"APAKAH ANDA SEORANG KATOLIK?" (4)

"APAKAH ANDA SEORANG KATOLIK?"(4)

Kalau Anda masih seorang Katolik maka harus tahu yang satu ini:

TAK SELAMANYA DIAM ITU EMAS

Seorang sahabat memintahku;

"Romo, tolong ingatkan teman-temanmu dalam berdiskusi, terutama ketika menjelaskan dan membela iman Katolik, karena memang terkesan bahwa kata-kata mereka kasar dan tidak menggunakan teknik komunikasi yang baik."

Kutanya dia: "Lalu, apa yang telah Anda lakukan terhadap mereka?"

Dia menjawab: "Aku hanya diam karena muak membaca tulisan, argumen dan komentar mereka."

Kubalas dia: "Baik saudara! Kita setuju bahwa untuk mewartakan dan mempertahankan iman Katolik, harus menggunakan teknik komunikasi yang baik, bahasa dan tutur kata yang sopan dan berdaya pikat. Akan tetapi, bila engkau hanya diam dan TIDAK MENUNJUKKAN CARA YANG BERBEDA, YANG MENURUTMU LEBIH SOPAN DAN MENGGUNAKAN TEKNIK BERKOMUNIKASI YANG LEBIH BAIK, maka sesungguhnya "ENGKAU TIDAK LEBIH BAIK DARI MEREKA, terutama ketika orang lain mempertanyakan bahkan menyerang iman kekatolikanmu. Anda harus menampilkan cara yang lebih sopan, argumen yang lebih logis dan mewartakan kebenaran iman Katolik dengan lebih lembut dan penuh kasih agar orang-orang yang dalam pandanganmu bertutur kata kasar, tidak tahu teknik berkomunikasi itu bisa belajar sesuatu darimu. Jika engkau tidak melakukannya maka engkau adalah contoh yang lebih buruk dari mereka. TAK SELAMANYA DIAM ITU EMAS, kawan!

Petrus dalam suratnya yang pertama mengingatkan kita:

"Siap sedialah pada segala waktu untuk memberi pertanggungjawaban kepada tiap-tiap orang yang memintah pertanggungjawaban darikamu tentang pengharapan yang ada pada kamu, tetapi HARUSLAH DENGAN LEMAH LEMBUT DAN HORMAT."(1 Ptr 3:15)

Karena itu, jika setelah memberikan pembelaan iman dan orang lain meninggalkanmu dengan hati yang tersakiti maka engkau telah gagal.....Namun, jika mereka pulang sambil merenungkan semua kebenaran yang telah Anda wartakan maka berbahagialah karena sesungguhnya engkau telah melakukan sesuatu untuk Gerejamu.

Salam dan doa dari seorang sahabat untuk para sahabatnya,

***Rinnong***

Reaksi: