Social Icons

Warta Paroki: 13 - 14 September 2014


WARTA GEREJA SANTO ANTONIUS PURBAYAN, SURAKARTA

KOLEKTE KEDUA TANGGAL 13 - 14 SEPTEMBER 2014 

Kolekte kedua, 13-14 September 2014 untuk membantu membangun kapel stasi di Paroki Santo Yosep Waimarama, Tambolaka, Keuskupan Weetebula, Sumba Barat Daya.
Rek. Bank: BRI Tambolaka
Atas nama PANITIA PEMBANGUNAN GEREJA SANTO MARKUS
No. 2186.01.002109.53.9 

BERDOA BERSAMA SANTO IGNATIUS LOYOLA
 
Kontemplasi untuk mendapatkan cinta (LR 230-237)
Akan diselenggarakan pada: 
Hari/Tanggal: Kamis, 18 September 2014 
pukul: 18.00-20.00 WIB
Tempat: Aula bawah gedung paroki Purbayan
Pembimbing: Rm. B.A. Rukiyanto, SJ
Pendaftaran di: Gereja St. Antonius Purbayan, Surakarta atau 
Jl Saharjo No. 60 Keprabon, Solo HP 081 126 3554. 
Pendaftaran paling lambat Selasa, 16 September 2014 
       
KURSUS PERSIAPAN PERKAWINAN
 

Dibuka pendaftaran Kursus Persiapan Perkawinan, yang akan diadakan pada hari Sabtu-Minggu, 18-19 dan 25-26 Oktober 2014 (Sabtu pukul 18.00, Minggu pukul 11.00). Informasi dan pendaftaran dilayani di Sekretariat Paroki pada hari dan jam kerja.  Terbatas 25 pasang orang.
    
PENGGUNAAN RUANG DI GEDUNG PAROKI 
Sebagaimana yang telah kita sepakati bersama, dalam usaha melaksanakan tugas perutusan yang berkenan di hadapan Tuhan dan dipercaya oleh umat Allah, setiap dari kita wajib saling melayani dan bukan minta dilayani. Gedung Paroki itu milik kita semua, yang harus kita jaga dan rawat dengan penuh kesadaran dan tanggungjawab.

1. Dalam rangka saling melayani, sekali lagi saya tandaskan bahwa prinsip penggunaan ruangan di gedung paroki adalah: Kita masuk dalam keadaan bersih, keluar juga dalam keadaan bersih. 

2. Ruangan tidak dirancang untuk tempat makan minum, namun tidak dilarang untuk menggunakannya, dengan catatan bersihkanlah terlebih dahulu sampah, ceceran makanan dan minuman sebelum meninggalkan ruangan.

3. Kembalikanlah letak dan posisi meja kursi seperti ketika anda tadi datang. Masih sering dijumpai ruangan ditinggalkan dalam keadaan berantakan, banyak sampah, ceceran makanan dan minuman di sana sini, bahkan AC dan atau lampu kadang belum dimatikan.

4. Penggunaan ruangan di gedung paroki tidak dipungut biaya. Namun jika anda tergerak untuk membantu meringankan biaya listrik dan kebersihan, tolong sampaikan sumbangan anda kepada petugas di kantor sekretariat, mintalah tanda terima. Jangan sekali-sekali diberikan kepada siapapun yang tidak berkepentingan.

Jiwa dari hal tersebut di atas adalah pelayanan, hormat dan peduli pada pengguna berikutnya. Terima kasih. (Pastor Paroki).
      
PERHIMPUNAN WARAKAWURI KATOLIK SANTA MONIKA

Perhimpunan Warakawuri Katolik Santa Monika adalah kelompok ibu-ibu yang keanggotaannya terdiri dari anggota biasa dan anggota luar biasa. Anggota biasa adalah warakawuri (janda) beragama Katolik dan suami sudah wafat. Sedangkan anggota luar biasa adalah: wanita beragama Katolik yang ditinggalkan pergi oleh suami (hidup pisah), wanita bukan Katolik yang suaminya beragama Katolik telah wafat dan wanita tersebut tidak menikah lagi, wanita belum pernah menikah, berusia 40 tahun ke atas beragama Katolik, dan juga ada Anggota Kehormatan; diajukan secara tertulis: "Simpatisan beragama Katolik yang aktif membantu dan telah berjasa kepada Perhimpunan Warakawuri Katolik Santa Monika". 

 Warakawuri Katolik Santa Monika sendiri berdiri tgl 12 Juni 1982 di Paroki Tebet, Jakarta Selatan dan saat itu pelindungnya Mgr. Leo Sukoto, SJ (Uskup Agung Jakarta). Pada saat berdirinya kelompok ini diberi nama Paguyuban Janda Worosemedi. Seiring berjalannya waktu terjadi perubahan nama dengan perkembangan situasi. Istilah Paguyuban berubah menjadi Perhimpunan, Janda menjadi Warakawuri, Woro Semedi menjadi Santa Monika. Perhimpunan ini sudah tersebar hampir ke seluruh Indonesia. Sesuai dengan AD/RTnya, Perhimpunan ini sifatnya: Pelayanan dalam cinta kasih Kristiani/kerasulan awam; tidak bernaung di bawah salah satu partai. Tujuannya antara lain melaksanakan kegiatan sosial dan pembinaan rohani serta membantu meningkatkan kesejahteraan anggota dan bekerjasama dengan organisasi lain, lebih-lebih antar Warakawuri. Lebih dari penjelasan di atas, diharapkan para Srikandi ini dapat membantu teladan dalam doa bagi generasi penerus dan dapat menjadi contoh dalam segala perbuatannya.

 Pada tahun-tahun perintisan berdirinya Paroki St. Antonius Purbayan ini pernah ada kelompok seperti ini (tentu saja dengan nama yang berbeda), dan telah banyak berjasa dalam pelayanan Gereja. Pada saat ini ada sekelompok ibu-ibu yang ingin mendirikan Perhimpunan Warakawuri Katolik Santa Monika Paroki Purbayan. Tentu kegiatan pertama yang akan dibuat adalah belajar bersama-sama kepada kelompok lain yang sudah lama berdiri. Jika ada para Srikandi yang memenuhi kriteria di atas dan tertarik untuk bergabung, silahkan anda menghubungi ibu Sri Waluyo (0858 6789 1022) atau Ibu Gratmi (0271 611022)
      
PENTAS KETOPRAK HUMOR

Dalam rangka penggalangan dana untuk pembangunan Kantor Pelayanan Kevikepan Surakarta, Panitia pembangunan akan mengadakan Pentas Ketoprak Humor dengan tema ANDE-ANDE KLOMOH besok pada hari Jumat, 12 September 2014 pukul 18.30 bertempat di Wisma Boga, Solo Baru.

Dalam acara ini akan diisi oleh:
1. Para Imam dari paroki-paroki di Kevikepan Surakarta.
2. Bapak FX Hadi Rudyatmo (Walikota Surakarta)
3. Ibu Jujuk (Srimulat).

Bagi anda yang berminat menyaksikan acara tersebut, silahkan menghubungi: Ibu Endang Mustika 081 2265 0850, atau Ibu Achees 081 2261 8182.

PELAYANAN KANTOR SEKRETARIAT PAROKI PURBAYAN
      
Mulai Senin, 4 Agustus 2014 pelayanan kantor Sekretariat Paroki Purbayan akan melayani umat juga pada sore hari dari jam 17.00 - 19.00. Semoga dengan dengan dibukanya jam pelayanan kantor Sekretariat Paroki Purbayan pada sore hari dapat meningkatkan pelayanan terhadap umat.
           
