1 Januari: Hari Raya Santa Perawan Maria Bunda Allah

dari: “My Way of Life” by St. Thomas

“Kebijaksanaan Tuhan sungguh agung luhur luar biasa. Kebijaksanaan-Nya mengatur segala sesuatu dengan indahnya. Segala sesuatu mendapatkan tempatnya masing-masing dalam pola penyelenggaraan ilahi. Tuhan menyelaraskan segala sesuatu dan tiap-tiap orang di tempatnya masing-masing sesuai rencana-Nya bagi dunia. Ketika Allah Bapa memutuskan untuk mengutus Putra Tunggal-Nya ke dalam dunia ini dan dilahirkan dari seorang perempuan, Ia menciptakan seorang perempuan agar layak menjadi Bunda dari Putra yang begitu agung.

Ketika kita menjumpai seorang anak yang sangat baik, pada umumnya kita berkata, `Pastilah ia mempunyai seorang ibunda yang sangat baik.' Kita menjabarkan kebaikan anak itu dengan kebaikan ibundanya. Kita percaya bahwa kebaikan ibundanyalah yang telah membentuk anak itu menjadi baik. Tetapi, dalam Misteri Inkarnasi, yang sesungguhnya terjadi adalah kebalikannya. Maria dari Nazaret adalah Bunda Allah yang sempurna karena Putranya, Yang adalah Allah, telah membentuknya demikian. Karena Putra Allah sepenuhnya kudus dan sempurna, Bunda Maria, Bunda-Nya menurut daging, haruslah kudus dan sempurna. Tuhan tidak melayangkan pandangan-Nya kepada segenap perempuan di seluruh penjuru dunia dan mencari-cari guna menemukan seorang yang paling sesuai menjadi Bunda Putra-Nya. Bunda Maria tidak dipilih Tuhan karena Ia mendapatinya sebagai yang paling sempurna di antara perempuan. Melainkan, Ia menjadikannya perempuan yang sempurna, sebab Ia telah memilihnya untuk menjadi Bunda Putra-Nya.”

Sumber/terjemahan: yesaya.indocell.net