Paus Kabulkan Pengunduran Diri Uskup Agung Jakarta

KOMPAS.com - Paus Benediktus XVI mengabulkan permohonan pengunduran diri Julius Kardinal Darmaatmadja SJ sebagai Uskup Agung Jakarta. Informasi yang diperoleh melalui surat elektronik dari Pastor Vikaris Episkopalis Keuskupan Agung Jakarta (Vikep KAJ) Andang L Binawan SJ pada Senin (28/6/2010) menunjukkan, Tahta Suci mengumumkan hal tersebut, Senin, pada pukul 12.00 waktu Roma atau pukul 17.00 WIB.

Menurut Hukum Kanonik Gereja Katolik, usia maksimal seorang uskup adalah 75 tahun. Lantaran sudah menempuh umur tersebut, Julius Kardinal, kelahiran Muntilan, Magelang, Jawa Tengah pada 20 Desember 1934 ini harus mengundurkan diri.

Terkait dengan peresmian tersebut, Monsinyur (Mgr) I. Suharyo yang sebelumnya menjabat sebagai uskup koajutor atau uskup pengganti sejak 28 Oktober 2009 lalu, menjadi Uskup Agung Jakarta. Suharyo, mantan Uskup Agung Semarang ini menjadi uskup yang ke-14 di KAJ.

Lebih lanjut, Andang menulis, pada Selasa (29/6/2010), pukul 18.00 WIB di Gereja Katedral Jakarta akan dilaksanakan perayaan ekaristi syukur berkenaan dengan keputusan tersebut.

Siapakah Mgr Suharyo?

KOMPAS.com — Pemimpin Gereja Katolik Dunia Paus Benediktus XVI pada tanggal 25 Juli 2009 lalu telah menunjuk Uskup Agung Semarang Mgr Ignatius Suharyo Pr sebagai Uskup Koajutor pada Keuskupan Agung Jakarta.

Setelah tiga bulan menunda keberangkatannya ke Jakarta, Rabu (28/10) pagi tadi, ia secara resmi diterima sebagai Uskup Koajutor di KAJ. Penerimaan itu dilakukan dalam sebuah Misa Agung di Gereja Katedral Jakarta, dan dipimpin langsung oleh Uskup Agung Jakarta Mgr Julius Kardinal Darmaatmaja.

Lalu siapa sebenarnya Mgr Suharyo Pr?

Ignatius Suharyo lahir dari pasangan Florentinus Amir Hardjodisastra (alm) dan Ibu Theodora Murni Hardjodisastra di Sedayu, Bantul, Yogyakarta, pada 9 Juli 1950. Ia memiliki 9 orang saudara, yaitu 3 perempuan dan 6 laki-laki. Satu dari 9 saudaranya telah meninggal.

Keluarga ini merupakan keluarga Katolik yang taat sehingga panggilan untuk hidup membiara tumbuh subur di keluarga ini. Selain Suharyo, seorang saudara laki-lakinya juga menjadi imam dan dua dari tiga saudarinya menjadi suster (biarawati). Mereka adalah Pastur Suitbertus Sunardi OSC, Sr Marganingsih, dan Sr Sri Murni.

Riwayat Pendidikan:
- SMA Seminari Mertoyudan, Magelang (1968)
- Sarjana Muda Filsafat/Teologi (1971)
- Sarjana Filsafat/Teologi FKSS IKIP Sanata Dharma, Yogyakarta (1976)
- Doktor Theologi Biblicum Univ Urbaniana, Roma, Italia (1981)

Pengalaman :
1981-1991: Pengajar Sekolah Tinggi Kateketik STFK Pradnyawidya, Yogyakarta
1983-1993: Ketua Jurusan Filsafat dan Sosiologi-FIP IKIP Sanata Dharma, Yogyakarta
1993-1997: Dekan Fakultas Teologi Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta
1994-1996: Pengajar Universitas Kristen Duta Wacana Yogyakarta dan pengajar di Unika Parahyangan Bandung

1996-1997: Direktur Program Pascasarjana Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta
1997: Ketua Konsorsium Yayasan Driyarkara

Karya penggembalaan:

- Dosen Pengantar dan Ilmu Tafsir Perjanjian Baru pada Fakultas Teologi Wedabhakti, Yogyakarta (1989)
- Dosen di Sekolah Tinggi Kateketik Kotabaru
- Komisi Kitab Suci Keuskupan Agung Semarang (sampai dengan 1997)
- Ketua UNIO (Persaudaraan Imam Imam Praja Keuskupan Agung Semarang)
- Penulis buku, artikel, penerjemah/penyadur.

Pada 21 April 1997, Bapa Sri Paus Yohanes Paulus II mengumumkan pengangkatannya menjadi Uskup Agung Semarang, menggantikan Julius Kardinal Darmaatmaja, SJ yang diangkat menjadi Uskup Agung Jakarta.

Suharyo ditahbiskan sebagai Uskup Agung Semarang di GOR Jatidiri Semarang dengan semboyannya: Serviens Domino Cum Omni Humilitate Act 20:19 yang artinya “Aku Melayani Tuhan dengan Segala Rendah Hati” (Kisah Para Rasul 20:19).

Pada 26 Januari 2006, Suharyo ditetapkan sebagai Uskup Militer, juga menggantikan Kardinal Julius Darmaatmadja SJ.

* Penulis: XVD
* Editor: primus/KOMPAS
* Penulis: C15-09
* Editor: msh /KOMPAS