PERNIKAHAN DAN LISTRIK GEREJA

Sering muncul pertanyaan dari para calon pengantin yang akan melangsungkan pernikahan mereka di gereja Purbayan: Berapa biaya penggantian penggunaan listrik gereja? Agar tidak terjadi simpang siur informasi, maka bersama ini disampaikan bahwa perhitungan biaya penggunaan listrik gereja untuk perkawinan dll (lampu-lampu di dalam gereja dan 4 buah AC berdaya 70 PK) sebesar Rp 237.879,00. Biaya ini belum termasuk jika pengantin menggunakan lampu video yang diambil dari listrik gereja. Biaya tersebut bukan tarif dan keharusan, tetapi sekedar informasi agar umat mengetahuinya. Anda yang akan menggunakan gedung gereja memang diharapkan untuk membantu meringankan beban biaya listrik yang harus dibayar, namun besarannya terserah dari rasa keikhlasan dan kepedulian anda pada gereja kita. Jika anda menyumbang, silahkan dibayarkan ke petugas di kantor sekretariat paroki dan jangan lupa meminta tanda terima pembayaran sumbangan anda. Terima kasih atas pengertian dan bantuan anda semua. Tuhan memberkati. (Pastor Paroki).
   
BAPTISAN BAYI BULAN OKTOBER 2014
       
Akan diadakan Baptisan bayi dan anak-anak (usia maksimum 6 tahun) pada hari Minggu, 5 Oktober 2014 pukul 10.00 bertempat di gereja. Orang tua dan wali baptis wajib untuk mengikuti pembekalan pada hari Jumat, 3 Oktober 2014 pukul 18.00 di gereja. Pada waktu pembekalan, demi efektivitas dan keseriusan pendalaman arti dan makna dari pembaptisan, dimohon tidak mengajak anak-anak. Informasi dan Pendaftaran dilayani di Kantor Sekretariat Paroki Purbayan pada hari dan jam kerja. Untuk pemilihan nama baptis, ambillah nama santo/santa yang secara resmi diakui oleh Gereja dan peringatannya jelas terdapat di dalam buku kalender liturgi.
                

PELAJARAN AGAMA/ MAGANG BAPTIS

Pelajaran Agama/ Magang Baptis diadakan setiap Senin pukul 18.00 bertempat di Aula Bawah Gedung Paroki St. Antonius Purbayan. Siapa saja yang berminaat silahkan langsung datang ke pelajaran.

NOMOR REKENING PEMBANGUNAN GEDUNG KEVIKEPAN SURAKARTA

BCA SOLO - SLAMET RIYADI, a/n Kusno Heru Budiyanto - Budi Wihandono
015 324 4593

    
INTENSI SETIAP MISA MINGGU PUKUL 07.00: 
Untuk kesejahteraan lahir dan batin seluruh umat Paroki Purbayan. Dimohon umat tidak meminta ujud/intensi misa pada Perayaan Ekaristi ini. 

Anda ingin berbagi berkat melalui Gereja Santo Antonius Purbayan? Silahkan mentransfer donasi anda ke BCA KCP Pasar Klewer No. 078.022.9900 atas nama PGPM Paroki Santo Antonius. Mohon mencantumkan maksud sumbangan dengan jelas (misalnya untuk: pendidikan) dan akan kami muat dalam panduan teks misa.
        
PENGUMUMAN PERKAWINAN
A. Pengumuman Kedua
1. Lukas Setya Nugraha dari Kedu dengan Sari Rafanie dari Setabelan.
  
B. Pengumuman Ketiga
1. Daniel Budi Santoso dengan Alexandra Natasha Prasetya keduanya dari Setabelan.
2. Sahat Tarsauliam Manulang dari Cikarang dengan Agustina Maryanti dari Ngrayapan.
3. Vincentius Arif Teguh Mulyadi dari Kemlayan dengan Pauline Melia Erlina Kho dari Purwosari.
  
Barangsiapa yang mengetahui adanya halangan atas pernikahan di atas wajib memberitahu Pastor Paroki.
Pendaftaran 3 bulan sebelum hari perkawinan. 
         
JADWAL KOOR, ORGANIS DAN LEKTOR         
   
Sabtu, 13 September 2014
16.30 PIA Antonius, Ika; Anna, Wiwik
18.00 Albertus, Oeke; Gia, Pupud
Minggu, 14 September 2014
05.30 Kebalen, Kebalen; Dea, Yuni
07.00 SMK Marganingsih, Lingsih; Nene, Tio
08.30 SD Kanisius I, SD Kanisius I; Levi, Novi
16.30 Kepatihan, Elly; Cynthia, Robbie 
18.00 Sangkrah, Ella; Agnes, Selvy 
  
Tata Tertib: Ngrayapan 
Tata Altar: Kedung Lumbu  
Parkir: Proposal 
Kolekte Kedua: Paroki St. Yosef Waimarama, Keuskupan Weetebula, Sumba Barat
      
Sabtu, 20 September 2014
16.30 Kampung Sewu, Dewi; Pupud, Surya
18.00 Immaculata, Ika; Gita, Tio
Minggu, 21 September 2014
05.30 Caecilia, Caecilia; Yuni, Hengky
07.00 SMK Kanisius, SMK Kanisius; Tata, Novi
08.30 SD Kanisius II, SD Kanisius II; Levi, Agnes 
16.30 Setabelan, Setabelan; Dea, Tegar
18.00 Kedung Lumbu, Santoso; Denma, Deo
  
Tata Tertib: Kronelan
Tata Altar: Purwodinigratan
Parkir: Sudiroprajan 
Kolekte Kedua: KPG Keuskupan
        
BACAAN LITURGI
Senin, 15 September 2014: Pw. SP Maria Berdukacita
1Kor. 12:31 - 13:13; atau Ibr. 5: 7-9; Mzm 31:2-3a,3b-4,5-6,15-16, 20; Yoh. 19:25-27 atau Luk. 2:33-35.
   
Selasa, 16 September 2014: Pw. St. Kornelius dan St. Siprianus
1Kor. 12:12-14,27-31a; Mzm. 100:2,3,4,5; Luk. 7:11-17

Rabu,  17 September 2014: 1Kor. 12:31 - 13:13; Mzm. 33:2-3,4-5,12,22; Luk. 7:31-35.
  
Kamis, 18 September 2014: 1Kor. 15:1-11; Mzm. 118:1-2,16ab-17,28; Luk. 7:36-50.
  
Jumat, 19 September 2014: 1Kor. 15:12-20; Mzm. 17:1,6-7,8b,15; Luk. 8:1-3.

Sabtu, 20 September 2014: Pw. St. Andreas Kim Taegon, Paulus Chong Hasang
1Kor. 15:35-37,42-49; Mzm. 56:10,11-12,13-14; Luk. 8:4-15.
    
Minggu, 21 September 2014: Hari Minggu Biasa XXV
Yes. 55:6-9; Mzm. 145:2-3,8-9,17-18; Flp. 1:20c-24,27a; Mat. 20:1-16a.  (Gloria/Credo)

Perayaan Ekaristi: 20 - 21 September 2014

  

HARI MINGGU BIASA XXV / Th. A



Sabtu-Minggu,  20 - 21 September 2014
  

RITUS PEMBUKA

LAGU PEMBUKA (PS 321) -berdiri-

1. Wahai, umat, sampaikan kurbanmu di altar Tuhan Allahmu dan siapkanlah jiwa ragamu untuk memuji nama-Nya. Walau tak pantas karena dosa, kita percaya kasih-Nya. Unjukkanlah sembah dan kurbanmu, jadikan tanda tobatmu.
2. Wahai umat, sampaikan syukurmu di hadap Tuhan Allahmu; ingatlah akan kasih karunia, yang dicurahkan padamu. Bapa mengutus Yesus Sang Putra agar selamat umat-Nya. Sambutlah Sabda dalam hatimu dan rayakanlah kurban-Nya. 

  
TANDA SALIB DAN SALAM -berdiri-

I. Dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus
U. Amin
I. Rahmat Tuhan kita Yesus Kristus, cinta kasih Allah dan persekutuan Roh Kudus bersamamu
U. Dan bersama rohmu
 
PENGANTAR  -berdiri-   
       
SERUAN TOBAT (PS 355) -berdiri- 
I. Tuhan Yesus Kristus, Engkau selalu memperhatikan orang-orang yang membutuhkan bantuan-Mu.
K. Tuhan, kasihanilah kami
U. Tuhan, kasihanilah kami.

I. Engkau adalah Putra Allah yang datang ke dunia membawa keadilan.
K. Kristus, kasihanilah kami
U. Kristus, kasihanilah kami. 

