APAKAH ANDA SEORANG KATOLIK? (6)


Kalau Anda masih seorang Katolik maka harus tahu yang satu ini:

"MENGAPA ENGKAU MENGHINA IBU-KU?"


Hanya anak durhaka seperti "Si Malin Kundang" sajalah yang menghina ibu kandungnya sendiri. Hinaan orang terhadap ibu kadungmu saja akan membuat Anda berang bahkan bila perlu membunuh si penghina, lalu APAKAH ANDA YAKIN AKAN SELAMAT KETIKA MENGHINA MARIA, IBU YESUS, TUHANMU? Aku sangat yakin bahwa YESUS pun takan diam dari sifat Ilahi-Nya untuk menghukum mereka yang menghina ibu-Nya sendiri, wanita yang sangat dihormati-Nya.


Aku teringat akan pertanyaan menantang dari Profesor Mariology kepada para mahasiswa ketika aku mengambil mata kuliahnya satu semester di Universitas Santo Tomas Manila - Filipina; "APAKAH MARIA PENTING UNTUK KESELAMATANMU?"

Jawaban yang muncul dari para frater, suster dan pastor yang adalah mahasiswa waktu itu sangat beragam. Namun intinya bahwa semua mahasiswa setuju pada point ini: "Maria tidak menyelamatkan manusia, tapi ia bisa membantu lewat teladan hidup dan doa-doanya sehingga manusia terbebas dari hukuman Ilahi Putranya. Maria tidak bisa menyelamatkan tapi ia bisa menunjukkan lewat cara hidupnya jalan kepada keselamatan kepada Putranya.


Para penghina Maria sebenarnya mengeritik apa yang sebenarnya mereka tidak mengerti tentang kebiasaan atau bahkan iman orang Katolik ketika berdevosi kepada Maria. Mereka beranggapan bahwa penghormatan yang lebih terhadap seorang manusia seperti Maria,
yang dalam Kitab Suci sendiri disapa oleh Malaikat Allah, Gabriel sebagai "Yang Terberkati: "Salam, hai engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau"(Luk 1:28) akan menjauhkan si pembuat devosi dari Tuhan. Namun, hal yang terbalik justru kita temui dalam setiap pesan Maria ketika menampakkan dirinya kepada manusia di atas bumi ini; "BERTOBATLAH...DAN PERCAYALAH KEPADA YESUS PUTRAKU." 

Maria tidak menarik orang kepada dirinya, melainkan lewat ajakan keibuannya, Maria mengarahkan orang beriman kepada Yesus, Putranya, yang adalah Tuhan dan Penyelamatmu.

Data-data Perjanjian Lama dan Baru sendiri berbicara dan bahkan memberikan tempat yang istimewa kepada Maria, tapi sayangnya banyak pengikut Kristus, yang adalah anak Maria yang mereka jadikan sebagai Penyelamat mereka malah menghina Maria.

Dalam Kitab Suci Perjanjian Lama:

Kej 3:15 Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya; keturunannya akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan meremukkan tumitnya."

Dalam Perjanjian Baru, Yesus menyapa dengan hormat Ibu-Nya:

Yoh 2:4 Kata Yesus kepadanya: "Mau apakah engkau dari pada-Ku, ibu? Saat-Ku belum tiba."

Yoh 19:26 Ketika Yesus melihat ibu-Nya dan murid yang dikasihi-Nya di sampingnya, berkatalah Ia kepada ibu-Nya: "Ibu, inilah, anakmu!"

Gal 4:4 Tetapi pada saatnya yang tepat, Allah mengutus Anak-Nya ke dunia. Anak-Nya itu dilahirkan oleh seorang wanita dan hidup dibawah kekuasaan hukum agama.

=============================

  
Bila memang iman kekristenan berasal dan berakar dari Kitab Suci, maka hendaklah para pengikut Kristus, siapa pun dia HARUS menghormati Maria, yang adalah ibu Tuhan Yesus, Sang Penyelamat. Tindakan tidak menghormati Maria bahkan menghinanya adalah sifat iblis yang memenangkan jiwa sebagian pengikut Kristus untuk di satu pihak memuji dan menyembah Kristus sebagai Penyelamat mereka, namun di lain pihak, menghina dan menghojat ibu Sang Penyelemat mereka.
    
Dan, aku sangat yakin bahwa suatu kelak Yesus akan bertanya kepada mereka yang menamakan diri pengikut-Nya tapi menghojat dan menghina Maria, ibu-Nya; "Mengapa engkau menghina ibu-Ku? Bukankah Aku telah memberikannya kepadamu sebagai ibumu dari salib; "INILAH IBUMU!"(Yoh.19:27).
  
Bila engkau tidak menghormati Maria, ibu Yesus, Sang Penyelamatmu, maka lebih baik Anda diam mengikuti Yesus lewat caramua. Namun, bila Anda mengikuti Yesus tapi menghina ibu-Nya, maka Yesus pun sebagai Tuhanmu takan sabar untuk menghukummu. Dan, lebih ngeri lagi nasib mereka yang mengajak orang lain (umatnya) untuk menghina dan menghojat Maria, ibu Yesus. Ya, penyesatan itu akan ada di dunia ini, tapi celakalah orang yang mengajarkan kesesatan dan bahkan menyesatkan orang lain seperti yang tertulis dalam Injil Matius 18:7; "Celakalah dunia dengan segala penyesatannya: memang penyesatan harus ada, tetapi celakalah orang yang mengadakannya." Mengajarkan dan mengajak orang lain (umat Kristen) untuk menghina dan menghojat Maria adalah sifat iblis, tindakan penyesatan dan semuanya ini bersiap untuk mendapatkan hukuman di akhir hidup mereka.
               
Karena itu, bertobatlah dari kesesatan imanmu! Anda tidak menghormati Maria, ibu-Nya mungkin masih bisa dimaafkan oleh Yesus, Sang Putra, Penyelamatmu, tapi kuyakinkan engkau bahwa engkau TIDAK AKAN SELAMAT BILA MENGHOJAT MARIA, BUNDA ALLAH, YANG DIPILIH OLEH ALLAH BAPA MENJADI BUNDA YANG MELAHIRKAN YESUS, PUTRANYA."
    
Semoga semakin menambah pengetahuanmu tapi terlebih agar engkau yang telah menjadi anggota Gereja Katolik tidak berpaling kepada jalan sesat yang ditawarkan dengan rayuan gombal yang akan menyengsarakan jiwamu kini dan kelak. Atau, setidak-tidaknya Anda sebagai orang Katolik memiliki sebuah jawaban kepada mereka yang bertanya dan meragukan kebenaran GEREJA KATOLIKmu.


Salam dan doa dari seorang sahabat untuk para sahabatnya,

***Rinnong***

Reaksi: