waktu, kapan saja dan dimana saja. Maka dimana pun dan kapan pun kita berada dapat bersama dan bersatu dengan-Nya, tentu saja jika kita sungguh membuka diri terhadap kehadiran dan karya-Nya melalui Roh-Nya. Doa Yesus bagi para murid-Nya kiranya juga dapat menjadi teladan bagi kita semua untuk saling mendoakan satu sama lain sebagai saudara.

“Ya Bapa, Aku mau supaya, di mana pun Aku berada, mereka juga berada bersama-sama dengan Aku, mereka yang telah Engkau berikan kepada-Ku, agar mereka memandang kemuliaan-Ku yang telah Engkau berikan kepada-Ku, sebab Engkau telah mengasihi Aku sebelum dunia dijadikan. Ya Bapa yang adil, memang dunia tidak mengenal Engkau, tetapi Aku mengenal Engkau, dan mereka ini tahu, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku; dan Aku telah memberitahukan nama-Mu kepada mereka dan Aku akan memberitahukannya, supaya kasih yang Engkau berikan kepada-Ku ada di dalam mereka dan Aku di dalam mereka.” (Yoh 17:24-26)

Orang-orang dunia yang bersikap materialistis atau duniawi memang jarang berdoa, karena sibuk terus-menerus memboroskan waktu dan tenaganya untuk cari harta benda atau uang. Sebaliknya kita sebagai orang beriman kiranya tahu bahwa berdoa merupakan kebutuhan kita agar kita setia dalam hidup beriman. Ada pepatah ‘jauh di mana dekat di hati’, yang berarti meskipun secara fisik tidak bersama-sama tetapi saling berjauhan karena tugas dan pekerjaan orang tetap merasa dekat dan menjadi satu dengan yang lain. Hal ini kiranya terjadi karena orang saling mendoakan.

“Kesatuan hati dan budi” pada masa kini memang sungguh penting dan mendesak untuk kita hayati dan sebarluaskan, mengingat banyak di antara kita karena tugas dan pekerjaan sering harus berpisah secara fisik untuk jangka waktu yang cukup lama. Maka marilah kita berusaha memperdalam dan memperkembangkan kesatuan hati dan budi antar kita. Sebagai orang beriman marilah kita usahakan kesatuan dalam iman, harapan dan cintakasih, tiga keutaman penting dan utama dalam kehidupan bersama. Dan sebagai orang yang beriman kepada Yesus Kristus marilah kita hayati kesatuan dalam Roh Kudus, yang berarti masing-masing dari kita senantiasa berusaha membuka diri atas bisikan dan dorongan Roh Kudus serta menanggapinya dalam perilaku atau tindakan, dalam cara hidup dan cara bertindak kita setiap hari dimana pun dan kapan pun. Para suami-isteri yang telah saling bernjanji untuk sehidup semati saling mengasihi, yang telah mengusahakan dan menghayati kesatuan hati, jiwa, akal budi dan tubuh, kami harapkan dapat menjadi teladan dalam kesatuan dalam Roh, kesatuan budi dan hati bagi anak-anaknya, sehingga anak-anak memiliki pengalaman mendalam akan kesatuan hati dan budi. Kami percaya ketika anak-anak di dalam keluarga memiliki pengalaman penghayatan kesatuan hati dan budi, maka kelak dalam perkembangan dan pertumbuhannya, dalam pergaulan yang lebih luas mereka akan senantiasa mengusahakan kesatuan hati dan budi kepada teman-temannya.

Sebagai warganegara Indonesia marilah kita hayati apa yang telah diusahakan oleh para pendahulu kita, para pejuang dan bapak bangsa: satu nusa, satu bangsa dan satu bahasa. Kita tegakkan penghayatan Pancasila, dasar Negara kita, maka marilah kita perangi dan lawan segala usaha yang mencoba merongrong dan melemahkan Pancasila sebagai dasar Negara kita yang tercinta ini. Aneka perbedaan antar kita hendaknya menjadi daya tarik, daya pesona dan penggerak bagi kita semua untuk saling mengenal, mendekat dan bersahabat. Ingat secara ilahi kita imani bahwa laki-laki dan perempuan berbeda satu sama lain tetapi saling tertarik untuk saling mendekat dan bersatu. Dengan kata lain karena perbedaan tidak mengusahakan kesatuan dan persaudaraan sejati, hemat saya melawan kehendak ilahi.

“Stefanus, yang penuh dengan Roh Kudus, menatap ke langit, lalu melihat kemuliaan Allah dan Yesus berdiri di sebelah kanan Allah. Lalu katanya: "Sungguh, aku melihat langit terbuka dan Anak Manusia berdiri di sebelah kanan Allah.” (Kis 7:55-56).

Stefanus yang berada dalam penderitaan dan ancaman untuk dibunuh, karena penuh Roh Kudus, ia melihat kemuliaan Allah. Pengalaman iman Stefanus ini kiranya dapat menjadi pelajaran bagi kita semua, maka marilah dengan rendah hati kita berusaha meneladan semangat hidup Stefanus. Memang kita kiranya secara konkret tidak mengalami apa yang dialami Stefanus, yaitu dalam ancaman untuk dibunuh, namun kami percaya bahwa kita sering merasa dalam keadaan tersingkir, menderita, kurang diperhatikan dst.. Baiklah jika kita sungguh beriman marilah kita sadari dan hayati bahwa Allah senantiasa memperhatikan dan mendampingi atau menyertai kita.

Kita hadapi aneka derita dengan penuh kesabaran dan lembah lembut, sebagai tanda bahwa Allah beserta kita. Maka hendaknya jangan melupakan Allah ketika berada dalam penderitaan, melainkan berdoalah untuk menjalin relasi akrab dan mesra dengan Allah. Penderitaan fisik hendaknya menjadikan hati, jiwa dan akal budi kita semakin sabar dan lembut, sehingga dalam penderitaan kita semakin setia kepada Allah. Ketika ada orang yang membuat kita menderita atau menemui kesulitan dan tantangan hendaknya kita meneladan Stefanus dengan berdoa : "Tuhan, janganlah tanggungkan dosa ini kepada mereka”, dengan kata lain ampunilah orang yang telah menyakiti atau melukai kita. Marilah kita ingat dan hayati kata-kata dalam doa Bapa Kami yang sering kita doakan yaitu “ampunilah kami seperti kami telah mengampuni mereka yang bersalah kepada kami”.

"Aku, Yesus, telah mengutus malaikat-Ku untuk memberi kesaksian tentang semuanya ini kepadamu bagi jemaat-jemaat. Aku adalah tunas, yaitu keturunan Daud, bintang timur yang gilang-gemilang." Roh dan pengantin perempuan itu berkata: "Marilah!" Dan barangsiapa yang mendengarnya, hendaklah ia berkata: "Marilah!" Dan barangsiapa yang haus, hendaklah ia datang, dan barangsiapa yang mau, hendaklah ia mengambil air kehidupan dengan cuma-cuma!” (Why 22:16-17). Kutipan dari kitab Wahyu di atas ini kiranya dapat menjadi inspirasi bagi kita semua dalam kehidupan bersama, yaitu keterbukaan diri untuk didatangi siapapun, lebih-lebih mereka yang mendambakan ‘air kehidupan’. Tentu saja hal ini secara konkret perlu dihayati oleh para pemimpin agama atau gembala umat yang diharapkan dapat memberi ‘air kehidupan’ bagi mereka yang membutuhkan. Apa yang dimaksudkan dengan ‘air kehidupan’ antara lain adalah kata-kata, nasihat atau pesan atau saran yang menggairahkan dan menghidupkan. Semoga para pemimpin agama atau gembala umat dapat menjadi penyalur ‘air kehidupan’ dengan cuma-cuma bagi umat Allah.

“TUHAN adalah Raja! Biarlah bumi bersorak-sorak, biarlah banyak pulau bersukacita!Awan dan kekelaman ada sekeliling Dia, keadilan dan hukum adalah tumpuan takhta-Nya.” (Mzm 97:1-2)


Minggu, 12 Mei 2013

Romo Ignatius Sumarya SJ

Baca selengkapnya....

“Sesungguhnya segala sesuatu yang kamu minta kepada Bapa akan diberikan-Nya kepadamu dalam nama-Ku.” (Kis 18:23-28; Mzm 47:8-10; Yoh 16:23b-28)

“Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya segala sesuatu yang kamu minta kepada Bapa, akan diberikan-Nya kepadamu dalam nama-Ku. Sampai sekarang kamu belum meminta sesuatu pun dalam nama-Ku. Mintalah maka kamu akan menerima, supaya penuhlah sukacitamu. Semuanya ini Kukatakan kepadamu dengan kiasan. Akan tiba saatnya Aku tidak lagi berkata-kata kepadamu dengan kiasan, tetapi terus terang memberitakan Bapa kepadamu. Pada hari itu kamu akan berdoa dalam nama-Ku. Dan tidak Aku katakan kepadamu, bahwa Aku meminta bagimu kepada Bapa, sebab Bapa sendiri mengasihi kamu, karena kamu telah mengasihi Aku dan percaya, bahwa Aku datang dari Allah. Aku datang dari Bapa dan Aku datang ke dalam dunia; Aku meninggalkan dunia pula dan pergi kepada Bapa.” (Yoh 16:23b-28) , demikian kutipan Warta Gembira hari ini


Berrefleksi atas bacaan-bacaan hari ini saya sampaikan catatan-catatan sederhana sebagai berikut:

• Dalam kehidupan kita sehari-hari kiranya setiap hari kita tak akan terlepas dari tindakan meminta atau memohon, entah kepada saudara-saudari kita maupun kepada Tuhan melalui doa. Kita kiranya juga memiliki dambaan, harapan atau impian dengan harapan segera menjadi kenyataan atau terwujud. Sabda hari ini mengingatkan dan mengajak kita semua agar dalam mengajukan permohonan atau memiliki dambaan, harapan dan impian dalam Tuhan atas nama Tuhan, karena dengan demikian pasti akan dikabulkan atau terwujud. Dalam nama atau atas nama Tuhan berarti apa-apa yang baik, bermoral dan berbudi pekerti luhur, yang menyelamatkan dan membahagiakan, terutama demi kebahagiaan dan keselamatan jiwa manusia. Dengan kata lain hendaknya memiliki dambaan, harapan atau impian untuk memiliki keutamaan-keutamaan atau nilai-nilai kehidupan, misalnya buah-buah Roh seperti “kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri.” (Gal 5:22-23). Memang untuk mewujudkan buah-buah Roh ini selainkan mengandalkan karunia atau rahmat Tuhan juga mengandalkan kerja keras dan perjuangan kita alias pembaktian diri kita untuk mengusahakan buah-buah Roh tersebut. Percayalah dan imanilah jika kita mengusahakan dengan keras dan tekun buah-buah Roh tersebut pasti akan didukung oleh Tuhan melalui sekian banyak orang yang membantu dan mendukung kita, karena di dunia ini orang berkehendak baik lebih banyak daripada yang berkehendak jahat. Maka milikilah hati yang tulus dan jujur untuk berkendak dan melakukan apa yang baik, bermoral dan berbudi pekerti luhur serta kebiasaan berdoa kepada Tuhan. Marilah kita sadari dan hayati bahwa Tuhan senantiasa mengasihi kita, tidak pernah meninggalkan kita, melainkan senantiasa menyertai dan mendampingi hidup dan perjalanan pelaksanaan tugas dan kewajiban kita.

• “Setibanya di Akhaya maka ia, oleh kasih karunia Allah, menjadi seorang yang sangat berguna bagi orang-orang yang percaya. Sebab dengan tak jemu-jemunya ia membantah orang-orang Yahudi di muka umum dan membuktikan dari Kitab Suci bahwa Yesus adalah Mesias.” (Kis 18:27b-28), demikian berita perihal apa yang dilakukan oleh Apolos. Pengalaman Apolos ini kiranya dapat menjadi teladan atau inspirasi bagi kita semua umat beriman dalam rangka menghayati iman dalam hidup sehari-hari alias mewartakan kebenaran-kebenaran sebagaimana dianugerahkan oleh Tuhan. Hendaknya setia mengandalkan diri pada kasih karunia Allah dalam menghayati iman dalam hidup sehari-hari. Pada masa kini dimana cukup banyak orang bersikap mental materialistis atau duniawi kiranya menjadi saksi iman atau setia menghayati iman dalam hidup sehari-hari akan mengalami penderitaan atau menghadapi aneka tantangan dan masalah. Meskipun demikian kami berharap kepada anda sekalian untuk tetap setia dan tegar dalam menghayati iman, karena kasih karunia Allah menyertai kita, dan dengan demikian bersama dan bersatu dengan Allah kita akan mampu mengatasi aneka tantangan, hambatan, masalah serta penderitaan. Semua tantangan dan hambatan dalam penghayatan iman berasal dari setan atau roh jahat, dan bersama dan bersatu dengan Allah kita dapat mengatasi atau mengalahkan godaan atau rayuan setan. Sebaliknya kepada mereka yang menentang penghayatan iman atau melarang dalam dan dengan semangat iman hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara kami harapkan bertobat. Secara konkret para koruptor dalam bentuk apapun untuk segera mengakhiri tindakannya jika mendambakan kebahagiaan atau kesejahteraan sejati.

“Allah adalah Raja seluruh bumi, bermazmurlah dengan nyanyian pengajaran! Allah memerintah sebagai raja atas bangsa-bangsa, Allah bersemayam di atas takhta-Nya yang kudus. Para pemuka bangsa-bangsa berkumpul sebagai umat Allah Abraham. Sebab Allah yang empunya perisai-perisai bumi; Ia sangat dimuliakan” (Mzm 47:8-10)

Sabtu, 11 Mei 2013

Romo Ignatius Sumarya, SJ 

Baca selengkapnya....