I. Engkau memperhatikan kami semua secara sama, tanpa membeda-bedakan derajat, pangkat, maupun kedudukan. 
K. Tuhan, kasihanilah kami
U. Tuhan, kasihanilah kami.
 
I. Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan mengantar kita ke hidup yang kekal.
U. Amin.
                  
MADAH KEMULIAAN (PS 356)  -berdiri- 

K. Kemuliaan kepada Allah di surga.
U. Dan damai di bumi kepada orang yang berkenan pada-Nya.
K. Kami memuji Dikau
U. Kami meluhurkan Dikau
K. Kami menyembah Dikau
U. Kami memuliakan Dikau
K. Kami bersyukur kepada-Mu, kar'na kemuliaan-Mu yang besar.
U. Ya Tuhan Allah, Raja surgawi, Allah Bapa yang mahakuasa
K. Ya Tuhan Yesus Kristus, Putra yang tunggal,
U. Ya Tuhan Allah, Anak domba Allah, Putra Bapa.
K. Engkau yang menghapus dosa dunia
U. Kasihanilah kami
K. Engkau yang menghapus dosa dunia
U. Kabulkanlah doa kami
K. Engkau yang duduk di sisi Bapa,
U. Kasihanilah kami.
K. Kar'na hanya Engkaulah Kudus.
U. Hanya Engkaulah Tuhan
K. Hanya Engkaulah mahatinggi, ya Yesus Kristus
U. Bersama dengan Roh Kudus dalam kemuliaan Allah Bapa. Amin.     
    
DOA PEMBUKA -berdiri-
I. Marilah kita berdoa:
(hening sejenak)
I  Ya Allah, segala ketetapan hukum-Mu yang kudus Engkau rangkum dalam hukum kasih kepada-Mu dan kepada sesama. Semoga dengan menaati perintah-perintah-Mu, kami dapat sampai ke hidup yang kekal. Dengan pengantaraan Yesus Kristus, Putra-Mu, Tuhan kami, yang bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa, Allah, sepanjang segala masa.
U. Amin.

LITURGI SABDA

BACAAN I (Yes 55:6-9) -duduk-
    
"Rancangan-Ku bukanlah rancanganmu."
       
L. Bacaan dari Kitab Yesaya:    
         
Carilah Tuhan selama Ia berkenan ditemui, berserulah kepada-Nya selama Ia dekat! Baiklah orang fasik meninggalkan jalannya, dan orang jahat meninggalkan rancangannya. Baiklah ia kembali kepada Tuhan, maka Tuhan akan mengasihaninya; baiklah ia kembali kepada Allah kita, sebab Ia memberi pengampunan dengan limpah. "Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku," demikianlah firman Tuhan. "Seperti tingginya langit dan bumi, demikianlah jalan-Ku menjulang di atas jalanmu dan rancangan-Ku di atas rancanganmu."
   
L. Demikianlah Sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

MAZMUR TANGGAPAN
(PS 816; Mzm 145:2-3.8-9.17-18)
Ulangan: Tuhan mendengarkan doa orang beriman.
Mazmur:

1. Setiap hari aku hendak memuji Engkau, ya Allah, dan memuliakan nama-Mu untuk selama-lamanya. Besarlah Tuhan dan sangat terpuji; kebesaran-Nya tidak terselami.
2. Tuhan itu pengasih dan penyayang, panjang sabar dan besar kasih setia-Nya. Tuhan itu baik kepada semua orang, penuh rahmat terhadap segala yang dijadikan-Nya.
3. Tuhan itu adil dalam segala jalan-Nya dan penuh kasih setia dalam segala perbuatan-Nya. Tuhan itu dekat pada setiap orang yang berseru kepada-Nya, pada setiap orang yang berseru kepada-Nya dalam kesetiaan.
            
BACAAN II  (Flp 1:20c-24.27a) -duduk-
         
"Bagiku hidup adalah Kristus."
            
L.  Bacaan dari Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Filipi:
                            
Saudara-saudara, dengan nyata Kristus dimuliakan di dalam tubuhku, baik oleh hidupku, maupun oleh matiku. Karena bagiku hidup adalah Kristus, dan mati adalah keuntungan. Tetapi, jika aku harus hidup di dunia ini, itu berarti bagiku bekerja memberi buah. Jadi mana yang harus kupilih, aku tidak tahu. Aku didesak dari dua pihak: Aku ingin pergi dan diam bersama-sama dengan Kristus -ini memang jauh lebih baik; tetapi demi kamu lebih berguna aku tinggal di dunia ini. Maka hendaklah hidupmu berpadanan dengan Injil Kristus.
          
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah
        
BAIT PENGANTAR INJIL (PS 962) -berdiri-
Ulangan: Alleluya, alleluya, alleluya, alleluya.
Ayat. Bukalah hati kami, ya Tuhan, sehingga kami memperhatikan Sabda Putra-Mu
       
BACAAN INJIL (Mat 20:1-16a) -berdiri-
   
      "Iri hatikah engkau karena Aku murah hati?."
              
I. Tuhan bersamamu
U. Dan bersama rohmu
I. Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius
U. Dimuliakanlah Tuhan.
I. Sekali peristiwa Yesus mengemukakan perumpamaan berikut kepada murid-murid-Nya, "Hal Kerajaan Surga itu sama seperti seorang tuan rumah yang pagi-pagi benar keluar mencari pekerja untuk kebun anggurnya. Setelah sepakat dengan para pekerja mengenai upah sedinar sehari, ia menyuruh mereka ke kebun anggurnya. Kira-kira pukul sembilan pagi ia keluar pula, dan dilihatnya ada orang-orang lain menganggur di pasar. Katanya kepada mereka, 'Pergi jugalah kamu ke kebun anggurku dan aku akan memberimu apa yang pantas.' Dan mereka pun pergi. Kira-kira pukul dua belas dan pukul tiga sore ia ke luar pula, dan berbuat seperti tadi. Kira-kira pukul lima sore ia keluar lagi dan mendapati orang-orang lain pula; lalu katanya kepada mereka, 'Mengapa kamu menganggur saja di sini sepanjang hari?' Jawab mereka, 'Tidak ada orang yang mengupah kami.' Kata orang itu, 'Pergi jugalah kamu ke kebun anggurku.' Ketika hari sudah malam, berkatalah tuan itu kepada mandornya, 'Panggillah sekalian pekerja itu dan bayarlah upahnya, mulai dari yang masuk terakhir sampai kepada yang masuk terdahulu. Maka datanglah mereka, mulai yang bekerja kira-kira pukul lima sore, dan mereka masing-masing menerima satu dinar. Kemudian datanglah mereka yang masuk terdahulu. Mereka mengira akan mendapat lebih besar. Tetapi, mereka pun menerima masing-masing satu dinar juga. Ketika menerimanya, mereka bersungut-sungut kepada tuan itu, katanya, "Mereka yang masuk paling akhir ini hanya bekerja satu jam, dan engkau menyamakan mereka dengan kami yang sehari suntuk bekerja berat dan menanggung panas terik matahari.' Tetapi, tuan itu menjawab salah seorang dari mereka, 'Saudara, aku tidak berlaku tidak adil terhadapmu. Tidakkah aku bebas mempergunakan milikku menurut kehendak hatiku? Atau iri hatikah engkau karena aku murah hati?' Demikianlah orang yang terakhir akan menjadi yang terdahulu dan yang terdahulu menjadi yang terakhir."
I. Berbahagialah orang yang mendengarkan sabda Tuhan dan tekun melaksanakannya.
U. Sabda-Mu adalah jalan, kebenaran, dan hidup kami.

HOMILI -duduk-   
   
hening sejenak
 
AKU PERCAYA -berdiri-  
(Umat berdiri, kata-kata yang dicetak miring diucapkan sambil membungkuk)
      
I + U. Aku percaya akan satu Allah,
Bapa yang mahakuasa,
pencipta langit dan bumi,
dan segala sesuatu yang kelihatan dan tak kelihatan;
dan akan satu Tuhan Yesus Kristus, Putra Allah yang tunggal.
Ia lahir dari Bapa sebelum segala abad,
Allah dari Allah,
Terang dari Terang,
Allah benar dari Allah benar.
Ia dilahirkan, bukan dijadikan,
sehakikat dengan Bapa;
segala sesuatu dijadikan oleh-Nya.
Ia turun dari surga untuk kita manusia
dan untuk keselamatan kita.
Ia dikandung dari Roh Kudus,
Dilahirkan oleh Perawan Maria, dan menjadi manusia.

Ia pun disalibkan untuk kita, waktu Pontius Pilatus;
Ia menderita sampai wafat dan dimakamkan.
Pada hari ketiga Ia bangkit menurut Kitab Suci.
Ia naik ke surga, duduk di sisi Bapa.
Ia akan kembali dengan mulia,
mengadili orang yang hidup dan yang mati;
kerajaan-Nya takkan berakhir.
aku percaya akan Roh Kudus,
Ia Tuhan yang menghidupkan;
Ia berasal dari Bapa dan Putra,
yang serta Bapa dan Putra,
disembah dan dimuliakan;
Ia bersabda dengan perantaraan para nabi.
aku percaya akan Gereja
yang satu, kudus, katolik dan apostolik.
aku mengakui satu pembaptisan
akan penghapusan dosa.
aku menantikan kebangkitan orang mati
dan hidup di akhirat. Amin.
      
DOA UMAT -berdiri-
   

I. Allah Bapa memberikan anugerah dan pahala menurut kehendak-Nya yang bebas. Ia mahabaik dan mengundang kita untuk bekerja. Maka marilah kita berdoa:
        
L.  Bagi   semua warga Gereja yang mengabdikan diri kepada Tuhan dan Injil-Nya: Semoga Allah Bapa memberkati semua warga Gereja yang mengabdikan diri kepada-Nya dan Injil dengan segala daya. Marilah kita mohon, ….
U. Tuhan, dengarkanlah umat-Mu. 
       
L. Bagi para karyawan: Semoga Allah Bapa menghibur dan memberkati para karyawan yang dengan tekun dan penuh pengabdian melayani keperluan masyarakat. Marilah kita mohon.
U. Tuhan, dengarkanlah umat-Mu.
   
L. Bagi orang-orang sakit dan jompo di rumah-rumah khusus, atau rumah mereka sendiri: Semoga Allah Bapa yang mahapengasih menghibur mereka yang sakit dan jompo dengan perawatan yang memadai dan penuh kasih sayang. Marilah kita mohon:
U. Tuhan, dengarkanlah umat-Mu. 
        
L. Bagi para korban kekerasan, ketidakadilan, diskriminasi dan kebencian: Semoga Bapa melindungi mereka yang mengalami perlakuan kurang adil tidak menjadi tawar hati dan pudar harapannya, tetapi selalu rela mengampuni dengan sepenuh hati orang-orang yang telah menganiaya mereka. Terimalah mereka yang telah meninggal dan tuntunlah mereka yang letih lesu di jalan salib hidupnya. Marilah kita mohon.
U. Tuhan, dengarkanlah umat-Mu.
  
L. Bagi kita di sini: Semoga Allah Bapa yang Mahabijaksana membuka hati dan pandangan kami sehingga bersedia dengan tulus hati memberi tempat kepada siapapun di tengah kami. Marilah kita mohon:
U. Tuhan, dengarkanlah umat-Mu.
    
I. Allah Bapa kami di surga, dengan bantuan rahmat-Mu kami ingin berkembang dalam Tubuh mistik Yesus Kristus, Putra-Mu, Tuhan kami.
U. Amin.
       
   
LITURGI EKARISTI


A. PERSIAPAN PERSEMBAHAN


LAGU PERSIAPAN PERSEMBAHAN (TUHAN ENGKAU KUHORMATI; PS 670)
                  
DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN
-berdiri-

I. Berdoalah, Saudara-saudari, supaya persembahanku dan persembahanmu berkenan pada Allah, Bapa yang mahakuasa.
U. Semoga persembahan ini diterima demi kemuliaan Tuhan dan keselamatan kita serta seluruh umat Allah yang kudus.
I. Ya Allah, sudilah menerima persembahan umat-Mu. Perkenankanlah kami memperoleh sakramen keselamatan ini yang kami akui dengan iman dan kami rindukan dengan penuh kasih. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
U. Amin.
 
B. DOA SYUKUR AGUNG

  

PREFASI  (DSA IV)  -berdiri- 
I. Tuhan bersamamu
U. Dan bersama rohmu
I. Marilah mengarahkan hati kepada Tuhan
U. Sudah kami arahkan
I. Marilah bersyukur kepada Tuhan, Allah kita
U. Sudah layak dan sepantasnya.
I. Sungguh layak dan sepantasnya, ya Bapa yang kudus, kami bersyukur dan memuliakan Dikau.
Sebab Engkaulah satu-satunya Allah yang hidup dan benar. Sebelum awal zaman Engkau sudah ada dan akan tetap ada selama-lamanya; Engkau bersemayam dalam cahaya yang tak terhampiri. Hanya Engkaulah yang baik, sumber kehidupan, Pencipta segala sesuatu. Engkau melimpahkan berkat-Mu dan membahagiakan segala makhluk dengan terang cahaya-Mu. Di hadirat-Mu para malaikat yang tak terbilang jumlahnya siang-malam berbakti kepada-Mu, dan sambil memandang wajah-Mu yang mulia tak henti-hentinya memuliakan Dikau.
Bersama mereka, dan atas segala ciptaan di bawah langit, kami pun melambungkan pujian bagi nama-mu, dan dengan sukacita bernyanyi/berseru:
    
KUDUS (PS 394)
Kudus, kudus, kuduslah Tuhan, Allah segala kuasa. Surga dan bumi, penuh kemuliaan-Mu. Terpujilah Engkau di surga. Diberkatilah yang datang dalam nama Tuhan, dalam nama Tuhan. Terpujilah Engkau di surga.
              
DOA SYUKUR AGUNG IV -berlutut/berdiri-
            
I. Kami memuji Engkau, ya Bapa yang kudus, sebab agunglah Engkau dan segala karya-Mu Engkau laksanakan dengan penuh kebijaksanaan serta kasih sayang. Engkau menciptakan manusia seturut citra-Mu dan menyerahkan kepadanya tugas untuk memelihara alam semesta supaya ia berkuasa atas segala ciptaan dan berbakti kepada-Mu, Pencipta alam semesta. Meskipun manusia kehilangan persahabatan dengan Dikau karena tidak setia, ia tidak Engkau biarkan merana di bawah kuasa maut. Dengan penuh belas kasih, Engkau menolong semua orang untuk mencari dan menemukan Engkau kembali. Begitu pula berulang-ulang Engkau mengundang mereka untuk mengikat perjanjian dan dengan pengantaraan para nabi Engkau mengajar mereka untuk mengharapkan keselamatan.
I. Ya Bapa yang kudus, demikian besar kasih-Mu terhadap dunia sehingga ketika sudah genaplah waktu penantian, Engkau mengutus Putra-Mu yang tunggal menjadi Juru Selamat kami. Ia menjadi manusia oleh kuasa Roh Kudus, dilahirkan oleh Perawan Maria, dan hidup sama seperti kami dalam segala hal, kecuali dalam hal dosa.
I. Ia mewartakan kabar sukacita: keselamatan bagi kaum miskin, pembebasan bagi para tawanan, dan penghiburan bagi yang berduka. Guna menghadapi rencana penyelamatan-Mu, Ia menyerahkan hidup-Nya. Namun, dengan bangkit dari alam maut, Ia memusnahkan kematian dan membangun kembali kehidupan. Dan, agar kami tidak lagi hidup bagi diri kami sendiri, melainkan bagi Dia yang wafat dan bangkit bagi kami, Ia mengutus Roh Kudus dari-Mu sebagai anugerah pertama bagi kaum beriman. Roh Kudus itu menyempurnakan karya Putra-Mu dan menyelesaikan karya pengudusan-Nya di bumi.

Putra Altar membunyikan lonceng/gong
I. Ya Bapa yang kudus, Putra-Mu senantiasa mencintai murid-murid-Nya di dunia. Maka, tatkala tiba saatnya Engkau dimuliakan, Ia mencurahkan cinta sehabis-habisnya. Ketika bersantap bersama mereka, Ia mengambil roti, memuji Dikau, memecah-mecahkan roti itu, dan memberikannya kepada murid-murid-Nya seraya berkata:

Terimalah dan makanlah: Inilah Tubuh-Ku yang diserahkan bagimu.
I. Demikian pula, Ia mengambil piala berisi anggur, mengucap syukur kepada-Mu, lalu memberikan piala itu kepada murid-murid-Nya seraya berkata:
  
Terimalah dan minumlah: Inilah piala Darah-Ku, Darah perjanjian baru dan kekal, yang ditumpahkan bagimu dan bagi banyak orang demi pengampunan dosa. Lakukanlah ini untuk mengenangkan Daku. 

Aklamasi Anamnesis 
 
I. Sungguh agung misteri iman kita
U. Tuhan, penebus dunia, dengan salib dan kebangkitan-Mu, Engkau membebaskan manusia. Selamatkanlah kami, umat-Mu. 
   
I. Oleh karena itu, ya Bapa, sambil merayakan kenangan akan penebusan kami, kami kenangkan Kristus yang telah wafat dan turun ke tempat penantian. Kami mengakui bahwa Ia telah bangkit dan naik ke surga, duduk di sisi kanan-Mu. Sambil mengharapkan kedatangan-Nya dalam kemuliaan, kami mempersembahkan pada-Mu Tubuh dan Darah-Nya: kurban yang berkenan pada-Mu dan membawa keselamatan bagi seluruh dunia. Ya Bapa, sudilah memandang kurban ini yang telah Engkau sediakan sendiri bagi Gereja-Mu. Perkenankanlah agar semua yang ikut menyantap roti yang satu dan minum dari piala yang sama ini dihimpun oleh Roh Kudus menjadi satu tubuh. Semoga dalam Kristus, mereka menjadi kurban yang hidup sebagai pujian bagi kemuliaan-Mu.
I. Ingatlah, ya Bapa, akan semua orang, terutama Paus kami......, Uskup kami......, para uskup di seluruh dunia, para imam dan diakon, serta semua yang Engkau panggil untuk melayani umat-Mu; juga akan semua yang ikut dalam kurban persembahan ini: semua yang hadir di sini, seluruh umat-Mu, dan semua yang mencari Engkau dengan tulus hati. Bagi mereka semua, kurban ini kami persembahkan.
I. Ingatlah juga saudara-saudari kami yang telah berpulang dalam damai Kristus dan semua orang yang meninggal; hanya Engkaulah yang mengenal iman mereka.
I. Bapa yang mahamurah, perkenankanlah kami semua, anak-anak-Mu, mewarisi kebahagiaan surgawi bersama Santa Perawan Maria, Bunda Allah, Santo Yusuf suaminya, bersama para rasul dan semua orang kudus-Mu di dalam kerajaan-Mu. Di sanalah, bersama segala ciptaan-Mu yang bebas dari kuasa dosa dan maut, kami akan memuliakan Dikau dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami. Sebab melalui Dialah Engkau melimpahkan segala yang baik kepada dunia.
I. Dengan pengantaraan Kristus, bersama Dia dan dalam Dia, bagi-Mu, Allah Bapa yang mahakuasa, dalam persekutuan dengan Roh Kudus, segala hormat dan kemuliaan sepanjang segala masa.
U.Amin.
     
(Apabila akhir Doa Syukur Agung ini dinyanyikan Imam, maka "Amin" dinyanyikan umat, lihat TPE hlm 57)
     
C. KOMUNI

  
BAPA KAMI (PS 404) -berdiri-

      
I. Atas petunjuk Penyelamat kita dan menurut ajaran ilahi, maka beranilah kita berdoa
I+U. Bapa kami yang ada di surga, dimuliakanlah nama-Mu, datanglah kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di atas bumi seperti di dalam surga. Berilah kami rezeki pada hari ini dan ampunilah kesalahan kami, seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami; dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan, tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.
  
I. Ya Bapa, bebaskanlah kami dari segala kemalangan dan berilah kami damai-Mu. Kasihanilah dan bantulah kami, supaya selalu bersih dari noda dosa dan terhindar dari segala gangguan, sehingga kami dapat hidup dengan tenteram sambil mengharapkan kedatangan Penyelamat kami, Yesus Kristus.
U. Sebab Engkaulah Raja yang mulia dan berkuasa untuk selama-lamanya.
     
DOA DAMAI -berdiri-
I. Tuhan Yesus Kristus, Engkau bersabda kepada para rasul, "Damai Kutinggalkan bagimu, damai-Ku Kuberikan kepadamu." Jangan memperhitungkan dosa kami, tetapi perhatikanlah iman Gereja-Mu, dan restuilah kami supaya hidup bersatu dengan rukun sesuai dengan kehendak-Mu. Sebab Engkaulah pengantara kami kini dan sepanjang masa.
U. Amin. 

I. Damai Tuhan bersamamu
U. Dan bersama rohmu.
              
(Umat memberikan salam damai satu sama lain yang berdekatan, tidak perlu berjalan kemana-mana untuk memberikan salam damai) 
          
ANAK DOMBA ALLAH (PS 415) -berdiri-
 
PERSIAPAN KOMUNI -berdiri-

Ajakan menyambut Komuni
I. Inilah Anak Domba Allah, yang menghapus dosa dunia. Berbahagialah kita yang diundang ke perjamuan-Nya
U. Ya Tuhan, saya tidak pantas, Engkau datang kepada saya, tetapi bersabdalah saja, maka saya akan sembuh.

KOMUNI  
                   
LAGU KOMUNI 1
(PS 498) -berlutut-
U: Jika ada cinta kasih, hadirlah Tuhan
S: Cinta Kristus menyatukan kita semua. Dalam Dia bersoraklah dan bersukalah. Bertakwalah, sayangilah Tuhan yang hidup. Mari saling mengasihi sebulat hati.
U: Jika ada cinta kasih, hadirlah Tuhan.
S: Marilah kita berkumpul bersatu hati. Hendaklah kita hindarkan perselisihan. Hentikanlah perbantahan dan permusuhan. Semoga di tengah kita hadirlah Kristus.
U: Jika ada cinta kasih, hadirlah Tuhan.
S: Beserta orang kudus-Mu, ya Kristus Tuhan, kami memandang wajah-Mu yang mengagumkan. Itu sukacita kami yang tak terhingga, dan berbahagialah kami selama-lamanya. Amin. 
     
LAGU KOMUNI 2 (PS 694) -berlutut-
             
1. Kamulah terang dunia, di gunung bercahaya. Biar sinar Tuhanmu dipancarkan olehmu. Tampakkanlah karyamu: buah-buah kasihmu. Biar Allah Bapamu disembah sesamamu.
2. Tiap orang mendengar Injil Tuhan yang benar, bahkan sudah mengenal kasih Allah yang esa, namun iri dan dengki masih luas bersemi. Bangkitlah engkau cepat, damai Tuhan bawalah.
3. Para bangsa berperang kar'na saling mendendam. Murid Tuhan pun sesat hidupnya penuh cela. Jadikanlah hamba-Mu sinar kebenaran-Mu. Luruskanlah langkahku dan dampingilah terus.

    
SAAT HENING -duduk-
  
DOA SESUDAH KOMUNI -berdiri-

I. Marilah kita berdoa:
I.  Ya Allah, kami telah Engkau segarkan dengan sakramen-Mu. Sudilah terus-menerus membantu kami agar penebusan yang terlaksana dalam misteri ini tergenapi pula dalam seluruh hidup kami. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami, yang hidup dan berkuasa, sepanjang segala masa.
U. Amin. 
 
RITUS PENUTUP


PENGUMUMAN -duduk-


BERKAT -berdiri-

   
I. Tuhan bersamamu
U. Dan bersama rohmu
I. Semoga Saudara sekalian dilindungi, dibimbing dan diberkati oleh Allah yang mahakuasa: (+) Bapa dan Putra dan Roh Kudus.
U. Amin.
  
PENGUTUSAN

I. Saudara sekalian, Perayaan Ekaristi sudah selesai.
U. Syukur kepada Allah.

I. Marilah pergi! Kita diutus.
U. Amin. 
        
PERARAKAN KELUAR (PS 684)

1. Ya Tuhan, bimbing aku di jalanku, sehingga 'ku selalu bersama-mu. Engganlah 'ku melangkah setapak pun, 'pabila Kau tak ada disampingku.
2. Dan bila tak kurasa kuasa-Mu, Engkau senantiasa di samping-Ku. Ya Tuhan bimbing aku di jalanku, sehingga 'ku selalu bersama-Mu.


 
     
***

Sapaan Allah di Kesunyian Waghete

Ceritaku di Papua

Saat ini saya mempunyai nama panggilan baru, yaitu Bludel. Itulah nama yang diteriakkan anak-anak kecil ketika mereka bertemu dengan saya. Tanpa mempedulikan ingus mereka yang mengalir seperti angka sebelas, berulang-ulang mereka memanggil dengan meneriakkan bludel daa… Mereka juga tidak begitu peduli dengan lumpur yang berlepotan di kaki, bahkan tanpa mengenakan celana, hanya koteka.

Entah mengapa, ketika mengalami suasana itu, hati saya diliputi kegembiraan, senyum pun menghias di bibir. Saya merasakan penghiburan atas kepolosan, keceriaan dan keadaan apa adanya anak-anak itu. Saya juga merasa bahagia ketika mereka menyerukan ‘bludel’ dengan lidah mereka yang masih cedal. Seharusnya mereka memanggil saya ‘bruder’! Tak apalah.

Ketika saya mengamati lebih dekat, wajah-wajah mereka tidaklah asing. Mereka adalah anak-anak TK Komugai di mana saat ini saya sebagai kepala sekolahnya. Mengurus anak-anak kecil ini bukanlah hal yang mudah. Mereka seperti lembaran-lembaran kertas putih yang siap untuk digoresi tinta masa depan. Melalui TK Komugai, anak-anak kecil itu telah mengambil langkah dini untuk maju dalam bidang pendidikan. Semoga, mereka nantinya menjadi generasi baru yang terdidik dan berpikiran maju.

Papuaisme

Saat ini, saya bersama dengan seorang teman Jesuit berkarya di sebuah paroki terpencil di pedalaman Papua. Tepatnya, kami berkarya di Paroki St. Yohanes Pemandi, Waghete. Paroki ini berada di wilayah Dekenat Paniai. Dekenat Paniai sendiri berada di bawah naungan keuskupan Timika. Paroki Waghete terletak 255 km dari kota Nabire. Kota Nabire ini terletak di Teluk Cendrawasih.

Seperti apakah Papua itu? Anda tidak akan pernah tahu persis yang sebenarnya hingga Anda berada di sana. Apalagi, ketika kita berbicara tentang Papua di daerah pedalaman. Rasanya, ada banyak hal jika dibicarakan tidak akan pernah selesai.

Sebagian orang menyebut bahwa karya di Papua itu adalah karya frontier. Kenyataannya memang demikian. Salah satu tanda ke-frontier-an itu bisa ditandai dengan adanya aneka tantangan dan keterbatasan yang ada, entah itu dari medan perutusan yang sulit, fasilitas kehidupan yang terbatas, komunikasi dengan dunia luar yang hampir tidak ada dan berhadapan dengan umat yang memiliki budaya yang sungguh berbeda.

Hanya sebagai gambaran kecil; mungkin, ini hanya terjadi di Papua, ketika kita harus naik pesawat hanya untuk membeli mie instan atau minyak goreng. Mungkin, ini juga hanya di Papua ketika kita harus menempuh jarak 70 km hanya untuk mengirim short messege service (SMS) atau menelepon. Mungkin hanya ada di Papua ucapan kartu Natal tiba pada saat masa Paskah dan sebaliknya. Dan, mungkin ini juga hanya di Papua ketika kita berjumpa dengan umat yang mengenakan koteka, moge (pakaian untuk perempuan) dan tarian susu.

Adanya tantangan dan keterbatasan-keterbatasan yang ada bagi kami bukan menjadi alasan untuk tidak berbuat apa-apa. Justru sebaliknya, apa yang bisa kita buat dalam aneka tantangan dan keterbatasan tersebut. Saya sendiri merasakan bahwa kualitas pribadi dan keaslian diri saya justru tampak dengan jelas dalam situasi yang sulit. Apakah dalam situasi yang tidak mudah itu saya mampu keluar dan berbuat baik bagi sesama yang saya layani? Apakah dalam berbagai keterbatasan itu saya bisa tetap kreatif dan produktif?

TK Komugai

Sejak awal kehadiran Paroki Waghete di tengah-tengah suku Mee di Waghete 64 tahun yang lalu, bidang pendidikan telah menjadi perhatian utama. Maka sejak saat itu dibangunlah Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama di kompleks gereja. Berbagai macam usaha pendidikan pun dilakukan oleh para petugas gereja, bahkan oleh pastor, bruder dan suster yang ada. Namun, tantangan di bidang pendidikan ini serasa tidak pernah ada habisnya, entah itu karena sarana pendidikan yang terbatas, gedung-gedung sekolah yang tidak memadai dan tenaga pengajar yang kurang berkompeten. Perbaikan di sana-sini pun terus dilakukan.

Sejak tahun 2003 muncul inovasi baru di bidang pendidikan di Paroki Waghete, yaitu didirikannya TK Komugai. TK ini didirikan oleh Br. Norbert Mujiana, SJ, dan Rm. Eddy Anthony, SJ bersama umat. TK ini bisa disebut sebagai bentuk inovasi sebab kehadirannya berusaha menjawab salah satu kebuntuan bidang pendidikan saat itu. Atas keprihatinan bahwa kebanyakan anak-anak SD dan SMP belum bisa membaca, menulis dan menghitung.

Sejak tahun 2010, saya menerima tongkat estafet kepemimpinan di TK Komugai itu. Komugai sendiri berarti mengumpulkan atau memanfaatkan suatu hal atau barang-barang yang sudah ada dan menggunakannya dengan baik.

Dalam arti tertentu, mendampingi TK Komugai ini terasa menggembirakan, sebab setiap kali saya datang ke TK, saya bisa melihat keceriaan dan kepolosan anak-anak yang hitam kulitnya dan berambut keriting (seperti lagu yang sering dinyanyikan di sana,” hitam kulitku dan keriting rambutku…”) yang penuh semangat untuk belajar.

“Neng neng neng, neng neng neng dengarlah lonceng itu. Neng neng neng, neng neng neng itulah tanda waktu. Marilah kawan bentuk barisan di muka pintu. Masuk ruangan perlahan lahan bersama bu guru…”

Sebelum lagu di atas dinyanyikan dan anak-anak TK mulai masuk ke dalam kelas untuk belajar biasanya kami mengajukan beberapa pertanyaan: Siapa yang sudah mandi? Siapa yang belum mandi? Siapa yang tidak punya ingus di hidungnya? Siapa yang hidungnya masih beringus? Anak-anak pun di minta membersihkan dulu ingusnya—ini adalah pelajaran paling awal di muka kelas. Bagi yang belum mandi, mereka diminta untuk mencuci mukanya di bak air yang tersedia di samping kelas. Dengan kaki telanjang tanpa mengenakan apa pun, anak-anak masuk ke dalam kelas untuk belajar.

Menangkap Rahmat Tuhan

“Bludel daa” adalah ungkapan yang begitu sederhana, namun ungkapan tersebut menjadi sumber kegembiraan dan kebahagiaan tersendiri bagi saya. Dalam arti tertentu, menjadi gembira dan merasa bahagia bagi saya adalah sebuah pilihan. Bisa saja situasi di sekitar saya sungguh-sungguh tidak memberikan ruang atau suasana yang menggembirakan, namun bukan berarti kegembiraan itu absen dengan juga darinya. Dalam situasi itu saya diajak untuk menjadi sungguh-sungguh peka, peka untuk melihat kehadiran Allah dalam bentuk apa pun. Ini adalah pilihan. Kehadiran anak-anak kecil di sekitar saya menjadi bukti bahwa kegembiraan itu tidaklah absen. Ketika kegembiraan hati semacam ini saya dapati, saya juga merasa bahagia.

Jika dirasakan lebih jauh, rasanya memang tidak mudah berkarya di tanah Papua dengan aneka keterbatasan dan tantangannya. Namun, di dalamnya saya justru merasakan bisa belajar banyak hal. Hal pertama yang masuk dalam permenungan saya adalah tentang keaslian diri. Dalam keadaan yang sulit dan penuh tantangan, kualitas pribadi menjadi taruhan. Apakah saya ini tipe orang yang tangguh? Apakah saya ini seorang yang dewasa? Apakah saya ini tipe orang yang setia dan kreatif, dan seterusnya? Membandingkan kehidupan di pedalaman Papua dengan kehidupan di Jawa tentulah tidak sepadan. Dalam keadaan ini saya belajar untuk mengenali diri lebih jauh, apa kekurangan dan kelebihan saya. Pengalaman ini pelan-pelan saya tangkap sebagai salah satu rahmat yang ditawarkan Tuhan kepada saya. Saya dituntun untuk mengenali diri lebih dalam.

Hal kedua yang saya kira tak kalah menariknya adalah perjumpaan saya dengan Allah secara pribadi. Hal seperti ini tidak pernah saya temukan sebelumnya pada saat di sekitar saya ada banyak sahabat, keluarga dan orang-orang yang saya kenal. Ketika berada di pedalaman Papua, mereka semua seperti hilang dan tercerabut. Di samping itu, saya juga cukup sering mengalami pengalaman hidup sendiri di tempat perutusan ini ketika teman Jesuit saya pergi. Ketika malam, gelap, sepi dan sendiri, saya menemukan bahwa pada akhirnya hidup ini adalah antara diri saya dengan Allah. Dalam gelap malam, kesepian dan kesendirian, sebagai orang yang beriman, saya hanya bisa bertumpu pada Allah semata. Rasanya, tidak ada tempat lain untuk berlabuh.

Berangkat dari pengalaman di atas, saya mencoba lebih peka dan atentif atas berbagai pengalaman harian saya. Saya pun kemudian diajak untuk tidak hanya bisa menemukan Allah dalam keadaan kegelapan, kesepian dan kesendirian, namun dalam keadaan apa pun adanya. Saya juga diajak untuk menemukan Allah melalui wajah dan tatapan anak-anak berkulit hitam dan berambut keriting. Kegembiraan berjumpa dengan mereka yang begitu polos dengan apa adanya diri mereka rupanya adalah sapaan Allah tersendiri dalam kehidupan harian saya.

Kepolosan dan sikap apa adanya di atas sebenarnya adalah gambaran hampir menyeluruh dari kehidupan umat di pedalaman Waghete. Mereka adalah manusia-manusia “telanjang” dari peradaban yang masih polos dan apa adanya—serba terbatas—yang hidup bersama dengan kita—yang lebih suka disebut sebagai manusia-manusia modern. Mengenali mereka adalah memahami tanpa memberikan jeda terhadap pemahaman kita. Karena mereka begitu berbeda. Untuk hal yang satu ini, saya secara khusus memohon rahmat kepada Allah.

Br Dieng SJ

Warta Paroki: 6 - 7 September 2014


WARTA GEREJA SANTO ANTONIUS PURBAYAN, SURAKARTA

MISA KERAHIMAN ILAHI 

Akan diadakan Misa Kerahiman Ilahi, besok hari Rabu, 10 September 2014 pukul 18.00-selesai, bertempat di Gereja Katolik St. Antonius Purbayan. Perayaan Ekaristi dipersembahkan oleh Rm. B. A. Rukiyanto, SJ. Mengingat terbatasnya tempat, mohon anda yang akan hadir berkenan mendaftarkan diri di sekretariat: Jl. Saharjo No. 60 Keprabon, Solo 57131. HP 081 126 3554. Pendaftaran paling lambat Senin, 8 September 2014. 
       
KURSUS PERSIAPAN PERKAWINAN
 

Dibuka pendaftaran Kursus Persiapan Perkawinan, yang akan diadakan pada hari Sabtu-Minggu, 18-19 dan 25-26 Oktober 2014 (Sabtu pukul 18.00, Minggu pukul 11.00). Informasi dan pendaftaran dilayani di Sekretariat Paroki pada hari dan jam kerja.  Terbatas 25 pasang orang.
    
 PERTEMUAN PIR 
Akan diadakan Pertemuan PIR pada hari Minggu, 14 September 2014 pukul 11.00 bertempat di Kapel Kronelan. Karena keberangkatan menuju Kapel Kronelan dilaksanakan secara bersama-sama (disediakan angkuta), maka dimohon berkumpul di halaman depan Gedung Paroki pada pukul 10.00. 
      
PERHIMPUNAN WARAKAWURI KATOLIK SANTA MONIKA

Perhimpunan Warakawuri Katolik Santa Monika adalah kelompok ibu-ibu yang keanggotaannya terdiri dari anggota biasa dan anggota luar biasa. Anggota biasa adalah warakawuri (janda) beragama Katolik dan suami sudah wafat. Sedangkan anggota luar biasa adalah: wanita beragama Katolik yang ditinggalkan pergi oleh suami (hidup pisah), wanita bukan Katolik yang suaminya beragama Katolik telah wafat dan wanita tersebut tidak menikah lagi, wanita belum pernah menikah, berusia 40 tahun ke atas beragama Katolik, dan juga ada Anggota Kehormatan; diajukan secara tertulis: "Simpatisan beragama Katolik yang aktif membantu dan telah berjasa kepada Perhimpunan Warakawuri Katolik Santa Monika". 

 Warakawuri Katolik Santa Monika sendiri berdiri tgl 12 Juni 1982 di Paroki Tebet, Jakarta Selatan dan saat itu pelindungnya Mgr. Leo Sukoto, SJ (Uskup Agung Jakarta). Pada saat berdirinya kelompok ini diberi nama Paguyuban Janda Worosemedi. Seiring berjalannya waktu terjadi perubahan nama dengan perkembangan situasi. Istilah Paguyuban berubah menjadi Perhimpunan, Janda menjadi Warakawuri, Woro Semedi menjadi Santa Monika. Perhimpunan ini sudah tersebar hampir ke seluruh Indonesia. Sesuai dengan AD/RTnya, Perhimpunan ini sifatnya: Pelayanan dalam cinta kasih Kristiani/kerasulan awam; tidak bernaung di bawah salah satu partai. Tujuannya antara lain melaksanakan kegiatan sosial dan pembinaan rohani serta membantu meningkatkan kesejahteraan anggota dan bekerjasama dengan organisasi lain, lebih-lebih antar Warakawuri. Lebih dari penjelasan di atas, diharapkan para Srikandi ini dapat membantu teladan dalam doa bagi generasi penerus dan dapat menjadi contoh dalam segala perbuatannya.

 Pada tahun-tahun perintisan berdirinya Paroki St. Antonius Purbayan ini pernah ada kelompok seperti ini (tentu saja dengan nama yang berbeda), dan telah banyak berjasa dalam pelayanan Gereja. Pada saat ini ada sekelompok ibu-ibu yang ingin mendirikan Perhimpunan Warakawuri Katolik Santa Monika Paroki Purbayan. Tentu kegiatan pertama yang akan dibuat adalah belajar bersama-sama kepada kelompok lain yang sudah lama berdiri. Jika ada para Srikandi yang memenuhi kriteria di atas dan tertarik untuk bergabung, silahkan anda menghubungi ibu Sri Waluyo (0858 6789 1022) atau Ibu Gratmi (0271 611022)
      
PENTAS KETOPRAK HUMOR

Dalam rangka penggalangan dana untuk pembangunan Kantor Pelayanan Kevikepan Surakarta, Panitia pembangunan akan mengadakan Pentas Ketoprak Humor dengan tema ANDE-ANDE KLOMOH besok pada hari Jumat, 12 September 2014 pukul 18.30 bertempat di Wisma Boga, Solo Baru.

Dalam acara ini akan diisi oleh:
1. Para Imam dari paroki-paroki di Kevikepan Surakarta.
2. Bapak FX Hadi Rudyatmo (Walikota Surakarta)
3. Ibu Jujuk (Srimulat).

Bagi anda yang berminat menyaksikan acara tersebut, silahkan menghubungi: Ibu Endang Mustika 081 2265 0850, atau Ibu Achees 081 2261 8182.

PELAYANAN KANTOR SEKRETARIAT PAROKI PURBAYAN
      
Mulai Senin, 4 Agustus 2014 pelayanan kantor Sekretariat Paroki Purbayan akan melayani umat juga pada sore hari dari jam 17.00 - 19.00. Semoga dengan dengan dibukanya jam pelayanan kantor Sekretariat Paroki Purbayan pada sore hari dapat meningkatkan pelayanan terhadap umat.
           
PERNIKAHAN DAN LISTRIK GEREJA

Sering muncul pertanyaan dari para calon pengantin yang akan melangsungkan pernikahan mereka di gereja Purbayan: Berapa biaya penggantian penggunaan listrik gereja? Agar tidak terjadi simpang siur informasi, maka bersama ini disampaikan bahwa perhitungan biaya penggunaan listrik gereja untuk perkawinan dll (lampu-lampu di dalam gereja dan 4 buah AC berdaya 70 PK) sebesar Rp 237.879,00. Biaya ini belum termasuk jika pengantin menggunakan lampu video yang diambil dari listrik gereja. Biaya tersebut bukan tarif dan keharusan, tetapi sekedar informasi agar umat mengetahuinya. Anda yang akan menggunakan gedung gereja memang diharapkan untuk membantu meringankan beban biaya listrik yang harus dibayar, namun besarannya terserah dari rasa keikhlasan dan kepedulian anda pada gereja kita. Jika anda menyumbang, silahkan dibayarkan ke petugas di kantor sekretariat paroki dan jangan lupa meminta tanda terima pembayaran sumbangan anda. Terima kasih atas pengertian dan bantuan anda semua. Tuhan memberkati. (Pastor Paroki).
   
BAPTISAN BAYI BULAN OKTOBER 2014
       
Akan diadakan Baptisan bayi dan anak-anak (usia maksimum 6 tahun) pada hari Minggu, 5 Oktober 2014 pukul 10.00 bertempat di gereja. Orang tua dan wali baptis wajib untuk mengikuti pembekalan pada hari Jumat, 3 Oktober 2014 pukul 18.00 di gereja. Pada waktu pembekalan, demi efektivitas dan keseriusan pendalaman arti dan makna dari pembaptisan, dimohon tidak mengajak anak-anak. Informasi dan Pendaftaran dilayani di Kantor Sekretariat Paroki Purbayan pada hari dan jam kerja. Untuk pemilihan nama baptis, ambillah nama santo/santa yang secara resmi diakui oleh Gereja dan peringatannya jelas terdapat di dalam buku kalender liturgi.
                

PELAJARAN AGAMA/ MAGANG BAPTIS

Pelajaran Agama/ Magang Baptis diadakan setiap Senin pukul 18.00 bertempat di Aula Bawah Gedung Paroki St. Antonius Purbayan. Siapa saja yang berminaat silahkan langsung datang ke pelajaran.

NOMOR REKENING PEMBANGUNAN GEDUNG KEVIKEPAN SURAKARTA

BCA SOLO - SLAMET RIYADI, a/n Kusno Heru Budiyanto - Budi Wihandono
015 324 4593

    
INTENSI SETIAP MISA MINGGU PUKUL 07.00: 
Untuk kesejahteraan lahir dan batin seluruh umat Paroki Purbayan. Dimohon umat tidak meminta ujud/intensi misa pada Perayaan Ekaristi ini. 

Anda ingin berbagi berkat melalui Gereja Santo Antonius Purbayan? Silahkan mentransfer donasi anda ke BCA KCP Pasar Klewer No. 078.022.9900 atas nama PGPM Paroki Santo Antonius. Mohon mencantumkan maksud sumbangan dengan jelas (misalnya untuk: pendidikan) dan akan kami muat dalam panduan teks misa.
        
PENGUMUMAN PERKAWINAN
A. Pengumuman Kedua
1. Daniel Budi Santoso dengan Alexandra Natasha Prasetya keduanya dari Setabelan.
2. Sahat Tarsauliam Manulang dari Cikarang dengan Agustina Maryanti dari Ngrayapan.
3. Vincentius Arif Teguh Mulyadi dari Kemlayan dengan Pauline Melia Erlina Kho dari Purwosari.
  

B. Pengumuman Ketiga
1. Kuswantoro dari Jakarta Barat dengan Elia Arnis Daniati dari Kepatihan.
2. Yohanes Yufo Sutantio dari Bali dengan Laurensia Oktaviani dari Gandekan.
3. Andreas Yuwono dari Sudiroprajan dengan Katarina Maria Vianey Emilia Susanti Herlambang dari Jakarta Barat.
   
PENGUMUMAN PERTAMA: ADA SATU PASANG PENGANTIN, UNTUK NAMA SILAHKAN LIHAT LAYAR PROYEKTOR SESUDAH KOMUNI.
  
Barangsiapa yang mengetahui adanya halangan atas pernikahan di atas wajib memberitahu Pastor Paroki.
Pendaftaran 3 bulan sebelum hari perkawinan. 
         
JADWAL KOOR, ORGANIS DAN LEKTOR           
                       

Sabtu, 6 September 2014
16.30 Gaudette, Gaudette; Kinky, Sanza
18.00 Kemlayan, Handoko P; Wiwik, Veni 
Minggu, 7 September 2014
05.30 Purwodiningratan, Purwodiningratan; Hengky, Runanik
07.00 Ketelan, Ketelan; Nana, Desan
08.30 SD Pangudi Luhur, SD Pangudi Luhur; Novi, Tegar
16.30 Keprabon, Keprabon; Nene, Mulyani 
18.00 SMK Mikael, SMK Mikael; Chyntia, Deo
  
Tata Tertib: Sangkrah
Tata Altar: Ketelan 
Parkir: Kemlayan
Kolekte Kedua: Pembelian Tanah Kapel Gandekan
   
Sabtu, 13 September 2014
16.30 PIA Antonius, Ika; Anna, Wiwik
18.00 Albertus, Oeke; Gia, Pupud
Minggu, 14 September 2014
05.30 Kebalen, Kebalen; Dea, Yuni
07.00 SMK Marganingsih, Lingsih; Nene, Tio
08.30 SD Kanisius I, SD Kanisius I; Levi, Novi
16.30 Kepatihan, Elly; Cynthia, Robbie 
18.00 Sangkrah, Ella; Agnes, Selvy 
  
Tata Tertib: Ngrayapan 
Tata Altar: Kedung Lumbu  
Parkir: Proposal 
Kolekte Kedua: Paroki St. Yosef Waimarama, Keuskupan Weetebula, Sumba Barat
      
BACAAN LITURGI
Senin, 8 September 2014: Pesta Kelahiran SP Maria
Mi. 5:1-4a atau Rm. 8:28-30; Mzm. 13:6ab,6cd; Mat. 1:1-16,18-23
   
Selasa, 9 September 2014: 1Kor. 6:1-11; Mzm. 149:1-2,3-4,5-6a,9b; Luk. 6:12-19.

Rabu,  10 September 2014: 1Kor. 7:25-31; Mzm. 45:11-12,14-15,16-17; Luk. 6:20-26.
  
Kamis, 11 September 2014: 1Kor. 8:1b-7,11-13; Mzm. 139:1-3,13-14ab,23-24; Luk. 6:27-38.
  
Jumat, 12 September 2014: 1Kor. 9:16-19,22b-27; Mzm. 84:3,4,5-6,12; Luk. 6:39-42.

Sabtu, 13 September 2014:  Pw. St. Yohanes Krisostomus, Uskup dan Pujangga Gereja
1Kor. 10:14-22a; Mzm. 116:12-13,17-18; Luk. 6:43-49.
    
Minggu, 14 September 2014: PESTA SALIB SUCI
Bil. 21:4-9; Mzm. 78:1-2,34-35,36-37,38; Flp. 2:6-11; Yoh. 3:13-17. (Gloria/Credo)